Contoh soal penurunan tekanan uap membantu memahami salah satu sifat koligatif larutan, yaitu berkurangnya tekanan uap pelarut setelah ditambahkan zat terlarut yang tidak mudah menguap. Besarnya penurunan tekanan uap bergantung pada jumlah partikel zat terlarut dalam larutan.
Rumus yang sering digunakan adalah:
ΔP = Xₜ · P°
Keterangan:
ΔP = penurunan tekanan uap
Xₜ = fraksi mol zat terlarut
P° = tekanan uap pelarut murni
Tekanan uap larutan dapat dihitung dengan:
P = Xₚ · P°
dengan:
P = tekanan uap larutan
Xₚ = fraksi mol pelarut
Untuk larutan yang terdiri dari pelarut dan satu zat terlarut:
Xₚ + Xₜ = 1
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 40 mmHg. Jika fraksi mol zat terlarut dalam larutan adalah 0,1, berapakah penurunan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 2 mmHg
B. 4 mmHg
C. 6 mmHg
D. 8 mmHg
E. 10 mmHg
Jawaban Benar
B. 4 mmHg
Pembahasan Lengkap
Gunakan rumus:
ΔP = Xₜ · P°
ΔP = 0,1 × 40
ΔP = 4 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 4 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung penurunan tekanan uap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menggunakan fraksi mol zat terlarut untuk menentukan penurunan tekanan uap.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Tekanan uap air murni adalah 30 mmHg. Jika fraksi mol pelarut dalam larutan sebesar 0,8, berapakah tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 6 mmHg
B. 18 mmHg
C. 24 mmHg
D. 26 mmHg
E. 30 mmHg
Jawaban Benar
C. 24 mmHg
Pembahasan Lengkap
Gunakan:
P = Xₚ · P°
P = 0,8 × 30
P = 24 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 24 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan tekanan uap larutan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghitung tekanan uap berdasarkan fraksi mol pelarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 3
Pertanyaan
Tekanan uap pelarut murni adalah 50 mmHg. Jika fraksi mol zat terlarut 0,2, berapakah tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 10 mmHg
B. 20 mmHg
C. 30 mmHg
D. 40 mmHg
E. 45 mmHg
Jawaban Benar
D. 40 mmHg
Pembahasan Lengkap
Fraksi mol pelarut:
Xₚ = 1 − Xₜ
Xₚ = 1 − 0,2
Xₚ = 0,8
Tekanan uap:
P = Xₚ · P°
P = 0,8 × 50
P = 40 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 40 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghubungkan fraksi mol zat terlarut dan pelarut.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan tekanan uap larutan dari fraksi mol zat terlarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Tekanan uap pelarut murni sebesar 80 mmHg dan tekanan uap larutan sebesar 72 mmHg. Berapakah penurunan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 4 mmHg
B. 6 mmHg
C. 8 mmHg
D. 10 mmHg
E. 12 mmHg
Jawaban Benar
C. 8 mmHg
Pembahasan Lengkap
Gunakan:
ΔP = P° − P
ΔP = 80 − 72
ΔP = 8 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 8 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan penurunan tekanan uap dari data tekanan uap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghitung selisih tekanan uap pelarut murni dan larutan.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Jika tekanan uap air murni 100 mmHg dan fraksi mol air dalam larutan 0,9, berapakah penurunan tekanan uap?
Pilihan Jawaban
A. 5 mmHg
B. 10 mmHg
C. 15 mmHg
D. 20 mmHg
E. 25 mmHg
Jawaban Benar
B. 10 mmHg
Pembahasan Lengkap
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 1 − 0,9 = 0,1
Gunakan:
ΔP = Xₜ · P°
ΔP = 0,1 × 100
ΔP = 10 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 10 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung penurunan tekanan uap menggunakan fraksi mol pelarut.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fraksi mol zat terlarut dari fraksi mol pelarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Dalam suatu larutan terdapat 2 mol zat terlarut dan 8 mol pelarut. Berapakah fraksi mol zat terlarut?
