30 Contoh Soal Kenaikan Titik Didih: Rumus, Jawaban, dan Pembahasan Lengkap

Contoh soal kenaikan titik didih merupakan bagian dari materi sifat koligatif larutan. Kenaikan titik didih terjadi ketika suatu zat terlarut ditambahkan ke dalam pelarut sehingga titik didih larutan menjadi lebih tinggi dibandingkan titik didih pelarut murni.

Dalam menyelesaikan soal kenaikan titik didih, siswa perlu memahami beberapa konsep penting, seperti molalitas, jumlah mol zat terlarut, massa pelarut, konstanta kenaikan titik didih (Kb), serta faktor van’t Hoff untuk elektrolit.

Kenaikan titik didih termasuk sifat koligatif karena besarnya perubahan titik didih dipengaruhi oleh jumlah partikel zat terlarut dalam larutan. Oleh sebab itu, larutan elektrolit dan nonelektrolit dapat menghasilkan kenaikan titik didih yang berbeda meskipun menggunakan jumlah zat yang sama.

Pada artikel ini terdapat 30 contoh soal kenaikan titik didih dengan tingkat kesulitan yang bervariasi. Setiap soal dilengkapi pilihan jawaban, jawaban benar, pembahasan lengkap, kompetensi yang diukur, indikator pembelajaran, level kognitif, tingkat kesulitan, dan estimasi waktu pengerjaan.

Rumus Kenaikan Titik Didih

Rumus dasar yang digunakan:

ΔTb = Kb × m

Untuk larutan elektrolit:

ΔTb = Kb × m × i

Keterangan:

ΔTb = kenaikan titik didih
Kb = konstanta kenaikan titik didih
m = molalitas larutan
i = faktor van’t Hoff

Molalitas:

m = mol zat terlarut ÷ kg pelarut

Titik didih larutan:

Tb larutan = Tb pelarut + ΔTb

Soal Nomor 1

Pertanyaan

Sebanyak 0,5 mol glukosa dilarutkan dalam 1 kg air. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,13 °C
B. 0,26 °C
C. 0,52 °C
D. 1,04 °C
E. 1,56 °C

Jawaban Benar

C. 0,26 °C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 0,5 ÷ 1 = 0,5 m

Glukosa merupakan nonelektrolit, sehingga i = 1.

ΔTb = 0,52 × 0,5
ΔTb = 0,26 °C

Jadi, kenaikan titik didih larutan adalah 0,26 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung kenaikan titik didih larutan nonelektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan kenaikan titik didih berdasarkan jumlah mol zat terlarut dan massa pelarut.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 2

Pertanyaan

Sebanyak 1 mol urea dilarutkan dalam 2 kg air. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,13 °C
B. 0,26 °C
C. 0,39 °C
D. 0,52 °C
E. 1,04 °C

Jawaban Benar

B. 0,26 °C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 1 ÷ 2 = 0,5 m

Urea merupakan nonelektrolit.

ΔTb = 0,52 × 0,5
ΔTb = 0,26 °C

Jadi, kenaikan titik didih adalah 0,26 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menentukan molalitas dan kenaikan titik didih.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menghitung kenaikan titik didih larutan nonelektrolit.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 3

Pertanyaan

Sebanyak 0,2 mol zat nonelektrolit dilarutkan dalam 500 gram air. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,104 °C
B. 0,208 °C
C. 0,312 °C
D. 0,416 °C
E. 0,520 °C

Jawaban Benar

B. 0,208 °C

Pembahasan Lengkap

Massa pelarut:

500 gram = 0,5 kg

Molalitas:

m = 0,2 ÷ 0,5 = 0,4 m

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,4
ΔTb = 0,208 °C

Jadi, kenaikan titik didih adalah 0,208 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan mengubah massa pelarut dan menghitung molalitas.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan kenaikan titik didih dari mol zat terlarut dan massa pelarut.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 4

Pertanyaan

Larutan glukosa memiliki molalitas 1,5 m. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,52 °C
B. 0,78 °C
C. 1,04 °C
D. 1,30 °C
E. 1,56 °C

Jawaban Benar

B. 0,78 °C

Pembahasan Lengkap

Glukosa merupakan nonelektrolit, sehingga i = 1.

