Mariano Peralta menjadi penentu kemenangan Persib Bandung atas Manila Digger FC pada play-off AFC Champions League Two 2026/2027. Laga satu pertandingan itu berlangsung Senin, 31 Agustus 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, dan berakhir 1-0. Gol Peralta di penghujung waktu normal mengantar Persib ke fase grup kompetisi Asia.
Siapa Mariano Peralta? Ia adalah penyerang sayap asal Argentina, berusia 28 tahun, yang kini memperkuat Persib Bandung dengan nomor punggung 10. Nama lengkapnya Mariano Ezequiel Peralta Bauer. Ia lahir 20 Februari 1998 di Adrogué, Provinsi Buenos Aires.
Namanya sudah dikenal di Indonesia sebelum pindah ke Bandung. Musim 2025/2026 bersama Borneo FC Samarinda, Peralta dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Super League setelah mencatat 20 gol dan 14 assist dari 34 pertandingan.
Artikel ini merangkai biodata terverifikasi, perjalanan karier dari akademi San Lorenzo hingga Persib, statistik, proses transfer, serta kronologi gol ke gawang Manila Digger berdasarkan sumber primer AFC, klub, dan operator liga. Data diperiksa ulang pada 1 September 2026.
Biodata Mariano Peralta
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama lengkap | Mariano Ezequiel Peralta Bauer |
| Nama populer | Mariano Peralta |
| Tanggal lahir | 20 Februari 1998 |
| Usia | 28 tahun (per 1 September 2026) |
| Tempat lahir | Adrogué, Provinsi Buenos Aires, Argentina |
| Negara | Argentina |
| Kewarganegaraan | Argentina |
| Tinggi badan | 1,80 meter |
| Posisi utama | Winger kanan |
| Posisi lain | Winger kiri, penyerang tengah |
| Kaki dominan | Kanan |
| Klub | Persib Bandung |
| Nomor punggung | 10 |
| Bergabung dengan Persib | 19 Juli 2026 |
| Kontrak | hingga 30 Juni 2028 |
| Klub sebelumnya | Borneo FC Samarinda |
| Akademi | San Lorenzo de Almagro |
Sumber biodata: Transfermarkt dan profil klub; kontrak dan nomor punggung dikonfirmasi pemberitaan situs Persib.
Siapa Mariano Peralta?
Mariano Ezequiel Peralta Bauer adalah pesepak bola profesional Argentina yang bermain sebagai winger, terutama di sisi kanan, dan dapat dialihkan ke sayap kiri atau sebagai penyerang. Ia membela Persib Bandung sejak Juli 2026.
Peralta tumbuh di sistem akademi San Lorenzo, salah satu klub besar Buenos Aires. Karier senornya sempat berjalan di Argentina dan Uruguay sebelum meledak di Indonesia bersama Borneo FC. Produktivitasnya pada Super League 2025/2026 membuatnya menjadi salah satu pemain asing paling menonjol di kompetisi domestik.
Di Persib ia memakai nomor 10. Dalam sistem permainan Igor Tolic, Peralta dipakai di lini depan yang bergerak melebar, masuk kotak penalti, dan menghubungkan umpan dengan rekan seperti Luka Menalo, Balsa Sekulic, dan Berguinho. Golnya ke Manila Digger adalah momen pertama yang menempatkan namanya sebagai penentu hasil resmi Persib di kompetisi AFC musim ini.
Mariano Peralta Berasal dari Mana?
Peralta lahir di Adrogué, kota di Partido Almirante Brown, Provinsi Buenos Aires. Wilayah itu bagian dari aglomerasi Greater Buenos Aires, lingkungan yang secara historis memasok banyak pemain ke klub-klub ibu kota Argentina.
Artikel ini tidak merinci masa kecilnya di luar data publik yang terverifikasi. Yang jelas dari rekam jejak resmi, jalur formalnya menuju sepak bola profesional lewat akademi Club Atlético San Lorenzo de Almagro.
Awal Karier Mariano Peralta di San Lorenzo
Peralta menempuh jenjang usia muda di San Lorenzo hingga 2019. Kontrak profesional pertamanya tercatat ditandatangani 11 September 2018. Debut seniornya terjadi pada 2020 di kompetisi Argentina. Wikipedia berbahasa Inggris mencatat debut pada 1 Maret 2020, saat San Lorenzo menang 3-1 atas Aldosivi.
