Torino vs Monza akan bertemu dalam babak 16 besar Coppa Italia Frecciarossa 2026/27. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk membangun momentum setelah sama-sama mengawali Serie A dengan dua kekalahan.
Laga Torino vs Monza dijadwalkan berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino pada Selasa, 1 September 2026 pukul 21.00 waktu Italia. Untuk penonton di Indonesia, pertandingan tersebut berlangsung pada Rabu, 2 September 2026 pukul 02.00 WIB.
Pertemuan ini juga memiliki daya tarik tersendiri karena Torino belum pernah kalah dari Monza dalam tujuh pertemuan terakhir berdasarkan catatan H2H yang tersedia. Torino mencatat empat kemenangan dan tiga hasil imbang dalam rangkaian tersebut.
Namun, kondisi kedua tim menjelang laga cukup berbeda dari pertemuan-pertemuan sebelumnya. Torino datang dengan dua kekalahan beruntun di Serie A, sedangkan Monza juga belum meraih poin setelah kalah dari Inter Milan dan Udinese.
Jadwal Torino vs Monza
Berikut informasi utama pertandingan yang perlu diketahui sebelum laga dimulai:
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Torino vs Monza |
| Kompetisi | Coppa Italia Frecciarossa 2026/27 |
| Babak | 16 besar |
| Tanggal | Selasa, 1 September 2026 |
| Waktu lokal | 21.00 CEST |
| Waktu Indonesia | Rabu, 2 September 2026 pukul 02.00 WIB |
| Stadion | Stadio Olimpico Grande Torino |
| Status | Satu pertandingan, penentuan lolos |
| Pelatih Torino | Ignazio Abate |
| Pelatih Monza | Ivan Juric |
Torino memastikan tempat di babak ini setelah menang 1-0 atas Carrarese pada babak sebelumnya. Monza juga melewati ronde awal dengan kemenangan 3-0 atas Avellino.
Pemenang pertandingan akan melanjutkan perjalanan di Coppa Italia, sehingga laga ini mempunyai arti lebih besar dibanding sekadar pertandingan pemulihan setelah awal buruk di liga.
Situasi Kedua Tim Menjelang Laga
Torino belum memperoleh poin dari dua pertandingan Serie A pertama. Mereka kalah 1-2 dari AC Milan di kandang sebelum kembali tumbang 1-2 ketika bertandang ke markas Sassuolo.
Kekalahan dari Sassuolo cukup mengecewakan karena Torino sempat menyamakan kedudukan melalui Pietro Comuzzo pada masa tambahan babak pertama. Namun, gol Domenico Berardi pada menit ke-78 membuat tim asuhan Ignazio Abate kembali kehilangan poin.
Monza juga berada dalam situasi serupa. Tim asuhan Ivan Juric kalah 1-4 dari Inter pada pertandingan pembuka Serie A, kemudian kalah tipis 2-3 ketika menjamu Udinese.
Bedanya, Monza memperlihatkan kemampuan mencetak gol yang cukup baik ketika menghadapi Udinese. Mereka sempat memperkecil ketertinggalan melalui Gustavo Varela, tetapi tidak mampu mencetak gol penyeimbang setelah tertinggal tiga gol pada babak pertama.
Posisi Torino dan Monza di Serie A
Setelah dua pertandingan, kedua tim sama-sama belum mendapatkan poin.
Torino berada di sekitar zona bawah dengan catatan dua kekalahan, mencetak dua gol dan kebobolan empat gol. Monza juga memiliki dua kekalahan, tetapi pertahanan mereka lebih banyak kemasukan dengan tujuh gol dan baru mencetak tiga gol.
| Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kebobolan | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Torino | 2 | 0 | 0 | 2 | 2 | 4 | 0 |
| Monza | 2 | 0 | 0 | 2 | 3 | 7 | 0 |
Angka tersebut membuat pertandingan Coppa Italia menjadi peluang penting bagi kedua kubu untuk mendapatkan hasil positif sebelum kembali fokus ke Serie A.
