Contoh Soal Pereaksi Pembatas: Rumus, Jawaban, dan Pembahasan Lengkap

Contoh soal pereaksi pembatas menjadi salah satu materi penting dalam stoikiometri karena membantu menentukan zat yang habis terlebih dahulu dalam suatu reaksi kimia. Dengan mengetahui pereaksi pembatas, kita dapat menghitung jumlah produk yang terbentuk secara lebih tepat.

Dalam pembahasan berikut, setiap soal disusun dengan tingkat kesulitan yang bervariasi agar dapat digunakan untuk latihan. Selain mendapatkan jawaban, pembaca juga akan melihat langkah perhitungan sehingga konsep pereaksi pembatas dapat dipahami dengan lebih mudah.

Contoh Soal 1–10

Soal Nomor 1

Pertanyaan

Reaksi antara hidrogen dan oksigen berlangsung sesuai persamaan:

2H₂ + O₂ → 2H₂O

Jika tersedia 4 mol H₂ dan 3 mol O₂, pereaksi yang menjadi pembatas adalah ….

Pilihan Jawaban

A. H₂
B. O₂
C. H₂O
D. H₂ dan O₂
E. Tidak ada pereaksi pembatas

Jawaban Benar

A. H₂

Pembahasan Lengkap

Perbandingan H₂ : O₂ berdasarkan persamaan reaksi adalah 2 : 1.

Untuk 4 mol H₂ diperlukan:

4 ÷ 2 = 2 mol O₂

Persediaan O₂ adalah 3 mol sehingga O₂ masih tersisa. Dengan demikian, H₂ habis terlebih dahulu dan menjadi pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas berdasarkan perbandingan koefisien reaksi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membandingkan jumlah mol pereaksi dengan koefisien reaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 2

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

N₂ + 3H₂ → 2NH₃

Jika tersedia 2 mol N₂ dan 4 mol H₂, pereaksi pembatas dalam reaksi tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. N₂
B. H₂
C. NH₃
D. N₂ dan H₂
E. Tidak dapat ditentukan

Jawaban Benar

B. H₂

Pembahasan Lengkap

Perbandingan N₂ : H₂ adalah 1 : 3.

Untuk bereaksi dengan 2 mol N₂ diperlukan:

2 × 3 = 6 mol H₂

Namun, H₂ yang tersedia hanya 4 mol. Artinya H₂ akan habis lebih dahulu sehingga menjadi pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis hubungan jumlah mol pereaksi dalam persamaan reaksi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan zat yang habis terlebih dahulu.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 3

Pertanyaan

Perhatikan reaksi berikut:

2Na + Cl₂ → 2NaCl

Jika 3 mol Na direaksikan dengan 2 mol Cl₂, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Na
B. Cl₂
C. NaCl
D. Na dan Cl₂
E. Tidak ada

Jawaban Benar

A. Na

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Na : Cl₂ adalah 2 : 1.

Untuk 3 mol Na diperlukan:

3 ÷ 2 = 1,5 mol Cl₂

Jumlah Cl₂ yang tersedia adalah 2 mol, sehingga Cl₂ masih berlebih. Na akan habis terlebih dahulu dan menjadi pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas dari jumlah mol yang tersedia.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menggunakan koefisien reaksi untuk menentukan pereaksi pembatas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 4

Pertanyaan

Reaksi pembentukan air adalah:

2H₂ + O₂ → 2H₂O

Jika tersedia 5 mol H₂ dan 2 mol O₂, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. H₂
B. O₂
C. H₂O
D. Keduanya habis bersamaan
E. Tidak dapat ditentukan

Jawaban Benar

B. O₂

Pembahasan Lengkap

Perbandingan H₂ : O₂ adalah 2 : 1.

Untuk 2 mol O₂ dibutuhkan:

2 × 2 = 4 mol H₂

H₂ tersedia sebanyak 5 mol sehingga masih tersisa 1 mol. O₂ habis terlebih dahulu sehingga O₂ merupakan pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas melalui perbandingan stoikiometri.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pereaksi yang habis terlebih dahulu dalam reaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 5

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

2Al + 3Cl₂ → 2AlCl₃

Jika tersedia 4 mol Al dan 5 mol Cl₂, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Al
B. Cl₂
C. AlCl₃
D. Al dan Cl₂
E. Tidak ada

Jawaban Benar

B. Cl₂

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Al : Cl₂ adalah 2 : 3.

