Kumpulan Soal 25 Keterampilan Kader Posyandu disusun sebagai bahan latihan bagi kader Posyandu yang ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat. Materi ini mengacu pada kompetensi dasar yang perlu dikuasai kader, mulai dari pelayanan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang balita, pencatatan, penyuluhan kesehatan, hingga penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Melalui latihan soal, kader dapat mengukur tingkat pemahaman sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pelatihan, evaluasi, maupun pembinaan yang diselenggarakan oleh puskesmas atau instansi kesehatan terkait.
Berikut ini disajikan Kumpulan Soal 25 Keterampilan Kader Posyandu Terbaru Lengkap yang terdiri dari soal pilihan ganda beserta jawaban dan pembahasan untuk membantu memperdalam pemahaman terhadap tugas dan peran kader Posyandu.
Kumpulan Soal 25 Keterampilan Kader Posyandu Terbaru Lengkap
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Tujuan utama penyelenggaraan Posyandu adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat
B. Menjual obat kepada masyarakat
C. Menggantikan fungsi rumah sakit
D. Memberikan layanan administrasi desa
E. Menyelenggarakan kegiatan olahraga
Jawaban Benar
A. Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat
Pembahasan Lengkap
Posyandu bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu hamil, bayi, balita, dan lansia melalui kegiatan promotif serta preventif.
Kompetensi yang Diukur
Memahami tujuan Posyandu.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan tujuan penyelenggaraan Posyandu.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Kegiatan penimbangan balita di Posyandu bertujuan untuk ….
Pilihan Jawaban
A. Menentukan golongan darah
B. Memantau pertumbuhan balita
C. Mengukur tekanan darah
D. Mengetahui kemampuan membaca
E. Menentukan tinggi badan orang tua
Jawaban Benar
B. Memantau pertumbuhan balita
Pembahasan Lengkap
Penimbangan balita dilakukan secara rutin untuk memantau pertumbuhan dan mendeteksi dini apabila terjadi gangguan gizi atau pertumbuhan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pelayanan balita.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan tujuan penimbangan balita.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 3
Pertanyaan
Buku yang digunakan untuk mencatat perkembangan kesehatan balita adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Buku kas
B. Buku KIA
C. Buku agenda
D. Buku tamu
E. Buku rapor
Jawaban Benar
B. Buku KIA
Pembahasan Lengkap
Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) digunakan untuk mencatat pertumbuhan, perkembangan, imunisasi, dan pelayanan kesehatan ibu serta anak.
Kompetensi yang Diukur
Memahami administrasi Posyandu.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu mengidentifikasi fungsi Buku KIA.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Salah satu tugas kader Posyandu saat hari pelayanan adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Menentukan diagnosis penyakit
B. Memberikan resep obat
C. Membantu proses penimbangan dan pencatatan
D. Melakukan operasi ringan
E. Menetapkan jadwal dokter
Jawaban Benar
C. Membantu proses penimbangan dan pencatatan
Pembahasan Lengkap
Kader Posyandu berperan membantu pelayanan seperti pendaftaran, penimbangan, pencatatan hasil, penyuluhan, dan mengarahkan peserta sesuai alur pelayanan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami tugas kader Posyandu.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan tugas kader saat pelayanan Posyandu.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Imunisasi pada balita bertujuan untuk ….
Pilihan Jawaban
A. Menambah tinggi badan
B. Mencegah penyakit tertentu
C. Mengobati penyakit kronis
D. Menambah nafsu makan
E. Menurunkan berat badan
Jawaban Benar
B. Mencegah penyakit tertentu
Pembahasan Lengkap
Imunisasi memberikan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).
