Contoh soal monohibrid membantu siswa memahami konsep pewarisan sifat yang melibatkan satu pasangan sifat yang berbeda. Persilangan monohibrid merupakan salah satu materi dasar genetika yang berkaitan dengan percobaan dan hukum pewarisan sifat yang dikembangkan oleh Gregor Johann Mendel.
Dalam persilangan monohibrid, biasanya digunakan simbol huruf untuk mewakili alel suatu sifat. Alel yang bersifat dominan biasanya ditulis menggunakan huruf kapital, sedangkan alel resesif menggunakan huruf kecil. Sebagai contoh, simbol B dapat digunakan untuk sifat dominan dan b untuk sifat resesif.
Genotipe merupakan susunan gen yang dimiliki individu, sedangkan fenotipe merupakan sifat yang tampak. Beberapa contoh genotipe adalah BB, Bb, dan bb. BB disebut homozigot dominan, Bb disebut heterozigot, sedangkan bb disebut homozigot resesif.
Salah satu persilangan monohibrid yang paling sederhana adalah:
P: BB Γ bb
Gamet yang dihasilkan:
B dan b
Sehingga keturunan F1 seluruhnya:
Bb
Apabila F1 tersebut disilangkan:
Bb Γ Bb
maka kombinasi genotipenya dapat ditentukan menggunakan kotak Punnett:
BB, Bb, Bb, bb
Perbandingan genotipe F2 adalah:
1 BB : 2 Bb : 1 bb
Sedangkan apabila B dominan terhadap b, perbandingan fenotipenya adalah:
3 dominan : 1 resesif
Perbandingan tersebut merupakan salah satu pola penting dalam persilangan monohibrid dan berkaitan dengan Hukum Mendel I tentang segregasi.
Dalam mengerjakan soal monohibrid, perhatikan dengan teliti genotipe induk, jenis gamet, sifat dominan dan resesif, serta keturunan yang dihasilkan. Untuk soal peluang, jumlah kemungkinan keturunan juga perlu dihitung dengan benar.
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Persilangan monohibrid adalah persilangan yang melibatkan β¦.
Pilihan Jawaban
A. Dua sifat beda
B. Satu pasangan sifat beda
C. Tiga sifat beda
D. Semua sifat dalam satu organisme
E. Hanya sifat resesif
Jawaban Benar
B. Satu pasangan sifat beda
Pembahasan Lengkap
Persilangan monohibrid merupakan persilangan yang mempelajari satu sifat beda antara dua individu. Contohnya adalah persilangan tinggi dan pendek pada tanaman dengan satu pasangan alel yang diamati.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pengertian persilangan monohibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan karakteristik dasar persilangan monohibrid.
Level Kognitif
C1 β Mengingat.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Jika alel T bersifat dominan terhadap t, genotipe yang menunjukkan individu homozigot dominan adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. TT
B. Tt
C. tt
D. T
E. tTt
Jawaban Benar
A. TT
Pembahasan Lengkap
Homozigot berarti memiliki dua alel yang sama. Karena T merupakan alel dominan, maka genotipe homozigot dominan adalah:
TT
Sedangkan Tt merupakan heterozigot dan tt merupakan homozigot resesif.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu membedakan homozigot dominan, heterozigot, dan homozigot resesif.
Level Kognitif
C2 β Memahami.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 3
Pertanyaan
Jika B adalah alel dominan dan b adalah alel resesif, genotipe heterozigot adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. BB
B. Bb
C. bb
D. B
E. b
Jawaban Benar
B. Bb
Pembahasan Lengkap
Individu heterozigot memiliki dua alel yang berbeda.
Jadi:
Bb
merupakan genotipe heterozigot.
Kompetensi yang Diukur
Memahami istilah heterozigot.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan genotipe heterozigot dari pasangan alel.