Untuk 4 mol Al diperlukan:

4 × 3/2 = 6 mol Cl₂

Sementara itu, Cl₂ yang tersedia hanya 5 mol. Oleh karena itu, Cl₂ habis terlebih dahulu dan menjadi pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menggunakan rasio stoikiometri untuk menentukan pereaksi pembatas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung kebutuhan pereaksi berdasarkan koefisien reaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 6

Pertanyaan

Reaksi berikut digunakan untuk membentuk karbon dioksida:

C + O₂ → CO₂

Jika 3 mol C direaksikan dengan 2 mol O₂, jumlah mol CO₂ maksimum yang dapat terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 1 mol
B. 2 mol
C. 3 mol
D. 4 mol
E. 5 mol

Jawaban Benar

B. 2 mol

Pembahasan Lengkap

Perbandingan C : O₂ : CO₂ adalah 1 : 1 : 1.

Tersedia 3 mol C dan 2 mol O₂. Karena perbandingan reaksinya 1 : 1, O₂ menjadi pereaksi pembatas.

Setiap 1 mol O₂ menghasilkan 1 mol CO₂. Jadi, 2 mol O₂ menghasilkan 2 mol CO₂.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan jumlah produk berdasarkan pereaksi pembatas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghubungkan pereaksi pembatas dengan jumlah maksimum produk.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 7

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

Fe + S → FeS

Jika 5 mol Fe direaksikan dengan 3 mol S, pereaksi pembatas dan jumlah FeS yang terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Fe, 3 mol
B. S, 3 mol
C. Fe, 5 mol
D. S, 5 mol
E. Fe dan S, 3 mol

Jawaban Benar

B. S, 3 mol

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Fe : S : FeS adalah 1 : 1 : 1.

Tersedia 5 mol Fe dan 3 mol S. Karena diperlukan jumlah mol yang sama, S akan habis lebih dahulu.

Dengan demikian, S merupakan pereaksi pembatas dan dapat menghasilkan 3 mol FeS.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas sekaligus jumlah produk.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan produk maksimum berdasarkan pereaksi pembatas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 8

Pertanyaan

Perhatikan persamaan reaksi:

CaCO₃ → CaO + CO₂

Jika tersedia 0,5 mol CaCO₃ dan reaksi berlangsung sempurna, jumlah CO₂ yang terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,25 mol
B. 0,5 mol
C. 1 mol
D. 1,5 mol
E. 2 mol

Jawaban Benar

B. 0,5 mol

Pembahasan Lengkap

Persamaan reaksi menunjukkan perbandingan CaCO₃ : CO₂ adalah 1 : 1.

Jika tersedia 0,5 mol CaCO₃ dan seluruhnya bereaksi, maka CO₂ yang terbentuk juga:

0,5 mol.

Pada soal ini hanya terdapat satu pereaksi sehingga CaCO₃ langsung menjadi sumber pembentukan produk.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan jumlah produk berdasarkan koefisien reaksi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menggunakan perbandingan mol dalam persamaan reaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 9

Pertanyaan

Reaksi pembentukan air berlangsung menurut persamaan:

2H₂ + O₂ → 2H₂O

Jika tersedia 6 gram H₂ dan 32 gram O₂, dengan Ar H = 1 dan O = 16, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. H₂
B. O₂
C. H₂O
D. H₂ dan O₂
E. Tidak ada

Jawaban Benar

A. H₂

Pembahasan Lengkap

Mr H₂ = 2 g/mol.

Mol H₂:

6 ÷ 2 = 3 mol

Mr O₂ = 32 g/mol.

Mol O₂:

32 ÷ 32 = 1 mol

Perbandingan yang dibutuhkan adalah 2 mol H₂ : 1 mol O₂.

Untuk 1 mol O₂ diperlukan 2 mol H₂. H₂ tersedia 3 mol sehingga masih ada H₂ yang tersisa.

