Contoh Soal PPh 21: Perhitungan, Jawaban, dan Pembahasan

Contoh soal PPh 21 membantu memahami cara menghitung Pajak Penghasilan Pasal 21 atas penghasilan orang pribadi sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan. Materi ini penting bagi siswa yang mempelajari perpajakan maupun administrasi perkantoran karena berkaitan dengan penghasilan, status perpajakan, dan pemotongan pajak.

Dalam ketentuan yang berlaku, penghitungan PPh 21 untuk pegawai menggunakan Tarif Efektif Rata-Rata (TER) pada masa pajak selain masa pajak terakhir. TER bulanan dibagi menjadi kategori A, B, dan C yang ditentukan berdasarkan status PTKP penerima penghasilan.

PTKP untuk wajib pajak orang pribadi adalah Rp54.000.000 per tahun. Besarnya dapat bertambah sesuai status kawin dan jumlah tanggungan yang memenuhi ketentuan.

Pada masa pajak terakhir, penghitungan PPh 21 menggunakan tarif Pasal 17 atas Penghasilan Kena Pajak (PKP). Sementara itu, untuk masa pajak selain masa pajak terakhir, mekanisme TER digunakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam latihan berikut, beberapa soal dibuat sederhana agar konsep dasar mudah dipahami. Untuk contoh perhitungan TER, gunakan tarif yang disebutkan langsung pada soal sehingga langkah perhitungannya jelas dan tidak bergantung pada tabel tarif yang panjang.

Soal Nomor 1

Pertanyaan

PPh 21 merupakan pajak yang dikenakan atas ….

Pilihan Jawaban

A. Penghasilan orang pribadi dari pekerjaan, jasa, atau kegiatan
B. Penjualan barang perusahaan saja
C. Kekayaan perusahaan
D. Pajak kendaraan bermotor
E. Pajak bumi dan bangunan

Jawaban Benar

A. Penghasilan orang pribadi dari pekerjaan, jasa, atau kegiatan

Pembahasan Lengkap

PPh Pasal 21 berkaitan dengan pemotongan pajak atas penghasilan orang pribadi sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan sesuai ketentuan perpajakan.

Kompetensi yang Diukur

Memahami konsep dasar PPh 21.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menjelaskan objek umum PPh 21.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 2

Pertanyaan

Besarnya PTKP dasar untuk wajib pajak orang pribadi adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp36.000.000
B. Rp45.000.000
C. Rp54.000.000
D. Rp60.000.000
E. Rp72.000.000

Jawaban Benar

C. Rp54.000.000

Pembahasan Lengkap

PTKP dasar untuk wajib pajak orang pribadi adalah Rp54.000.000 per tahun.

Kompetensi yang Diukur

Memahami PTKP.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menyebutkan nilai PTKP dasar.

Level Kognitif

C1 – Mengingat.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 3

Pertanyaan

PTKP tambahan untuk wajib pajak yang berstatus kawin adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp2.500.000 per tahun
B. Rp4.500.000 per tahun
C. Rp5.000.000 per tahun
D. Rp6.000.000 per tahun
E. Rp9.000.000 per tahun

Jawaban Benar

B. Rp4.500.000 per tahun

Pembahasan Lengkap

Ketentuan PTKP memberikan tambahan Rp4.500.000 per tahun untuk wajib pajak yang kawin.

Kompetensi yang Diukur

Memahami komponen PTKP.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan tambahan PTKP berdasarkan status perkawinan.

Level Kognitif

C1 – Mengingat.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 4

Pertanyaan

Seorang wajib pajak berstatus TK/0 memiliki penghasilan neto setahun Rp50.000.000. Berdasarkan PTKP Rp54.000.000, PKP wajib pajak tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp4.000.000
B. Rp2.000.000
C. Rp1.000.000
D. Rp0
E. Rp54.000.000

Jawaban Benar

D. Rp0

Pembahasan Lengkap

Penghasilan neto = Rp50.000.000

PTKP TK/0 = Rp54.000.000

Karena penghasilan neto tidak melebihi PTKP, tidak terdapat PKP yang dikenai pajak dalam ilustrasi ini.

