Contoh Soal Ikatan Ion berikut disusun untuk membantu memahami konsep dasar ikatan ion dalam kimia. Materi yang dibahas meliputi pembentukan ion positif dan ion negatif, perpindahan elektron, serta pembentukan senyawa ion.
Setiap soal dilengkapi pilihan jawaban, jawaban benar, pembahasan, kompetensi yang diukur, indikator pembelajaran, level kognitif, tingkat kesulitan, dan estimasi waktu pengerjaan.
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Ikatan ion terjadi karena ….
Pilihan Jawaban
A. Pemakaian elektron secara bersama-sama
B. Perpindahan elektron dari satu atom ke atom lain
C. Perpindahan neutron antaratom
D. Penggabungan inti atom
E. Pelepasan proton dari atom
Jawaban Benar
B. Perpindahan elektron dari satu atom ke atom lain
Pembahasan Lengkap
Ikatan ion terbentuk ketika terjadi perpindahan elektron dari satu atom ke atom lainnya. Atom yang kehilangan elektron menjadi ion positif, sedangkan atom yang menerima elektron menjadi ion negatif.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep dasar ikatan ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan proses terbentuknya ikatan ion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Atom yang kehilangan elektron akan membentuk ….
Pilihan Jawaban
A. Anion
B. Kation
C. Molekul
D. Neutron
E. Isotop
Jawaban Benar
B. Kation
Pembahasan Lengkap
Atom yang kehilangan elektron akan memiliki jumlah proton lebih banyak daripada elektron sehingga bermuatan positif. Ion positif disebut kation.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pembentukan ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu membedakan kation dan anion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 3
Pertanyaan
Atom yang menerima elektron akan menjadi ….
Pilihan Jawaban
A. Kation
B. Anion
C. Proton
D. Neutron
E. Atom netral
Jawaban Benar
B. Anion
Pembahasan Lengkap
Atom yang menerima elektron akan memiliki jumlah elektron lebih banyak daripada proton sehingga bermuatan negatif. Ion negatif disebut anion.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pembentukan ion negatif.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan jenis ion berdasarkan proses penerimaan elektron.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Unsur yang paling mudah membentuk kation adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Na
B. Cl
C. O
D. F
E. Br
Jawaban Benar
A. Na
Pembahasan Lengkap
Natrium (Na) merupakan logam yang mudah melepaskan satu elektron valensinya sehingga membentuk ion Na⁺. Karena itu, Na mudah membentuk kation.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi unsur pembentuk kation.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan unsur yang cenderung melepaskan elektron.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Unsur yang cenderung menerima elektron dalam pembentukan ikatan ion adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Na
B. K
C. Mg
D. Cl
E. Ca
Jawaban Benar
D. Cl
Pembahasan Lengkap
Klorin (Cl) merupakan unsur nonlogam yang cenderung menerima satu elektron untuk mencapai konfigurasi elektron yang lebih stabil. Cl akan membentuk ion Cl⁻.
Kompetensi yang Diukur
Memahami kecenderungan atom menerima elektron.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan unsur yang cenderung membentuk anion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Senyawa yang terbentuk dari ion Na⁺ dan Cl⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. NaCl
B. Na₂Cl
C. NaCl₂
D. Na₂Cl₂
E. Na₃Cl
Jawaban Benar
A. NaCl
Pembahasan Lengkap
Ion Na⁺ memiliki muatan +1, sedangkan Cl⁻ memiliki muatan -1. Satu ion Na⁺ dapat berikatan dengan satu ion Cl⁻ sehingga terbentuk senyawa NaCl.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rumus senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan perbandingan ion dalam senyawa ion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Ion Mg²⁺ membutuhkan berapa ion Cl⁻ untuk membentuk senyawa netral?
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban Benar
B. 2
Pembahasan Lengkap
Mg²⁺ memiliki muatan +2. Setiap Cl⁻ memiliki muatan -1. Oleh karena itu, diperlukan dua Cl⁻ agar jumlah muatan menjadi netral.
Senyawanya adalah MgCl₂.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan perbandingan ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan jumlah ion berdasarkan muatannya.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C3–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Rumus senyawa yang terbentuk dari ion Ca²⁺ dan O²⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. CaO
B. Ca₂O
C. CaO₂
D. Ca₂O₂
E. Ca₃O₂
Jawaban Benar
A. CaO
Pembahasan Lengkap
Ca²⁺ memiliki muatan +2 dan O²⁻ memiliki muatan -2. Perbandingan paling sederhana adalah 1 : 1 sehingga rumus senyawanya adalah CaO.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rumus senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menyederhanakan perbandingan muatan ion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C3–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Pasangan unsur yang paling mungkin membentuk ikatan ion adalah ….