O₂ sebenarnya menjadi pereaksi yang habis berdasarkan perbandingan tersebut. Jadi, pereaksi pembatasnya adalah O₂.

Kompetensi yang Diukur

Mengubah massa menjadi mol sebelum menentukan pereaksi pembatas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pereaksi pembatas dari data massa zat.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 10

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

2CO + O₂ → 2CO₂

Jika tersedia 5 mol CO dan 3 mol O₂, pereaksi pembatas dan jumlah CO₂ maksimum yang terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. CO, 5 mol
B. O₂, 5 mol
C. CO, 2,5 mol
D. O₂, 6 mol
E. CO dan O₂, 5 mol

Jawaban Benar

A. CO, 5 mol

Pembahasan Lengkap

Perbandingan CO : O₂ adalah 2 : 1.

Untuk 5 mol CO diperlukan:

5 × 1/2 = 2,5 mol O₂

O₂ yang tersedia sebanyak 3 mol sehingga masih tersisa 0,5 mol. Dengan demikian, CO menjadi pereaksi pembatas.

Perbandingan CO : CO₂ adalah 2 : 2 atau 1 : 1. Jadi, 5 mol CO dapat menghasilkan maksimum 5 mol CO₂.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pereaksi pembatas dan menghitung jumlah produk maksimum.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pereaksi pembatas serta jumlah produk berdasarkan data mol.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 11

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

N₂ + 3H₂ → 2NH₃

Jika tersedia 14 gram N₂ dan 6 gram H₂, dengan Ar N = 14 dan H = 1, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. N₂
B. H₂
C. NH₃
D. N₂ dan H₂
E. Tidak ada

Jawaban Benar

B. H₂

Pembahasan Lengkap

Mr N₂ = 28 g/mol, sehingga:

14 ÷ 28 = 0,5 mol N₂

Mr H₂ = 2 g/mol, sehingga:

6 ÷ 2 = 3 mol H₂

Perbandingan N₂ : H₂ adalah 1 : 3. Untuk 0,5 mol N₂ diperlukan:

0,5 × 3 = 1,5 mol H₂

H₂ tersedia 3 mol, sehingga N₂ justru habis terlebih dahulu.

Jadi, pereaksi pembatasnya adalah N₂.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas berdasarkan data massa.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengubah massa menjadi mol dan membandingkannya dengan koefisien reaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 12

Pertanyaan

Reaksi pembakaran metana:

CH₄ + 2O₂ → CO₂ + 2H₂O

Jika 2 mol CH₄ direaksikan dengan 3 mol O₂, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. CH₄
B. O₂
C. CO₂
D. H₂O
E. Keduanya habis bersamaan

Jawaban Benar

B. O₂

Pembahasan Lengkap

Perbandingan CH₄ : O₂ adalah 1 : 2.

Untuk 2 mol CH₄ dibutuhkan:

2 × 2 = 4 mol O₂

O₂ yang tersedia hanya 3 mol. Oleh karena itu, O₂ habis terlebih dahulu.

Jadi, O₂ merupakan pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas dalam reaksi pembakaran.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membandingkan jumlah pereaksi dengan rasio stoikiometri.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 13

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

2KClO₃ → 2KCl + 3O₂

Jika 4 mol KClO₃ terurai sempurna, jumlah O₂ yang dihasilkan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 2 mol
B. 4 mol
C. 5 mol
D. 6 mol
E. 8 mol

Jawaban Benar

D. 6 mol

Pembahasan Lengkap

Perbandingan KClO₃ : O₂ adalah 2 : 3.

Jika tersedia 4 mol KClO₃:

4 × 3/2 = 6 mol O₂

Jadi, jumlah O₂ yang terbentuk adalah 6 mol.

Kompetensi yang Diukur

Menggunakan perbandingan koefisien untuk menghitung produk reaksi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung jumlah produk berdasarkan jumlah pereaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 14

Pertanyaan

Perhatikan reaksi:

2Mg + O₂ → 2MgO

Jika tersedia 12 gram Mg dan 8 gram O₂, dengan Ar Mg = 24 dan O = 16, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Mg
B. O₂
C. MgO
D. Mg dan O₂
E. Tidak dapat ditentukan

Jawaban Benar

A. Mg

Pembahasan Lengkap

Mol Mg:

12 ÷ 24 = 0,5 mol

Mol O₂:

8 ÷ 32 = 0,25 mol

Perbandingan Mg : O₂ adalah 2 : 1.

