Soal Berpikir Komputasional: Dekomposisi, Pola, Abstraksi, dan Algoritma

Soal berpikir komputasional membantu peserta didik melatih kemampuan menyelesaikan masalah secara sistematis, logis, dan terstruktur. Berpikir komputasional tidak hanya digunakan dalam pemrograman, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ketika seseorang menghadapi masalah yang kompleks.

Berpikir komputasional umumnya mencakup empat konsep utama, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma.

Dekomposisi adalah proses memecah masalah yang kompleks menjadi beberapa bagian yang lebih kecil dan mudah ditangani.

Pengenalan pola adalah kemampuan menemukan kesamaan, hubungan, atau pola tertentu dari suatu permasalahan atau kumpulan data.

Abstraksi adalah proses memilih informasi yang penting dan mengabaikan informasi yang tidak diperlukan untuk menyelesaikan masalah.

Algoritma adalah urutan langkah yang logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu.

Dengan memahami keempat konsep tersebut, peserta didik dapat mengembangkan cara berpikir yang lebih terstruktur dalam menghadapi berbagai permasalahan.

Soal Nomor 1

Pertanyaan

Seorang siswa diminta membuat aplikasi jadwal belajar. Ia membagi pekerjaan menjadi beberapa bagian, yaitu menentukan mata pelajaran, mengatur waktu belajar, memasukkan jadwal istirahat, dan membuat tampilan jadwal. Cara tersebut merupakan penerapan ….

Pilihan Jawaban

A. abstraksi
B. pengenalan pola
C. dekomposisi
D. algoritma
E. simulasi

Jawaban Benar

C. dekomposisi

Pembahasan Lengkap

Dekomposisi adalah proses memecah masalah besar menjadi beberapa bagian yang lebih kecil agar lebih mudah diselesaikan.

Dalam soal, pembuatan aplikasi jadwal belajar dibagi menjadi beberapa pekerjaan. Oleh karena itu, tindakan tersebut merupakan contoh dekomposisi.

Kompetensi yang Diukur

Memahami konsep dekomposisi dalam berpikir komputasional.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi penerapan dekomposisi dalam penyelesaian masalah.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 2

Pertanyaan

Perhatikan deret berikut:

2, 4, 6, 8, 10, ….

Angka berikutnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 11
B. 12
C. 13
D. 14
E. 15

Jawaban Benar

B. 12

Pembahasan Lengkap

Pola pada deret tersebut adalah penambahan 2 pada setiap angka:

2 β†’ 4 β†’ 6 β†’ 8 β†’ 10

Maka angka berikutnya:

10 + 2 = 12

Menemukan aturan yang berulang dalam suatu data merupakan contoh pengenalan pola.

Kompetensi yang Diukur

Mengidentifikasi pola dalam suatu data.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pola sederhana dan menggunakannya untuk menemukan nilai berikutnya.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 3

Pertanyaan

Ketika membuat peta sederhana untuk menunjukkan lokasi sekolah, seorang siswa hanya menampilkan jalan utama, nama sekolah, dan beberapa tempat penting. Informasi seperti warna kendaraan dan jumlah orang di jalan tidak ditampilkan.

Tindakan tersebut merupakan penerapan ….

Pilihan Jawaban

A. dekomposisi
B. algoritma
C. pengulangan
D. abstraksi
E. debugging

Jawaban Benar

D. abstraksi

Pembahasan Lengkap

Abstraksi dilakukan dengan memilih informasi yang penting dan mengabaikan informasi yang tidak diperlukan untuk tujuan tertentu.

Pada peta sederhana, jalan utama, sekolah, dan tempat penting merupakan informasi yang diperlukan. Warna kendaraan dan jumlah orang di jalan tidak diperlukan untuk menunjukkan lokasi sekolah sehingga dapat diabaikan.

