Soal Pesawat Sederhana: Rumus, Jawaban, dan Pembahasan

Pesawat sederhana adalah alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia dengan mengubah besar gaya, arah gaya, atau jarak yang diperlukan untuk melakukan suatu pekerjaan. Contoh pesawat sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari antara lain tuas, katrol, bidang miring, dan roda berporos.

Dalam menyelesaikan soal pesawat sederhana, beberapa konsep penting yang perlu dipahami adalah gaya kuasa, gaya beban, lengan kuasa, lengan beban, serta keuntungan mekanis. Untuk tuas, hubungan antara gaya dan lengan dapat dinyatakan dengan:

Fk × lk = Fb × lb

Keterangan:

  • Fk = gaya kuasa
  • lk = lengan kuasa
  • Fb = gaya beban
  • lb = lengan beban

Keuntungan mekanis dapat dihitung dengan:

KM = Fb / Fk

Untuk bidang miring:

KM = s / h

Keterangan:

  • s = panjang bidang miring
  • h = tinggi bidang miring

Dengan memahami rumus dan prinsip tersebut, berbagai perhitungan pesawat sederhana dapat diselesaikan dengan lebih mudah.

Soal Nomor 1

Pertanyaan

Alat berikut yang termasuk pesawat sederhana jenis tuas adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Pisau
B. Tang
C. Sekrup
D. Jalan menanjak
E. Roda sepeda

Jawaban Benar

B. Tang

Pembahasan Lengkap

Tang bekerja menggunakan prinsip tuas karena memiliki titik tumpu dan lengan kuasa serta lengan beban. Ketika gagang tang ditekan, gaya diteruskan ke bagian penjepit untuk melakukan pekerjaan.

Jadi, tang merupakan salah satu contoh pesawat sederhana jenis tuas.

Kompetensi yang Diukur

Mengidentifikasi jenis pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan contoh alat yang menggunakan prinsip tuas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C1 – Mengingat

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 2

Pertanyaan

Sebuah tuas memiliki gaya beban 300 N dengan lengan beban 20 cm. Jika lengan kuasa 60 cm, besar gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 50 N
B. 75 N
C. 100 N
D. 150 N
E. 200 N

Jawaban Benar

C. 100 N

Pembahasan Lengkap

Gunakan keseimbangan momen:

Fk × lk = Fb × lb

Fk × 60 = 300 × 20

Fk = 6.000 / 60

Fk = 100 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 100 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada tuas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menggunakan hubungan gaya dan lengan pada tuas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 3

Pertanyaan

Sebuah benda dengan berat 400 N diangkat menggunakan tuas. Jika lengan beban 25 cm dan lengan kuasa 100 cm, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 50 N
B. 75 N
C. 100 N
D. 125 N
E. 150 N

Jawaban Benar

C. 100 N

Pembahasan Lengkap

Diketahui:

Fb = 400 N
lb = 25 cm
lk = 100 cm

Gunakan rumus:

Fk × lk = Fb × lb

Fk × 100 = 400 × 25

Fk = 10.000 / 100

Fk = 100 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 100 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada tuas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa berdasarkan gaya beban dan panjang lengan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 4

Pertanyaan

Sebuah tuas digunakan untuk mengangkat beban 600 N. Jika gaya kuasa yang diberikan sebesar 150 N, keuntungan mekanis tuas tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6

Jawaban Benar

C. 4

Pembahasan Lengkap

Keuntungan mekanis dirumuskan:

KM = Fb / Fk

KM = 600 / 150

KM = 4

Artinya, tuas tersebut memberikan keuntungan mekanis sebesar 4.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung keuntungan mekanis pesawat sederhana.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan keuntungan mekanis berdasarkan gaya beban dan gaya kuasa.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 5

Pertanyaan

Sebuah benda beratnya 800 N akan dinaikkan menggunakan bidang miring sepanjang 4 m dan tinggi 1 m. Jika gesekan diabaikan, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 150 N
C. 200 N
D. 250 N
E. 300 N

Jawaban Benar

C. 200 N

Pembahasan Lengkap

Untuk bidang miring ideal:

Fk × s = Fb × h

Fk × 4 = 800 × 1

Fk = 800 / 4

Fk = 200 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 200 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada bidang miring.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa menggunakan prinsip bidang miring ideal.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 6

Pertanyaan

Sebuah bidang miring memiliki panjang 5 m dan tinggi 1 m. Keuntungan mekanis bidang miring tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6