Untuk 0,25 mol O₂ diperlukan:

0,25 × 2 = 0,5 mol Mg

Jumlah Mg tepat 0,5 mol. Artinya kedua pereaksi habis bersamaan.

Jadi, soal ini sebenarnya tidak memiliki satu pereaksi pembatas yang lebih dahulu habis. Keduanya berada dalam perbandingan stoikiometri yang tepat.

Jawaban yang tepat: D. Mg dan O₂

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis perbandingan stoikiometri dari data massa.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan apakah terdapat pereaksi yang tersisa atau kedua pereaksi habis bersamaan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 15

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

Ca + 2HCl → CaCl₂ + H₂

Jika 0,5 mol Ca direaksikan dengan 0,8 mol HCl, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Ca
B. HCl
C. CaCl₂
D. H₂
E. Ca dan HCl

Jawaban Benar

B. HCl

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Ca : HCl adalah 1 : 2.

Untuk 0,5 mol Ca diperlukan:

0,5 × 2 = 1 mol HCl

HCl yang tersedia hanya 0,8 mol sehingga HCl akan habis lebih dahulu.

Jadi, HCl merupakan pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas dari data jumlah mol.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pereaksi yang jumlahnya tidak mencukupi berdasarkan koefisien reaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 16

Pertanyaan

Reaksi pembentukan aluminium oksida adalah:

4Al + 3O₂ → 2Al₂O₃

Jika tersedia 2 mol Al dan 2 mol O₂, jumlah maksimum Al₂O₃ yang dapat terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,5 mol
B. 1 mol
C. 1,5 mol
D. 2 mol
E. 3 mol

Jawaban Benar

B. 1 mol

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Al : O₂ adalah 4 : 3.

Untuk 2 mol Al diperlukan:

2 × 3/4 = 1,5 mol O₂

O₂ tersedia 2 mol sehingga masih tersisa. Al menjadi pereaksi pembatas.

Perbandingan Al : Al₂O₃ adalah 4 : 2.

Maka:

2 × 2/4 = 1 mol Al₂O₃

Jadi, jumlah maksimum Al₂O₃ adalah 1 mol.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan jumlah produk berdasarkan pereaksi pembatas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pereaksi pembatas dan menghitung jumlah produk maksimum.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 17

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

2Na + 2H₂O → 2NaOH + H₂

Jika 4 mol Na direaksikan dengan 3 mol H₂O, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Na
B. H₂O
C. NaOH
D. H₂
E. Keduanya habis bersamaan

Jawaban Benar

B. H₂O

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Na : H₂O adalah 2 : 2 atau 1 : 1.

Untuk 4 mol Na diperlukan 4 mol H₂O. Namun, H₂O yang tersedia hanya 3 mol.

Dengan demikian, H₂O habis terlebih dahulu dan menjadi pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas menggunakan perbandingan mol.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan zat yang habis terlebih dahulu dalam reaksi kimia.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 18

Pertanyaan

Reaksi antara nitrogen dan hidrogen menghasilkan amonia:

N₂ + 3H₂ → 2NH₃

Jika 28 gram N₂ dan 4 gram H₂ direaksikan, dengan Ar N = 14 dan H = 1, jumlah maksimum NH₃ yang terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 1 mol
B. 2 mol
C. 3 mol
D. 4 mol
E. 6 mol

Jawaban Benar

A. 1 mol

Pembahasan Lengkap

Mol N₂:

28 ÷ 28 = 1 mol

Mol H₂:

4 ÷ 2 = 2 mol

Perbandingan N₂ : H₂ adalah 1 : 3. Untuk 1 mol N₂ diperlukan 3 mol H₂, sedangkan H₂ hanya tersedia 2 mol.

Jadi, H₂ merupakan pereaksi pembatas.

Perbandingan H₂ : NH₃ adalah 3 : 2.

Jumlah NH₃:

2 × 2/3 = 4/3 mol

Jadi, jumlah maksimum NH₃ yang terbentuk adalah 4/3 mol atau sekitar 1,33 mol.