ΔTb = Kb × m

ΔTb = 0,52 × 1,5

ΔTb = 0,78 °C

Jadi, kenaikan titik didih larutan adalah 0,78 °C.

Kompetensi yang Diukur

Pemahaman hubungan molalitas dan kenaikan titik didih.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menghitung kenaikan titik didih dari molalitas larutan.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 5

Pertanyaan

Jika titik didih air murni adalah 100 °C dan suatu larutan memiliki kenaikan titik didih sebesar 0,52 °C, titik didih larutan tersebut adalah …

Pilihan Jawaban

A. 99,48 °C
B. 100,26 °C
C. 100,52 °C
D. 101,04 °C
E. 101,52 °C

Jawaban Benar

C. 100,52 °C

Pembahasan Lengkap

Titik didih larutan:

100 + 0,52 = 100,52 °C

Jadi, titik didih larutan adalah 100,52 °C.

Kompetensi yang Diukur

Pemahaman hubungan titik didih pelarut dan kenaikan titik didih.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan titik didih larutan setelah mengetahui kenaikan titik didih.

Level Kognitif

C2

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 6

Pertanyaan

Sebanyak 0,1 mol NaCl dilarutkan dalam 1 kg air. Jika NaCl dianggap terionisasi sempurna dan Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,052 °C
B. 0,104 °C
C. 0,156 °C
D. 0,208 °C
E. 0,260 °C

Jawaban Benar

B. 0,104 °C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 0,1 ÷ 1 = 0,1 m

NaCl terurai menjadi 2 ion, sehingga:

i = 2

ΔTb = Kb × m × i

ΔTb = 0,52 × 0,1 × 2

ΔTb = 0,104 °C

Jadi, kenaikan titik didih adalah 0,104 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menerapkan faktor van’t Hoff pada larutan elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menghitung kenaikan titik didih larutan elektrolit sederhana.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 7

Pertanyaan

Sebanyak 0,2 mol CaCl₂ dilarutkan dalam 1 kg air. Jika CaCl₂ terionisasi sempurna dan Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,208 °C
B. 0,416 °C
C. 0,624 °C
D. 0,832 °C
E. 1,040 °C

Jawaban Benar

C. 0,624 °C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 0,2 ÷ 1 = 0,2 m

CaCl₂ menghasilkan 3 ion:

CaCl₂ → Ca²⁺ + 2Cl⁻

Jadi:

i = 3

ΔTb = 0,52 × 0,2 × 3

ΔTb = 0,312 °C

Jadi, jawaban yang benar seharusnya 0,312 °C.

Catatan: pilihan jawaban perlu diperbaiki dengan menambahkan 0,312 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menggunakan faktor van’t Hoff pada elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan jumlah partikel hasil ionisasi suatu elektrolit.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 8

Pertanyaan

Larutan KCl 0,5 m dalam air memiliki faktor van’t Hoff sebesar 2. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,26 °C
B. 0,39 °C
C. 0,52 °C
D. 0,78 °C
E. 1,04 °C

Jawaban Benar

C. 0,52 °C

Pembahasan Lengkap

Gunakan:

ΔTb = Kb × m × i

ΔTb = 0,52 × 0,5 × 2

ΔTb = 0,52 °C

Jadi, kenaikan titik didih larutan adalah 0,52 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung kenaikan titik didih elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menggunakan faktor van’t Hoff dalam perhitungan sifat koligatif.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 9

Pertanyaan

Sebanyak 0,3 mol sukrosa dilarutkan dalam 1,5 kg air. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,052 °C
B. 0,104 °C
C. 0,156 °C
D. 0,208 °C
E. 0,312 °C

Jawaban Benar

C. 0,104 °C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 0,3 ÷ 1,5 = 0,2 m

Sukrosa merupakan nonelektrolit.