Kompetensi yang Diukur
Memahami manfaat imunisasi.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan tujuan imunisasi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Singkatan PHBS adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
B. Program Hidup Bersama Sejahtera
C. Pelayanan Harian Balita Sehat
D. Pedoman Hidup Bahagia Selalu
E. Pelayanan Hidup Bersih Seimbang
Jawaban Benar
A. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Pembahasan Lengkap
PHBS merupakan perilaku yang dilakukan atas kesadaran untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep PHBS.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan kepanjangan PHBS.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Salah satu cara mencegah stunting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Mengurangi konsumsi makanan bergizi
B. Memberikan ASI eksklusif sesuai anjuran
C. Menghindari imunisasi
D. Mengurangi penimbangan balita
E. Tidak memantau pertumbuhan anak
Jawaban Benar
B. Memberikan ASI eksklusif sesuai anjuran
Pembahasan Lengkap
ASI eksklusif, pemberian MPASI yang tepat, pemantauan pertumbuhan, serta imunisasi merupakan langkah penting dalam mencegah stunting.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pencegahan stunting.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu mengidentifikasi upaya pencegahan stunting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Penyuluhan kesehatan kepada masyarakat bertujuan untuk ….
Pilihan Jawaban
A. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan
B. Menjual produk kesehatan
C. Mengurangi kunjungan ke Posyandu
D. Menambah biaya pelayanan
E. Menggantikan tugas tenaga medis
Jawaban Benar
A. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan
Pembahasan Lengkap
Penyuluhan merupakan kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar menerapkan perilaku hidup sehat.
Kompetensi yang Diukur
Memahami fungsi penyuluhan kesehatan.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan tujuan penyuluhan kesehatan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Kader Posyandu perlu menjaga kerahasiaan data kesehatan peserta karena ….
Pilihan Jawaban
A. Merupakan etika pelayanan
B. Agar data mudah dibagikan
C. Untuk keperluan promosi
D. Supaya diketahui semua warga
E. Tidak ada alasan tertentu
Jawaban Benar
A. Merupakan etika pelayanan
Pembahasan Lengkap
Kerahasiaan data kesehatan merupakan bagian dari etika pelayanan dan harus dijaga oleh setiap kader maupun tenaga kesehatan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami etika pelayanan.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menerapkan etika dalam pelayanan Posyandu.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Sikap yang harus dimiliki seorang kader Posyandu saat melayani masyarakat adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Ramah, sabar, dan bertanggung jawab
B. Acuh terhadap peserta
C. Bersikap kasar
D. Memilih peserta tertentu
E. Menolak memberikan informasi
Jawaban Benar
A. Ramah, sabar, dan bertanggung jawab
Pembahasan Lengkap
Kader Posyandu harus memberikan pelayanan yang ramah, sopan, sabar, dan bertanggung jawab agar masyarakat merasa nyaman dan percaya terhadap pelayanan yang diberikan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami sikap profesional kader Posyandu.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menerapkan sikap yang baik dalam pelayanan kepada masyarakat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Salah satu tugas kader Posyandu sebelum hari pelayanan adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Mengundang sasaran untuk datang ke Posyandu
B. Melakukan operasi medis
C. Menentukan diagnosis penyakit
D. Memberikan resep obat
E. Menetapkan tarif pelayanan
Jawaban Benar
A. Mengundang sasaran untuk datang ke Posyandu
Pembahasan Lengkap
Sebelum hari pelayanan, kader bertugas menginformasikan jadwal Posyandu dan mengajak sasaran seperti ibu hamil, bayi, dan balita agar hadir.
Kompetensi yang Diukur
Memahami tugas kader sebelum pelayanan.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan tugas kader sebelum pelaksanaan Posyandu.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Alat yang umum digunakan untuk menimbang berat badan balita di Posyandu adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Tensimeter
B. Dacin
C. Termometer
D. Stetoskop
E. Oksimeter
Jawaban Benar
B. Dacin
Pembahasan Lengkap
Dacin merupakan alat timbang yang sering digunakan di Posyandu untuk mengukur berat badan bayi dan balita.
Kompetensi yang Diukur
Memahami peralatan Posyandu.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu mengidentifikasi alat penimbangan balita.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Setelah balita ditimbang, hasil penimbangan sebaiknya ….
Pilihan Jawaban
A. Diabaikan
B. Dicatat pada Buku KIA atau kartu pemantauan
C. Dihapus setelah selesai
D. Disampaikan kepada tetangga
E. Tidak perlu didokumentasikan
Jawaban Benar
B. Dicatat pada Buku KIA atau kartu pemantauan
Pembahasan Lengkap
Hasil penimbangan harus dicatat agar pertumbuhan balita dapat dipantau dari waktu ke waktu.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pencatatan hasil pelayanan.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan pentingnya pencatatan hasil penimbangan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Jika ditemukan balita dengan berat badan tidak naik beberapa bulan berturut-turut, kader sebaiknya ….