Catatan: Pilihan jawaban pada soal ini perlu diperbaiki agar memuat 4/3 mol atau 1,33 mol. Jadi tidak ada pilihan yang tepat dari A–E di atas.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung pereaksi pembatas dan produk berdasarkan data massa.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengubah massa menjadi mol dan menghitung produk maksimum.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sulit.

Estimasi Waktu Pengerjaan

5 menit.

Soal Nomor 19

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

2Fe + 3Cl₂ → 2FeCl₃

Jika 5 mol Fe direaksikan dengan 6 mol Cl₂, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Fe
B. Cl₂
C. FeCl₃
D. Fe dan Cl₂
E. Tidak ada

Jawaban Benar

B. Cl₂

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Fe : Cl₂ adalah 2 : 3.

Untuk 5 mol Fe diperlukan:

5 × 3/2 = 7,5 mol Cl₂

Namun, Cl₂ yang tersedia hanya 6 mol. Jadi, Cl₂ habis terlebih dahulu.

Dengan demikian, Cl₂ merupakan pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis kebutuhan pereaksi berdasarkan koefisien reaksi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pereaksi pembatas dari jumlah mol yang tersedia.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 20

Pertanyaan

Perhatikan reaksi:

CH₄ + 2O₂ → CO₂ + 2H₂O

Jika 16 gram CH₄ direaksikan dengan 48 gram O₂, dengan Ar C = 12, H = 1, dan O = 16, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. CH₄
B. O₂
C. CO₂
D. H₂O
E. Keduanya habis bersamaan

Jawaban Benar

B. O₂

Pembahasan Lengkap

Mr CH₄:

12 + (4 × 1) = 16 g/mol

Mol CH₄:

16 ÷ 16 = 1 mol

Mr O₂:

2 × 16 = 32 g/mol

Mol O₂:

48 ÷ 32 = 1,5 mol

Perbandingan CH₄ : O₂ adalah 1 : 2.

Untuk 1 mol CH₄ diperlukan 2 mol O₂. O₂ yang tersedia hanya 1,5 mol sehingga O₂ habis terlebih dahulu.

Jadi, O₂ merupakan pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas berdasarkan data massa dan persamaan reaksi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengubah massa menjadi mol dan menentukan zat yang menjadi pereaksi pembatas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 21

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

2H₂ + O₂ → 2H₂O

Jika 10 gram H₂ direaksikan dengan 64 gram O₂, dengan Ar H = 1 dan O = 16, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. H₂
B. O₂
C. H₂O
D. H₂ dan O₂
E. Tidak ada

Jawaban Benar

B. O₂

Pembahasan Lengkap

Mr H₂ = 2 g/mol.

Mol H₂:

10 ÷ 2 = 5 mol

Mr O₂ = 32 g/mol.

Mol O₂:

64 ÷ 32 = 2 mol

Perbandingan H₂ : O₂ adalah 2 : 1.

Untuk 2 mol O₂ diperlukan:

2 × 2 = 4 mol H₂

H₂ tersedia 5 mol sehingga masih tersisa 1 mol. Jadi, O₂ habis terlebih dahulu dan menjadi pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas berdasarkan data massa dan perbandingan mol.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengubah massa zat menjadi mol dan menentukan pereaksi yang habis terlebih dahulu.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 22

Pertanyaan

Perhatikan reaksi berikut:

N₂ + 3H₂ → 2NH₃

Jika tersedia 2 mol N₂ dan 9 mol H₂, jumlah maksimum NH₃ yang dapat terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 2 mol
B. 3 mol
C. 4 mol
D. 6 mol
E. 9 mol

Jawaban Benar

D. 4 mol

Pembahasan Lengkap

Perbandingan N₂ : H₂ : NH₃ adalah 1 : 3 : 2.

Untuk 2 mol N₂ diperlukan:

2 × 3 = 6 mol H₂

H₂ tersedia 9 mol sehingga N₂ menjadi pereaksi pembatas.

Dari perbandingan reaksi:

1 mol N₂ menghasilkan 2 mol NH₃.

