Soal Persilangan Dihibrid merupakan materi penting dalam genetika yang mempelajari pewarisan dua sifat berbeda secara bersamaan sesuai dengan Hukum Mendel II atau hukum asortasi bebas. Pada persilangan dihibrid, setiap induk memiliki dua pasang sifat yang diamati, sehingga peluang kombinasi genotipe dan fenotipe keturunannya menjadi lebih beragam dibandingkan persilangan monohibrid.
Materi persilangan dihibrid banyak dipelajari pada mata pelajaran Biologi SMA dan sering muncul dalam ulangan harian, PTS, PAS, Asesmen Nasional, hingga berbagai seleksi masuk perguruan tinggi. Untuk dapat menyelesaikan soal dengan baik, siswa perlu memahami simbol gen, pembentukan gamet, tabel Punnett, serta perbandingan fenotipe dan genotipe hasil persilangan.
Melalui Latihan Soal Persilangan Dihibrid Beserta Jawaban dan Pembahasan ini, Anda dapat melatih kemampuan dalam menentukan gamet, menghitung peluang keturunan, serta menganalisis hasil persilangan berdasarkan prinsip genetika. Soal-soal disusun secara bertahap mulai dari tingkat dasar hingga menengah sehingga cocok digunakan sebagai bahan belajar mandiri maupun persiapan menghadapi ujian.
Semakin sering berlatih mengerjakan soal, semakin mudah memahami konsep pewarisan sifat sehingga Anda akan lebih siap menyelesaikan berbagai soal genetika dengan tepat.
Latihan Soal Persilangan Dihibrid Beserta Jawaban dan Pembahasan
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Persilangan dihibrid adalah persilangan yang melibatkan ….
Pilihan Jawaban
A. Satu sifat beda
B. Dua sifat beda
C. Tiga sifat beda
D. Empat sifat beda
E. Lima sifat beda
Jawaban Benar
B. Dua sifat beda
Pembahasan Lengkap
Persilangan dihibrid mempelajari pewarisan dua sifat berbeda secara bersamaan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep persilangan dihibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian persilangan dihibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Genotipe induk yang umum digunakan pada persilangan dihibrid adalah ….
Pilihan Jawaban
A. AA × aa
B. Aa × Aa
C. AaBb × AaBb
D. BB × bb
E. AABB × aabb
Jawaban Benar
C. AaBb × AaBb
Pembahasan Lengkap
Persilangan dihibrid klasik menggunakan induk heterozigot untuk dua sifat, yaitu AaBb × AaBb.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan genotipe persilangan dihibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengenali genotipe induk persilangan dihibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 3
Pertanyaan
Individu dengan genotipe AaBb dapat menghasilkan berapa macam gamet?
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 6
E. 8
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Gamet yang dihasilkan adalah AB, Ab, aB, dan ab.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan macam gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan jumlah gamet suatu genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Perbandingan fenotipe hasil persilangan AaBb × AaBb adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 3 : 1
B. 1 : 2 : 1
C. 9 : 3 : 3 : 1
D. 1 : 1
E. 2 : 1 : 1
Jawaban Benar
C. 9 : 3 : 3 : 1
Pembahasan Lengkap
Perbandingan fenotipe klasik persilangan dihibrid menurut Hukum Mendel II adalah 9 : 3 : 3 : 1.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rasio fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan hasil persilangan dihibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Jumlah kotak pada tabel Punnett untuk persilangan AaBb × AaBb adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 4
B. 8
C. 12
D. 16
E. 20
Jawaban Benar
D. 16
Pembahasan Lengkap
Masing-masing induk menghasilkan 4 gamet sehingga tabel Punnett terdiri dari 4 × 4 = 16 kotak.
Kompetensi yang Diukur
Menggunakan tabel Punnett.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan jumlah kombinasi genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Hukum Mendel yang menjadi dasar persilangan dihibrid adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Hukum Dominansi
B. Hukum Segregasi
C. Hukum Asortasi Bebas
D. Hukum Hardy-Weinberg
E. Hukum Evolusi
Jawaban Benar
C. Hukum Asortasi Bebas
Pembahasan Lengkap
Persilangan dihibrid mengikuti Hukum Mendel II atau hukum asortasi bebas.