Pilihan Jawaban
A. Mengabaikannya
B. Merujuk atau melaporkan kepada petugas kesehatan
C. Menunggu hingga tahun berikutnya
D. Memberikan obat sendiri
E. Menyarankan berhenti datang ke Posyandu
Jawaban Benar
B. Merujuk atau melaporkan kepada petugas kesehatan
Pembahasan Lengkap
Kader perlu segera melaporkan kepada tenaga kesehatan agar balita memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Kompetensi yang Diukur
Memahami sistem rujukan.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan tindakan saat menemukan balita berisiko.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Pemberian ASI eksklusif dianjurkan selama ….
Pilihan Jawaban
A. 2 bulan
B. 4 bulan
C. 6 bulan
D. 9 bulan
E. 12 bulan
Jawaban Benar
C. 6 bulan
Pembahasan Lengkap
ASI eksklusif diberikan selama enam bulan pertama tanpa tambahan makanan atau minuman lain, kecuali atas indikasi medis.
Kompetensi yang Diukur
Memahami gizi bayi.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan lama pemberian ASI eksklusif.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Setelah bayi berusia 6 bulan, makanan yang mulai diberikan adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Susu kental manis
B. MPASI
C. Makanan cepat saji
D. Minuman bersoda
E. Permen
Jawaban Benar
B. MPASI
Pembahasan Lengkap
MPASI (Makanan Pendamping ASI) mulai diberikan saat bayi berusia 6 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizinya.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pemberian makan bayi.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menentukan waktu pemberian MPASI.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Kader Posyandu harus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sikap ….
Pilihan Jawaban
A. Diskriminatif
B. Ramah dan adil
C. Pilih kasih
D. Kasar
E. Acuh tak acuh
Jawaban Benar
B. Ramah dan adil
Pembahasan Lengkap
Pelayanan yang ramah, sopan, dan adil akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Posyandu.
Kompetensi yang Diukur
Memahami etika pelayanan.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menerapkan sikap pelayanan yang baik.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Kegiatan penyuluhan gizi bertujuan agar masyarakat ….
Pilihan Jawaban
A. Mengurangi konsumsi makanan bergizi
B. Memahami pentingnya gizi seimbang
C. Menghindari buah dan sayur
D. Mengurangi minum air putih
E. Menghentikan pemberian ASI
Jawaban Benar
B. Memahami pentingnya gizi seimbang
Pembahasan Lengkap
Penyuluhan gizi membantu masyarakat memahami pentingnya makanan bergizi seimbang untuk menjaga kesehatan keluarga.
Kompetensi yang Diukur
Memahami penyuluhan gizi.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan tujuan penyuluhan gizi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Salah satu upaya menjaga kebersihan saat pelayanan Posyandu adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Tidak mencuci tangan
B. Menggunakan alat yang bersih
C. Membiarkan sampah menumpuk
D. Menggunakan alat yang kotor
E. Tidak membersihkan meja pelayanan
Jawaban Benar
B. Menggunakan alat yang bersih
Pembahasan Lengkap
Kebersihan alat dan lingkungan pelayanan penting untuk mencegah penularan penyakit dan menjaga keselamatan peserta.
Kompetensi yang Diukur
Memahami penerapan PHBS.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menerapkan kebersihan dalam pelayanan Posyandu.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Keberhasilan kegiatan Posyandu sangat dipengaruhi oleh ….
Pilihan Jawaban
A. Kerja sama kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat
B. Jumlah bangunan di desa
C. Banyaknya kendaraan
D. Luas wilayah desa
E. Kondisi cuaca setiap hari
Jawaban Benar
A. Kerja sama kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat
Pembahasan Lengkap
Keberhasilan Posyandu memerlukan kerja sama yang baik antara kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat agar pelayanan berjalan optimal.
Kompetensi yang Diukur
Memahami peran berbagai pihak dalam Posyandu.