Pilihan Jawaban
A. 0,1
B. 0,2
C. 0,25
D. 0,4
E. 0,8
Jawaban Benar
B. 0,2
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
n total = 2 + 8 = 10 mol
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 2/10
Xₜ = 0,2
Jadi, fraksi mol zat terlarut adalah 0,2.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan fraksi mol.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghitung fraksi mol zat terlarut dalam larutan.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Sebanyak 1 mol zat terlarut nonvolatil dicampurkan dengan 9 mol pelarut. Jika tekanan uap pelarut murni 60 mmHg, berapakah penurunan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 4 mmHg
B. 5 mmHg
C. 6 mmHg
D. 7 mmHg
E. 8 mmHg
Jawaban Benar
C. 6 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
1 + 9 = 10 mol
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 1/10 = 0,1
Penurunan tekanan uap:
ΔP = Xₜ · P°
ΔP = 0,1 × 60
ΔP = 6 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 6 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan Hukum Raoult pada larutan sederhana.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan penurunan tekanan uap dari jumlah mol komponen larutan.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Sebanyak 2 mol zat terlarut dicampurkan dengan 18 mol pelarut. Jika tekanan uap pelarut murni 40 mmHg, tekanan uap larutan adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 32 mmHg
B. 34 mmHg
C. 36 mmHg
D. 38 mmHg
E. 40 mmHg
Jawaban Benar
C. 36 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
2 + 18 = 20 mol
Fraksi mol pelarut:
Xₚ = 18/20 = 0,9
Tekanan uap larutan:
P = Xₚ · P°
P = 0,9 × 40
P = 36 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 36 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tekanan uap larutan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan tekanan uap berdasarkan fraksi mol pelarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Suatu larutan memiliki fraksi mol zat terlarut 0,05. Jika tekanan uap pelarut murni 200 mmHg, berapakah tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 180 mmHg
B. 185 mmHg
C. 190 mmHg
D. 195 mmHg
E. 200 mmHg
Jawaban Benar
D. 190 mmHg
Pembahasan Lengkap
Fraksi mol pelarut:
Xₚ = 1 − 0,05
Xₚ = 0,95
Tekanan uap larutan:
P = 0,95 × 200
P = 190 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 190 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tekanan uap larutan berdasarkan fraksi mol.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fraksi mol pelarut dan tekanan uap larutan.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Suatu larutan memiliki tekanan uap 54 mmHg, sedangkan tekanan uap pelarut murninya 60 mmHg. Berapakah fraksi mol zat terlarut?
Pilihan Jawaban
A. 0,05
B. 0,10
C. 0,15
D. 0,20
E. 0,25
Jawaban Benar
B. 0,10
Pembahasan Lengkap
Hitung penurunan tekanan uap:
ΔP = P° − P
ΔP = 60 − 54
ΔP = 6 mmHg
Gunakan:
ΔP = Xₜ · P°
Xₜ = 6/60
Xₜ = 0,1
Jadi, fraksi mol zat terlarut adalah 0,10.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan fraksi mol zat terlarut dari data tekanan uap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengubah persamaan penurunan tekanan uap untuk mencari fraksi mol.