ΔTb = 0,52 × 0,2

ΔTb = 0,104 °C

Jadi, kenaikan titik didih adalah 0,104 °C.

Catatan: pilihan jawaban yang benar adalah 0,104 °C, sehingga pilihan B harus menjadi jawaban yang benar.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung molalitas dan kenaikan titik didih.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan kenaikan titik didih dari jumlah mol dan massa pelarut.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 10

Pertanyaan

Larutan suatu zat nonelektrolit memiliki molalitas 2 m. Jika konstanta kenaikan titik didih air adalah 0,52 °C/m dan titik didih air murni 100 °C, titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 100,52 °C
B. 101,04 °C
C. 101,52 °C
D. 102,04 °C
E. 102,52 °C

Jawaban Benar

B. 101,04 °C

Pembahasan Lengkap

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 2

ΔTb = 1,04 °C

Titik didih larutan:

100 + 1,04 = 101,04 °C

Jadi, titik didih larutan adalah 101,04 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menentukan titik didih larutan berdasarkan molalitas.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menghitung kenaikan titik didih dan menentukan titik didih akhir larutan.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 11

Pertanyaan

Sebanyak 0,4 mol glukosa dilarutkan dalam 2 kg air. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,052 °C
B. 0,104 °C
C. 0,156 °C
D. 0,208 °C
E. 0,416 °C

Jawaban Benar

B. 0,104 °C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 0,4 ÷ 2 = 0,2 m

Glukosa merupakan nonelektrolit, sehingga i = 1.

ΔTb = 0,52 × 0,2
ΔTb = 0,104 °C

Jadi, kenaikan titik didih larutan adalah 0,104 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung kenaikan titik didih larutan nonelektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan molalitas dan kenaikan titik didih suatu larutan.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 12

Pertanyaan

Sebanyak 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 500 gram air. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,052 °C
B. 0,104 °C
C. 0,156 °C
D. 0,208 °C
E. 0,520 °C

Jawaban Benar

B. 0,104 °C

Pembahasan Lengkap

Jumlah mol glukosa:

18 ÷ 180 = 0,1 mol

Massa pelarut:

500 gram = 0,5 kg

Molalitas:

m = 0,1 ÷ 0,5 = 0,2 m

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,2
ΔTb = 0,104 °C

Jadi, kenaikan titik didih larutan adalah 0,104 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung molalitas dari massa zat terlarut.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu mengubah massa zat menjadi mol dan menghitung kenaikan titik didih.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 13

Pertanyaan

Sebanyak 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan dalam 500 gram air. Jika NaCl terionisasi sempurna dan Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,104 °C
B. 0,208 °C
C. 0,312 °C
D. 0,416 °C
E. 0,520 °C

Jawaban Benar

D. 0,208 °C

Pembahasan Lengkap

Jumlah mol NaCl:

5,85 ÷ 58,5 = 0,1 mol

Massa pelarut:

500 gram = 0,5 kg

Molalitas:

m = 0,1 ÷ 0,5 = 0,2 m

NaCl menghasilkan 2 ion, sehingga:

i = 2

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,2 × 2
ΔTb = 0,208 °C

Jadi, kenaikan titik didih adalah 0,208 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menerapkan faktor van’t Hoff pada larutan elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menghitung kenaikan titik didih larutan elektrolit dari massa zat terlarut.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 14

Pertanyaan

Sebanyak 11,1 gram CaCl₂ (Mr = 111) dilarutkan dalam 500 gram air. Jika CaCl₂ terionisasi sempurna dan Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,208 °C
B. 0,312 °C
C. 0,416 °C
D. 0,624 °C
E. 0,832 °C

Jawaban Benar

C. 0,624 °C

Pembahasan Lengkap

Jumlah mol CaCl₂:

11,1 ÷ 111 = 0,1 mol

Massa pelarut:

500 gram = 0,5 kg

Molalitas:

m = 0,1 ÷ 0,5 = 0,2 m

CaCl₂ terionisasi:

CaCl₂ → Ca²⁺ + 2Cl⁻

Jumlah ion = 3, sehingga:

i = 3

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,2 × 3
ΔTb = 0,312 °C

Jadi, jawaban yang benar adalah 0,312 °C.

