Hidrolisis garam merupakan salah satu materi penting dalam kimia karena berkaitan dengan reaksi ion-ion garam dengan air yang dapat memengaruhi sifat larutan. Melalui contoh soal hidrolisis, siswa dapat memahami cara menentukan jenis garam, ion yang mengalami hidrolisis, hingga menghitung pH larutan.
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Garam NaCl dilarutkan ke dalam air. Berdasarkan asal asam dan basanya, bagaimana sifat larutan NaCl?
Pilihan Jawaban
A. Asam
B. Basa
C. Netral
D. Sangat asam
E. Sangat basa
Jawaban Benar
C. Netral
Pembahasan Lengkap
NaCl berasal dari HCl yang merupakan asam kuat dan NaOH yang merupakan basa kuat. Ion Na⁺ dan Cl⁻ tidak mengalami hidrolisis yang berarti. Oleh karena itu, larutan NaCl bersifat netral dengan pH sekitar 7.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis sifat larutan garam berdasarkan asal asam dan basanya.
Indikator Pembelajaran
Menentukan sifat larutan garam dari pasangan asam dan basa pembentuknya.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Garam CH₃COONa berasal dari CH₃COOH dan NaOH. Ion yang mengalami hidrolisis dalam air adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Na⁺
B. H⁺
C. OH⁻
D. CH₃COO⁻
E. H₂O saja
Jawaban Benar
D. CH₃COO⁻
Pembahasan Lengkap
CH₃COOH merupakan asam lemah, sedangkan NaOH merupakan basa kuat. Ion Na⁺ tidak mengalami hidrolisis, sedangkan ion CH₃COO⁻ bereaksi dengan air:
CH₃COO⁻ + H₂O ⇌ CH₃COOH + OH⁻
Pembentukan OH⁻ menyebabkan larutan CH₃COONa bersifat basa.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis ion yang mengalami hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menentukan ion penyebab sifat basa pada garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 3
Pertanyaan
NH₄Cl merupakan garam yang berasal dari NH₃ dan HCl. Sifat larutan NH₄Cl adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Netral
B. Basa
C. Asam
D. Tidak dapat ditentukan
E. Selalu memiliki pH 7
Jawaban Benar
C. Asam
Pembahasan Lengkap
NH₃ merupakan basa lemah, sedangkan HCl merupakan asam kuat. Ion NH₄⁺ mengalami hidrolisis:
NH₄⁺ + H₂O ⇌ NH₃ + H₃O⁺
Pembentukan H₃O⁺ menyebabkan larutan bersifat asam.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan sifat larutan garam berdasarkan kekuatan asam dan basa pembentuknya.
Indikator Pembelajaran
Mengidentifikasi sifat asam pada garam yang berasal dari basa lemah dan asam kuat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Garam berikut yang tidak mengalami hidrolisis adalah ….
Pilihan Jawaban
A. CH₃COONa
B. NH₄Cl
C. NaCl
D. CH₃COONH₄
E. Na₂CO₃
Jawaban Benar
C. NaCl
Pembahasan Lengkap
NaCl berasal dari asam kuat HCl dan basa kuat NaOH. Kedua ionnya tidak mengalami hidrolisis. Sementara itu, garam yang mengandung ion dari asam lemah atau basa lemah dapat mengalami hidrolisis.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi garam yang tidak mengalami hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menentukan garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Jika larutan CH₃COONa memiliki konsentrasi 0,1 M dan Ka CH₃COOH = 1 × 10⁻⁵, berapakah nilai Kb ion CH₃COO⁻? Gunakan Kw = 1 × 10⁻¹⁴.
Pilihan Jawaban
A. 1 × 10⁻⁷
B. 1 × 10⁻⁸
C. 1 × 10⁻⁹
D. 1 × 10⁻¹⁰
E. 1 × 10⁻¹¹
Jawaban Benar
C. 1 × 10⁻⁹
Pembahasan Lengkap
Untuk ion yang berasal dari asam lemah, tetapan hidrolisis dapat dihitung dengan:
Kb = Kw/Ka
Kb = 1 × 10⁻¹⁴ / 1 × 10⁻⁵
Kb = 1 × 10⁻⁹
Jadi, Kb CH₃COO⁻ adalah 1 × 10⁻⁹.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tetapan hidrolisis ion garam.