Jawaban Benar

D. 5

Pembahasan Lengkap

Rumus keuntungan mekanis bidang miring:

KM = s / h

KM = 5 / 1

KM = 5

Jadi, keuntungan mekanis bidang miring tersebut adalah 5.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung keuntungan mekanis bidang miring.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan keuntungan mekanis berdasarkan panjang dan tinggi bidang miring.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 7

Pertanyaan

Sebuah benda beratnya 500 N dinaikkan menggunakan bidang miring dengan panjang 10 m dan tinggi 2 m. Jika gesekan diabaikan, keuntungan mekanis bidang miring adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 10

Jawaban Benar

D. 5

Pembahasan Lengkap

Keuntungan mekanis bidang miring:

KM = s / h

KM = 10 / 2

KM = 5

Jadi, keuntungan mekanis bidang miring adalah 5.

Sebagai pemeriksaan, gaya kuasa dapat dihitung:

Fk = Fb / KM
Fk = 500 / 5
Fk = 100 N

Kompetensi yang Diukur

Menghitung keuntungan mekanis dan gaya pada bidang miring.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan keuntungan mekanis bidang miring dari panjang dan tingginya.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 8

Pertanyaan

Pada katrol tetap ideal, keuntungan mekanis yang diperoleh adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,5
B. 1
C. 2
D. 3
E. 4

Jawaban Benar

B. 1

Pembahasan Lengkap

Katrol tetap ideal berfungsi terutama untuk mengubah arah gaya. Pada kondisi ideal, besar gaya kuasa sama dengan gaya beban sehingga:

KM = Fb / Fk = 1

Jadi, keuntungan mekanis katrol tetap adalah 1.

Kompetensi yang Diukur

Memahami keuntungan mekanis katrol tetap.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan keuntungan mekanis katrol tetap ideal.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 9

Pertanyaan

Sebuah beban 400 N diangkat menggunakan katrol bergerak tunggal ideal. Besar gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 150 N
C. 200 N
D. 300 N
E. 400 N

Jawaban Benar

C. 200 N

Pembahasan Lengkap

Pada katrol bergerak tunggal ideal, keuntungan mekanisnya adalah 2.

KM = Fb / Fk

2 = 400 / Fk

Fk = 400 / 2

Fk = 200 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 200 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada katrol bergerak.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa berdasarkan keuntungan mekanis katrol bergerak ideal.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 10

Pertanyaan

Sebuah katrol majemuk ideal memiliki 4 bagian tali yang menopang beban. Jika berat beban 800 N, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 150 N
C. 200 N
D. 250 N
E. 400 N

Jawaban Benar

C. 200 N

Pembahasan Lengkap

Pada sistem katrol ideal dengan 4 bagian tali yang menopang beban, keuntungan mekanisnya adalah 4.

KM = Fb / Fk

4 = 800 / Fk

Fk = 800 / 4

Fk = 200 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 200 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada katrol majemuk.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa berdasarkan jumlah bagian tali yang menopang beban.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 11

Pertanyaan

Sebuah tuas memiliki beban 500 N yang berjarak 20 cm dari titik tumpu. Jika gaya kuasa sebesar 100 N diberikan, jarak titik kuasa dari titik tumpu agar tuas seimbang adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 50 cm
B. 75 cm
C. 100 cm
D. 125 cm
E. 150 cm

Jawaban Benar

C. 100 cm

Pembahasan Lengkap

Gunakan persamaan keseimbangan tuas:

Fk × lk = Fb × lb

100 × lk = 500 × 20

lk = 10.000 / 100

lk = 100 cm

Jadi, jarak titik kuasa dari titik tumpu adalah 100 cm.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung lengan kuasa pada tuas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan panjang lengan kuasa berdasarkan gaya dan lengan beban.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 12

Pertanyaan

Sebuah tuas digunakan untuk mengangkat beban 600 N. Jika panjang lengan kuasa 120 cm dan panjang lengan beban 30 cm, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 120 N
C. 150 N
D. 180 N
E. 200 N

Jawaban Benar

C. 150 N

Pembahasan Lengkap

Fk × lk = Fb × lb

Fk × 120 = 600 × 30

Fk = 18.000 / 120

Fk = 150 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 150 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada tuas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menggunakan prinsip keseimbangan momen pada tuas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 13