Di tim utama San Lorenzo, menit bermainnya tidak selalu penuh. Rekap liga yang sering dikutip menempatkan Peralta pada 24 penampilan dan 2 gol untuk San Lorenzo pada periode 2020–2023. Ia juga tampil di ajang piala domestik dan Copa Sudamericana. Fase ini lebih banyak menjadi masa pembentukan ketimbang penegasan sebagai starter tetap.
Masa Peminjaman di Unión de Santa Fe
Pada 15 Februari 2022, Peralta dipinjamkan ke Unión de Santa Fe hingga akhir 2022. Laporan transfer saat itu menyebut opsi pembelian pada Juni dan Desember, masing-masing sekitar 700.000 dan 900.000 dolar AS. Opsi itu tidak berujung pada transfer permanen.
Di Unión ia memperoleh menit lebih teratur. Wikipedia mencatat 31 penampilan liga dan 2 gol. Soccerway merinci pecahan kompetisi: 19 laga Liga Profesional (1 gol), 12 laga Copa de la Liga (1 gol), plus 7 laga Copa Sudamericana (1 gol, 1 assist). Pengalaman ini penting karena memberi Peralta ritme pertandingan resmi di level pertama Argentina dan kompetisi kontinental Amerika Selatan.
Petualangan Mariano Peralta di Uruguay bersama CA Cerro
Setelah kembali singkat ke San Lorenzo, Peralta pindah ke CA Cerro, Uruguay, pada Agustus 2023 sebagai pemain bebas. Ia bertahan hingga Agustus 2024.
Di Primera División Uruguay ia mencatat 12 penampilan dan 2 gol pada 2023, lalu 21 penampilan dan 1 gol pada 2024, plus 1 laga Copa Uruguay. Total liga di Cerro yang sering dikutip: 33 pertandingan, 3 gol. Fase Montevideo menjadi jembatan sebelum langkah ke Asia. Tidak ada pernyataan resmi yang merinci alasan kepindahan ke Indonesia di luar statusnya sebagai pemain bebas.
Mariano Peralta Datang ke Indonesia Bersama Borneo FC
Peralta bergabung dengan Borneo FC Samarinda pada 7 Agustus 2024, juga sebagai transfer bebas dari Cerro. Ia langsung masuk rotasi lini serang Pesut Etam.
Adaptasinya relatif cepat. Musim pertama di Liga 1 2024/2025 sudah menempatkannya sebagai pemain ofensif produktif, baik sebagai pencetak gol maupun pemberi peluang. Ia juga sempat tampil di ASEAN Club Championship: 2 pertandingan, 1 gol, 1 assist. Catatan itu menjadi pengalaman Asia pertamanya, sebelum kelak bermain di ACL Two bersama Persib.
Perhatian publik meningkat pada musim kedua. Peralta menjadi poros serangan Borneo yang finis runner-up Super League 2025/2026 dengan 79 poin, sama dengan juara Persib, tetapi kalah head to head.
Statistik Mariano Peralta Bersama Borneo FC
Angka assist antarplatform tidak selalu identik. Operator kompetisi dan pemberitaan penghargaan I.League untuk musim 2025/2026 memakai 20 gol dan 14 assist. Soccerway untuk liga yang sama mencatat 20 gol dan 12 assist. Tabel di bawah memisahkan musim dan tidak menggabungkan piala serta kompetisi regional ke dalam kolom liga.
| Musim | Kompetisi | Main | Gol | Assist (sumber) |
|---|---|---|---|---|
| 2024/2025 | Liga 1 | 33 | 9 | 12–15, tergantung database |
| 2025/2026 | Super League | 34 | 20 | 14 (I.League/penghargaan); 12 (Soccerway) |
Wikipedia merangkum total liga Borneo: 67 penampilan, 29 gol. Worldfootball.net mencatat 67 laga Liga 1, 29 gol, dan 25 assist untuk periode Indonesia tersebut. Statistik diperbarui hingga akhir musim 2025/2026.
Musim 2025/2026 yang Mengubah Karier Peralta
Musim 2025/2026 adalah puncak produktivitas Peralta hingga artikel ini ditulis. Ia bermain 34 pertandingan liga, semuanya sebagai starter menurut BeSoccer, dengan 3.039 menit. Torehan 20 gol menempatkannya di antara penyerang paling efektif, meski gelar top skor jatuh ke David da Silva (Malut United, 23 gol).