Lima Pertandingan Terakhir Torino
Untuk menghindari pencampuran data secara keliru, lima laga berikut mencakup semua pertandingan terbaru Torino, termasuk laga persahabatan karena kedua tim baru memainkan dua pertandingan Serie A dan satu pertandingan Coppa Italia musim ini.
| Tanggal | Kompetisi | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|---|
| 5 Agustus 2026 | Persahabatan | Torino vs Vado | 3-1 |
| 8 Agustus 2026 | Persahabatan | Avellino vs Torino | 1-1, Torino menang adu penalti |
| 15 Agustus 2026 | Coppa Italia | Torino vs Carrarese | 1-0 |
| 23 Agustus 2026 | Serie A | Torino vs Milan | 1-2 |
| 29 Agustus 2026 | Serie A | Sassuolo vs Torino | 2-1 |
Dalam pertandingan kompetitif, Torino meraih satu kemenangan dan dua kekalahan. Mereka mencetak tiga gol serta kebobolan empat gol dari tiga pertandingan tersebut.
Catatan itu menunjukkan bahwa lini belakang Torino belum benar-benar stabil, tetapi masalah terbesar terlihat pada kemampuan mempertahankan keunggulan atau menjaga skor ketika pertandingan memasuki fase akhir.
Lima Pertandingan Terakhir Monza
Monza juga memiliki lima pertandingan terbaru yang terdiri dari laga persahabatan, Coppa Italia, dan Serie A.
| Tanggal | Kompetisi | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|---|
| 4 Agustus 2026 | Persahabatan | Monza vs Milan Futuro | 4-2 |
| 7 Agustus 2026 | Persahabatan | Monza vs Padova | 3-3 |
| 14 Agustus 2026 | Coppa Italia | Monza vs Avellino | 3-0 |
| 22 Agustus 2026 | Serie A | Inter vs Monza | 4-1 |
| 29 Agustus 2026 | Serie A | Monza vs Udinese | 2-3 |
Monza sebenarnya memiliki produktivitas yang cukup menjanjikan dalam periode tersebut, tetapi pertahanan mereka menjadi persoalan serius ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Dalam dua pertandingan Serie A, Monza sudah kemasukan tujuh gol. FBref mencatat mereka belum menghasilkan clean sheet dan memiliki rata-rata kebobolan 3,5 gol per pertandingan liga.
Statistik Gol Memberi Keunggulan untuk Torino
Dari dua pertandingan Serie A, Torino mencetak rata-rata satu gol per pertandingan dan kebobolan dua gol per laga.
Monza sedikit lebih produktif dengan rata-rata 1,5 gol per pertandingan, tetapi mereka juga kebobolan 3,5 gol setiap laga. Data tersebut memperlihatkan bahwa keunggulan menyerang Monza belum mampu menutup kelemahan di lini pertahanan.
Torino juga mempunyai catatan positif dalam urusan penyelamatan. Diego Mascardi mencatat tujuh penyelamatan dari 11 tembakan tepat sasaran yang dihadapi dalam dua pertandingan Serie A.
Monza baru mencatat tiga penyelamatan dari 10 tembakan tepat sasaran yang mereka hadapi. Angka ini menjadi indikasi bahwa Torino sedikit lebih meyakinkan dalam menjaga gawang meski keduanya sama-sama belum meraih clean sheet.
Bagaimana Rekor Head to Head Torino vs Monza?
Torino memiliki catatan dominan dalam pertemuan langsung beberapa musim terakhir.
Dalam tujuh pertemuan yang tercatat sejak Monza kembali ke level Serie A, Torino menang empat kali dan tiga pertandingan berakhir imbang. Monza belum pernah mengalahkan Torino dalam periode tersebut.
Lima pertemuan terakhir menghasilkan dua kemenangan Torino dan tiga hasil imbang. Berikut rinciannya:
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 2 Maret 2025 | Monza vs Torino | 0-2 |
| 24 November 2024 | Torino vs Monza | 1-1 |
| 30 Maret 2024 | Torino vs Monza | 1-0 |
| 11 November 2023 | Monza vs Torino | 1-1 |
| 7 Mei 2023 | Torino vs Monza | 1-1 |
Pertemuan terakhir berlangsung pada 2 Maret 2025 dan berakhir dengan kemenangan Torino 2-0. Eljif Elmas dan Cesare Casadei menjadi pencetak gol dalam pertandingan tersebut.
Menariknya, sebagian besar pertemuan kedua tim cenderung ketat. Empat dari lima duel terakhir menghasilkan maksimal dua gol, sehingga Torino diperkirakan tidak akan menghadapi pertandingan yang mudah meskipun mempunyai rekor H2H lebih baik.