Level Kognitif
C4 – Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Sebanyak 2 mol zat terlarut nonvolatil dilarutkan dalam 18 mol air. Jika tekanan uap air murni adalah 50 mmHg, berapakah penurunan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 4 mmHg
B. 5 mmHg
C. 6 mmHg
D. 8 mmHg
E. 10 mmHg
Jawaban Benar
B. 5 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
n total = 2 + 18 = 20 mol
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 2/20 = 0,1
Penurunan tekanan uap:
ΔP = Xₜ × P°
ΔP = 0,1 × 50
ΔP = 5 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 5 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung penurunan tekanan uap menggunakan Hukum Raoult.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan penurunan tekanan uap berdasarkan jumlah mol zat terlarut dan pelarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Sebanyak 3 mol zat terlarut dan 7 mol pelarut membentuk suatu larutan. Jika tekanan uap pelarut murni sebesar 80 mmHg, tekanan uap larutan adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 48 mmHg
B. 52 mmHg
C. 56 mmHg
D. 60 mmHg
E. 64 mmHg
Jawaban Benar
C. 56 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
n total = 3 + 7 = 10 mol
Fraksi mol pelarut:
Xₚ = 7/10 = 0,7
Tekanan uap larutan:
P = Xₚ × P°
P = 0,7 × 80
P = 56 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 56 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tekanan uap larutan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan tekanan uap larutan berdasarkan fraksi mol pelarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Tekanan uap pelarut murni adalah 100 mmHg. Jika fraksi mol zat terlarut sebesar 0,15, berapakah penurunan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 10 mmHg
B. 12 mmHg
C. 15 mmHg
D. 18 mmHg
E. 20 mmHg
Jawaban Benar
C. 15 mmHg
Pembahasan Lengkap
Gunakan:
ΔP = Xₜ × P°
ΔP = 0,15 × 100
ΔP = 15 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 15 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung penurunan tekanan uap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan penurunan tekanan uap dari fraksi mol zat terlarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Tekanan uap larutan adalah 72 mmHg, sedangkan tekanan uap pelarut murni adalah 90 mmHg. Berapakah fraksi mol zat terlarut?
Pilihan Jawaban
A. 0,10
B. 0,15
C. 0,20
D. 0,25
E. 0,30
Jawaban Benar
C. 0,20
Pembahasan Lengkap
Penurunan tekanan uap:
ΔP = P° − P
ΔP = 90 − 72
ΔP = 18 mmHg
Gunakan:
ΔP = Xₜ × P°
Xₜ = 18/90
Xₜ = 0,20
Jadi, fraksi mol zat terlarut adalah 0,20.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan fraksi mol berdasarkan tekanan uap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengolah data tekanan uap untuk menentukan fraksi mol zat terlarut.
Level Kognitif
C4 – Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Sebanyak 1 mol zat terlarut nonvolatil dilarutkan dalam 19 mol pelarut. Jika tekanan uap pelarut murni 40 mmHg, berapakah tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 36 mmHg
B. 37 mmHg
C. 38 mmHg
D. 39 mmHg
E. 40 mmHg
Jawaban Benar
C. 38 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
1 + 19 = 20 mol
Fraksi mol pelarut:
Xₚ = 19/20 = 0,95
Tekanan uap:
P = 0,95 × 40
P = 38 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 38 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tekanan uap larutan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan tekanan uap menggunakan fraksi mol pelarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Suatu larutan terdiri atas 4 mol pelarut dan 1 mol zat terlarut. Jika tekanan uap pelarut murni adalah 60 mmHg, berapakah penurunan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 10 mmHg
B. 12 mmHg
C. 15 mmHg
D. 20 mmHg
E. 24 mmHg
Jawaban Benar
B. 12 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
4 + 1 = 5 mol
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 1/5 = 0,2
Penurunan tekanan uap:
ΔP = 0,2 × 60
ΔP = 12 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 12 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung penurunan tekanan uap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fraksi mol zat terlarut dan menggunakannya dalam Hukum Raoult.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 50 mmHg. Setelah ditambahkan zat terlarut nonvolatil, tekanan uap menjadi 45 mmHg. Berapakah fraksi mol pelarut?
Pilihan Jawaban
A. 0,80
B. 0,85
C. 0,90
D. 0,95
E. 0,98
Jawaban Benar
C. 0,90
Pembahasan Lengkap
Gunakan:
P = Xₚ × P°
Xₚ = P/P°
Xₚ = 45/50
Xₚ = 0,90
Jadi, fraksi mol pelarut adalah 0,90.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan fraksi mol pelarut.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengubah persamaan Hukum Raoult untuk menentukan fraksi mol pelarut.