Jadi:

PKP = Rp0

PTKP dasar Rp54 juta ditegaskan dalam ketentuan DJP.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan PKP berdasarkan penghasilan neto dan PTKP.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung PKP sederhana.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 5

Pertanyaan

Status PTKP TK/0 berarti ….

Pilihan Jawaban

A. Kawin tanpa tanggungan
B. Tidak kawin tanpa tanggungan
C. Kawin dengan satu tanggungan
D. Tidak kawin dengan dua tanggungan
E. Kawin dengan tiga tanggungan

Jawaban Benar

B. Tidak kawin tanpa tanggungan

Pembahasan Lengkap

TK/0 berarti Tidak Kawin dan tidak memiliki tanggungan. Status ini termasuk dalam kategori TER bulanan A.

Kompetensi yang Diukur

Memahami kode status PTKP.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menginterpretasikan kode PTKP.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 6

Pertanyaan

Seorang pegawai menerima penghasilan bruto Rp8.000.000 dalam satu bulan. Jika tarif TER yang diberikan dalam soal adalah 1,5%, PPh 21 bulan tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp80.000
B. Rp100.000
C. Rp120.000
D. Rp150.000
E. Rp180.000

Jawaban Benar

C. Rp120.000

Pembahasan Lengkap

Gunakan:

PPh 21 = Penghasilan Bruto Γ— Tarif TER

= Rp8.000.000 Γ— 1,5%

= Rp120.000

Jadi, PPh 21 yang dipotong adalah Rp120.000.

Mekanisme TER bulanan memang menghitung PPh 21 dengan mengalikan tarif efektif dengan penghasilan bruto.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 dengan TER.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung PPh 21 bulanan berdasarkan tarif efektif yang diberikan.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 7

Pertanyaan

Jika penghasilan bruto seorang pegawai Rp10.000.000 dan tarif TER yang berlaku pada contoh soal adalah 2%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp100.000
B. Rp150.000
C. Rp200.000
D. Rp250.000
E. Rp300.000

Jawaban Benar

C. Rp200.000

Pembahasan Lengkap

PPh 21:

= Rp10.000.000 Γ— 2%

= Rp200.000

Jadi, besarnya PPh 21 adalah Rp200.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 bulanan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengalikan penghasilan bruto dengan tarif efektif yang ditentukan.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 8

Pertanyaan

Seorang pegawai menerima gaji Rp7.500.000 dan tunjangan Rp500.000 dalam satu bulan. Jika tarif TER yang digunakan adalah 1%, PPh 21 bulan tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp50.000
B. Rp75.000
C. Rp80.000
D. Rp85.000
E. Rp100.000

Jawaban Benar

C. Rp80.000

Pembahasan Lengkap

Penghasilan bruto:

Rp7.500.000 + Rp500.000

= Rp8.000.000

PPh 21:

= Rp8.000.000 Γ— 1%

= Rp80.000

Jadi, PPh 21 adalah Rp80.000.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan penghasilan bruto untuk PPh 21.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menjumlahkan komponen penghasilan sebelum menerapkan tarif.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 9

Pertanyaan

Seorang pegawai menerima penghasilan bruto Rp12.000.000. Jika tarif TER pada contoh adalah 2,5%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp200.000
B. Rp250.000
C. Rp300.000
D. Rp350.000
E. Rp400.000

Jawaban Benar

C. Rp300.000

Pembahasan Lengkap

PPh 21:

= Rp12.000.000 Γ— 2,5%

= Rp300.000

Jadi, PPh 21 yang dipotong adalah Rp300.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 berdasarkan penghasilan bruto.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung pajak menggunakan tarif efektif yang diberikan.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 10

Pertanyaan

Tarif Efektif Rata-Rata (TER) bulanan untuk PPh 21 dibagi menjadi kategori ….

Pilihan Jawaban

A. A, B, dan C
B. A, B, C, dan D
C. A dan B saja
D. B dan C saja
E. X, Y, dan Z

Jawaban Benar

A. A, B, dan C

Pembahasan Lengkap

TER bulanan PPh 21 terdiri atas Kategori A, B, dan C. Kategori tersebut ditentukan berdasarkan status PTKP penerima penghasilan.