Kontribusi 14 assist, jika merujuk rilis penghargaan liga, membuatnya terlibat langsung pada 34 gol. Itu alasan utama namanya masuk radar klub-klub Asia Tenggara, termasuk Persib, sebelum bursa transfer 2026. Borneo sendiri gagal merebut gelar juara meski menyamai poin Persib.
Mariano Peralta Jadi Pemain Terbaik Super League 2025/2026
I.League menganugerahkan gelar Best Player Super League 2025/2026 kepada Mariano Peralta dari Borneo FC. Pengumuman itu dirilis beriringan dengan penutupan musim pada 23 Mei 2026. Persib juara liga; Peralta pemain terbaik.
Penghargaan individu lain yang tercatat di kompilasi publik meliputi Super League Best XI 2025/26, Team of the Season 2024/25 dan 2025/26, Player of the Month pada November 2025, April 2026, dan Mei 2026, serta penghargaan APPI. Semua itu adalah predikat kompetisi atau asosiasi, bukan label informal.
Dari Rival Persib Menjadi Pemain Persib
Selama dua musim, Peralta adalah ancaman langsung bagi pertahanan Persib. Setelah kontrak di Samarinda berakhir, Persib merogoh pasar pemain bebas.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menyatakan perekrutan itu hasil evaluasi dan rekomendasi tim pelatih yang memantau Peralta secara konsisten di Super League. Manajemen menonjolkan kecepatan, mobilitas, pergerakan tanpa bola, dan penyelesaian akhir.
Peralta sendiri menyebut alasan memilih Persib: klub besar, basis suporter luas, dan status sebagai klub juara. “Saya sangat senang berada di sini. Persib adalah klub yang sangat besar di Indonesia, memiliki banyak suporter, dan merupakan klub juara. Itulah alasan utama saya memilih bergabung dengan Persib,” ujarnya dalam keterangan klub yang dikutip ANTARA dan CNN Indonesia, 30 Juli 2026.
Kapan Mariano Peralta Bergabung dengan Persib?
Persib memperkenalkan Peralta pada Minggu, 19 Juli 2026, di Saung Angklung Udjo, Bandung. Transfermarkt dan BeSoccer mencatat tanggal bergabung 19 Juli 2026, status free transfer dari Borneo, kontrak hingga 30 Juni 2028.
Penandatanganan dokumen di Graha Persib berlangsung Rabu, 29 Juli 2026, disaksikan manajer Umuh Muchtar dan Komisaris Utama Zaenuri Hasyim. Peralta tiba di Bandung 27 Juli 2026 setelah perjalanan panjang dari Buenos Aires. Latihan perdana tercatat 30 Juli 2026 di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Nomor 10 diumumkan pada periode yang sama.
Debut resmi terjadi 4 Agustus 2026 pada semifinal Piala Presiden versus Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Ia masuk pengganti Uilliam Barros di menit-menit akhir. Gol pertama dengan jersey Persib tercipta 15 Agustus 2026, dari titik penalti, saat Persib mengalahkan Sabah FC 3-0 pada Dewata Challenge Series—laga pramusim, bukan kompetisi AFC.
Nomor Punggung Mariano Peralta di Persib
Nomor punggung Peralta di Persib adalah 10. Itu nomor yang ia pakai pada musim terakhirnya di Borneo, bukan nomor 23 yang sempat ia kenakan pada 2024/2025. Di Persib, angka 10 sebelumnya pernah dipakai Esteban Vizcarra, Marc Klok, Tyronne del Pino, dan Wiliam Marcilio.
Posisi Mariano Peralta dan Gaya Bermainnya
Transfermarkt menempatkan posisi utama Peralta sebagai right winger, dengan posisi lain left winger dan centre-forward. BeSoccer memakai label RW. Persib dan ANTARA menyebutnya penyerang sayap yang mengandalkan kecepatan, mobilitas, dan pergerakan tanpa bola.
Dari data pertandingan, karakteristik yang berulang adalah kemampuan membawa bola di koridor sayap, masuk ke kotak penalti, dan menyelesaikan peluang. Musim 2025/2026 menunjukkan ia bukan hanya finisher, tetapi juga pemberi umpan. Fleksibilitas posisi membuatnya bisa ditukar ke kiri atau ditarik lebih sentral, tanpa mengubah status utamanya sebagai pemain lini depan.