Kondisi Skuad Torino
Ignazio Abate memasuki musim pertamanya sebagai pelatih Torino dan sejak pramusim cukup konsisten menggunakan struktur tiga bek dengan formasi dasar 3-4-2-1.
Formasi tersebut terlihat ketika Torino menghadapi Milan dan Sassuolo. Dalam pertandingan melawan Sassuolo, susunan dasarnya adalah Mascardi sebagai penjaga gawang dengan Comuzzo, Coco, dan Cömert di lini belakang.
Torino juga harus memperhatikan kondisi Cesare Casadei. Gelandang tersebut masuk daftar pemain yang absen dalam laporan terbaru menjelang pertandingan Coppa Italia, sementara Pietro Pellegri juga masih berada dalam daftar pemain yang mengalami masalah kebugaran.
Karena pertandingan berlangsung hanya beberapa hari setelah laga Serie A, rotasi pemain sangat mungkin dilakukan. Abate memiliki alasan untuk memberikan menit bermain kepada pemain seperti Gaetano Oristanio, Emirhan Ilkhan, dan sejumlah pemain muda lainnya.
Kondisi Skuad Monza
Monza juga diperkirakan melakukan perubahan komposisi setelah bermain melawan Udinese pada akhir pekan.
Ivan Juric menghadapi masalah pada beberapa pemain. Kapten Matteo Pessina dipastikan menjalani pemulihan setelah menjalani operasi akibat dislokasi tempurung lutut kiri pada 17 Agustus.
Laporan terbaru menjelang pertandingan juga menyebut Patrick Ciurria, Leonardo Colombo, dan Idrissa Touré sebagai pemain yang harus diperhatikan kondisinya, sementara Gustavo Varela mengalami masalah aduktor setelah pertandingan melawan Udinese.
Kondisi Varela menjadi perhatian penting karena penyerang tersebut sudah mencetak tiga gol dalam seluruh penampilan kompetitif awal musim menurut data FBref.
Prediksi Starting XI Torino
Abate kemungkinan tetap mempertahankan struktur 3-4-2-1, tetapi sejumlah perubahan dapat dilakukan karena jadwal padat.
Prediksi susunan pemain Torino:
Mascardi; Comuzzo, Coco, Ismajli; Aboukhlal, Gineitis, Ilkhan, Cacciamani; Vlašić, Oristanio; Zapata.
Prediksi ini bersifat editorial dan bukan susunan resmi. Starting XI final baru dapat dipastikan setelah klub mengumumkan line-up sebelum pertandingan.
Prediksi Starting XI Monza
Monza diperkirakan juga menggunakan sistem tiga bek yang menjadi salah satu struktur utama Juric.
Prediksi susunan pemain Monza:
Thiam; Antov, Delli Carri, Carboni; Birindelli, Ondoa, Akinsanmiro, Mangas; Forson, Folorunsho; Mota.
Komposisi tersebut dapat berubah apabila Juric memilih menyimpan beberapa pemain utama untuk pertandingan Serie A berikutnya. Laporan menjelang laga memang mengindikasikan kemungkinan rotasi dari kedua pelatih.
Perbandingan Formasi dan Taktik Kedua Tim
Torino dan permainan dari sisi sayap
Torino kemungkinan akan mengandalkan struktur 3-4-2-1 untuk mengontrol area tengah sekaligus memberikan ruang bagi wing-back bergerak ke depan.
Dalam pertandingan melawan Sassuolo, Cacciamani beberapa kali menjadi sumber serangan dari sisi kiri dan bahkan berperan dalam terciptanya gol Comuzzo. Ia melakukan akselerasi sebelum mengirim umpan silang yang diselesaikan bek Torino tersebut.
Pola tersebut bisa kembali menjadi senjata utama ketika menghadapi Monza. Torino berpeluang mencoba menarik pertahanan Monza ke sisi lapangan sebelum mengirim umpan ke area antara bek dan gelandang lawan.
Monza mengandalkan transisi cepat
Monza juga bermain dengan struktur tiga bek dan dapat mengubah bentuk menjadi lebih agresif ketika mendapatkan penguasaan bola.