Kompetensi yang Diukur
Memahami hukum Mendel.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi hukum yang berlaku pada persilangan dihibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Jika gen A dominan terhadap a dan gen B dominan terhadap b, maka genotipe AABB memiliki sifat ….
Pilihan Jawaban
A. Dominan untuk kedua sifat
B. Resesif untuk kedua sifat
C. Dominan untuk sifat pertama saja
D. Dominan untuk sifat kedua saja
E. Heterozigot
Jawaban Benar
A. Dominan untuk kedua sifat
Pembahasan Lengkap
AABB memiliki alel dominan pada kedua pasangan gen.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan fenotipe berdasarkan genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat dominan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Genotipe Aabb menghasilkan berapa macam gamet?
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 8
Jawaban Benar
B. 2
Pembahasan Lengkap
Gamet yang dihasilkan adalah Ab dan ab.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan macam gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan gamet berdasarkan genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Persilangan dihibrid biasanya digunakan untuk mempelajari ….
Pilihan Jawaban
A. Pewarisan satu sifat
B. Pewarisan dua sifat
C. Mutasi gen
D. Evolusi spesies
E. Fotosintesis
Jawaban Benar
B. Pewarisan dua sifat
Pembahasan Lengkap
Persilangan dihibrid bertujuan mempelajari dua karakter yang diwariskan secara bersamaan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami tujuan persilangan dihibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi persilangan dihibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Jumlah macam gamet yang dihasilkan individu AABb adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 8
Jawaban Benar
B. 2
Pembahasan Lengkap
Karena pasangan AA hanya menghasilkan A, sedangkan Bb menghasilkan B dan b, maka gametnya adalah AB dan Ab.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan jumlah gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghitung macam gamet berdasarkan genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Genotipe AaBb akan menghasilkan kombinasi gamet sebanyak ….
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 6
E. 8
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Gamet yang dihasilkan adalah AB, Ab, aB, dan ab.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan macam gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghitung jumlah gamet dari suatu genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Persilangan AaBb × AaBb menghasilkan jumlah kombinasi genotipe sebanyak ….
Pilihan Jawaban
A. 4
B. 8
C. 12
D. 16
E. 20
Jawaban Benar
D. 16
Pembahasan Lengkap
Masing-masing induk menghasilkan 4 gamet sehingga terdapat 4 × 4 = 16 kombinasi.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan hasil persilangan dihibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan jumlah kombinasi hasil persilangan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Perbandingan fenotipe 9 : 3 : 3 : 1 diperoleh apabila ….
Pilihan Jawaban
A. Kedua induk homozigot dominan
B. Kedua induk heterozigot untuk dua sifat
C. Salah satu induk homozigot resesif
D. Persilangan monohibrid
E. Terjadi mutasi gen
Jawaban Benar
B. Kedua induk heterozigot untuk dua sifat
Pembahasan Lengkap
Persilangan AaBb × AaBb menghasilkan rasio fenotipe 9 : 3 : 3 : 1.
Kompetensi yang Diukur
Memahami hasil persilangan dihibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi syarat munculnya rasio fenotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Genotipe AAbb menghasilkan gamet ….
Pilihan Jawaban
A. AB dan Ab
B. Ab saja
C. AB saja
D. aB dan ab
E. Ab dan aB
Jawaban Benar
B. Ab saja
Pembahasan Lengkap
Karena pasangan gen bersifat homozigot, hanya satu jenis gamet yang terbentuk, yaitu Ab.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan gamet berdasarkan genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Hukum Mendel II disebut juga hukum ….
Pilihan Jawaban
A. Dominansi
B. Segregasi
C. Asortasi Bebas
D. Evolusi
E. Pewarisan
Jawaban Benar
C. Asortasi Bebas
Pembahasan Lengkap
Hukum Mendel II menjelaskan bahwa pasangan alel akan berpisah secara bebas saat pembentukan gamet.