Indikator Pembelajaran
Menggunakan hubungan Kw, Ka, dan Kb dalam perhitungan hidrolisis.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Sebanyak 0,1 M larutan CH₃COONa memiliki Kb = 1 × 10⁻⁹. Perkiraan konsentrasi ion OH⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 1 × 10⁻³ M
B. 1 × 10⁻⁴ M
C. 1 × 10⁻⁵ M
D. 1 × 10⁻⁶ M
E. 1 × 10⁻⁷ M
Jawaban Benar
D. 1 × 10⁻⁵ M
Pembahasan Lengkap
Untuk garam yang mengalami hidrolisis menghasilkan OH⁻:
[OH⁻] ≈ √(Kb × C)
[OH⁻] ≈ √(1 × 10⁻⁹ × 0,1)
[OH⁻] ≈ √(1 × 10⁻¹⁰)
[OH⁻] ≈ 1 × 10⁻⁵ M
Jadi, konsentrasi OH⁻ sekitar 1 × 10⁻⁵ M.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung konsentrasi ion hasil hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menentukan konsentrasi OH⁻ pada larutan garam dari asam lemah dan basa kuat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Berdasarkan data pada soal sebelumnya, nilai pOH larutan CH₃COONa adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 3
B. 4
C. 5
D. 9
E. 10
Jawaban Benar
C. 5
Pembahasan Lengkap
Dari perhitungan sebelumnya diperoleh:
[OH⁻] = 1 × 10⁻⁵ M
Maka:
pOH = −log[OH⁻]
pOH = 5
Jadi, pOH larutan adalah 5.
Kompetensi yang Diukur
Menghubungkan konsentrasi OH⁻ dengan pOH.
Indikator Pembelajaran
Menghitung pOH berdasarkan konsentrasi ion OH⁻.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Jika suatu larutan garam memiliki pOH = 5 pada suhu 25°C, nilai pH larutan tersebut adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 5
B. 7
C. 8
D. 9
E. 10
Jawaban Benar
D. 9
Pembahasan Lengkap
Pada suhu 25°C berlaku:
pH + pOH = 14
Maka:
pH = 14 − 5 = 9
Jadi, larutan tersebut bersifat basa dengan pH 9.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung pH berdasarkan nilai pOH.
Indikator Pembelajaran
Menggunakan hubungan pH dan pOH pada suhu 25°C.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat akan menghasilkan larutan yang umumnya bersifat ….
Pilihan Jawaban
A. Asam
B. Basa
C. Netral
D. Tidak berair
E. Tidak terionisasi
Jawaban Benar
B. Basa
Pembahasan Lengkap
Anion dari asam lemah dapat mengalami hidrolisis dengan air dan menghasilkan ion OH⁻. Karena terdapat tambahan OH⁻, larutan menjadi bersifat basa. Contohnya adalah CH₃COONa yang berasal dari CH₃COOH dan NaOH.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis sifat larutan hasil hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menentukan sifat larutan garam berdasarkan asal pembentuknya.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Larutan NH₄Cl memiliki konsentrasi 0,1 M. Jika Kb NH₃ = 1 × 10⁻⁵ dan Kw = 1 × 10⁻¹⁴, nilai Ka NH₄⁺ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 1 × 10⁻⁷
B. 1 × 10⁻⁸
C. 1 × 10⁻⁹
D. 1 × 10⁻¹⁰
E. 1 × 10⁻¹¹
Jawaban Benar
C. 1 × 10⁻⁹
Pembahasan Lengkap
Ion NH₄⁺ merupakan asam konjugasi dari NH₃. Hubungan Ka dan Kb adalah:
Ka = Kw/Kb
Ka = 1 × 10⁻¹⁴ / 1 × 10⁻⁵
Ka = 1 × 10⁻⁹
Jadi, Ka NH₄⁺ adalah 1 × 10⁻⁹.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tetapan ion yang mengalami hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menggunakan hubungan Ka, Kb, dan Kw pada garam dari basa lemah.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Garam KCN berasal dari HCN yang merupakan asam lemah dan KOH yang merupakan basa kuat. Sifat larutan KCN adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Asam
B. Basa
C. Netral
D. Sangat asam
E. Tidak dapat ditentukan
Jawaban Benar
B. Basa
Pembahasan Lengkap
HCN merupakan asam lemah, sedangkan KOH merupakan basa kuat. Ion CN⁻ mengalami hidrolisis menghasilkan OH⁻ sehingga larutan KCN bersifat basa.