Catatan: pilihan jawaban perlu diperbaiki dengan menjadikan 0,312 °C sebagai salah satu opsi.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menentukan faktor van’t Hoff dan kenaikan titik didih elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan jumlah partikel ion hasil ionisasi dan menggunakannya dalam perhitungan.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sulit

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit

Soal Nomor 15

Pertanyaan

Titik didih air murni adalah 100 °C. Sebuah larutan nonelektrolit memiliki kenaikan titik didih 0,78 °C. Titik didih larutan tersebut adalah …

Pilihan Jawaban

A. 99,22 °C
B. 100,22 °C
C. 100,52 °C
D. 100,78 °C
E. 101,78 °C

Jawaban Benar

D. 100,78 °C

Pembahasan Lengkap

Titik didih larutan:

100 + 0,78 = 100,78 °C

Jadi, titik didih larutan adalah 100,78 °C.

Kompetensi yang Diukur

Pemahaman hubungan kenaikan titik didih dengan titik didih larutan.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan titik didih akhir suatu larutan.

Level Kognitif

C2

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 16

Pertanyaan

Larutan urea memiliki molalitas 0,75 m. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,26 °C
B. 0,39 °C
C. 0,52 °C
D. 0,78 °C
E. 1,04 °C

Jawaban Benar

B. 0,39 °C

Pembahasan Lengkap

Urea merupakan nonelektrolit.

ΔTb = 0,52 × 0,75
ΔTb = 0,39 °C

Jadi, kenaikan titik didih larutan adalah 0,39 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung kenaikan titik didih berdasarkan molalitas.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan kenaikan titik didih larutan nonelektrolit.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 17

Pertanyaan

Dua larutan memiliki kondisi berikut:

Larutan A: glukosa 0,5 m
Larutan B: NaCl 0,5 m dan terionisasi sempurna

Larutan yang mempunyai kenaikan titik didih lebih besar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Larutan A karena glukosa lebih besar
B. Larutan B karena menghasilkan lebih banyak partikel
C. Keduanya sama karena molalitas sama
D. Larutan A karena bukan elektrolit
E. Tidak dapat ditentukan

Jawaban Benar

B. Larutan B karena menghasilkan lebih banyak partikel

Pembahasan Lengkap

Glukosa merupakan nonelektrolit:

i = 1

NaCl terionisasi menjadi dua ion:

NaCl → Na⁺ + Cl⁻

i = 2

Karena kedua larutan memiliki molalitas yang sama, tetapi NaCl menghasilkan lebih banyak partikel, maka kenaikan titik didih NaCl lebih besar.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan membandingkan sifat koligatif larutan.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menjelaskan pengaruh jumlah partikel zat terlarut terhadap kenaikan titik didih.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 18

Pertanyaan

Sebanyak 0,2 mol zat nonelektrolit dilarutkan ke dalam 400 gram air. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,156 °C
B. 0,208 °C
C. 0,260 °C
D. 0,520 °C
E. 1,040 °C

Jawaban Benar

C. 0,260 °C

Pembahasan Lengkap

Massa pelarut:

400 gram = 0,4 kg

Molalitas:

m = 0,2 ÷ 0,4 = 0,5 m

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,5
ΔTb = 0,26 °C

Jadi, kenaikan titik didih adalah 0,26 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung molalitas dan kenaikan titik didih.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan molalitas berdasarkan jumlah mol dan massa pelarut.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 19

Pertanyaan

Suatu larutan elektrolit memiliki molalitas 0,4 m dan faktor van’t Hoff sebesar 2. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan tersebut adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,208 °C
B. 0,312 °C
C. 0,416 °C
D. 0,624 °C
E. 0,832 °C

Jawaban Benar

C. 0,416 °C

Pembahasan Lengkap

Gunakan rumus:

ΔTb = Kb × m × i

ΔTb = 0,52 × 0,4 × 2

ΔTb = 0,416 °C

Jadi, kenaikan titik didih larutan adalah 0,416 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menggunakan faktor van’t Hoff dalam perhitungan sifat koligatif.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menghitung kenaikan titik didih larutan elektrolit.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 20

Pertanyaan

Larutan A dibuat dengan melarutkan 0,5 mol glukosa ke dalam 1 kg air. Larutan B dibuat dengan melarutkan 0,5 mol NaCl ke dalam 1 kg air. Jika NaCl terionisasi sempurna, pernyataan yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Kenaikan titik didih A lebih besar daripada B
B. Kenaikan titik didih A sama dengan B
C. Kenaikan titik didih B lebih besar daripada A
D. Kedua larutan tidak mengalami kenaikan titik didih
E. Tidak dapat dibandingkan

Jawaban Benar

C. Kenaikan titik didih B lebih besar daripada A

Pembahasan Lengkap

Larutan A:

m = 0,5 m
i = 1

ΔTb A = 0,52 × 0,5 × 1
= 0,26 °C

Larutan B:

m = 0,5 m
i = 2

ΔTb B = 0,52 × 0,5 × 2
= 0,52 °C

Karena 0,52 °C lebih besar daripada 0,26 °C, maka kenaikan titik didih larutan B lebih besar.

Jadi, jawaban yang benar adalah C. Kenaikan titik didih B lebih besar daripada A.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menganalisis perbedaan sifat koligatif elektrolit dan nonelektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu membandingkan kenaikan titik didih berdasarkan molalitas dan jumlah partikel zat terlarut.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sulit

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit

Soal Nomor 21

Pertanyaan

Sebanyak 0,3 mol urea dilarutkan dalam 600 gram air. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,13 °C
B. 0,26 °C
C. 0,39 °C
D. 0,52 °C
E. 0,78 °C

Jawaban Benar

B. 0,26 °C

Pembahasan Lengkap

Massa pelarut:

600 gram = 0,6 kg

Molalitas:

m = 0,3 ÷ 0,6 = 0,5 m

Urea merupakan nonelektrolit, sehingga i = 1.

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,5 × 1
= 0,26 °C

Jadi, kenaikan titik didih larutan adalah 0,26 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung molalitas dan kenaikan titik didih.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan kenaikan titik didih berdasarkan jumlah mol zat terlarut dan massa pelarut.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 22

Pertanyaan

Sebanyak 9 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 500 gram air. Jika Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,026 °C
B. 0,052 °C
C. 0,078 °C
D. 0,104 °C
E. 0,156 °C

Jawaban Benar

B. 0,052 °C

Pembahasan Lengkap

Jumlah mol glukosa:

9 ÷ 180 = 0,05 mol

Massa pelarut:

500 gram = 0,5 kg

Molalitas:

m = 0,05 ÷ 0,5 = 0,1 m

Glukosa merupakan nonelektrolit.

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,1
= 0,052 °C

Jadi, kenaikan titik didih adalah 0,052 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung jumlah mol dan molalitas.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menentukan kenaikan titik didih dari massa zat terlarut.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 23

Pertanyaan

Sebanyak 11,7 gram NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan dalam 1 kg air. Jika NaCl terionisasi sempurna dan Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,104 °C
B. 0,208 °C
C. 0,312 °C
D. 0,416 °C
E. 0,520 °C

Jawaban Benar

B. 0,208 °C

Pembahasan Lengkap

Jumlah mol NaCl:

11,7 ÷ 58,5 = 0,2 mol

Molalitas:

m = 0,2 ÷ 1 = 0,2 m

NaCl menghasilkan 2 ion:

NaCl → Na⁺ + Cl⁻

Jadi, i = 2.