Pilihan Jawaban
A. H dan Cl
B. Na dan Cl
C. C dan O
D. N dan O
E. H dan O
Jawaban Benar
B. Na dan Cl
Pembahasan Lengkap
Ikatan ion umumnya terbentuk antara logam dan nonlogam. Na merupakan logam dan Cl merupakan nonlogam. Na melepaskan elektron, sedangkan Cl menerima elektron sehingga terbentuk NaCl.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi pasangan pembentuk ikatan ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu membedakan kombinasi unsur yang dapat membentuk ikatan ion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Dalam pembentukan NaCl, atom Na akan ….
Pilihan Jawaban
A. Menerima satu elektron
B. Menerima dua elektron
C. Melepaskan satu elektron
D. Melepaskan dua elektron
E. Berbagi satu elektron
Jawaban Benar
C. Melepaskan satu elektron
Pembahasan Lengkap
Atom Na memiliki satu elektron valensi. Dalam pembentukan NaCl, Na melepaskan satu elektron sehingga berubah menjadi Na⁺. Elektron tersebut diterima oleh Cl yang kemudian menjadi Cl⁻.
Kompetensi yang Diukur
Memahami proses pembentukan NaCl.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan perpindahan elektron dalam pembentukan ikatan ion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Ion yang terbentuk ketika atom oksigen menerima dua elektron adalah ….
Pilihan Jawaban
A. O⁺
B. O²⁺
C. O⁻
D. O²⁻
E. O³⁻
Jawaban Benar
D. O²⁻
Pembahasan Lengkap
Oksigen menerima dua elektron sehingga jumlah elektronnya bertambah dua. Karena menerima elektron, oksigen menjadi ion negatif dengan muatan 2−, yaitu O²⁻.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pembentukan anion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan muatan ion berdasarkan jumlah elektron yang diterima.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Rumus senyawa yang terbentuk dari ion Al³⁺ dan O²⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. AlO
B. Al₂O
C. AlO₂
D. Al₂O₃
E. Al₃O₂
Jawaban Benar
D. Al₂O₃
Pembahasan Lengkap
Ion Al³⁺ memiliki muatan +3, sedangkan O²⁻ memiliki muatan −2. Agar total muatan netral, diperlukan dua Al³⁺ dan tiga O²⁻. Jadi, rumus senyawanya adalah Al₂O₃.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rumus senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan perbandingan ion berdasarkan muatannya.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Ion yang terbentuk dari atom magnesium ketika melepaskan dua elektron adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Mg⁺
B. Mg²⁺
C. Mg⁻
D. Mg²⁻
E. Mg³⁺
Jawaban Benar
B. Mg²⁺
Pembahasan Lengkap
Magnesium melepaskan dua elektron. Kehilangan elektron menyebabkan atom menjadi bermuatan positif. Karena kehilangan dua elektron, terbentuk ion Mg²⁺.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pembentukan kation.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan muatan ion berdasarkan elektron yang dilepaskan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Senyawa yang terbentuk dari ion K⁺ dan Br⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. KBr
B. K₂Br
C. KBr₂
D. K₂Br₂
E. K₃Br
Jawaban Benar
A. KBr
Pembahasan Lengkap
K⁺ memiliki muatan +1 dan Br⁻ memiliki muatan −1. Satu ion K⁺ cukup berpasangan dengan satu ion Br⁻ sehingga terbentuk KBr.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rumus senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan perbandingan sederhana antara kation dan anion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Pasangan ion yang dapat membentuk senyawa MgO adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Mg⁺ dan O⁻
B. Mg²⁺ dan O²⁻
C. Mg²⁺ dan O⁻
D. Mg⁺ dan O²⁻
E. Mg³⁺ dan O²⁻
Jawaban Benar
B. Mg²⁺ dan O²⁻
Pembahasan Lengkap
Magnesium membentuk Mg²⁺, sedangkan oksigen membentuk O²⁻. Kedua ion memiliki besar muatan yang sama sehingga dapat bergabung dalam perbandingan 1 : 1 dan membentuk MgO.
Kompetensi yang Diukur
Menghubungkan muatan ion dengan rumus senyawa.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan pasangan ion berdasarkan rumus senyawa.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Senyawa ion pada umumnya terbentuk antara ….
Pilihan Jawaban
A. Logam dan logam
B. Nonlogam dan nonlogam
C. Logam dan nonlogam
D. Gas dan gas
E. Metaloid dan gas
Jawaban Benar
C. Logam dan nonlogam
Pembahasan Lengkap
Ikatan ion umumnya terbentuk antara unsur logam dan nonlogam. Logam cenderung melepaskan elektron dan membentuk kation, sedangkan nonlogam cenderung menerima elektron dan membentuk anion.