Kompetensi yang Diukur

Memahami struktur TER PPh 21.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menyebutkan kategori TER bulanan.

Level Kognitif

C1 – Mengingat.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 11

Pertanyaan

Seorang pegawai tetap berstatus TK/0 menerima penghasilan bruto Rp8.000.000 pada suatu masa pajak selain masa pajak terakhir. Jika berdasarkan tabel TER Kategori A tarif untuk penghasilan tersebut adalah 1,50%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp80.000
B. Rp100.000
C. Rp120.000
D. Rp150.000
E. Rp160.000

Jawaban Benar

C. Rp120.000

Pembahasan Lengkap

Untuk pegawai tetap pada masa pajak selain masa pajak terakhir, PPh 21 dihitung menggunakan TER bulanan dengan dasar penghasilan bruto.

PPh 21:

= Rp8.000.000 Γ— 1,50%

= Rp120.000

Jadi, PPh 21 yang dipotong adalah Rp120.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 menggunakan TER bulanan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung PPh 21 berdasarkan penghasilan bruto dan tarif TER yang diketahui.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 12

Pertanyaan

Seorang pegawai berstatus TK/0 menerima penghasilan bruto Rp10.000.000 dalam satu masa pajak. Jika tarif TER Kategori A yang digunakan dalam soal adalah 2%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp100.000
B. Rp150.000
C. Rp200.000
D. Rp250.000
E. Rp300.000

Jawaban Benar

C. Rp200.000

Pembahasan Lengkap

Status TK/0 termasuk TER Kategori A.

PPh 21:

= Rp10.000.000 Γ— 2%

= Rp200.000

Jadi, PPh 21 yang dipotong adalah Rp200.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 menggunakan tarif efektif.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menerapkan tarif TER pada penghasilan bruto.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 13

Pertanyaan

Seorang pegawai menerima gaji Rp9.000.000 dan tunjangan tetap Rp1.000.000 dalam satu bulan. Jika tarif TER yang digunakan dalam soal adalah 1,75%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp150.000
B. Rp160.000
C. Rp175.000
D. Rp180.000
E. Rp200.000

Jawaban Benar

C. Rp175.000

Pembahasan Lengkap

Penghasilan bruto:

Rp9.000.000 + Rp1.000.000

= Rp10.000.000

PPh 21:

= Rp10.000.000 Γ— 1,75%

= Rp175.000

Jadi, PPh 21 adalah Rp175.000.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan penghasilan bruto.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung penghasilan bruto sebelum menerapkan tarif PPh 21.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 14

Pertanyaan

Seorang pegawai tetap berstatus K/0 menerima penghasilan bruto Rp12.000.000. Status K/0 termasuk dalam kategori TER ….

Pilihan Jawaban

A. Kategori A
B. Kategori B
C. Kategori C
D. Kategori D
E. Kategori khusus

Jawaban Benar

A. Kategori A

Pembahasan Lengkap

Menurut ketentuan TER bulanan, kategori A berlaku bagi status PTKP TK/0, TK/1, dan K/0.

Jadi, pegawai berstatus K/0 menggunakan TER Kategori A.

Kompetensi yang Diukur

Mengidentifikasi kategori TER.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan kategori TER berdasarkan status PTKP.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 15

Pertanyaan

Status PTKP K/2 termasuk dalam TER bulanan kategori ….

Pilihan Jawaban

A. Kategori A
B. Kategori B
C. Kategori C
D. Kategori D
E. Tidak termasuk TER

Jawaban Benar

B. Kategori B

Pembahasan Lengkap

Kategori B digunakan untuk status PTKP TK/2, TK/3, K/1, dan K/2.

Jadi, status K/2 termasuk TER Kategori B.

Kompetensi yang Diukur

Memahami pengelompokan TER.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan kategori TER berdasarkan status perkawinan dan tanggungan.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 16

Pertanyaan

Seorang pegawai tetap berstatus K/3 termasuk TER kategori ….