Level Kognitif
C2 β Memahami.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Jika tanaman tinggi memiliki genotipe TT dan tanaman pendek memiliki genotipe tt, hasil persilangan TT Γ tt pada F1 adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. Semua TT
B. Semua tt
C. Semua Tt
D. 1 TT : 1 tt
E. 1 TT : 2 Tt : 1 tt
Jawaban Benar
C. Semua Tt
Pembahasan Lengkap
Induk:
TT Γ tt
Gamet:
TT β T
tt β t
Semua keturunan menerima T dari satu induk dan t dari induk lainnya:
Tt
Jadi, seluruh F1 memiliki genotipe Tt.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan hasil persilangan monohibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan genotipe keturunan pertama dari dua induk homozigot berbeda.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Jika F1 hasil persilangan adalah Tt, persilangan antarsesama F1 adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. TT Γ tt
B. TT Γ Tt
C. Tt Γ tt
D. Tt Γ Tt
E. tt Γ tt
Jawaban Benar
D. Tt Γ Tt
Pembahasan Lengkap
Jika kedua individu F1 memiliki genotipe Tt, maka persilangan sesama F1 ditulis:
Tt Γ Tt
Persilangan ini digunakan untuk memperoleh keturunan F2.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan pasangan genotipe untuk persilangan F2.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menuliskan persilangan antara dua individu heterozigot.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Hasil genotipe dari persilangan Tt Γ Tt adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 100% Tt
B. 1 TT : 1 tt
C. 1 TT : 2 Tt : 1 tt
D. 3 TT : 1 tt
E. 2 TT : 2 tt
Jawaban Benar
C. 1 TT : 2 Tt : 1 tt
Pembahasan Lengkap
Gamet dari kedua induk:
T dan t
Kotak Punnett menghasilkan:
TT, Tt, Tt, tt
Sehingga perbandingan genotipe:
1 TT : 2 Tt : 1 tt
Kompetensi yang Diukur
Menentukan perbandingan genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan rasio genotipe dari persilangan dua heterozigot.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Jika T dominan terhadap t, perbandingan fenotipe dari persilangan Tt Γ Tt adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 1 tinggi : 1 pendek
B. 2 tinggi : 2 pendek
C. 3 tinggi : 1 pendek
D. 1 tinggi : 3 pendek
E. Semua tinggi
Jawaban Benar
C. 3 tinggi : 1 pendek
Pembahasan Lengkap
Hasil genotipe:
TT, Tt, Tt, tt
TT dan Tt menunjukkan sifat dominan, sedangkan tt menunjukkan sifat resesif.
Jadi, fenotipe:
3 dominan : 1 resesif
Jika T adalah tinggi, maka:
3 tinggi : 1 pendek
Kompetensi yang Diukur
Menentukan perbandingan fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengubah rasio genotipe menjadi rasio fenotipe berdasarkan dominansi alel.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Pada persilangan Aa Γ Aa, peluang muncul genotipe aa adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 0%
B. 25%
C. 50%
D. 75%
E. 100%
Jawaban Benar
B. 25%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan Aa Γ Aa:
AA, Aa, Aa, aa
Hanya 1 dari 4 kemungkinan yang memiliki genotipe aa.
Peluang:
1/4 Γ 100% = 25%
Jadi, peluang muncul aa adalah 25%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang munculnya genotipe tertentu pada persilangan monohibrid.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Pada persilangan Aa Γ Aa, peluang muncul fenotipe dominan adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 80%
E. 100%
Jawaban Benar
C. 75%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan:
AA, Aa, Aa, aa
Genotipe AA dan Aa memiliki fenotipe dominan.
Jumlahnya:
3 dari 4 kemungkinan
Peluang:
3/4 Γ 100% = 75%
Jadi, peluang fenotipe dominan adalah 75%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang fenotipe dominan dari persilangan heterozigot.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Hukum Mendel yang berkaitan dengan pemisahan pasangan alel saat pembentukan gamet disebut β¦.