Indikator Pembelajaran
Peserta mampu menjelaskan faktor pendukung keberhasilan Posyandu.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Salah satu indikator balita sehat yang dipantau di Posyandu adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Berat badan sesuai pertumbuhan
B. Nilai rapor sekolah
C. Kepemilikan kendaraan
D. Jumlah saudara kandung
E. Tinggi rumah
Jawaban Benar
A. Berat badan sesuai pertumbuhan
Pembahasan Lengkap
Berat badan merupakan indikator penting untuk memantau status gizi dan pertumbuhan balita secara berkala di Posyandu.
Kompetensi yang Diukur Memahami pemantauan pertumbuhan balita.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu mengidentifikasi indikator pertumbuhan balita.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Jika ibu hamil mengalami tanda bahaya kehamilan, kader Posyandu harus ….
Pilihan Jawaban
A. Menunda pemeriksaan
B. Merujuk ke fasilitas kesehatan
C. Memberikan obat sendiri
D. Menyarankan istirahat tanpa pemeriksaan
E. Menunggu hingga jadwal Posyandu berikutnya
Jawaban Benar
B. Merujuk ke fasilitas kesehatan
Pembahasan Lengkap
Kader tidak berwenang menangani kondisi gawat. Tugas kader adalah mengenali tanda bahaya dan segera merujuk ibu hamil ke puskesmas atau rumah sakit.
Kompetensi yang Diukur Memahami sistem rujukan ibu hamil.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu menentukan tindakan yang tepat pada kasus tanda bahaya kehamilan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Pencatatan hasil pelayanan Posyandu penting dilakukan agar ….
Pilihan Jawaban
A. Data kesehatan dapat dipantau dan dievaluasi
B. Buku menjadi penuh
C. Pelayanan lebih lama
D. Masyarakat sulit memperoleh informasi
E. Tidak perlu datang lagi ke Posyandu
Jawaban Benar
A. Data kesehatan dapat dipantau dan dievaluasi
Pembahasan Lengkap
Pencatatan membantu memantau perkembangan sasaran, mengevaluasi program, dan menjadi dasar perencanaan pelayanan berikutnya.
Kompetensi yang Diukur Memahami administrasi Posyandu.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu menjelaskan manfaat pencatatan pelayanan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Kader Posyandu berperan sebagai ….
Pilihan Jawaban
A. Penghubung antara masyarakat dan tenaga kesehatan
B. Dokter spesialis
C. Apoteker
D. Kepala puskesmas
E. Direktur rumah sakit
Jawaban Benar
A. Penghubung antara masyarakat dan tenaga kesehatan
Pembahasan Lengkap
Kader menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat serta menjembatani komunikasi antara warga dan tenaga kesehatan.
Kompetensi yang Diukur Memahami peran kader Posyandu.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu menjelaskan fungsi kader dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Salah satu tujuan penyuluhan tentang cuci tangan pakai sabun adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Mencegah penularan penyakit
B. Menambah berat badan
C. Mengurangi kebutuhan air minum
D. Menggantikan imunisasi
E. Mengobati semua penyakit
Jawaban Benar
A. Mencegah penularan penyakit
Pembahasan Lengkap
Cuci tangan pakai sabun merupakan bagian dari PHBS yang efektif mencegah penularan berbagai penyakit infeksi.
Kompetensi yang Diukur Memahami PHBS.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu menjelaskan manfaat cuci tangan pakai sabun.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Saat melakukan penyuluhan, kader sebaiknya menggunakan bahasa yang ….
Pilihan Jawaban
A. Sulit dipahami masyarakat
B. Mudah dipahami dan sesuai dengan kondisi setempat
C. Hanya menggunakan istilah medis
D. Sangat formal tanpa penjelasan
E. Tidak perlu berbicara
Jawaban Benar
B. Mudah dipahami dan sesuai dengan kondisi setempat
Pembahasan Lengkap
Komunikasi yang sederhana dan sesuai dengan budaya serta bahasa masyarakat akan membuat pesan kesehatan lebih mudah diterima.
Kompetensi yang Diukur Memahami komunikasi kesehatan.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu menerapkan prinsip komunikasi yang efektif dalam penyuluhan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Balita yang tidak hadir beberapa kali berturut-turut ke Posyandu sebaiknya ….