Kompetensi yang Diukur
Memahami Hukum Mendel.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menyebutkan nama Hukum Mendel II.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Individu dengan genotipe AABb menghasilkan gamet ….
Pilihan Jawaban
A. AB dan Ab
B. AB, Ab, aB, ab
C. AB saja
D. Ab saja
E. aB dan ab
Jawaban Benar
A. AB dan Ab
Pembahasan Lengkap
Gen AA hanya menghasilkan A, sedangkan Bb menghasilkan B dan b sehingga gametnya AB dan Ab.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan macam gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan gamet berdasarkan genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Jumlah fenotipe yang dihasilkan pada persilangan dihibrid klasik adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 8
E. 16
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Fenotipe terdiri atas empat kelompok dengan rasio 9 : 3 : 3 : 1.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan hasil persilangan dihibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan jumlah fenotipe hasil persilangan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Jika sifat bulat (B) dominan terhadap kisut (b) dan kuning (K) dominan terhadap hijau (k), maka genotipe BbKk memiliki fenotipe ….
Pilihan Jawaban
A. Bulat hijau
B. Kisut kuning
C. Bulat kuning
D. Kisut hijau
E. Hijau bulat resesif
Jawaban Benar
C. Bulat kuning
Pembahasan Lengkap
Karena alel dominan B dan K muncul, fenotipenya adalah bulat dan kuning.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fenotipe dari genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Persilangan dihibrid mempelajari pewarisan sifat yang dikendalikan oleh ….
Pilihan Jawaban
A. Satu pasang gen
B. Dua pasang gen
C. Tiga pasang gen
D. Empat pasang gen
E. Lima pasang gen
Jawaban Benar
B. Dua pasang gen
Pembahasan Lengkap
Persilangan dihibrid melibatkan dua pasang alel yang mengendalikan dua sifat berbeda.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep persilangan dihibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan karakteristik persilangan dihibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Pada persilangan AaBb × AaBb, peluang muncul keturunan dengan fenotipe dominan untuk kedua sifat adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 3/16
B. 6/16
C. 9/16
D. 12/16
E. 15/16
Jawaban Benar
C. 9/16
Pembahasan Lengkap
Fenotipe dominan untuk kedua sifat mengikuti rasio klasik persilangan dihibrid, yaitu 9 dari 16 keturunan.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang hasil persilangan dihibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 (Menganalisis)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
4 menit
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Persilangan dihibrid antara AaBb × aabb disebut ….
Pilihan Jawaban
A. Backcross
B. Testcross
C. Monohibrid
D. Intermediet
E. Kodominan
Jawaban Benar
B. Testcross
Pembahasan Lengkap
Testcross dilakukan dengan menyilangkan individu yang memiliki sifat dominan dengan individu homozigot resesif untuk mengetahui genotipenya.
Kompetensi yang Diukur
Memahami jenis persilangan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi testcross.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Genotipe aaBb menghasilkan berapa macam gamet?
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 8
Jawaban Benar
B. 2
Pembahasan Lengkap
Karena aa hanya menghasilkan a, sedangkan Bb menghasilkan B dan b, maka gametnya adalah aB dan ab.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan macam gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan gamet berdasarkan genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Jumlah kemungkinan genotipe pada persilangan AaBb × AaBb adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 4
B. 8
C. 9
D. 12
E. 16
Jawaban Benar
E. 16
Pembahasan Lengkap
Tabel Punnett terdiri atas 16 kotak hasil kombinasi empat gamet dari masing-masing induk.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan hasil persilangan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghitung jumlah kombinasi genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Fenotipe yang muncul sebanyak 3/16 pada persilangan dihibrid adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Dominan untuk kedua sifat
B. Resesif untuk kedua sifat
C. Dominan sifat pertama, resesif sifat kedua
D. Salah satu dari dua fenotipe campuran
E. C dan D benar
Jawaban Benar
E. C dan D benar
Pembahasan Lengkap
Pada rasio 9 : 3 : 3 : 1 terdapat dua kelompok fenotipe yang masing-masing berjumlah 3/16.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis rasio fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi rasio fenotipe persilangan dihibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 (Menganalisis)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
4 menit
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Fenotipe resesif untuk kedua sifat pada persilangan dihibrid memiliki peluang ….