Pilihan Jawaban
A. Hukum dominansi
B. Hukum segregasi
C. Hukum pewarisan campuran
D. Hukum mutasi
E. Hukum seleksi alam
Jawaban Benar
B. Hukum segregasi
Pembahasan Lengkap
Hukum Mendel I dikenal sebagai Hukum Segregasi. Hukum ini menjelaskan bahwa pasangan alel akan berpisah saat pembentukan gamet, sehingga setiap gamet membawa satu alel dari pasangan tersebut.
Konsep ini menjadi dasar penting dalam memahami persilangan monohibrid.
Kompetensi yang Diukur
Memahami hukum pewarisan Mendel.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi hukum Mendel yang berkaitan dengan pemisahan alel.
Level Kognitif
C2 β Memahami.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Pada persilangan TT Γ tt, jika T merupakan alel dominan, genotipe seluruh keturunan F1 adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. TT
B. Tt
C. tt
D. 1 TT : 1 tt
E. 1 TT : 2 Tt : 1 tt
Jawaban Benar
B. Tt
Pembahasan Lengkap
Induk pertama memiliki genotipe TT sehingga menghasilkan gamet T. Induk kedua memiliki genotipe tt sehingga menghasilkan gamet t.
Persilangannya:
TT Γ tt
Semua keturunan memperoleh T dari induk pertama dan t dari induk kedua.
Jadi, seluruh F1:
100% Tt
Kompetensi yang Diukur
Menentukan genotipe keturunan pertama.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan hasil persilangan dua individu homozigot dengan sifat berbeda.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Jika genotipe Bb disilangkan dengan bb, perbandingan genotipe keturunannya adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 100% Bb
B. 1 BB : 1 bb
C. 1 Bb : 1 bb
D. 3 Bb : 1 bb
E. 1 BB : 2 Bb : 1 bb
Jawaban Benar
C. 1 Bb : 1 bb
Pembahasan Lengkap
Gamet:
Bb β B dan b
bb β b
Kemungkinan keturunan:
Bb dan bb
Jadi, perbandingan genotipenya:
1 Bb : 1 bb
atau masing-masing 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan hasil persilangan monohibrid heterozigot dan homozigot resesif.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan perbandingan genotipe keturunan dari persilangan Bb Γ bb.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Jika B dominan terhadap b, persilangan Bb Γ bb menghasilkan perbandingan fenotipe β¦.
Pilihan Jawaban
A. 100% dominan
B. 3 dominan : 1 resesif
C. 1 dominan : 1 resesif
D. 1 dominan : 3 resesif
E. 100% resesif
Jawaban Benar
C. 1 dominan : 1 resesif
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
Bb Γ bb
Hasil genotipe:
Bb, bb, Bb, bb
Karena B dominan:
Bb β fenotipe dominan
bb β fenotipe resesif
Maka perbandingan fenotipe:
1 dominan : 1 resesif
atau 50% : 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan perbandingan fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fenotipe keturunan berdasarkan hubungan dominan dan resesif.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Pada persilangan Aa Γ Aa, berapa peluang keturunan memiliki genotipe heterozigot?
Pilihan Jawaban
A. 0%
B. 25%
C. 50%
D. 75%
E. 100%
Jawaban Benar
C. 50%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan:
AA, Aa, Aa, aa
Terdapat 2 genotipe heterozigot dari 4 kemungkinan.
Peluangnya:
2/4 Γ 100% = 50%
Jadi, peluang keturunan heterozigot adalah 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang munculnya genotipe heterozigot.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Jika T adalah alel dominan untuk tanaman tinggi dan t adalah alel resesif untuk tanaman pendek, genotipe yang menghasilkan fenotipe pendek adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. TT
B. Tt
C. tt
D. TTT
E. TtT
Jawaban Benar
C. tt
Pembahasan Lengkap
Sifat resesif hanya muncul ketika individu memiliki dua alel resesif.
Jadi:
tt β tanaman pendek
Sedangkan TT dan Tt menunjukkan fenotipe dominan, yaitu tinggi.