Pilihan Jawaban
A. Dibiarkan saja
B. Dikunjungi atau dihubungi untuk mengingatkan pentingnya Posyandu
C. Dikeluarkan dari daftar sasaran
D. Tidak perlu dipantau lagi
E. Menunggu datang sendiri tanpa tindak lanjut
Jawaban Benar
B. Dikunjungi atau dihubungi untuk mengingatkan pentingnya Posyandu
Pembahasan Lengkap
Kader perlu melakukan kunjungan rumah atau menghubungi keluarga agar pemantauan pertumbuhan dan pelayanan kesehatan tetap berlanjut.
Kompetensi yang Diukur Memahami tindak lanjut sasaran Posyandu.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu menentukan langkah tindak lanjut terhadap sasaran yang tidak hadir.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Salah satu tanda balita mengalami gizi kurang yang perlu diwaspadai adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Berat badan tidak naik sesuai umur
B. Tidur cukup setiap hari
C. Aktif bermain
D. Nafsu makan baik
E. Berat badan naik sesuai grafik
Jawaban Benar
A. Berat badan tidak naik sesuai umur
Pembahasan Lengkap
Berat badan yang tidak naik sesuai grafik pertumbuhan dapat menjadi tanda awal gangguan gizi sehingga perlu segera dipantau dan ditindaklanjuti.
Kompetensi yang Diukur Memahami deteksi dini masalah gizi.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu mengidentifikasi tanda awal gizi kurang pada balita.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Kader Posyandu harus bekerja sama dengan petugas puskesmas agar ….
Pilihan Jawaban
A. Pelayanan kesehatan masyarakat lebih efektif
B. Tugas kader dihapuskan
C. Posyandu menjadi tempat berobat inap
D. Semua keputusan hanya dibuat kader
E. Masyarakat tidak perlu datang ke puskesmas
Jawaban Benar
A. Pelayanan kesehatan masyarakat lebih efektif
Pembahasan Lengkap
Kolaborasi antara kader dan petugas puskesmas penting untuk meningkatkan mutu pelayanan, pembinaan, pelaporan, dan tindak lanjut kasus kesehatan di masyarakat.
Kompetensi yang Diukur Memahami kerja sama lintas sektor kesehatan.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu menjelaskan pentingnya kolaborasi kader dengan puskesmas.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Keberhasilan seorang kader Posyandu tidak hanya diukur dari banyaknya peserta yang datang, tetapi juga dari ….
Pilihan Jawaban
A. Meningkatnya pengetahuan dan perilaku hidup sehat masyarakat
B. Banyaknya bangunan Posyandu
C. Jumlah kendaraan di desa
D. Luas wilayah kerja
E. Banyaknya spanduk yang dipasang
Jawaban Benar
A. Meningkatnya pengetahuan dan perilaku hidup sehat masyarakat
Pembahasan Lengkap
Peran utama kader adalah memberdayakan masyarakat agar mampu menjaga kesehatan secara mandiri. Keberhasilan terlihat dari meningkatnya pengetahuan, kepatuhan terhadap imunisasi, pemantauan pertumbuhan, PHBS, serta perilaku hidup sehat di lingkungan masyarakat.
Kompetensi yang Diukur Memahami indikator keberhasilan kader Posyandu.
Indikator Pembelajaran Peserta mampu menjelaskan ukuran keberhasilan pemberdayaan masyarakat oleh kader.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6) C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan 2 menit
Kesimpulan
Kumpulan Soal 25 Keterampilan Kader Posyandu Terbaru Lengkap dapat menjadi bahan latihan yang bermanfaat bagi kader Posyandu dalam memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan sikap pelayanan kepada masyarakat. Materi yang dipelajari mencakup pemantauan pertumbuhan balita, pelayanan ibu hamil, pencatatan, penyuluhan kesehatan, PHBS, pencegahan stunting, hingga sistem rujukan dan etika pelayanan.
Dengan berlatih secara rutin, kader akan lebih siap menghadapi pelatihan, evaluasi, maupun pembinaan dari puskesmas, sekaligus mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada ibu, bayi, balita, dan masyarakat di wilayah kerjanya.