Pilihan Jawaban

A. Kategori A
B. Kategori B
C. Kategori C
D. Kategori D
E. Kategori E

Jawaban Benar

C. Kategori C

Pembahasan Lengkap

TER Kategori C diterapkan kepada penerima penghasilan dengan status PTKP K/3. Nilai PTKP untuk status tersebut adalah Rp72.000.000 per tahun.

Jadi, status K/3 termasuk Kategori C.

Kompetensi yang Diukur

Mengidentifikasi kategori TER berdasarkan status PTKP.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan kategori TER untuk status K/3.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 17

Pertanyaan

Seorang pegawai tetap memperoleh penghasilan bruto Rp7.000.000 per bulan. Jika tarif TER dalam soal adalah 1%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp50.000
B. Rp60.000
C. Rp70.000
D. Rp80.000
E. Rp90.000

Jawaban Benar

C. Rp70.000

Pembahasan Lengkap

PPh 21:

= Penghasilan bruto Γ— tarif TER

= Rp7.000.000 Γ— 1%

= Rp70.000

Jadi, pajak yang dipotong adalah Rp70.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 bulanan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung PPh 21 berdasarkan tarif efektif yang diberikan.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 18

Pertanyaan

Seorang pegawai menerima penghasilan bruto Rp15.000.000 dalam satu masa pajak. Jika tarif TER yang diberikan adalah 3%, PPh 21 terutang adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp300.000
B. Rp350.000
C. Rp400.000
D. Rp450.000
E. Rp500.000

Jawaban Benar

D. Rp450.000

Pembahasan Lengkap

PPh 21:

= Rp15.000.000 Γ— 3%

= Rp450.000

Jadi, PPh 21 terutang adalah Rp450.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung pajak berdasarkan penghasilan bruto.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menerapkan persentase pajak terhadap penghasilan bruto.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 19

Pertanyaan

Seorang pegawai tidak tetap menerima penghasilan bruto Rp300.000 per hari. Berdasarkan ketentuan TER harian, tarif yang dikenakan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0%
B. 0,25%
C. 0,5%
D. 1%
E. 5%

Jawaban Benar

A. 0%

Pembahasan Lengkap

Untuk pegawai tidak tetap dengan penghasilan bruto harian sampai dengan Rp450.000, TER harian yang digunakan adalah 0%.

Karena Rp300.000 ≀ Rp450.000, maka tarifnya 0%.

Kompetensi yang Diukur

Memahami TER harian.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan tarif PPh 21 untuk pegawai tidak tetap berdasarkan penghasilan harian.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 20

Pertanyaan

Seorang pegawai tidak tetap menerima penghasilan bruto Rp1.000.000 dalam satu hari. Berdasarkan ketentuan TER harian, tarif yang digunakan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0%
B. 0,25%
C. 0,5%
D. 1%
E. 5%

Jawaban Benar

C. 0,5%

Pembahasan Lengkap

Untuk pegawai tidak tetap dengan penghasilan bruto harian lebih dari Rp450.000 sampai dengan Rp2.500.000, tarif efektif harian adalah 0,5% dari penghasilan bruto harian.

Karena Rp1.000.000 berada dalam rentang tersebut, tarif yang digunakan adalah 0,5%.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan ketentuan TER harian.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan tarif berdasarkan lapisan penghasilan bruto harian.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 21

Pertanyaan

Seorang pegawai tetap berstatus TK/0 menerima penghasilan bruto Rp9.000.000 pada bulan Januari. Jika tarif TER yang digunakan dalam soal adalah 1,5%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp90.000
B. Rp105.000
C. Rp120.000
D. Rp135.000
E. Rp150.000

Jawaban Benar

D. Rp135.000

Pembahasan Lengkap

PPh 21 masa pajak selain masa pajak terakhir dapat dihitung dengan mengalikan penghasilan bruto dengan TER bulanan.