Kompetensi yang Diukur
Memahami karakteristik ikatan ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu mengidentifikasi jenis unsur yang umumnya membentuk ikatan ion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Rumus senyawa yang terbentuk dari ion Ca²⁺ dan Cl⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. CaCl
B. CaCl₂
C. Ca₂Cl
D. Ca₂Cl₂
E. Ca₃Cl₂
Jawaban Benar
B. CaCl₂
Pembahasan Lengkap
Ca²⁺ memiliki muatan +2, sedangkan setiap Cl⁻ memiliki muatan −1. Diperlukan dua ion Cl⁻ untuk menyeimbangkan satu ion Ca²⁺. Maka rumusnya adalah CaCl₂.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rumus senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menyeimbangkan muatan kation dan anion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Mengapa senyawa ion secara keseluruhan bersifat netral?
Pilihan Jawaban
A. Semua atomnya tidak memiliki elektron
B. Jumlah proton selalu lebih banyak
C. Total muatan positif dan negatifnya seimbang
D. Tidak memiliki ion
E. Semua unsurnya merupakan logam
Jawaban Benar
C. Total muatan positif dan negatifnya seimbang
Pembahasan Lengkap
Senyawa ion tersusun dari kation dan anion. Senyawa tersebut bersifat netral apabila total muatan positif dari kation sama dengan total muatan negatif dari anion.
Kompetensi yang Diukur
Memahami sifat senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan alasan senyawa ion bersifat netral.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Jika atom fluor menerima satu elektron, ion yang terbentuk adalah ….
Pilihan Jawaban
A. F⁺
B. F²⁺
C. F⁻
D. F²⁻
E. F³⁻
Jawaban Benar
C. F⁻
Pembahasan Lengkap
Fluor menerima satu elektron. Karena menerima satu elektron, fluor menjadi ion negatif dengan muatan −1, yaitu F⁻.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pembentukan anion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan muatan ion berdasarkan proses penerimaan elektron.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Manakah senyawa berikut yang merupakan senyawa ion?
Pilihan Jawaban
A. H₂O
B. CO₂
C. NaCl
D. CH₄
E. NH₃
Jawaban Benar
C. NaCl
Pembahasan Lengkap
NaCl tersusun dari ion Na⁺ dan Cl⁻ sehingga merupakan senyawa ion. Na merupakan logam, sedangkan Cl merupakan nonlogam.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu membedakan senyawa ion dari senyawa kovalen berdasarkan unsur penyusunnya.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Rumus senyawa yang terbentuk dari ion Na⁺ dan O²⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. NaO
B. Na₂O
C. NaO₂
D. Na₂O₂
E. Na₃O
Jawaban Benar
B. Na₂O
Pembahasan Lengkap
Na⁺ memiliki muatan +1, sedangkan O²⁻ memiliki muatan −2. Diperlukan dua ion Na⁺ untuk menyeimbangkan satu ion O²⁻. Jadi, rumus senyawanya adalah Na₂O.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rumus senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menyeimbangkan muatan kation dan anion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Ion yang terbentuk ketika atom aluminium kehilangan tiga elektron adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Al⁺
B. Al²⁺
C. Al³⁺
D. Al⁻
E. Al³⁻
Jawaban Benar
C. Al³⁺
Pembahasan Lengkap
Aluminium kehilangan tiga elektron. Kehilangan elektron menyebabkan atom menjadi bermuatan positif. Karena kehilangan tiga elektron, ion yang terbentuk adalah Al³⁺.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pembentukan kation.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan muatan ion berdasarkan jumlah elektron yang dilepaskan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Rumus senyawa yang terbentuk dari ion Al³⁺ dan Cl⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. AlCl
B. AlCl₂
C. AlCl₃
D. Al₂Cl
E. Al₃Cl
Jawaban Benar
C. AlCl₃
Pembahasan Lengkap
Al³⁺ memiliki muatan +3, sedangkan Cl⁻ memiliki muatan −1. Satu ion Al³⁺ membutuhkan tiga ion Cl⁻ agar total muatan menjadi netral. Jadi, rumusnya adalah AlCl₃.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rumus senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan jumlah anion berdasarkan muatan kation.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Unsur berikut yang cenderung membentuk anion adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Na
B. K
C. Mg
D. Ca
E. O
Jawaban Benar
E. O
Pembahasan Lengkap
Oksigen merupakan unsur nonlogam yang cenderung menerima elektron. Dengan menerima dua elektron, oksigen membentuk ion O²⁻ sehingga termasuk anion.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi pembentuk anion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan unsur yang cenderung menerima elektron.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Jika ion Ba²⁺ berikatan dengan ion F⁻, rumus senyawa yang terbentuk adalah ….