CN⁻ + H₂O ⇌ HCN + OH⁻
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis sifat larutan garam berdasarkan kekuatan asam dan basa pembentuknya.
Indikator Pembelajaran
Menentukan sifat larutan garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Sebanyak 0,1 M larutan CH₃COONa memiliki Ka CH₃COOH = 1 × 10⁻⁵. Jika Kw = 1 × 10⁻¹⁴, nilai Kb CH₃COO⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 1 × 10⁻⁷
B. 1 × 10⁻⁸
C. 1 × 10⁻⁹
D. 1 × 10⁻¹⁰
E. 1 × 10⁻¹¹
Jawaban Benar
C. 1 × 10⁻⁹
Pembahasan Lengkap
Gunakan hubungan:
Kb = Kw/Ka
Kb = 1 × 10⁻¹⁴ / 1 × 10⁻⁵
Kb = 1 × 10⁻⁹
Jadi, Kb CH₃COO⁻ adalah 1 × 10⁻⁹.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung tetapan hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menentukan Kb ion dari asam lemah menggunakan nilai Ka dan Kw.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Larutan CH₃COONa 0,1 M memiliki Kb = 1 × 10⁻⁹. Konsentrasi ion OH⁻ dalam larutan tersebut adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 1 × 10⁻³ M
B. 1 × 10⁻⁴ M
C. 1 × 10⁻⁵ M
D. 1 × 10⁻⁶ M
E. 1 × 10⁻⁷ M
Jawaban Benar
C. 1 × 10⁻⁵ M
Pembahasan Lengkap
Gunakan rumus:
[OH⁻] = √(Kb × C)
[OH⁻] = √(1 × 10⁻⁹ × 0,1)
[OH⁻] = √(1 × 10⁻¹⁰)
[OH⁻] = 1 × 10⁻⁵ M
Kompetensi yang Diukur
Menghitung konsentrasi ion hasil hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menentukan konsentrasi OH⁻ dari larutan garam yang mengalami hidrolisis sebagian.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Berdasarkan soal nomor 13, nilai pH larutan CH₃COONa adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 5
B. 7
C. 8
D. 9
E. 10
Jawaban Benar
D. 9
Pembahasan Lengkap
Dari soal sebelumnya diperoleh [OH⁻] = 1 × 10⁻⁵ M.
pOH = 5
Pada suhu 25°C:
pH = 14 − pOH
pH = 14 − 5 = 9
Jadi, pH larutan adalah 9.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung pH larutan garam.
Indikator Pembelajaran
Menentukan pH berdasarkan konsentrasi ion OH⁻.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Garam NH₄Cl berasal dari basa lemah NH₃ dan asam kuat HCl. Ion yang mengalami hidrolisis adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Cl⁻
B. HCl
C. NH₄⁺
D. NH₃
E. H₂O
Jawaban Benar
C. NH₄⁺
Pembahasan Lengkap
NH₄Cl terionisasi menjadi NH₄⁺ dan Cl⁻. Ion NH₄⁺ merupakan asam konjugasi dari basa lemah NH₃ sehingga mengalami hidrolisis:
NH₄⁺ + H₂O ⇌ NH₃ + H₃O⁺
Ion Cl⁻ yang berasal dari asam kuat HCl tidak mengalami hidrolisis.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi ion yang mengalami hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menentukan ion terhidrolisis pada garam dari basa lemah dan asam kuat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Larutan NH₄Cl 0,1 M memiliki Kb NH₃ = 1 × 10⁻⁵. Jika Kw = 1 × 10⁻¹⁴, konsentrasi ion H⁺ yang terbentuk adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 1 × 10⁻³ M
B. 1 × 10⁻⁴ M
C. 1 × 10⁻⁵ M
D. 1 × 10⁻⁶ M
E. 1 × 10⁻⁷ M
Jawaban Benar
D. 1 × 10⁻⁵ M
Pembahasan Lengkap
Pertama, tentukan Ka NH₄⁺:
Ka = Kw/Kb
Ka = 1 × 10⁻¹⁴ / 1 × 10⁻⁵
Ka = 1 × 10⁻⁹
Selanjutnya:
[H⁺] = √(Ka × C)
[H⁺] = √(1 × 10⁻⁹ × 0,1)
[H⁺] = 1 × 10⁻⁵ M
Kompetensi yang Diukur
Menghitung konsentrasi ion H⁺ pada larutan garam.