Level Kognitif
C4 – Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Suatu larutan memiliki fraksi mol pelarut sebesar 0,75. Jika tekanan uap pelarut murni 120 mmHg, berapakah penurunan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 20 mmHg
B. 25 mmHg
C. 30 mmHg
D. 35 mmHg
E. 40 mmHg
Jawaban Benar
C. 30 mmHg
Pembahasan Lengkap
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 1 − Xₚ
Xₜ = 1 − 0,75
Xₜ = 0,25
Penurunan tekanan uap:
ΔP = Xₜ × P°
ΔP = 0,25 × 120
ΔP = 30 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 30 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan penurunan tekanan uap dari fraksi mol pelarut.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fraksi mol zat terlarut dari fraksi mol pelarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Larutan dibuat dengan mencampurkan 2 mol zat terlarut dan 8 mol pelarut. Jika tekanan uap pelarut murni 100 mmHg, berapakah penurunan tekanan uap dan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 10 mmHg dan 90 mmHg
B. 15 mmHg dan 85 mmHg
C. 20 mmHg dan 80 mmHg
D. 25 mmHg dan 75 mmHg
E. 30 mmHg dan 70 mmHg
Jawaban Benar
C. 20 mmHg dan 80 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
2 + 8 = 10 mol
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 2/10 = 0,2
Penurunan tekanan uap:
ΔP = 0,2 × 100
ΔP = 20 mmHg
Tekanan uap larutan:
P = P° − ΔP
P = 100 − 20
P = 80 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 20 mmHg dan tekanan uap larutan 80 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung penurunan dan tekanan uap larutan secara bertahap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan penurunan tekanan uap kemudian menghitung tekanan uap larutan.
Level Kognitif
C4 – Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
4 menit.
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Dua larutan memiliki tekanan uap pelarut murni yang sama. Larutan A memiliki fraksi mol zat terlarut 0,1, sedangkan larutan B memiliki fraksi mol zat terlarut 0,3. Larutan yang memiliki tekanan uap lebih rendah adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Larutan A
B. Larutan B
C. Keduanya sama
D. Tidak dapat ditentukan
E. Keduanya tidak memiliki tekanan uap
Jawaban Benar
B. Larutan B
Pembahasan Lengkap
Menurut Hukum Raoult:
ΔP = Xₜ × P°
Semakin besar fraksi mol zat terlarut, semakin besar penurunan tekanan uap. Larutan B memiliki Xₜ = 0,3, lebih besar daripada larutan A yang hanya 0,1.
Akibatnya, tekanan uap larutan B lebih rendah.
Jadi, jawabannya adalah B. Larutan B.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis pengaruh konsentrasi zat terlarut terhadap tekanan uap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu membandingkan tekanan uap dua larutan berdasarkan fraksi mol zat terlarut.
Level Kognitif
C4 – Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Sebanyak 3 mol zat terlarut nonvolatil dicampurkan dengan 12 mol pelarut. Jika tekanan uap pelarut murni adalah 80 mmHg, berapakah tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 60 mmHg
B. 64 mmHg
C. 68 mmHg
D. 72 mmHg
E. 76 mmHg
Jawaban Benar
C. 64 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
3 + 12 = 15 mol
Fraksi mol pelarut:
Xₚ = 12/15 = 0,8
Tekanan uap larutan:
P = Xₚ × P°
P = 0,8 × 80
P = 64 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 64 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tekanan uap larutan berdasarkan fraksi mol pelarut.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan tekanan uap larutan menggunakan Hukum Raoult.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Tekanan uap pelarut murni adalah 90 mmHg. Jika fraksi mol zat terlarut sebesar 0,2, berapakah tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 60 mmHg
B. 68 mmHg
C. 72 mmHg
D. 75 mmHg
E. 80 mmHg
Jawaban Benar
C. 72 mmHg
Pembahasan Lengkap
Fraksi mol pelarut:
Xₚ = 1 − 0,2 = 0,8
Tekanan uap larutan:
P = Xₚ × P°
P = 0,8 × 90
P = 72 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 72 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tekanan uap larutan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fraksi mol pelarut dari fraksi mol zat terlarut.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Tekanan uap pelarut murni sebesar 120 mmHg dan tekanan uap larutan sebesar 108 mmHg. Berapakah penurunan tekanan uap?