Analisis penulis: profil itu cocok untuk skuad Persib yang membutuhkan lebar serangan sekaligus kehadiran tambahan di kotak penalti, terutama ketika agenda domestik dan kontinental berjalan bersamaan. Itu pembacaan karakteristik, bukan klaim keputusan ruang ganti.
Kaki Dominan Mariano Peralta
Database Transfermarkt, BeSoccer, dan FootballTransfers mencatat kaki dominan Peralta adalah kaki kanan. Laporan pertandingan versus Manila Digger yang tersedia menggambarkan gol sebagai tendangan/sontekan setelah bola hasil sundulan Berguinho jatuh ke kakinya. Sumber primer yang diperiksa tidak merinci secara eksplisit kaki mana yang mengeksekusi tembakan tersebut, sehingga detail itu tidak dipaksakan sebagai fakta.
Mengapa Mariano Peralta Cocok dengan Persib?
Dari profil permainannya, tiga hal menonjol. Pertama, fleksibilitas sayap. Kedua, produktivitas terukur: 20 gol plus assist dua digit pada musim terakhir di liga. Ketiga, pengalaman menghadapi ritme kompetisi Indonesia selama dua musim penuh.
Persib memasuki 2026/2027 dengan agenda Super League, Piala Presiden, ACL Two, dan ASEAN Club Championship. Secara karakteristik, pemain yang terbiasa menempuh menit tinggi—3.039 menit liga pada 2025/2026—memberi opsi rotasi di sektor ofensif. Fakta transfernya adalah free agent dengan kontrak dua tahun; alasan resmi klub adalah rekomendasi staf pelatih berdasarkan pemantauan musim lalu.
Persib vs Manila Digger, Laga yang Mengubah Sorotan kepada Peralta
Pertandingan itu adalah babak pendahuluan (preliminary stage/play-off) AFC Champions League Two 2026/2027. Formatnya satu laga. Pemenang masuk Grup E. Persib tampil di kandang, tetapi Kompas.id mencatat laga berlangsung tanpa penonton. Kick-off pukul 19.00 WIB. Wasit: Alexander George King dari Australia.
Susunan awal Persib menurut CNN Indonesia: Teja Paku Alam; Kakang Rudianto, Gabriel Mutombo, Patricio Matricardi, Eliano Reijnders; Marc Klok, Adam Alis, Ragnar Oratmangoen; Luka Menalo, Mariano Peralta, Balsa Sekulic. Manila Digger bertahan rapat. Babak pertama 0-0. Persib mendominasi penguasaan bola, tetapi penyelesaian akhir belum tuntas.
Ini pertemuan kedua di kompetisi yang sama. Musim sebelumnya Persib menang 2-1 atas Manila Digger, dengan gol kemenangan Uilliam Barros. Pada 2026 Barros absen karena sanksi kartu merah. Peralta, pemain baru, yang akhirnya menyelesaikan pekerjaan.
Kronologi Gol Mariano Peralta ke Gawang Manila Digger
Menurut laporan CNN Indonesia dan 365Scores, gol lahir dari kombinasi Berguinho dan Peralta. Sundulan Berguinho jatuh ke kaki Peralta di area penalti. Peralta menyelesaikan dengan tendangan yang melewati kiper Omar Njie. Kompas.id menulis bola menembus sudut kiri gawang. Skor menjadi 1-0. Tidak ada gol tambahan hingga peluit akhir.
Peralta ditunjuk sebagai man of the match. Setelah laga ia berkata, dikutip CNN Indonesia, 31 Agustus 2026: “Kami bekerja dengan baik dan bekerja keras. Memang kami menang di menit akhir, tapi pada akhirnya [kemenangan] inilah yang kami incar.” Di konferensi pers, versi Medcom dan Kompas menambahkan bahwa ia merasa beruntung bisa mencetak gol pada laga yang ketat.
Menit 88 atau 89? Verifikasi Waktu Gol Peralta
Ada selisih pencatatan satu menit. Ringkasan laman AFC menyebut “Mariano Peralta’s 88th-minute strike”. Tribunnews pada laporan breaking news juga menulis menit ke-88. Sebaliknya, Sofascore, 365Scores, CNN Indonesia, Kompas.id, dan VIVA mencatat menit ke-89.