Pada pertandingan melawan Udinese, mereka sempat menciptakan sejumlah peluang melalui Cutrone, Colpani, dan pemain sayap sebelum akhirnya tertinggal akibat dua gol jarak jauh menjelang turun minum.
Masalahnya adalah transisi negatif. Ketika kehilangan bola, Monza terlihat rentan memberikan ruang bagi lawan untuk menyerang area di depan lini belakang.
Jika Torino mampu memanfaatkan ruang tersebut, tuan rumah mempunyai peluang besar menciptakan kesempatan mencetak gol.
Duel Pemain Kunci: Nikola Vlasic vs Andrea Colpani
Salah satu duel menarik berada di area kreatif kedua tim.
Nikola Vlašić berpotensi menjadi pemain penting bagi Torino karena kemampuannya bermain di belakang penyerang dan mencari ruang di antara lini tengah serta pertahanan lawan. Pergerakannya dapat menjadi penghubung antara lini tengah dan penyerang.
Di kubu Monza, Andrea Colpani mempunyai karakter yang serupa dalam hal mencari ruang di area depan. Ia mencetak satu gol ketika Monza kalah 2-3 dari Udinese dan menunjukkan bahwa dirinya dapat menjadi ancaman ketika memperoleh ruang di sekitar kotak penalti.
Siapa yang lebih mampu memenangkan duel di zona tersebut berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap alur pertandingan.
Faktor Penentu Torino vs Monza
Ada beberapa aspek yang kemungkinan menentukan hasil pertandingan ini.
1. Kerapuhan pertahanan Monza
Monza sudah kebobolan tujuh gol dalam dua pertandingan Serie A. Angka tersebut menjadi alarm bagi Juric karena Torino mempunyai pemain yang cukup mampu mengeksploitasi ruang di belakang lini pertahanan.
2. Efektivitas serangan Torino
Torino hanya mencetak dua gol dalam dua pertandingan liga. Karena itu, penguasaan bola atau jumlah serangan saja tidak cukup jika mereka kembali kesulitan mengubah peluang menjadi gol.
3. Rotasi pemain
Kedua tim bermain pada akhir pekan dan harus kembali bertanding pada awal pekan berikutnya. Kondisi fisik serta keputusan rotasi Abate dan Juric dapat mengubah keseimbangan pertandingan.
4. Mental setelah dua kekalahan
Coppa Italia memberi peluang bagi kedua tim untuk mendapatkan kemenangan kompetitif pertama setelah memulai Serie A dengan buruk. Tim yang lebih cepat mengendalikan tekanan kemungkinan akan mempunyai keuntungan psikologis.
5. Bola mati
Torino mencetak gol penyama kedudukan melawan Sassuolo melalui situasi yang diawali umpan silang dari sisi kiri. Situasi bola mati dan crossing dapat kembali menjadi opsi penting ketika permainan terbuka sulit dilakukan.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Torino diperkirakan mencoba mengambil inisiatif sejak awal karena bermain di kandang. Dukungan publik Stadio Olimpico Grande Torino juga dapat membuat tuan rumah lebih agresif dibanding ketika bermain tandang.
Monza kemungkinan tidak akan hanya bertahan. Struktur tiga bek mereka memungkinkan pemain sayap bergerak cepat ketika memperoleh kesempatan melakukan serangan balik.
Babak pertama berpotensi berlangsung cukup ketat. Torino kemungkinan lebih banyak menguasai wilayah permainan, sedangkan Monza akan mencari kesempatan dari transisi dan bola-bola langsung menuju lini depan.
Jika Torino mampu mencetak gol terlebih dahulu, tekanan terhadap pertahanan Monza bisa meningkat. Sebaliknya, apabila Monza mendapatkan gol pembuka, pertandingan dapat berubah menjadi lebih terbuka karena Torino harus meningkatkan intensitas serangan.
Dengan mempertimbangkan rekor H2H, faktor kandang, kualitas pertahanan, serta kondisi terkini kedua tim, Torino terlihat sedikit lebih unggul.
Prediksi Skor Torino vs Monza
Berdasarkan performa terbaru, statistik kedua tim, kualitas skuad, kondisi pemain, rekor kandang, rekor tandang, serta hasil head to head, Torino diperkirakan memiliki peluang sedikit lebih besar untuk memenangkan pertandingan.