Kompetensi yang Diukur
Menghubungkan genotipe dan fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan genotipe yang menghasilkan sifat resesif.
Level Kognitif
C2 β Memahami.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Tanaman berbunga merah dengan genotipe RR disilangkan dengan tanaman berbunga putih rr. Jika merah dominan terhadap putih, fenotipe seluruh F1 adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 100% merah
B. 100% putih
C. 50% merah dan 50% putih
D. 75% merah dan 25% putih
E. 25% merah dan 75% putih
Jawaban Benar
A. 100% merah
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
RR Γ rr
Gamet:
R dan r
Seluruh keturunan:
Rr
Karena R dominan terhadap r, seluruh keturunan memiliki fenotipe merah.
Jadi, F1:
100% merah
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis hubungan dominansi dengan fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fenotipe F1 berdasarkan genotipe induknya.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Hasil persilangan Pp Γ Pp menghasilkan empat kemungkinan genotipe. Berapa peluang muncul genotipe PP?
Pilihan Jawaban
A. 10%
B. 20%
C. 25%
D. 50%
E. 75%
Jawaban Benar
C. 25%
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
Pp Γ Pp
Hasil:
PP, Pp, Pp, pp
Genotipe PP muncul 1 dari 4 kemungkinan.
Peluang:
1/4 Γ 100% = 25%
Jadi, peluang muncul PP adalah 25%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang genotipe pada persilangan monohibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang munculnya homozigot dominan.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Jika dua individu heterozigot Aa Γ Aa disilangkan, perbandingan fenotipe dominan dan resesif adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 1 : 1
B. 1 : 2
C. 2 : 1
D. 3 : 1
E. 4 : 0
Jawaban Benar
D. 3 : 1
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
Aa Γ Aa
Hasil genotipe:
AA, Aa, Aa, aa
Jika A dominan:
AA dan Aa β fenotipe dominan
aa β fenotipe resesif
Maka perbandingan fenotipe:
3 dominan : 1 resesif
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rasio fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan perbandingan fenotipe dari persilangan dua heterozigot.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Pada persilangan Aa Γ aa, peluang keturunan yang memiliki fenotipe resesif adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 0%
B. 25%
C. 50%
D. 75%
E. 100%
Jawaban Benar
C. 50%
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
Aa Γ aa
Kemungkinan keturunan:
Aa, aa, Aa, aa
Genotipe aa menghasilkan fenotipe resesif.
Jumlahnya 2 dari 4:
2/4 Γ 100% = 50%
Jadi, peluang fenotipe resesif adalah 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang munculnya sifat resesif pada keturunan.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Pernyataan yang paling tepat tentang persilangan monohibrid adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. Mempelajari dua sifat sekaligus
B. Hanya dapat dilakukan pada manusia
C. Mempelajari pewarisan satu sifat beda melalui satu pasangan alel
D. Tidak menggunakan konsep dominan dan resesif
E. Tidak dapat digunakan untuk menghitung peluang keturunan
Jawaban Benar
C. Mempelajari pewarisan satu sifat beda melalui satu pasangan alel
Pembahasan Lengkap
Persilangan monohibrid berfokus pada satu sifat beda yang dikendalikan oleh satu pasangan alel. Melalui persilangan tersebut, kita dapat mempelajari genotipe, fenotipe, dominansi, resesivitas, serta peluang munculnya sifat pada keturunan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep persilangan monohibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan karakteristik utama persilangan monohibrid.
Level Kognitif
C2 β Memahami.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Tanaman tinggi heterozigot Tt disilangkan dengan tanaman pendek tt. Jika T dominan terhadap t, persentase keturunan yang memiliki sifat tinggi adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 0%
B. 25%
C. 50%
D. 75%
E. 100%
Jawaban Benar
C. 50%
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
Tt Γ tt
Gamet:
Tt β T dan t
tt β t
Kemungkinan keturunan:
Tt, tt, Tt, tt
Tt memiliki sifat tinggi karena T bersifat dominan.