Untuk pertandingan kontinental, catatan AFC menjadi rujukan utama status laga dan hasil. Perbedaan 88/89 lazim terjadi karena pembulatan jam pertandingan, bukan sengketa gol. Yang tidak diperselisihkan: gol terjadi di penghujung waktu normal, menjadi satu-satunya gol, dan menentukan kemenangan 1-0.
Siapa yang Memberi Assist untuk Gol Mariano Peralta?
365Scores menuliskan event gol: Mariano Peralta, dengan Berguinho sebagai pemberi assist pada menit 89. Narasi CNN Indonesia selaras: bola sundulan Berguinho jatuh ke kaki Peralta. Berguinho adalah Rosembergne da Silva, pemain yang masuk dari bangku cadangan. Assist ini dicatat media dan aggregator pertandingan; match report AFC yang berhasil diakses pada riset ini menegaskan pencetak gol dan hasil, tanpa meniadakan peran Berguinho pada build-up.
Statistik Mariano Peralta vs Manila Digger
Data pemain per pemain yang lengkap (tembakan individu, duel, dribel) belum dipublikasikan secara rinci oleh AFC pada saat artikel ini diperbarui. Yang tersedia dari 365Scores untuk level tim: Persib penguasaan bola 61 persen berbanding 39, 14 tembakan berbanding 7, 5 tepat sasaran berbanding 3. Peralta bermain sejak kick-off dan mencetak 1 gol. Tabel individu tidak disusun agar tidak mengisi angka perkiraan.
Mengapa Gol Peralta Sangat Penting bagi Persib?
Play-off ACL Two 2026/2027 untuk jalur ini adalah satu pertandingan. Tanpa gol di waktu normal, laga berisiko berlanjut ke perpanjangan waktu dan adu penalti sesuai mekanisme babak pendahuluan AFC. Gol di menit 88/89 menutup keperluan itu dan mengamankan tiket fase grup.
Dampaknya konkret: Persib tetap berada di AFC Champions League Two, bukan terlempar ke jalur kompetisi yang lebih rendah. Bagi Peralta, ini gol resmi pertama di kompetisi AFC bersama Persib, pada fase awal adaptasinya di Bandung.
Persib Lolos ke Fase Grup ACL Two 2026/2027
Kemenangan 1-0 menempatkan Persib di Grup E wilayah timur. Drawing fase grup diselesaikan AFC pada 18 Agustus 2026 di Kuala Lumpur. Lawan yang sudah menunggu pemenang play-off adalah FC Seoul (Korea Selatan), Melbourne Victory (Australia), dan The Cong-Viettel FC / Thể Công–Viettel (Vietnam). Ejaan AFC yang dipakai media resmi kompetisi: The Cong – Viettel FC.
| Klub | Negara |
|---|---|
| Persib Bandung | Indonesia |
| FC Seoul | Korea Selatan |
| Melbourne Victory | Australia |
| The Cong-Viettel | Vietnam |
Jadwal awal yang beredar setelah drawing menempatkan MD1 Grup E sekitar 16 September 2026, dengan FC Seoul vs pemenang play-off sebagai salah satu opsi pembuka. Fase grup memakai sistem home and away hingga awal Desember 2026.
Apa Arti Kelolosan Ini bagi Mariano Peralta?
Ini salah satu gol paling penting pada awal kariernya bersama Persib. Ia baru menjalani debut resmi klub pada 4 Agustus, mencetak gol pramusim 15 Agustus, lalu menjadi penentu laga AFC 31 Agustus. Pengalaman kontinental sebelumnya sudah ada: Copa Sudamericana bersama San Lorenzo dan Unión, plus ASEAN Club Championship bersama Borneo. Manila Digger bukan debut Asia secara mutlak, tetapi debutnya di ACL Two bersama Maung Bandung.
Rekam Jejak Mariano Peralta di Kompetisi Asia
Sebelum Persib, Peralta tampil dua kali di ASEAN Club Championship 2024/2025 bersama Borneo (1 gol, 1 assist). Ia belum memiliki catatan AFC Champions League Two hingga laga 31 Agustus 2026. Dengan kata lain, play-off versus Manila Digger adalah langkah pertamanya di kompetisi klub AFC.