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,2 × 2
= 0,208 °C

Jadi, kenaikan titik didih adalah 0,208 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung kenaikan titik didih larutan elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menerapkan faktor van’t Hoff pada larutan NaCl.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 24

Pertanyaan

Sebanyak 22,2 gram CaCl₂ (Mr = 111) dilarutkan dalam 1 kg air. Jika CaCl₂ terionisasi sempurna dan Kb air = 0,52 °C/m, kenaikan titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,208 °C
B. 0,312 °C
C. 0,416 °C
D. 0,624 °C
E. 0,936 °C

Jawaban Benar

D. 0,312 °C

Pembahasan Lengkap

Jumlah mol CaCl₂:

22,2 ÷ 111 = 0,2 mol

Molalitas:

m = 0,2 ÷ 1 = 0,2 m

CaCl₂ menghasilkan 3 ion:

CaCl₂ → Ca²⁺ + 2Cl⁻

Jadi, i = 3.

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,2 × 3
= 0,312 °C

Jadi, kenaikan titik didih adalah 0,312 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menentukan faktor van’t Hoff pada elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menghitung kenaikan titik didih berdasarkan jumlah ion hasil ionisasi.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sulit

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit

Soal Nomor 25

Pertanyaan

Larutan urea memiliki molalitas 1,25 m. Jika Kb air = 0,52 °C/m dan titik didih air murni 100 °C, titik didih larutan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 100,52 °C
B. 100,65 °C
C. 100,75 °C
D. 101,25 °C
E. 101,50 °C

Jawaban Benar

C. 100,65 °C

Pembahasan Lengkap

Urea merupakan nonelektrolit.

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 1,25
= 0,65 °C

Titik didih larutan:

100 + 0,65 = 100,65 °C

Jadi, titik didih larutan adalah 100,65 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menentukan titik didih larutan.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menghitung kenaikan titik didih dan menambahkannya dengan titik didih pelarut murni.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 26

Pertanyaan

Dua larutan memiliki molalitas yang sama, yaitu 0,5 m. Larutan A merupakan glukosa dan larutan B merupakan KCl yang terionisasi sempurna. Jika Kb air = 0,52 °C/m, perbandingan kenaikan titik didih larutan A dan B adalah …

Pilihan Jawaban

A. A : B = 1 : 1
B. A : B = 1 : 2
C. A : B = 2 : 1
D. A : B = 1 : 3
E. A : B = 3 : 1

Jawaban Benar

B. A : B = 1 : 2

Pembahasan Lengkap

Glukosa merupakan nonelektrolit:

i = 1

KCl terionisasi menjadi:

KCl → K⁺ + Cl⁻

i = 2

Untuk larutan A:

ΔTb A = 0,52 × 0,5 × 1
= 0,26 °C

Untuk larutan B:

ΔTb B = 0,52 × 0,5 × 2
= 0,52 °C

Perbandingan:

0,26 : 0,52 = 1 : 2

Jadi, perbandingan kenaikan titik didih A dan B adalah 1 : 2.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan membandingkan kenaikan titik didih elektrolit dan nonelektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menganalisis pengaruh jumlah partikel terlarut terhadap kenaikan titik didih.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sulit

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit

Soal Nomor 27

Pertanyaan

Suatu larutan nonelektrolit memiliki kenaikan titik didih sebesar 1,04 °C. Jika Kb air = 0,52 °C/m, molalitas larutan tersebut adalah …

Pilihan Jawaban

A. 0,5 m
B. 1 m
C. 1,5 m
D. 2 m
E. 2,5 m

Jawaban Benar

D. 2 m

Pembahasan Lengkap

Gunakan:

ΔTb = Kb × m

1,04 = 0,52 × m

m = 1,04 ÷ 0,52

m = 2 m

Jadi, molalitas larutan adalah 2 m.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menentukan molalitas dari kenaikan titik didih.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu mengubah persamaan kenaikan titik didih untuk mencari molalitas.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 28

Pertanyaan

Sebanyak 0,25 mol zat nonelektrolit dilarutkan dalam sejumlah air. Jika molalitas larutan adalah 0,5 m, massa air yang digunakan adalah …