Indikator Pembelajaran
Menentukan konsentrasi H⁺ dari garam yang berasal dari basa lemah dan asam kuat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Berdasarkan soal nomor 16, nilai pH larutan NH₄Cl adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 4
B. 5
C. 6
D. 8
E. 9
Jawaban Benar
C. 5
Pembahasan Lengkap
Diperoleh:
[H⁺] = 1 × 10⁻⁵ M
Maka:
pH = −log(1 × 10⁻⁵)
pH = 5
Jadi, larutan NH₄Cl memiliki pH 5 dan bersifat asam.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan pH larutan garam yang mengalami hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menghitung pH berdasarkan konsentrasi H⁺.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Garam CH₃COONH₄ berasal dari asam lemah CH₃COOH dan basa lemah NH₃. Jika Ka CH₃COOH = Kb NH₃, sifat larutan garam tersebut adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Asam
B. Basa
C. Netral
D. Sangat asam
E. Sangat basa
Jawaban Benar
C. Netral
Pembahasan Lengkap
CH₃COONH₄ berasal dari asam lemah dan basa lemah. Kedua ion dapat mengalami hidrolisis. Jika nilai Ka dan Kb sama, pengaruh sifat asam dan basa seimbang sehingga pH larutan sekitar 7 pada suhu 25°C.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis hidrolisis garam dari asam lemah dan basa lemah.
Indikator Pembelajaran
Menentukan sifat larutan berdasarkan perbandingan Ka dan Kb.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Jika suatu garam berasal dari asam lemah dan basa lemah dengan nilai Ka lebih besar daripada Kb, larutan garam tersebut cenderung bersifat ….
Pilihan Jawaban
A. Basa
B. Netral
C. Asam
D. Tidak terionisasi
E. Selalu memiliki pH 14
Jawaban Benar
C. Asam
Pembahasan Lengkap
Pada garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah, kedua ion dapat mengalami hidrolisis. Jika Ka lebih besar daripada Kb, sifat asam lebih dominan sehingga larutan cenderung bersifat asam.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis sifat larutan garam dari asam lemah dan basa lemah.
Indikator Pembelajaran
Membandingkan Ka dan Kb untuk menentukan sifat larutan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Jika suatu garam berasal dari asam lemah dan basa lemah dengan nilai Kb lebih besar daripada Ka, larutan garam tersebut cenderung bersifat ….
Pilihan Jawaban
A. Asam
B. Basa
C. Netral
D. Tidak mengalami hidrolisis
E. Selalu memiliki pH 7
Jawaban Benar
B. Basa
Pembahasan Lengkap
Jika Kb lebih besar daripada Ka, sifat basa lebih dominan daripada sifat asam. Oleh karena itu, larutan garam cenderung bersifat basa.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis sifat larutan garam dari asam lemah dan basa lemah.
Indikator Pembelajaran
Menentukan sifat larutan berdasarkan perbandingan Ka dan Kb.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Garam berikut yang mengalami hidrolisis total karena berasal dari asam lemah dan basa lemah adalah ….
Pilihan Jawaban
A. NaCl
B. KNO₃
C. CH₃COONH₄
D. Na₂SO₄
E. KCl
Jawaban Benar
C. CH₃COONH₄
Pembahasan Lengkap
CH₃COONH₄ berasal dari CH₃COOH yang merupakan asam lemah dan NH₃ yang merupakan basa lemah. Ion CH₃COO⁻ dan NH₄⁺ sama-sama dapat mengalami hidrolisis. Oleh karena itu, garam ini mengalami hidrolisis pada kedua ionnya.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi jenis hidrolisis garam.