Kompetensi yang Diukur

Memahami konsep abstraksi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan informasi yang relevan dalam suatu permasalahan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 4

Pertanyaan

Perhatikan langkah berikut:

  1. Masukkan username.
  2. Masukkan kata sandi.
  3. Tekan tombol masuk.
  4. Sistem memeriksa data.
  5. Jika data benar, pengguna masuk ke halaman utama.

Urutan langkah tersebut merupakan contoh ….

Pilihan Jawaban

A. pola
B. algoritma
C. abstraksi
D. dekomposisi
E. klasifikasi

Jawaban Benar

B. algoritma

Pembahasan Lengkap

Algoritma merupakan urutan langkah yang logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah atau melakukan suatu proses.

Langkah pada soal menunjukkan prosedur masuk ke dalam sistem secara berurutan. Oleh karena itu, contoh tersebut merupakan algoritma.

Kompetensi yang Diukur

Memahami konsep algoritma.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi algoritma berdasarkan urutan langkah penyelesaian masalah.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 5

Pertanyaan

Seorang siswa ingin membuat program untuk menghitung luas persegi panjang. Informasi yang diperlukan adalah panjang dan lebar. Data seperti warna meja dan bahan meja tidak diperlukan.

Konsep berpikir komputasional yang diterapkan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. dekomposisi
B. pengenalan pola
C. abstraksi
D. algoritma
E. perulangan

Jawaban Benar

C. abstraksi

Pembahasan Lengkap

Untuk menghitung luas persegi panjang, informasi yang diperlukan adalah panjang dan lebar. Informasi lain seperti warna dan bahan meja tidak berhubungan dengan perhitungan luas.

Memilih informasi yang relevan dan mengabaikan informasi yang tidak diperlukan merupakan penerapan abstraksi.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan konsep abstraksi dalam pemecahan masalah.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu memilih informasi yang relevan untuk menyelesaikan suatu masalah.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 6

Pertanyaan

Seorang siswa ingin membuat sistem untuk menentukan apakah seorang siswa lulus atau tidak. Ia membagi masalah menjadi tiga bagian: memasukkan nilai, menghitung nilai akhir, dan menentukan status kelulusan.

Konsep yang digunakan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. dekomposisi
B. abstraksi
C. pengenalan pola
D. pengurutan
E. enkripsi

Jawaban Benar

A. dekomposisi

Pembahasan Lengkap

Masalah menentukan kelulusan dibagi menjadi beberapa bagian yang lebih sederhana, yaitu memasukkan nilai, menghitung nilai akhir, dan menentukan status kelulusan.

Memecah masalah kompleks menjadi beberapa bagian merupakan dekomposisi.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan dekomposisi untuk menyelesaikan masalah.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan penerapan dekomposisi pada suatu permasalahan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 7

Pertanyaan

Perhatikan pola berikut:

3, 6, 12, 24, 48, ….

Bilangan berikutnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 72
B. 84
C. 90
D. 96
E. 100

Jawaban Benar

D. 96

Pembahasan Lengkap

Setiap bilangan diperoleh dengan mengalikan bilangan sebelumnya dengan 2:

3 Γ— 2 = 6
6 Γ— 2 = 12
12 Γ— 2 = 24
24 Γ— 2 = 48

Maka:

48 Γ— 2 = 96

Menemukan aturan yang sama pada beberapa data merupakan penerapan pengenalan pola.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pola dalam suatu urutan bilangan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menemukan aturan pola dan menentukan elemen berikutnya.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 8

Pertanyaan

Manakah kegiatan berikut yang paling tepat menggambarkan penerapan algoritma dalam kehidupan sehari-hari?

Pilihan Jawaban

A. mengelompokkan buku berdasarkan warna sampul
B. menemukan kesamaan dari beberapa gambar
C. memilih informasi penting dari sebuah berita
D. mengikuti langkah-langkah resep untuk membuat makanan
E. membagi masalah besar menjadi beberapa masalah kecil

Jawaban Benar

D. mengikuti langkah-langkah resep untuk membuat makanan

Pembahasan Lengkap

Resep berisi langkah-langkah yang harus dilakukan secara berurutan dan sistematis untuk menghasilkan makanan tertentu.