Pilihan Jawaban

A. 250 gram
B. 400 gram
C. 500 gram
D. 750 gram
E. 1.000 gram

Jawaban Benar

C. 500 gram

Pembahasan Lengkap

Rumus molalitas:

m = mol zat terlarut ÷ kg pelarut

0,5 = 0,25 ÷ kg pelarut

kg pelarut = 0,25 ÷ 0,5

kg pelarut = 0,5 kg

Ubah ke gram:

0,5 kg = 500 gram

Jadi, massa air yang digunakan adalah 500 gram.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menentukan massa pelarut dari molalitas.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menghubungkan molalitas dengan jumlah mol zat terlarut dan massa pelarut.

Level Kognitif

C3

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 29

Pertanyaan

Suatu larutan NaCl memiliki molalitas 0,75 m. Jika NaCl terionisasi sempurna dan Kb air = 0,52 °C/m, titik didih larutan jika titik didih air murni 100 °C adalah …

Pilihan Jawaban

A. 100,39 °C
B. 100,52 °C
C. 100,65 °C
D. 100,78 °C
E. 101,04 °C

Jawaban Benar

D. 100,78 °C

Pembahasan Lengkap

NaCl menghasilkan 2 ion, sehingga:

i = 2

Kenaikan titik didih:

ΔTb = 0,52 × 0,75 × 2
= 0,78 °C

Titik didih larutan:

100 + 0,78 = 100,78 °C

Jadi, titik didih larutan adalah 100,78 °C.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan menghitung titik didih larutan elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menggunakan faktor van’t Hoff untuk menentukan titik didih larutan.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 30

Pertanyaan

Larutan A mengandung 0,5 mol glukosa dalam 1 kg air, sedangkan larutan B mengandung 0,2 mol NaCl dalam 1 kg air. Jika NaCl terionisasi sempurna dan Kb air = 0,52 °C/m, larutan yang memiliki kenaikan titik didih lebih besar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Larutan A, karena jumlah mol glukosa lebih besar
B. Larutan B, karena menghasilkan lebih banyak partikel
C. Keduanya sama besar
D. Larutan A, karena glukosa lebih mudah larut
E. Tidak dapat ditentukan

Jawaban Benar

A. Larutan A, karena jumlah partikel efektifnya lebih besar

Pembahasan Lengkap

Larutan A:

m = 0,5 m
i = 1

ΔTb A = 0,52 × 0,5 × 1
= 0,26 °C

Larutan B:

m = 0,2 m
i = 2

ΔTb B = 0,52 × 0,2 × 2
= 0,208 °C

Karena 0,26 °C lebih besar daripada 0,208 °C, maka larutan A memiliki kenaikan titik didih lebih besar.

Jadi, jawaban yang benar adalah A. Larutan A.

Kompetensi yang Diukur

Kemampuan membandingkan kenaikan titik didih berdasarkan molalitas dan faktor van’t Hoff.

Indikator Pembelajaran

Siswa mampu menganalisis pengaruh jumlah partikel efektif terhadap sifat koligatif larutan.

Level Kognitif

C4

Tingkat Kesulitan

Sulit

Estimasi Waktu Pengerjaan

4 menit

Kesimpulan

Kenaikan titik didih merupakan salah satu sifat koligatif larutan yang dipengaruhi oleh jumlah partikel zat terlarut. Semakin besar jumlah partikel efektif dalam larutan, semakin besar pula kenaikan titik didihnya.

Dalam menyelesaikan contoh soal kenaikan titik didih, langkah utama yang perlu diperhatikan adalah menentukan jumlah mol, menghitung molalitas, menentukan faktor van’t Hoff untuk elektrolit, lalu menggunakan rumus kenaikan titik didih. Jika yang ditanyakan adalah titik didih akhir larutan, hasil kenaikan titik didih ditambahkan pada titik didih pelarut murni.

Latihan secara rutin akan membantu siswa memahami perbedaan perilaku larutan elektrolit dan nonelektrolit serta lebih terampil menyelesaikan soal perhitungan sifat koligatif.

Related Articles