Perbandingan Statistik Peralta Sebelum dan Setelah Gabung Persib
Perbandingan ini tidak setara secara beban pertandingan. Borneo mencakup dua musim liga penuh. Persib baru berjalan pada pramusim, Piala Presiden, dan satu laga AFC hingga 1 September 2026.
| Klub | Cakupan | Main (liga/resmi yang terdata) | Gol |
|---|---|---|---|
| Borneo FC | Liga 2024/25–2025/26 | 67 | 29 |
| Persib Bandung | hingga 1 September 2026 | terbatas (Piala Presiden + ACL Two) | 1 gol resmi AFC; plus gol pramusim vs Sabah |
Jangan membaca tabel ini sebagai evaluasi musim penuh versus dua bulan pertama.
Daftar Klub yang Pernah Dibela Mariano Peralta
| Periode | Klub | Negara | Status |
|---|---|---|---|
| –2019 | San Lorenzo (akademi) | Argentina | Usia muda |
| 2020–2023 | San Lorenzo | Argentina | Profesional |
| 2022 | Unión de Santa Fe | Argentina | Pinjaman |
| 2023–2024 | CA Cerro | Uruguay | Permanen (bebas) |
| 2024–2026 | Borneo FC Samarinda | Indonesia | Permanen (bebas) |
| 2026– | Persib Bandung | Indonesia | Permanen (bebas), kontrak s.d. 2028 |
Statistik Karier Mariano Peralta
Angka berikut merangkum database yang paling sering dikutip. Pecahan piala dan kompetisi antarbenua membuat total “semua kompetisi” berbeda-beda antarplatform.
| Klub | Penampilan liga (perkiraan konsensus) | Gol liga |
|---|---|---|
| San Lorenzo | 24 | 2 |
| Unión | 31 | 2 |
| CA Cerro | 33 | 3 |
| Borneo FC | 67 | 29 |
| Persib | musim 2026/27 masih berjalan | 1 gol ACL Two per 31 Agustus 2026 |
Soccerway untuk kompetisi non-liga menambah Copa Diego Maradona (10 laga, 2 gol), Copa Sudamericana, Copa Uruguay, ASEAN Club Championship, dan Piala Presiden. Statistik diperbarui hingga 1 September 2026.
Prestasi dan Penghargaan Mariano Peralta
Prestasi tim
Persib Bandung: runner-up Piala Presiden 2026 (tercatat di Wikipedia pemain). Gelar liga Persib 2025/2026 diraih sebelum Peralta bergabung, sehingga tidak dimasukkan sebagai trofi yang ia menangkan bersama Maung Bandung. Bersama Borneo ia meraih posisi runner-up Super League 2025/2026.
Penghargaan individu
- Super League Best Player 2025/2026
- Super League Best XI 2025/2026
- Super League Team of the Season 2024/2025 dan 2025/2026
- Super League Player of the Month: November 2025, April 2026, Mei 2026
- Super League Goal of the Month: September 2024, Maret 2026
- APPI Indonesian Football Award Best XI dan Best Footballer 2025/2026 (kompilasi Wikipedia)
Polling media tidak disamakan dengan penghargaan liga.
Fakta Menarik Mariano Peralta
- Nama lengkapnya memakai dua marga: Peralta Bauer.
- Ia produk akademi San Lorenzo, klub yang juga menghasilkan banyak pemain timnas Argentina.
- Jalur negaranya berurutan: Argentina, Uruguay, Indonesia.
- Dua musim di Borneo menghasilkan 29 gol liga.
- Ia memenangi Best Player Super League meski klubnya finis kedua.
- Transfer ke Persib berstatus bebas biaya.
- Nomor 10 di Persib dipilih setelah proses perkenalan Juli 2026.
- Gol ke Manila Digger adalah gol kompetisi AFC pertamanya, tercipta dari kombinasi dengan Berguinho.
- Ia sudah punya pengalaman Copa Sudamericana sebelum pindah ke Asia.