Jadi, keturunan tinggi:
2/4 Γ 100% = 50%
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe pada persilangan monohibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan persentase sifat dominan pada keturunan.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Persilangan AA Γ Aa menghasilkan keturunan dengan perbandingan genotipe β¦.
Pilihan Jawaban
A. 100% AA
B. 1 AA : 1 Aa
C. 1 AA : 2 Aa : 1 aa
D. 3 AA : 1 aa
E. 1 Aa : 1 aa
Jawaban Benar
B. 1 AA : 1 Aa
Pembahasan Lengkap
Gamet:
AA β A
Aa β A dan a
Keturunan yang mungkin:
AA dan Aa
Masing-masing memiliki peluang 50%.
Jadi, perbandingan genotipenya:
1 AA : 1 Aa
Kompetensi yang Diukur
Menentukan genotipe keturunan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan hasil persilangan antara homozigot dominan dan heterozigot.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Jika genotipe Bb menunjukkan warna bunga merah karena B dominan terhadap b, maka individu dengan genotipe bb akan memiliki warna bunga β¦.
Pilihan Jawaban
A. Merah
B. Putih
C. Merah muda
D. Merah tua
E. Tidak berwarna
Jawaban Benar
B. Putih
Pembahasan Lengkap
Karena B merupakan alel dominan dan b merupakan alel resesif, sifat resesif hanya muncul pada genotipe homozigot resesif:
bb
Jadi, individu dengan genotipe bb memiliki bunga putih.
Kompetensi yang Diukur
Menghubungkan genotipe dengan fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fenotipe berdasarkan genotipe dan hubungan dominan-resesif.
Level Kognitif
C2 β Memahami.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Pada persilangan Aa Γ Aa, peluang keturunan memiliki genotipe AA atau aa adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 40%
C. 50%
D. 75%
E. 100%
Jawaban Benar
C. 50%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan:
AA, Aa, Aa, aa
Genotipe AA = 25%
Genotipe aa = 25%
Maka peluang AA atau aa:
25% + 25%
= 50%
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang gabungan genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghitung peluang munculnya dua genotipe tertentu.
Level Kognitif
C4 β Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Sebuah tanaman berbunga merah heterozigot Rr disilangkan dengan tanaman berbunga merah heterozigot Rr. Jika R dominan terhadap r, peluang keturunan berbunga putih adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 0%
B. 10%
C. 25%
D. 50%
E. 75%
Jawaban Benar
C. 25%
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
Rr Γ Rr
Hasil:
RR, Rr, Rr, rr
Bunga putih muncul pada genotipe rr.
Peluangnya:
1/4 Γ 100% = 25%
Jadi, peluang bunga putih adalah 25%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe resesif.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang munculnya sifat resesif dari persilangan heterozigot.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Jika persilangan Tt Γ Tt menghasilkan 100 keturunan, secara teoritis jumlah keturunan yang memiliki fenotipe resesif adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. 10
B. 20
C. 25
D. 50
E. 75
Jawaban Benar
C. 25
Pembahasan Lengkap
Pada persilangan Tt Γ Tt, peluang fenotipe resesif adalah:
25%
Jika terdapat 100 keturunan:
25% Γ 100 = 25
Jadi, secara teoritis terdapat sekitar 25 keturunan dengan fenotipe resesif.
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan rasio persilangan pada jumlah keturunan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengubah peluang fenotipe menjadi perkiraan jumlah keturunan.
Level Kognitif
C3 β Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Dalam persilangan monohibrid Aa Γ Aa, berapa peluang keturunan memiliki setidaknya satu alel dominan A?
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 40%
C. 50%
D. 75%
E. 100%
Jawaban Benar
D. 75%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan:
AA, Aa, Aa, aa
Genotipe yang memiliki setidaknya satu alel A:
AA, Aa, dan Aa
Jumlahnya 3 dari 4 kemungkinan.