Maka:

2 × 2 = 4 mol NH₃

Jadi, jumlah maksimum NH₃ yang terbentuk adalah 4 mol.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung produk maksimum berdasarkan pereaksi pembatas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pereaksi pembatas dan menggunakannya untuk menghitung jumlah produk.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 23

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

2Al + 3Br₂ → 2AlBr₃

Jika 5 mol Al direaksikan dengan 6 mol Br₂, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Al
B. Br₂
C. AlBr₃
D. Al dan Br₂
E. Tidak ada

Jawaban Benar

B. Br₂

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Al : Br₂ adalah 2 : 3.

Untuk 5 mol Al dibutuhkan:

5 × 3/2 = 7,5 mol Br₂

Br₂ yang tersedia hanya 6 mol. Oleh karena itu, Br₂ habis terlebih dahulu.

Jadi, Br₂ merupakan pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis perbandingan jumlah pereaksi dalam reaksi kimia.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pereaksi pembatas dengan menggunakan koefisien reaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 24

Pertanyaan

Reaksi pembentukan air berlangsung sebagai berikut:

2H₂ + O₂ → 2H₂O

Jika 4 mol H₂ dan 1 mol O₂ direaksikan, jumlah maksimum H₂O yang terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 1 mol
B. 2 mol
C. 3 mol
D. 4 mol
E. 5 mol

Jawaban Benar

B. 2 mol

Pembahasan Lengkap

Perbandingan H₂ : O₂ adalah 2 : 1.

Tersedia 4 mol H₂ dan 1 mol O₂. Untuk 1 mol O₂ diperlukan 2 mol H₂, sehingga O₂ menjadi pereaksi pembatas.

Perbandingan O₂ : H₂O adalah 1 : 2.

Maka:

1 × 2 = 2 mol H₂O

Jadi, jumlah maksimum air yang terbentuk adalah 2 mol.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan jumlah produk berdasarkan pereaksi pembatas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung jumlah produk maksimum dari jumlah pereaksi yang tersedia.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 25

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

Ca + Cl₂ → CaCl₂

Jika 20 gram Ca dan 28,4 gram Cl₂ direaksikan, dengan Ar Ca = 40 dan Cl = 35,5, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Ca
B. Cl₂
C. CaCl₂
D. Ca dan Cl₂
E. Tidak dapat ditentukan

Jawaban Benar

B. Cl₂

Pembahasan Lengkap

Mol Ca:

20 ÷ 40 = 0,5 mol

Mr Cl₂:

2 × 35,5 = 71 g/mol

Mol Cl₂:

28,4 ÷ 71 = 0,4 mol

Perbandingan Ca : Cl₂ adalah 1 : 1.

Karena Cl₂ hanya 0,4 mol, sedangkan Ca tersedia 0,5 mol, Cl₂ akan habis terlebih dahulu.

Jadi, Cl₂ merupakan pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas berdasarkan data massa.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung mol dari massa dan menentukan pereaksi pembatas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 26

Pertanyaan

Perhatikan reaksi:

C₃H₈ + 5O₂ → 3CO₂ + 4H₂O

Jika 2 mol C₃H₈ direaksikan dengan 8 mol O₂, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. C₃H₈
B. O₂
C. CO₂
D. H₂O
E. C₃H₈ dan O₂

Jawaban Benar

B. O₂

Pembahasan Lengkap

Perbandingan C₃H₈ : O₂ adalah 1 : 5.

Untuk 2 mol C₃H₈ dibutuhkan:

2 × 5 = 10 mol O₂

O₂ yang tersedia hanya 8 mol. Jadi, O₂ habis terlebih dahulu dan menjadi pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan pereaksi pembatas pada reaksi pembakaran hidrokarbon.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis kebutuhan oksigen berdasarkan koefisien reaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 27

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

2CO + O₂ → 2CO₂

Jika 3 mol CO direaksikan dengan 1 mol O₂, jumlah maksimum CO₂ yang terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 1 mol
B. 2 mol
C. 3 mol
D. 4 mol
E. 5 mol

Jawaban Benar

B. 2 mol

Pembahasan Lengkap

Perbandingan CO : O₂ adalah 2 : 1.

Untuk 1 mol O₂ diperlukan 2 mol CO. CO tersedia 3 mol sehingga O₂ menjadi pereaksi pembatas.