Perjalanan Karier Mariano Peralta
| Tahun | Peristiwa |
|---|---|
| –2019 | Berkembang di akademi San Lorenzo |
| 11 September 2018 | Kontrak profesional pertama dengan San Lorenzo |
| 2020 | Debut tim senior San Lorenzo |
| Februari–Desember 2022 | Dipinjamkan ke Unión de Santa Fe |
| Agustus 2023 | Bergabung dengan CA Cerro |
| 7 Agustus 2024 | Datang ke Borneo FC |
| 23 Mei 2026 | Diumumkan sebagai Pemain Terbaik Super League 2025/2026 |
| 19 Juli 2026 | Diperkenalkan sebagai pemain Persib |
| 29 Juli 2026 | Penandatanganan kontrak di Graha Persib; nomor 10 |
| 4 Agustus 2026 | Debut resmi Persib (Piala Presiden vs Persija) |
| 15 Agustus 2026 | Gol pertama berjersey Persib (pramusim vs Sabah) |
| 31 Agustus 2026 | Mencetak gol penentu kelolosan Persib ke fase grup ACL Two |
Tantangan Mariano Peralta Setelah Persib Lolos ACL Two
Fase grup menempatkan Persib berhadapan dengan tiga karakter liga berbeda. FC Seoul membawa intensitas dan organisasi K League. Melbourne Victory mewakili ritme A-League. The Cong-Viettel adalah klub historis Vietnam dengan basis fisik dan pengalaman Asia.
Kalender menambah beban. MD1 Grup E mengarah ke pertengahan September 2026, beririsan dengan Super League dan agenda regional. Peralta akan menghadapi kebutuhan rotasi, perjalanan ke Korea Selatan, Australia, dan Vietnam, serta tuntutan menjaga produktivitas tanpa mengorbankan pemulihan.
Igor Tolic, dalam pemberitaan pascalaga, menilai Persib layak menang pada pertandingan yang ketat. Peralta menolak membesar-besarkan perannya dan menyebut keberuntungan pada eksekusi akhir. Itu kerangka yang realistis untuk fase berikutnya: satu gol play-off membuka pintu, tetapi Grup E akan menguji konsistensi, bukan momen tunggal.
Nilai pasar Transfermarkt tercatat 750 ribu euro pada pembaruan 27 Mei 2026. Angka itu fluktuatif dan tidak dipakai sebagai ukuran mutu di lapangan.
Sumber dan Referensi
- AFC — “PS – Persib Bandung (IDN) 1-0 Manila Digger FC (PHI)” dan laman fixtures ACL Two; diakses 1 September 2026. Fakta didukung: skor, status play-off, venue Si Jalak Harupat, pencetak gol, kelolosan, pembagian grup.
- AFC — “Tolic praises patient Persib; Esteva proud despite heartbreak”, 1 September 2026. Fakta didukung: reaksi resmi pelatih setelah laga.
- Persib.co.id — “Peralta Jalani Latihan Perdana”, 30 Juli 2026. Fakta didukung: nomor 10, kedatangan, latihan pertama.
- I.League / pemberitaan penghargaan Super League 2025/2026 (Medcom, RM.id, Suara Merdeka, 23–24 Mei 2026). Fakta didukung: Best Player, 20 gol 14 assist, 34 pertandingan, Persib juara 79 poin, Borneo runner-up.
- Transfermarkt — profil Mariano Peralta, pembaruan data 27 Mei 2026 / halaman 26/27. Fakta didukung: posisi, kaki kanan, tinggi 1,80 m, tanggal lahir, free transfer 19 Juli 2026, kontrak 30 Juni 2028, nilai pasar pada tanggal tersebut.
- Soccerway — statistik karier Peralta. Fakta didukung: pecahan liga Argentina/Uruguay/Indonesia, Copa Sudamericana, ASEAN Club Championship.
- CNN Indonesia — laporan skor 1-0 dan “Kata-kata Peralta usai Jadi Pahlawan Persib Lolos ke ACL 2”, 31 Agustus 2026. Fakta didukung: susunan pemain, narasi sundulan Berguinho, kutipan pascalaga, Grup E.
- 365Scores dan Sofascore — event pertandingan 31 Agustus 2026. Fakta didukung: 1-0, Peralta, assist Berguinho, statistik tim, wasit Alexander King.
- BeSoccer — profil M. Peralta Bauer. Fakta didukung: menit 2025/26, nomor 10, kontrak, event gol 89′.
- Worldfootball.net — rekap klub dan kompetisi. Fakta didukung: timeline klub dan agregat Liga 1 Indonesia.