Pertanyaan

Sebuah tuas memiliki gaya kuasa 80 N dan gaya beban 320 N. Keuntungan mekanis tuas tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6

Jawaban Benar

C. 4

Pembahasan Lengkap

Keuntungan mekanis:

KM = Fb / Fk

KM = 320 / 80

KM = 4

Jadi, keuntungan mekanis tuas tersebut adalah 4.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung keuntungan mekanis tuas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan keuntungan mekanis berdasarkan gaya beban dan gaya kuasa.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 14

Pertanyaan

Sebuah bidang miring panjangnya 6 m dan tingginya 2 m. Jika sebuah benda memiliki berat 900 N dan gesekan diabaikan, gaya kuasa yang diperlukan untuk menaikkan benda tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 150 N
B. 200 N
C. 250 N
D. 300 N
E. 450 N

Jawaban Benar

D. 300 N

Pembahasan Lengkap

Untuk bidang miring ideal:

Fk × s = Fb × h

Fk × 6 = 900 × 2

Fk = 1.800 / 6

Fk = 300 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 300 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada bidang miring.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa menggunakan prinsip bidang miring ideal.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 15

Pertanyaan

Sebuah bidang miring memiliki panjang 8 m dan tinggi 2 m. Keuntungan mekanis bidang miring tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6

Jawaban Benar

C. 4

Pembahasan Lengkap

Rumus keuntungan mekanis bidang miring:

KM = s / h

KM = 8 / 2

KM = 4

Jadi, keuntungan mekanis bidang miring adalah 4.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung keuntungan mekanis bidang miring.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan keuntungan mekanis berdasarkan panjang dan tinggi bidang miring.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 16

Pertanyaan

Sebuah benda beratnya 1.200 N dinaikkan menggunakan bidang miring sepanjang 12 m dengan tinggi 3 m. Jika gesekan diabaikan, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 200 N
B. 250 N
C. 300 N
D. 350 N
E. 400 N

Jawaban Benar

C. 300 N

Pembahasan Lengkap

Fk × s = Fb × h

Fk × 12 = 1.200 × 3

Fk = 3.600 / 12

Fk = 300 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 300 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya pada bidang miring.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa dari berat benda dan ukuran bidang miring.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 17

Pertanyaan

Sebuah katrol tetap digunakan untuk mengangkat beban 250 N. Jika katrol dianggap ideal, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 125 N
C. 200 N
D. 250 N
E. 500 N

Jawaban Benar

D. 250 N

Pembahasan Lengkap

Katrol tetap ideal memiliki keuntungan mekanis sebesar 1.

KM = Fb / Fk

1 = 250 / Fk

Fk = 250 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 250 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada katrol tetap.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa pada katrol tetap ideal.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 18

Pertanyaan

Sebuah katrol bergerak tunggal ideal digunakan untuk mengangkat beban 600 N. Besar gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 200 N
C. 300 N
D. 400 N
E. 600 N

Jawaban Benar

C. 300 N

Pembahasan Lengkap

Katrol bergerak tunggal ideal memiliki keuntungan mekanis 2.

KM = Fb / Fk

2 = 600 / Fk

Fk = 600 / 2

Fk = 300 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 300 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada katrol bergerak.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa berdasarkan keuntungan mekanis katrol bergerak ideal.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 19

Pertanyaan

Sebuah sistem katrol majemuk ideal memiliki 6 bagian tali yang menopang beban. Jika berat beban 900 N, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 150 N
C. 200 N
D. 250 N
E. 300 N

Jawaban Benar

B. 150 N

Pembahasan Lengkap

Jika terdapat 6 bagian tali yang menopang beban, keuntungan mekanis idealnya adalah 6.

KM = Fb / Fk

6 = 900 / Fk

Fk = 900 / 6

Fk = 150 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 150 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada sistem katrol majemuk.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa berdasarkan jumlah bagian tali yang menopang beban.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 20

Pertanyaan

Alat yang bekerja berdasarkan prinsip roda berporos adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Tang
B. Pinset
C. Setir mobil
D. Papan miring
E. Katrol tetap

Jawaban Benar

C. Setir mobil

Pembahasan Lengkap

Setir mobil merupakan contoh roda berporos. Roda yang berukuran lebih besar diputar untuk menggerakkan poros sehingga pengemudi dapat memberikan gaya dengan lebih mudah.

Jadi, alat yang menggunakan prinsip roda berporos adalah setir mobil.