Pilihan Jawaban
A. 1/16
B. 2/16
C. 3/16
D. 4/16
E. 9/16
Jawaban Benar
A. 1/16
Pembahasan Lengkap
Fenotipe resesif untuk kedua sifat berada pada bagian terakhir rasio 9 : 3 : 3 : 1.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang fenotipe resesif.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Persilangan dihibrid pertama kali dikemukakan melalui penelitian ….
Pilihan Jawaban
A. Charles Darwin
B. Gregor Mendel
C. Louis Pasteur
D. Thomas Morgan
E. Robert Hooke
Jawaban Benar
B. Gregor Mendel
Pembahasan Lengkap
Gregor Mendel melakukan penelitian menggunakan tanaman kacang ercis dan menemukan hukum pewarisan sifat.
Kompetensi yang Diukur
Mengetahui tokoh genetika.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengenali penemu hukum Mendel.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Jika individu bergenotipe AABB disilangkan dengan aabb, maka seluruh keturunannya bergenotipe ….
Pilihan Jawaban
A. AABB
B. aaBB
C. AAbb
D. AaBb
E. aabb
Jawaban Benar
D. AaBb
Pembahasan Lengkap
Semua keturunan memperoleh alel A dan a serta B dan b sehingga bergenotipe AaBb.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan hasil persilangan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan genotipe keturunan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Pada persilangan dihibrid, pembentukan gamet terjadi melalui proses ….
Pilihan Jawaban
A. Mitosis
B. Meiosis
C. Fertilisasi
D. Difusi
E. Fotosintesis
Jawaban Benar
B. Meiosis
Pembahasan Lengkap
Gamet terbentuk melalui pembelahan meiosis sehingga setiap gamet membawa satu alel dari setiap pasangan gen.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pembentukan gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan proses pembentukan gamet.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Jika suatu individu memiliki dua pasang gen heterozigot, maka jumlah macam gamet yang dihasilkan adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 6
E. 8
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Jumlah gamet dihitung dengan rumus 2ⁿ.
Karena terdapat dua pasangan heterozigot (n = 2), maka diperoleh 2² = 4 macam gamet.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung jumlah gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan jumlah gamet menggunakan rumus.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Tujuan mempelajari persilangan dihibrid adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Mengetahui proses fotosintesis
B. Memahami pewarisan dua sifat sekaligus
C. Menghitung kecepatan reaksi
D. Menentukan struktur sel
E. Menjelaskan sistem pernapasan
Jawaban Benar
B. Memahami pewarisan dua sifat sekaligus
Pembahasan Lengkap
Persilangan dihibrid membantu memahami bagaimana dua karakter berbeda diwariskan kepada keturunannya sesuai Hukum Mendel II.
Kompetensi yang Diukur
Memahami manfaat persilangan dihibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan tujuan mempelajari persilangan dihibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Kesimpulan
Persilangan dihibrid merupakan materi genetika yang membahas pewarisan dua sifat berbeda secara bersamaan berdasarkan Hukum Mendel II (Hukum Asortasi Bebas). Dalam menyelesaikan soal persilangan dihibrid, siswa perlu memahami cara menentukan genotipe, menyusun gamet, membuat tabel Punnett, serta menghitung peluang munculnya genotipe maupun fenotipe keturunan.
Melalui Latihan Soal Persilangan Dihibrid Beserta Jawaban dan Pembahasan, Anda dapat berlatih memahami konsep pewarisan sifat secara lebih sistematis. Pembahasan pada setiap soal membantu memahami langkah-langkah penyelesaian sehingga materi genetika menjadi lebih mudah dipelajari.
Semakin banyak mengerjakan latihan soal persilangan dihibrid, semakin baik pula kemampuan dalam menganalisis hasil persilangan dan menentukan peluang keturunan. Gunakan kumpulan soal ini sebagai referensi belajar untuk menghadapi ulangan harian, PTS, PAS, Asesmen Nasional, maupun berbagai ujian Biologi SMA.