Peluang:
3/4 Γ 100% = 75%
Jadi, peluangnya adalah 75%.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis peluang genotipe berdasarkan alel dominan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang keturunan yang membawa setidaknya satu alel dominan.
Level Kognitif
C4 β Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Pasangan genotipe berikut yang termasuk homozigot resesif adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. AA
B. Aa
C. aA
D. aa
E. AAA
Jawaban Benar
D. aa
Pembahasan Lengkap
Homozigot berarti kedua alelnya sama. Resesif ditulis dengan huruf kecil.
Jadi, genotipe homozigot resesif adalah:
aa
Sedangkan AA adalah homozigot dominan dan Aa merupakan heterozigot.
Kompetensi yang Diukur
Memahami jenis genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu membedakan homozigot dominan, heterozigot, dan homozigot resesif.
Level Kognitif
C2 β Memahami.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Perbandingan genotipe 1 : 2 : 1 pada persilangan monohibrid umumnya menunjukkan β¦.
Pilihan Jawaban
A. AA : Aa : aa
B. A : a : Aa
C. AA : aa : Aa
D. Aa : AA : bb
E. A : A : a
Jawaban Benar
A. AA : Aa : aa
Pembahasan Lengkap
Pada persilangan dua individu heterozigot:
Aa Γ Aa
dihasilkan:
AA, Aa, Aa, aa
Sehingga perbandingan genotipenya:
1 AA : 2 Aa : 1 aa
Ini merupakan salah satu pola dasar persilangan monohibrid.
Kompetensi yang Diukur
Memahami rasio genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghubungkan rasio genotipe dengan hasil persilangan monohibrid.
Level Kognitif
C2 β Memahami.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Kesimpulan yang tepat mengenai persilangan monohibrid adalah β¦.
Pilihan Jawaban
A. Hanya mempelajari lebih dari dua sifat
B. Mempelajari pewarisan satu sifat beda dan dapat digunakan untuk menentukan peluang genotipe serta fenotipe keturunan
C. Tidak berkaitan dengan hukum Mendel
D. Hanya dapat digunakan untuk menentukan sifat dominan
E. Tidak membutuhkan informasi genotipe induk
Jawaban Benar
B. Mempelajari pewarisan satu sifat beda dan dapat digunakan untuk menentukan peluang genotipe serta fenotipe keturunan
Pembahasan Lengkap
Persilangan monohibrid berfokus pada satu sifat beda. Dengan mengetahui genotipe induk dan hubungan dominan-resesif, kita dapat memperkirakan genotipe dan fenotipe keturunan.
Konsep ini juga berkaitan dengan Hukum Mendel I atau Hukum Segregasi, yaitu pemisahan alel saat pembentukan gamet.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep persilangan monohibrid secara keseluruhan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan tujuan dan penerapan persilangan monohibrid.
Level Kognitif
C2 β Memahami.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Kesimpulan
Contoh soal monohibrid membantu memahami dasar pewarisan sifat melalui persilangan yang melibatkan satu sifat beda. Konsep penting yang perlu dikuasai meliputi alel dominan dan resesif, genotipe, fenotipe, homozigot, heterozigot, gamet, serta kotak Punnett.
Pada persilangan dua individu heterozigot seperti Aa Γ Aa, perbandingan genotipe yang diperoleh adalah:
1 AA : 2 Aa : 1 aa
Jika A dominan terhadap a, perbandingan fenotipenya menjadi:
3 dominan : 1 resesif
Dalam menyelesaikan soal, tentukan terlebih dahulu genotipe kedua induk, kemudian tentukan gamet yang mungkin dihasilkan. Setelah itu, susun kombinasi keturunan dan hitung peluang masing-masing genotipe atau fenotipe.
Dengan memahami pola persilangan dan rutin berlatih, berbagai soal monohibrid dapat diselesaikan dengan lebih mudah, sistematis, dan tepat.