Pilihan Jawaban
A. 8 mmHg
B. 10 mmHg
C. 12 mmHg
D. 14 mmHg
E. 16 mmHg
Jawaban Benar
C. 12 mmHg
Pembahasan Lengkap
Penurunan tekanan uap:
ΔP = P° − P
ΔP = 120 − 108
ΔP = 12 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 12 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan penurunan tekanan uap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghitung selisih tekanan uap pelarut murni dan larutan.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit.
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Suatu larutan memiliki penurunan tekanan uap sebesar 8 mmHg. Jika tekanan uap pelarut murni 40 mmHg, berapakah fraksi mol zat terlarut?
Pilihan Jawaban
A. 0,1
B. 0,15
C. 0,2
D. 0,25
E. 0,3
Jawaban Benar
C. 0,2
Pembahasan Lengkap
Gunakan:
ΔP = Xₜ × P°
8 = Xₜ × 40
Xₜ = 8/40
Xₜ = 0,2
Jadi, fraksi mol zat terlarut adalah 0,2.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan fraksi mol zat terlarut.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengubah persamaan penurunan tekanan uap untuk mencari fraksi mol.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Sebanyak 1 mol zat terlarut dicampurkan dengan 4 mol pelarut. Jika tekanan uap pelarut murni 50 mmHg, berapakah penurunan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 5 mmHg
B. 10 mmHg
C. 15 mmHg
D. 20 mmHg
E. 25 mmHg
Jawaban Benar
B. 10 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
1 + 4 = 5 mol
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 1/5 = 0,2
Penurunan tekanan uap:
ΔP = 0,2 × 50
ΔP = 10 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 10 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung penurunan tekanan uap berdasarkan jumlah mol.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fraksi mol dan menggunakannya untuk menghitung penurunan tekanan uap.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Sebanyak 2 mol zat terlarut nonvolatil dilarutkan dalam 8 mol pelarut. Jika tekanan uap pelarut murni 100 mmHg, berapakah tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 70 mmHg
B. 75 mmHg
C. 80 mmHg
D. 85 mmHg
E. 90 mmHg
Jawaban Benar
C. 80 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
2 + 8 = 10 mol
Fraksi mol pelarut:
Xₚ = 8/10 = 0,8
Tekanan uap:
P = 0,8 × 100
P = 80 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 80 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tekanan uap larutan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menggunakan fraksi mol pelarut dalam Hukum Raoult.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Mudah.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Larutan A memiliki fraksi mol zat terlarut 0,1, sedangkan larutan B memiliki fraksi mol zat terlarut 0,25. Jika tekanan uap pelarut murni kedua larutan sama, larutan yang memiliki penurunan tekanan uap lebih besar adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Larutan A
B. Larutan B
C. Keduanya sama
D. Tidak dapat ditentukan
E. Keduanya tidak mengalami penurunan
Jawaban Benar
B. Larutan B
Pembahasan Lengkap
Berdasarkan:
ΔP = Xₜ × P°
Karena tekanan uap pelarut murni sama, larutan dengan fraksi mol zat terlarut lebih besar akan mengalami penurunan tekanan uap lebih besar.
Xₜ B = 0,25 > Xₜ A = 0,1
Jadi, larutan B memiliki penurunan tekanan uap lebih besar.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis pengaruh fraksi mol terhadap penurunan tekanan uap.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu membandingkan penurunan tekanan uap berdasarkan fraksi mol zat terlarut.