Kompetensi yang Diukur

Mengidentifikasi jenis pesawat sederhana.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengenali contoh roda berporos dalam kehidupan sehari-hari.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C1 – Mengingat

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 21

Pertanyaan

Sebuah roda berporos memiliki jari-jari roda 20 cm dan jari-jari poros 5 cm. Keuntungan mekanis ideal alat tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6

Jawaban Benar

C. 4

Pembahasan Lengkap

Keuntungan mekanis ideal roda berporos:

KM = R / r

KM = 20 / 5

KM = 4

Jadi, keuntungan mekanis alat tersebut adalah 4.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung keuntungan mekanis roda berporos.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan keuntungan mekanis berdasarkan jari-jari roda dan poros.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 22

Pertanyaan

Sebuah roda berporos memiliki jari-jari roda 30 cm dan jari-jari poros 10 cm. Jika gaya beban sebesar 600 N, gaya kuasa ideal yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 150 N
C. 200 N
D. 250 N
E. 300 N

Jawaban Benar

C. 200 N

Pembahasan Lengkap

Keuntungan mekanis:

KM = R / r

KM = 30 / 10 = 3

Kemudian:

KM = Fb / Fk

3 = 600 / Fk

Fk = 600 / 3

Fk = 200 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 200 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada roda berporos.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghubungkan keuntungan mekanis dengan gaya beban dan gaya kuasa.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 23

Pertanyaan

Sebuah tuas memiliki lengan kuasa 80 cm dan lengan beban 20 cm. Jika beban yang diangkat sebesar 400 N, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 50 N
B. 75 N
C. 100 N
D. 125 N
E. 150 N

Jawaban Benar

C. 100 N

Pembahasan Lengkap

Fk × lk = Fb × lb

Fk × 80 = 400 × 20

Fk = 8.000 / 80

Fk = 100 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 100 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada tuas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa menggunakan hubungan antara lengan kuasa dan lengan beban.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 24

Pertanyaan

Sebuah bidang miring memiliki panjang 10 m dan tinggi 2 m. Jika sebuah benda beratnya 1.000 N, keuntungan mekanis dan gaya kuasa ideal secara berturut-turut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 2 dan 500 N
B. 4 dan 250 N
C. 5 dan 200 N
D. 10 dan 100 N
E. 20 dan 50 N

Jawaban Benar

C. 5 dan 200 N

Pembahasan Lengkap

Keuntungan mekanis:

KM = s / h

KM = 10 / 2 = 5

Gaya kuasa:

Fk = Fb / KM

Fk = 1.000 / 5

Fk = 200 N

Jadi, keuntungan mekanisnya adalah 5 dan gaya kuasanya 200 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung keuntungan mekanis dan gaya kuasa bidang miring.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menggunakan dua konsep bidang miring secara berurutan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 25

Pertanyaan

Pernyataan yang tepat mengenai pesawat sederhana adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Pesawat sederhana selalu mengurangi usaha yang dilakukan
B. Pesawat sederhana dapat mempermudah pekerjaan dengan mengubah besar atau arah gaya
C. Pesawat sederhana selalu menghasilkan energi tambahan
D. Pesawat sederhana dapat menghilangkan seluruh gaya gesek
E. Pesawat sederhana hanya digunakan dalam mesin bermotor

Jawaban Benar

B. Pesawat sederhana dapat mempermudah pekerjaan dengan mengubah besar atau arah gaya

Pembahasan Lengkap

Pesawat sederhana membantu manusia melakukan pekerjaan dengan cara mengubah besar gaya, arah gaya, atau jarak yang diperlukan untuk memberikan gaya.

Pada alat ideal, pesawat sederhana tidak menciptakan energi baru. Dalam kondisi nyata, gesekan juga dapat menyebabkan sebagian energi mekanik berubah menjadi bentuk energi lain.