PPh 21:

= Rp9.000.000 Γ— 1,5%

= Rp135.000

Jadi, PPh 21 yang dipotong adalah Rp135.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 menggunakan TER.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung PPh 21 berdasarkan penghasilan bruto dan tarif TER.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 22

Pertanyaan

Seorang pegawai tetap menerima penghasilan bruto Rp11.000.000 dalam satu bulan. Jika tarif TER yang diberikan dalam soal adalah 2,5%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp225.000
B. Rp250.000
C. Rp275.000
D. Rp300.000
E. Rp325.000

Jawaban Benar

C. Rp275.000

Pembahasan Lengkap

PPh 21:

= Rp11.000.000 Γ— 2,5%

= Rp275.000

Jadi, PPh 21 yang dipotong adalah Rp275.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 berdasarkan penghasilan bruto.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung besarnya PPh 21 menggunakan tarif yang tersedia.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 23

Pertanyaan

Seorang pegawai menerima gaji Rp10.000.000 dan tunjangan Rp2.000.000 dalam satu bulan. Jika tarif TER yang digunakan adalah 2%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp200.000
B. Rp220.000
C. Rp240.000
D. Rp250.000
E. Rp280.000

Jawaban Benar

C. Rp240.000

Pembahasan Lengkap

Penghasilan bruto:

Rp10.000.000 + Rp2.000.000

= Rp12.000.000

PPh 21:

= Rp12.000.000 Γ— 2%

= Rp240.000

Jadi, PPh 21 yang dipotong adalah Rp240.000.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan penghasilan bruto sebelum menghitung PPh 21.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menjumlahkan komponen penghasilan dan menghitung pajaknya.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 24

Pertanyaan

Seorang pegawai menerima penghasilan bruto Rp14.000.000 dan dikenakan tarif TER 3%. Besarnya PPh 21 adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp320.000
B. Rp380.000
C. Rp400.000
D. Rp420.000
E. Rp450.000

Jawaban Benar

D. Rp420.000

Pembahasan Lengkap

PPh 21:

= Rp14.000.000 Γ— 3%

= Rp420.000

Jadi, PPh 21 yang dipotong adalah Rp420.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 dengan tarif persentase.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung pajak dari penghasilan bruto.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 25

Pertanyaan

Seorang pegawai tidak tetap memperoleh penghasilan bruto harian Rp400.000. Berdasarkan TER harian, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp0
B. Rp2.000
C. Rp4.000
D. Rp5.000
E. Rp10.000

Jawaban Benar

A. Rp0

Pembahasan Lengkap

Untuk pegawai tidak tetap dengan penghasilan bruto harian sampai dengan Rp450.000, TER harian yang berlaku adalah 0%.

Maka:

PPh 21 = Rp400.000 Γ— 0%

= Rp0

Jadi, tidak ada PPh 21 yang dipotong berdasarkan ilustrasi tersebut.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan TER harian.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan PPh 21 berdasarkan batas penghasilan bruto harian.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 26

Pertanyaan

Seorang pegawai tidak tetap menerima penghasilan bruto harian Rp800.000. Jika digunakan TER harian 0,5%, PPh 21 yang dipotong adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp2.000
B. Rp3.000
C. Rp4.000
D. Rp5.000
E. Rp8.000

Jawaban Benar

C. Rp4.000

Pembahasan Lengkap

PPh 21:

= Rp800.000 Γ— 0,5%

= Rp4.000

Jadi, PPh 21 yang dipotong adalah Rp4.000. TER harian 0,5% berlaku untuk penghasilan bruto harian di atas Rp450.000 sampai dengan Rp2.500.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 pegawai tidak tetap.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menerapkan tarif efektif harian pada penghasilan bruto.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 27

Pertanyaan

Seorang pegawai berstatus K/2 termasuk dalam TER bulanan kategori ….

Pilihan Jawaban

A. Kategori A
B. Kategori B
C. Kategori C
D. Kategori D
E. Kategori E

Jawaban Benar

B. Kategori B

Pembahasan Lengkap

Berdasarkan pengelompokan TER bulanan, status PTKP K/2 termasuk Kategori B. Kategori B mencakup TK/2, TK/3, K/1, dan K/2.

Jadi, jawabannya adalah Kategori B.