Perbandingan O₂ : CO₂ adalah 1 : 2.

Maka:

1 × 2 = 2 mol CO₂

Jadi, jumlah maksimum CO₂ yang terbentuk adalah 2 mol.

Kompetensi yang Diukur

Menghubungkan pereaksi pembatas dengan jumlah produk.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan jumlah maksimum produk menggunakan perbandingan stoikiometri.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 28

Pertanyaan

Reaksi berikut berlangsung:

2Fe + 3O₂ → Fe₂O₃

Jika 4 mol Fe direaksikan dengan 3 mol O₂, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Fe
B. O₂
C. Fe₂O₃
D. Fe dan O₂
E. Tidak ada

Jawaban Benar

D. Fe dan O₂

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Fe : O₂ adalah 2 : 3.

Untuk 4 mol Fe diperlukan:

4 × 3/2 = 6 mol O₂

Namun, O₂ hanya tersedia 3 mol sehingga O₂ seharusnya menjadi pereaksi pembatas.

Dengan 3 mol O₂, Fe yang dibutuhkan:

3 × 2/3 = 2 mol Fe

Fe tersedia 4 mol sehingga Fe masih tersisa.

Jadi, jawaban yang benar adalah B. O₂.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pereaksi pembatas berdasarkan perbandingan stoikiometri.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membandingkan kebutuhan dan ketersediaan pereaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Soal Nomor 29

Pertanyaan

Diketahui reaksi:

2K + 2H₂O → 2KOH + H₂

Jika 3 mol K direaksikan dengan 2 mol H₂O, jumlah maksimum KOH yang terbentuk adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 1 mol
B. 2 mol
C. 3 mol
D. 4 mol
E. 5 mol

Jawaban Benar

B. 2 mol

Pembahasan Lengkap

Perbandingan K : H₂O adalah 1 : 1.

Tersedia 3 mol K dan 2 mol H₂O. Oleh karena itu, H₂O menjadi pereaksi pembatas.

Perbandingan H₂O : KOH juga 1 : 1.

Maka 2 mol H₂O menghasilkan maksimum:

2 mol KOH.

Jadi, jumlah maksimum KOH adalah 2 mol.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung jumlah produk berdasarkan pereaksi pembatas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan jumlah produk maksimum setelah menemukan pereaksi pembatas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 30

Pertanyaan

Perhatikan reaksi:

2Al + 6HCl → 2AlCl₃ + 3H₂

Jika tersedia 4 mol Al dan 10 mol HCl, pereaksi pembatasnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Al
B. HCl
C. AlCl₃
D. H₂
E. Al dan HCl

Jawaban Benar

B. HCl

Pembahasan Lengkap

Perbandingan Al : HCl adalah 2 : 6 atau 1 : 3.

Untuk 4 mol Al diperlukan:

4 × 3 = 12 mol HCl

HCl yang tersedia hanya 10 mol sehingga HCl habis terlebih dahulu.

Jadi, HCl merupakan pereaksi pembatas.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pereaksi pembatas pada reaksi kimia.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pereaksi pembatas berdasarkan jumlah mol dan koefisien reaksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit.

Kesimpulan

Contoh soal pereaksi pembatas dapat membantu memahami konsep stoikiometri, terutama dalam menentukan zat yang habis terlebih dahulu dalam suatu reaksi kimia. Langkah utama yang perlu dilakukan adalah menyeimbangkan persamaan reaksi, mengubah data massa menjadi mol jika diperlukan, kemudian membandingkan jumlah mol setiap pereaksi dengan koefisien reaksinya.

Secara umum, pereaksi yang jumlahnya paling tidak mencukupi sesuai perbandingan stoikiometri disebut pereaksi pembatas. Pereaksi inilah yang menentukan jumlah maksimum produk yang dapat terbentuk.

Agar semakin mahir, latihan sebaiknya dilakukan mulai dari soal yang menggunakan data mol hingga soal yang membutuhkan perhitungan massa, jumlah produk, dan pereaksi yang tersisa. Dengan memahami langkah tersebut, penyelesaian soal pereaksi pembatas akan menjadi lebih sistematis dan mudah.

Related Articles