Indikator Pembelajaran
Menentukan garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Sebanyak 0,2 M larutan garam CH₃COONa memiliki Kb = 5 × 10⁻¹⁰. Konsentrasi OH⁻ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 1 × 10⁻⁴ M
B. 2 × 10⁻⁵ M
C. 3 × 10⁻⁵ M
D. 5 × 10⁻⁵ M
E. 1 × 10⁻⁵ M
Jawaban Benar
C. 1 × 10⁻⁵ M
Pembahasan Lengkap
Gunakan:
[OH⁻] = √(Kb × C)
[OH⁻] = √(5 × 10⁻¹⁰ × 0,2)
[OH⁻] = √(1 × 10⁻¹⁰)
[OH⁻] = 1 × 10⁻⁵ M
Jadi, konsentrasi OH⁻ adalah 1 × 10⁻⁵ M.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung konsentrasi ion OH⁻.
Indikator Pembelajaran
Menggunakan rumus hidrolisis untuk menentukan konsentrasi ion OH⁻.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Larutan CH₃COONa 0,1 M memiliki Kb = 1 × 10⁻⁹. Nilai pOH larutan tersebut adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 3
B. 4
C. 5
D. 9
E. 10
Jawaban Benar
C. 5
Pembahasan Lengkap
Konsentrasi OH⁻:
[OH⁻] = √(1 × 10⁻⁹ × 0,1)
[OH⁻] = 1 × 10⁻⁵ M
Maka:
pOH = −log(1 × 10⁻⁵) = 5
Kompetensi yang Diukur
Menentukan pOH larutan garam.
Indikator Pembelajaran
Menghitung pOH berdasarkan konsentrasi OH⁻ hasil hidrolisis.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Pada suhu 25°C, larutan garam memiliki pH 9. Pernyataan yang tepat mengenai larutan tersebut adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Bersifat asam
B. Bersifat netral
C. Bersifat basa
D. Tidak mengalami ionisasi
E. Memiliki pOH 9
Jawaban Benar
C. Bersifat basa
Pembahasan Lengkap
Larutan dengan pH lebih besar dari 7 bersifat basa. Karena pH larutan adalah 9, larutan tersebut bersifat basa.
Nilai pOH-nya adalah:
pOH = 14 − 9 = 5
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis sifat larutan berdasarkan pH.
Indikator Pembelajaran
Menentukan sifat larutan berdasarkan nilai pH.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Jika derajat hidrolisis suatu garam semakin besar, jumlah ion yang bereaksi dengan air akan ….
Pilihan Jawaban
A. Semakin sedikit
B. Tetap sama
C. Semakin banyak
D. Menjadi nol
E. Tidak dapat berubah
Jawaban Benar
C. Semakin banyak
Pembahasan Lengkap
Derajat hidrolisis menunjukkan bagian dari ion garam yang mengalami reaksi dengan air. Semakin besar derajat hidrolisis, semakin besar pula bagian ion yang mengalami hidrolisis.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep derajat hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menjelaskan hubungan derajat hidrolisis dengan jumlah ion yang terhidrolisis.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Untuk garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat, rumus yang tepat untuk menghitung derajat hidrolisis secara pendekatan adalah ….
Pilihan Jawaban
A. h = √(Ka/C)
B. h = √(Kb/C)
C. h = Ka × C
D. h = Kb × C
E. h = C/Kb
Jawaban Benar
B. h = √(Kb/C)
Pembahasan Lengkap
Pada garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat, anion mengalami hidrolisis dan menghasilkan OH⁻. Dengan pendekatan untuk hidrolisis kecil:
h ≈ √(Kb/C)
Keterangan: h adalah derajat hidrolisis, Kb adalah tetapan hidrolisis, dan C adalah konsentrasi garam.
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan rumus derajat hidrolisis.