Kompetensi yang Diukur

Memahami kategori TER.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan kategori TER berdasarkan status PTKP.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Soal Nomor 28

Pertanyaan

Seorang pegawai tetap berstatus K/3 menerima penghasilan bruto Rp10.000.000 dalam satu bulan. Jika tarif TER yang digunakan dalam soal adalah 1,5%, PPh 21 bulan tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Rp100.000
B. Rp125.000
C. Rp150.000
D. Rp175.000
E. Rp200.000

Jawaban Benar

C. Rp150.000

Pembahasan Lengkap

Status K/3 termasuk TER Kategori C.

Dengan tarif yang diberikan:

PPh 21 = Rp10.000.000 Γ— 1,5%

= Rp150.000

Jadi, PPh 21 adalah Rp150.000.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung PPh 21 berdasarkan status dan penghasilan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghubungkan status PTKP, TER, dan penghasilan bruto.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 29

Pertanyaan

Pada masa pajak terakhir, penghitungan PPh 21 pegawai tetap menggunakan ….

Pilihan Jawaban

A. TER harian
B. TER bulanan
C. Tarif Pasal 17 UU PPh atas PKP
D. Tarif PPN
E. Tarif pajak daerah

Jawaban Benar

C. Tarif Pasal 17 UU PPh atas PKP

Pembahasan Lengkap

Untuk pegawai tetap, TER bulanan digunakan pada masa pajak selain masa pajak terakhir. Pada masa pajak terakhir, penghitungan PPh 21 menggunakan tarif Pasal 17 UU PPh atas Penghasilan Kena Pajak (PKP).

Karena itu, jawaban yang tepat adalah C.

Kompetensi yang Diukur

Memahami mekanisme penghitungan PPh 21.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan penggunaan TER dan tarif Pasal 17.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 30

Pertanyaan

Pernyataan yang paling tepat mengenai mekanisme PPh 21 saat ini adalah ….

Pilihan Jawaban

A. TER merupakan jenis pajak baru
B. TER bulanan digunakan untuk pegawai tetap pada setiap masa pajak tanpa pengecualian
C. TER merupakan metode penyederhanaan penghitungan PPh 21, sedangkan masa pajak terakhir pegawai tetap menggunakan tarif Pasal 17
D. PPh 21 hanya dikenakan kepada pegawai tetap
E. TER hanya digunakan untuk pegawai tidak tetap

Jawaban Benar

C. TER merupakan metode penyederhanaan penghitungan PPh 21, sedangkan masa pajak terakhir pegawai tetap menggunakan tarif Pasal 17

Pembahasan Lengkap

TER merupakan metode penyederhanaan penghitungan dan pemotongan PPh 21, bukan jenis pajak baru. Untuk pegawai tetap, TER bulanan digunakan pada masa pajak selain masa pajak terakhir. Pada masa pajak terakhir digunakan penghitungan berdasarkan tarif Pasal 17 atas PKP.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Kompetensi yang Diukur

Memahami sistem penghitungan PPh 21.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menjelaskan penggunaan TER dan tarif Pasal 17 dalam PPh 21.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Kesimpulan

Contoh soal PPh 21 membantu memahami dasar pemotongan pajak atas penghasilan orang pribadi sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan. Dalam mekanisme yang berlaku, TER bulanan digunakan untuk pegawai tetap pada masa pajak selain masa pajak terakhir, sedangkan pada masa pajak terakhir digunakan tarif Pasal 17 berdasarkan PKP.

TER bulanan terbagi menjadi Kategori A, B, dan C berdasarkan status PTKP. Sementara itu, bagi pegawai tidak tetap dengan penghasilan yang dibayarkan secara harian, terdapat TER harian dengan tarif 0% untuk penghasilan bruto harian sampai dengan Rp450.000 dan 0,5% untuk penghasilan di atas Rp450.000 sampai dengan Rp2.500.000.

Dalam latihan perhitungan, hal terpenting adalah menentukan status PTKP, penghasilan bruto, jenis TER yang digunakan, serta masa pajaknya. Dengan memahami langkah tersebut, soal PPh 21 dapat dikerjakan secara lebih sistematis dan mengurangi kesalahan dalam perhitungan.

Related Articles