Pilihan Jawaban
A. BaF
B. Ba₂F
C. BaF₂
D. Ba₂F₂
E. BaF₃
Jawaban Benar
C. BaF₂
Pembahasan Lengkap
Ba²⁺ memiliki muatan +2. Setiap F⁻ memiliki muatan −1. Oleh karena itu, diperlukan dua F⁻ untuk menyeimbangkan satu Ba²⁺. Rumus senyawanya adalah BaF₂.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rumus senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan perbandingan ion berdasarkan muatan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Apa yang terjadi pada jari-jari atom ketika atom berubah menjadi kation?
Pilihan Jawaban
A. Selalu bertambah besar
B. Cenderung mengecil
C. Tidak mengalami perubahan
D. Menjadi netral
E. Selalu menjadi dua kali lebih besar
Jawaban Benar
B. Cenderung mengecil
Pembahasan Lengkap
Ketika atom kehilangan elektron dan menjadi kation, jumlah elektron berkurang. Akibatnya, tarikan inti terhadap elektron yang tersisa menjadi lebih kuat sehingga ukuran ion cenderung lebih kecil dibandingkan atom netralnya.
Kompetensi yang Diukur
Memahami sifat kation.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan perubahan ukuran atom setelah kehilangan elektron.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Senyawa yang terbentuk dari ion K⁺ dan S²⁻ memiliki rumus ….
Pilihan Jawaban
A. KS
B. K₂S
C. KS₂
D. K₂S₂
E. K₃S
Jawaban Benar
B. K₂S
Pembahasan Lengkap
K⁺ memiliki muatan +1, sedangkan S²⁻ memiliki muatan −2. Dua ion K⁺ diperlukan untuk menyeimbangkan satu ion S²⁻. Maka rumus senyawanya adalah K₂S.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rumus senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan perbandingan kation dan anion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Salah satu ciri umum senyawa ion adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Tidak memiliki ion
B. Selalu berbentuk gas
C. Memiliki titik leleh relatif tinggi
D. Tidak dapat larut dalam pelarut apa pun
E. Selalu tersusun dari dua nonlogam
Jawaban Benar
C. Memiliki titik leleh relatif tinggi
Pembahasan Lengkap
Senyawa ion memiliki gaya tarik elektrostatik yang kuat antara kation dan anion. Karena itu, banyak senyawa ion memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi.
Kompetensi yang Diukur
Memahami sifat senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu mengidentifikasi karakteristik umum senyawa ion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Senyawa ion dapat menghantarkan listrik ketika ….
Pilihan Jawaban
A. Dalam bentuk padat saja
B. Ion-ionnya bebas bergerak
C. Tidak memiliki elektron
D. Tidak mengandung ion
E. Suhunya selalu rendah
Jawaban Benar
B. Ion-ionnya bebas bergerak
Pembahasan Lengkap
Dalam keadaan padat, ion-ion pada senyawa ion terikat kuat dalam susunan kristal sehingga tidak bebas bergerak. Ketika cair atau dilarutkan dalam air, ion-ion dapat bergerak sehingga dapat menghantarkan listrik.
Kompetensi yang Diukur
Memahami sifat listrik senyawa ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan kondisi yang memungkinkan senyawa ion menghantarkan listrik.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C2–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Pasangan unsur berikut yang paling tepat untuk membentuk senyawa ion adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Na dan Cl
B. C dan O
C. H dan Cl
D. N dan O
E. C dan H
Jawaban Benar
A. Na dan Cl
Pembahasan Lengkap
Na merupakan logam yang cenderung melepaskan elektron menjadi Na⁺, sedangkan Cl merupakan nonlogam yang cenderung menerima elektron menjadi Cl⁻. Keduanya kemudian membentuk senyawa ion NaCl.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis pembentukan ikatan ion.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan pasangan unsur yang membentuk ikatan ion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Kesimpulan
Contoh Soal Ikatan Ion membantu memahami bagaimana atom membentuk ion melalui proses pelepasan atau penerimaan elektron. Logam umumnya melepaskan elektron dan membentuk kation, sedangkan nonlogam cenderung menerima elektron dan membentuk anion.
Dalam menentukan rumus senyawa ion, hal terpenting adalah memastikan jumlah muatan positif dan negatif seimbang sehingga menghasilkan senyawa netral. Latihan berbagai pasangan ion dapat membantu memahami pembentukan rumus senyawa seperti NaCl, MgCl₂, CaO, Al₂O₃, dan senyawa ion lainnya.