Hal tersebut memiliki karakteristik algoritma karena terdapat prosedur yang harus diikuti untuk mencapai tujuan.

Kompetensi yang Diukur

Mengidentifikasi penerapan algoritma dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu memilih contoh algoritma dari beberapa aktivitas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 9

Pertanyaan

Sebuah toko memiliki data transaksi yang sangat banyak. Untuk mengetahui pola penjualan, seorang analis mengelompokkan transaksi berdasarkan hari dan kemudian membandingkan jumlah penjualan setiap hari.

Aktivitas tersebut terutama menunjukkan penerapan ….

Pilihan Jawaban

A. pengenalan pola
B. abstraksi
C. dekomposisi
D. algoritma
E. penghapusan data

Jawaban Benar

A. pengenalan pola

Pembahasan Lengkap

Analis mencari pola penjualan dengan membandingkan transaksi berdasarkan hari. Tujuannya adalah menemukan hubungan atau kecenderungan yang muncul dari data.

Kemampuan menemukan kesamaan atau kecenderungan dalam data merupakan pengenalan pola.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pola dari sekumpulan data.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi penerapan pengenalan pola pada data.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 10

Pertanyaan

Urutan yang paling tepat untuk membuat algoritma sederhana dalam menyelesaikan masalah adalah ….

Pilihan Jawaban

A. menentukan masalah β†’ menyusun langkah β†’ menjalankan langkah β†’ mengevaluasi hasil
B. menjalankan langkah β†’ menentukan masalah β†’ mengevaluasi hasil β†’ menyusun langkah
C. mengevaluasi hasil β†’ menjalankan langkah β†’ menentukan masalah β†’ menyusun langkah
D. menyusun langkah β†’ mengevaluasi hasil β†’ menentukan masalah β†’ menjalankan langkah
E. menjalankan langkah β†’ menyusun langkah β†’ menentukan masalah β†’ mengevaluasi hasil

Jawaban Benar

A. menentukan masalah β†’ menyusun langkah β†’ menjalankan langkah β†’ mengevaluasi hasil

Pembahasan Lengkap

Dalam menyelesaikan masalah secara algoritmik, langkah yang logis dimulai dengan menentukan masalah yang akan diselesaikan. Setelah itu, susun langkah penyelesaian, jalankan langkah tersebut, kemudian evaluasi hasilnya.

Urutan yang tepat adalah:

Menentukan masalah β†’ menyusun langkah β†’ menjalankan langkah β†’ mengevaluasi hasil

Urutan tersebut membantu proses penyelesaian masalah menjadi lebih sistematis.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis urutan penyelesaian masalah secara algoritmik.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan urutan langkah yang logis dalam penyusunan algoritma.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 11

Pertanyaan

Seorang siswa ingin membuat aplikasi untuk menghitung nilai rata-rata lima mata pelajaran. Ia membagi pekerjaan menjadi beberapa bagian, yaitu memasukkan lima nilai, menjumlahkan nilai, kemudian membagi hasilnya dengan lima.

Konsep berpikir komputasional yang digunakan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. abstraksi
B. dekomposisi
C. pengenalan pola
D. pengulangan
E. simulasi

Jawaban Benar

B. dekomposisi

Pembahasan Lengkap

Masalah menghitung rata-rata dibagi menjadi beberapa langkah atau bagian yang lebih sederhana, yaitu memasukkan nilai, menjumlahkan nilai, dan membagi jumlah tersebut dengan banyak data.

Memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil merupakan dekomposisi.

Kompetensi yang Diukur

Memahami penerapan dekomposisi dalam pemecahan masalah.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi dekomposisi dari suatu permasalahan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 12

Pertanyaan

Perhatikan pola bilangan berikut:

5, 10, 15, 20, 25, ….