Level Kognitif
C4 – Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit.
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Suatu larutan memiliki fraksi mol pelarut 0,9. Jika tekanan uap pelarut murni 100 mmHg, berapakah penurunan tekanan uap dan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 5 mmHg dan 95 mmHg
B. 10 mmHg dan 90 mmHg
C. 15 mmHg dan 85 mmHg
D. 20 mmHg dan 80 mmHg
E. 25 mmHg dan 75 mmHg
Jawaban Benar
B. 10 mmHg dan 90 mmHg
Pembahasan Lengkap
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 1 − 0,9 = 0,1
Penurunan tekanan uap:
ΔP = 0,1 × 100
ΔP = 10 mmHg
Tekanan uap larutan:
P = 100 − 10
P = 90 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 10 mmHg dan tekanan uap larutan 90 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung penurunan dan tekanan uap larutan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan dua besaran berdasarkan fraksi mol pelarut.
Level Kognitif
C4 – Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Dalam suatu larutan terdapat 0,5 mol zat terlarut dan 4,5 mol pelarut. Jika tekanan uap pelarut murni sebesar 60 mmHg, berapakah tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 48 mmHg
B. 50 mmHg
C. 52 mmHg
D. 54 mmHg
E. 56 mmHg
Jawaban Benar
D. 54 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
0,5 + 4,5 = 5 mol
Fraksi mol pelarut:
Xₚ = 4,5/5 = 0,9
Tekanan uap larutan:
P = 0,9 × 60
P = 54 mmHg
Jadi, tekanan uap larutan adalah 54 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tekanan uap berdasarkan jumlah mol komponen.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fraksi mol pelarut dan tekanan uap larutan.
Level Kognitif
C3 – Menerapkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit.
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 2 mol zat terlarut nonvolatil ke dalam 18 mol pelarut. Jika tekanan uap pelarut murni adalah 100 mmHg, berapakah penurunan tekanan uap dan tekanan uap larutan?
Pilihan Jawaban
A. 5 mmHg dan 95 mmHg
B. 10 mmHg dan 90 mmHg
C. 15 mmHg dan 85 mmHg
D. 20 mmHg dan 80 mmHg
E. 25 mmHg dan 75 mmHg
Jawaban Benar
B. 10 mmHg dan 90 mmHg
Pembahasan Lengkap
Jumlah mol total:
2 + 18 = 20 mol
Fraksi mol zat terlarut:
Xₜ = 2/20 = 0,1
Penurunan tekanan uap:
ΔP = Xₜ × P°
ΔP = 0,1 × 100
ΔP = 10 mmHg
Tekanan uap larutan:
P = P° − ΔP
P = 100 − 10
P = 90 mmHg
Jadi, penurunan tekanan uap adalah 10 mmHg dan tekanan uap larutan adalah 90 mmHg.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis tekanan uap dan penurunan tekanan uap secara menyeluruh.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fraksi mol, penurunan tekanan uap, dan tekanan uap larutan dalam satu permasalahan.
Level Kognitif
C4 – Menganalisis.
Tingkat Kesulitan
Sedang.
Estimasi Waktu Pengerjaan
4 menit.
Kesimpulan
Contoh soal penurunan tekanan uap umumnya menggunakan konsep Hukum Raoult dan fraksi mol komponen larutan. Rumus penting yang perlu dipahami adalah:
ΔP = Xₜ × P°
dan
P = Xₚ × P°
Karena Xₚ + Xₜ = 1, fraksi mol pelarut dan zat terlarut dapat digunakan secara bergantian untuk menentukan tekanan uap maupun penurunannya.
Semakin besar jumlah partikel zat terlarut dalam larutan, semakin besar penurunan tekanan uap dan semakin rendah tekanan uap larutannya.