Kompetensi yang Diukur

Memahami prinsip kerja pesawat sederhana.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menjelaskan fungsi umum pesawat sederhana.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 26

Pertanyaan

Sebuah tuas memiliki keuntungan mekanis 5. Jika gaya kuasa yang diberikan sebesar 60 N, besar beban ideal yang dapat diangkat adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 120 N
B. 180 N
C. 240 N
D. 300 N
E. 360 N

Jawaban Benar

D. 300 N

Pembahasan Lengkap

Rumus keuntungan mekanis:

KM = Fb / Fk

5 = Fb / 60

Fb = 5 × 60

Fb = 300 N

Jadi, beban ideal yang dapat diangkat adalah 300 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung beban berdasarkan keuntungan mekanis.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya beban dari nilai keuntungan mekanis dan gaya kuasa.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 27

Pertanyaan

Sebuah bidang miring memiliki panjang 9 m dan tinggi 3 m. Jika gaya kuasa yang diberikan sebesar 200 N dan gesekan diabaikan, berat maksimum benda yang dapat dinaikkan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 400 N
B. 500 N
C. 600 N
D. 700 N
E. 800 N

Jawaban Benar

C. 600 N

Pembahasan Lengkap

Keuntungan mekanis bidang miring:

KM = s / h

KM = 9 / 3 = 3

Karena:

KM = Fb / Fk

3 = Fb / 200

Fb = 3 × 200

Fb = 600 N

Jadi, berat maksimum benda yang dapat dinaikkan adalah 600 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung beban pada bidang miring.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan beban berdasarkan panjang bidang, tinggi bidang, dan gaya kuasa.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 28

Pertanyaan

Seorang siswa menggunakan tuas dengan lengan kuasa 1,5 m dan lengan beban 0,5 m untuk mengangkat beban 450 N. Jika tuas ideal, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 125 N
C. 150 N
D. 200 N
E. 225 N

Jawaban Benar

C. 150 N

Pembahasan Lengkap

Gunakan:

Fk × lk = Fb × lb

Fk × 1,5 = 450 × 0,5

Fk × 1,5 = 225

Fk = 225 / 1,5

Fk = 150 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 150 N.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis hubungan gaya dan lengan pada tuas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa menggunakan persamaan keseimbangan tuas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 29

Pertanyaan

Sebuah sistem katrol ideal memiliki keuntungan mekanis 4. Jika beban yang diangkat memiliki berat 800 N, gaya kuasa yang diperlukan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 100 N
B. 150 N
C. 200 N
D. 250 N
E. 400 N

Jawaban Benar

C. 200 N

Pembahasan Lengkap

Gunakan rumus:

KM = Fb / Fk

4 = 800 / Fk

Fk = 800 / 4

Fk = 200 N

Jadi, gaya kuasa yang diperlukan adalah 200 N.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung gaya kuasa pada sistem katrol.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan gaya kuasa berdasarkan keuntungan mekanis sistem katrol.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 30

Pertanyaan

Perhatikan pasangan alat dan jenis pesawat sederhana berikut.

  1. Gunting — tuas
  2. Papan miring — bidang miring
  3. Katrol — katrol
  4. Setir mobil — roda berporos

Pasangan yang semuanya tepat adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 1 dan 2 saja
B. 1, 2, dan 3 saja
C. 1, 2, dan 4 saja
D. 2, 3, dan 4 saja
E. 1, 2, 3, dan 4

Jawaban Benar

E. 1, 2, 3, dan 4

Pembahasan Lengkap

Semua pasangan tersebut tepat.

  • Gunting bekerja dengan prinsip tuas.
  • Papan miring merupakan contoh bidang miring.
  • Katrol merupakan salah satu jenis pesawat sederhana.
  • Setir mobil bekerja dengan prinsip roda berporos.

Jadi, semua pernyataan benar.

Kompetensi yang Diukur

Mengidentifikasi berbagai jenis pesawat sederhana.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengelompokkan alat berdasarkan prinsip pesawat sederhana yang digunakan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Kesimpulan

Pesawat sederhana merupakan alat yang membantu manusia melakukan pekerjaan dengan lebih mudah melalui perubahan besar gaya, arah gaya, atau jarak pemberian gaya. Jenis pesawat sederhana yang umum dipelajari meliputi tuas, bidang miring, katrol, dan roda berporos.

Dalam menyelesaikan soal pesawat sederhana, penting untuk memahami rumus dan prinsip setiap jenis alat. Pada tuas digunakan hubungan antara gaya dan lengan, sedangkan bidang miring menggunakan perbandingan panjang dan tinggi. Katrol dapat memberikan keuntungan mekanis berdasarkan jumlah bagian tali yang menopang beban, sementara roda berporos menggunakan perbandingan jari-jari roda dan poros.

Dengan memahami konsep, rumus, dan langkah perhitungannya, peserta didik dapat menyelesaikan berbagai soal pesawat sederhana dengan lebih tepat.

Related Articles