Monza tetap berpotensi memberikan perlawanan, terutama jika mampu memanfaatkan ruang dalam transisi dan mempertahankan produktivitas Gustavo Varela, Colpani, atau pemain depan lainnya. Namun, masalah pertahanan Monza yang sudah kebobolan tujuh gol dalam dua pertandingan Serie A menjadi faktor yang cukup berat.
Prediksi skor: Torino 2-1 Monza
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, kondisi skuad, rekor pertemuan, serta faktor teknis lainnya. Hasil resmi pertandingan baru akan diketahui setelah laga selesai dimainkan.
FAQ Prediksi Torino vs Monza
Kapan pertandingan Torino vs Monza berlangsung?
Torino vs Monza berlangsung pada Selasa, 1 September 2026 pukul 21.00 waktu Italia di Stadio Olimpico Grande Torino. Untuk Indonesia, pertandingan tersebut dimulai pada Rabu, 2 September 2026 pukul 02.00 WIB.
Torino vs Monza bermain di kompetisi apa?
Pertandingan ini merupakan babak 16 besar Coppa Italia Frecciarossa 2026/27. Duel berlangsung satu pertandingan untuk menentukan tim yang melaju ke babak berikutnya.
Di stadion mana Torino vs Monza dimainkan?
Pertandingan digelar di Stadio Olimpico Grande Torino, markas Torino. Klub secara resmi mengonfirmasi stadion dan jadwal pertandingan tersebut.
Bagaimana rekor head to head Torino vs Monza?
Torino mempunyai rekor lebih baik dalam tujuh pertemuan terakhir. Torino menang empat kali dan tiga pertandingan lainnya berakhir imbang, sedangkan Monza belum meraih kemenangan dalam rangkaian tersebut.
Bagaimana performa Torino sebelum menghadapi Monza?
Torino kalah dalam dua pertandingan Serie A pertama, masing-masing 1-2 dari Milan dan 1-2 dari Sassuolo. Sebelumnya mereka menang 1-0 atas Carrarese di Coppa Italia.
Bagaimana performa Monza sebelum melawan Torino?
Monza kalah 1-4 dari Inter dan 2-3 dari Udinese di Serie A. Mereka sebelumnya menang 3-0 atas Avellino dalam Coppa Italia.
Siapa pemain Monza yang perlu diperhatikan?
Andrea Colpani dan Gustavo Varela termasuk pemain yang patut diperhatikan. Colpani mencetak gol saat melawan Udinese, sedangkan Varela telah mencetak tiga gol dalam awal musim kompetitif Monza menurut data FBref.
Apakah Matteo Pessina bisa bermain untuk Monza?
Pessina dipastikan menjalani proses rehabilitasi setelah operasi akibat dislokasi tempurung lutut kiri pada 17 Agustus 2026. Karena itu, ia tidak menjadi opsi untuk pertandingan ini.
Siapa pelatih Torino dan Monza?
Torino ditangani Ignazio Abate, sedangkan Monza dilatih Ivan Juric. Kedua pelatih sama-sama menghadapi tekanan untuk mendapatkan hasil positif setelah tim mereka belum meraih poin dari dua pertandingan Serie A.
Berapa prediksi skor Torino vs Monza?
Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah Torino 2-1 Monza. Torino dipilih sedikit lebih unggul karena bermain di kandang, mempunyai rekor H2H yang positif, dan memiliki pertahanan yang secara statistik lebih baik daripada Monza pada dua laga Serie A pertama.
Kesimpulan
Torino vs Monza hadir pada momen penting bagi kedua tim. Keduanya sama-sama mengawali Serie A 2026/27 dengan dua kekalahan, sehingga kemenangan di Coppa Italia dapat menjadi modal berharga untuk membangun kembali kepercayaan diri.
Torino memiliki keuntungan dari faktor kandang dan rekor pertemuan yang sangat positif. Dalam tujuh duel terakhir, Monza belum pernah mengalahkan Granata.
Monza tetap mempunyai peluang membuat kejutan apabila mampu memperbaiki organisasi pertahanan. Produktivitas mereka sebenarnya cukup baik, tetapi tujuh gol yang bersarang dalam dua laga Serie A menunjukkan bahwa lini belakang menjadi pekerjaan rumah utama Ivan Juric.
Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut, Torino diperkirakan sedikit lebih difavoritkan untuk melangkah ke babak berikutnya.