Indikator Pembelajaran
Menentukan rumus derajat hidrolisis garam dari asam lemah dan basa kuat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Garam Na₂CO₃ berasal dari basa kuat NaOH dan asam lemah H₂CO₃. Sifat larutan Na₂CO₃ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Asam
B. Basa
C. Netral
D. Tidak mengalami ionisasi
E. Tidak dapat ditentukan
Jawaban Benar
B. Basa
Pembahasan Lengkap
H₂CO₃ merupakan asam lemah, sedangkan NaOH merupakan basa kuat. Ion CO₃²⁻ dapat mengalami hidrolisis dan menghasilkan OH⁻. Oleh karena itu, larutan Na₂CO₃ bersifat basa.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis sifat larutan garam.
Indikator Pembelajaran
Menentukan sifat larutan garam berdasarkan kekuatan asam dan basa pembentuknya.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Garam AlCl₃ dalam air menghasilkan larutan yang cenderung bersifat asam. Penyebab utamanya adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Cl⁻ menghasilkan banyak OH⁻
B. Al³⁺ mengalami hidrasi dan meningkatkan keasaman larutan
C. AlCl₃ tidak larut dalam air
D. Cl⁻ merupakan basa kuat
E. Al³⁺ menghasilkan OH⁻ secara langsung
Jawaban Benar
B. Al³⁺ mengalami hidrasi dan meningkatkan keasaman larutan
Pembahasan Lengkap
Kation Al³⁺ memiliki muatan tinggi dan berinteraksi kuat dengan molekul air. Hidrasi Al³⁺ dapat meningkatkan konsentrasi H₃O⁺ sehingga larutan AlCl₃ cenderung bersifat asam. Ion Cl⁻ yang berasal dari HCl tidak mengalami hidrolisis secara berarti.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis hidrolisis kation logam.
Indikator Pembelajaran
Menjelaskan penyebab sifat asam larutan garam yang mengandung kation logam bermuatan tinggi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sulit
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Manakah pasangan garam dan sifat larutannya yang tepat?
Pilihan Jawaban
A. NaCl – asam
B. NH₄Cl – basa
C. CH₃COONa – basa
D. KNO₃ – asam
E. CH₃COONH₄ – selalu sangat basa
Jawaban Benar
C. CH₃COONa – basa
Pembahasan Lengkap
CH₃COONa berasal dari asam lemah CH₃COOH dan basa kuat NaOH. Ion CH₃COO⁻ mengalami hidrolisis menghasilkan OH⁻ sehingga larutannya bersifat basa.
NaCl dan KNO₃ umumnya bersifat netral, sedangkan NH₄Cl bersifat asam.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis hubungan jenis garam dengan sifat larutan.
Indikator Pembelajaran
Menentukan pasangan garam dan sifat larutan yang benar.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Pernyataan yang paling tepat mengenai hidrolisis garam adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Semua garam pasti mengalami hidrolisis
B. Hidrolisis adalah reaksi ion garam dengan air yang dapat memengaruhi pH larutan
C. Hidrolisis hanya terjadi pada garam dari asam kuat dan basa kuat
D. Hidrolisis selalu menghasilkan larutan netral
E. Hidrolisis tidak berkaitan dengan sifat larutan
Jawaban Benar
B. Hidrolisis adalah reaksi ion garam dengan air yang dapat memengaruhi pH larutan
Pembahasan Lengkap
Hidrolisis garam merupakan reaksi ion-ion tertentu dari garam dengan air. Ion yang berasal dari asam lemah atau basa lemah dapat mengalami hidrolisis sehingga memengaruhi konsentrasi H₃O⁺ atau OH⁻ dan menentukan sifat larutan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep hidrolisis garam secara menyeluruh.
Indikator Pembelajaran
Menjelaskan pengertian dan pengaruh hidrolisis terhadap sifat larutan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Kesimpulan
Hidrolisis garam terjadi ketika ion tertentu dari garam bereaksi dengan air sehingga dapat memengaruhi sifat larutan. Garam dari asam kuat dan basa kuat umumnya tidak mengalami hidrolisis, sedangkan garam yang mengandung ion dari asam lemah atau basa lemah dapat mengalami hidrolisis. Pemahaman tentang Ka, Kb, Kw, pH, pOH, serta derajat hidrolisis sangat penting untuk menyelesaikan berbagai perhitungan hidrolisis dengan tepat.