Bilangan berikutnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 28
B. 30
C. 32
D. 35
E. 40

Jawaban Benar

B. 30

Pembahasan Lengkap

Setiap bilangan bertambah 5:

5 β†’ 10 β†’ 15 β†’ 20 β†’ 25

Maka:

25 + 5 = 30

Menemukan aturan yang berulang dalam suatu urutan merupakan contoh pengenalan pola.

Kompetensi yang Diukur

Mengidentifikasi pola dalam data sederhana.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan nilai berikutnya berdasarkan pola yang ditemukan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 13

Pertanyaan

Dalam membuat sistem peminjaman buku perpustakaan, seorang siswa hanya menggunakan informasi berupa judul buku, nama peminjam, dan tanggal peminjaman. Informasi mengenai warna pakaian peminjam tidak digunakan.

Konsep yang diterapkan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. dekomposisi
B. pengenalan pola
C. abstraksi
D. algoritma
E. perulangan

Jawaban Benar

C. abstraksi

Pembahasan Lengkap

Abstraksi berarti memusatkan perhatian pada informasi yang relevan dan mengabaikan informasi yang tidak diperlukan.

Dalam sistem peminjaman buku, judul buku, nama peminjam, dan tanggal peminjaman diperlukan. Warna pakaian peminjam tidak berhubungan dengan proses peminjaman sehingga dapat diabaikan.

Kompetensi yang Diukur

Memahami konsep abstraksi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan informasi yang relevan dalam suatu sistem.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 14

Pertanyaan

Perhatikan langkah berikut:

  1. Siapkan gelas.
  2. Masukkan teh celup.
  3. Tuangkan air panas.
  4. Tambahkan gula.
  5. Aduk hingga tercampur.

Urutan tersebut merupakan contoh ….

Pilihan Jawaban

A. algoritma
B. abstraksi
C. pengenalan pola
D. dekomposisi
E. klasifikasi

Jawaban Benar

A. algoritma

Pembahasan Lengkap

Algoritma adalah urutan langkah yang sistematis dan logis untuk mencapai suatu tujuan.

Langkah-langkah dalam membuat teh harus dilakukan secara berurutan agar prosesnya berjalan sesuai tujuan. Oleh karena itu, kegiatan tersebut merupakan contoh algoritma.

Kompetensi yang Diukur

Memahami konsep algoritma.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi algoritma dalam aktivitas sehari-hari.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 15

Pertanyaan

Sebuah sekolah ingin membuat sistem informasi siswa. Masalah besar tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu data siswa, data kelas, data nilai, dan data kehadiran.

Tujuan pembagian tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. membuat masalah menjadi lebih sulit
B. menghilangkan seluruh data siswa
C. memecah masalah kompleks menjadi bagian yang lebih sederhana
D. mencari pola bilangan
E. mengabaikan semua informasi

Jawaban Benar

C. memecah masalah kompleks menjadi bagian yang lebih sederhana

Pembahasan Lengkap

Dekomposisi dilakukan dengan cara memecah masalah yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

Pembagian sistem informasi menjadi data siswa, kelas, nilai, dan kehadiran membuat setiap bagian dapat dikelola dan diselesaikan dengan lebih mudah.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan dekomposisi dalam penyelesaian masalah.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menjelaskan tujuan penggunaan dekomposisi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 16

Pertanyaan

Perhatikan pola berikut:

1, 4, 7, 10, 13, ….

Bilangan berikutnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 14
B. 15
C. 16
D. 17
E. 18

Jawaban Benar

C. 16

Pembahasan Lengkap

Pola bilangan tersebut bertambah 3 pada setiap langkah:

1 β†’ 4 β†’ 7 β†’ 10 β†’ 13

Maka:

13 + 3 = 16

Jadi, bilangan berikutnya adalah 16.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pola bilangan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menemukan aturan penambahan dalam suatu pola.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 17

Pertanyaan

Dalam membuat program untuk menghitung luas persegi, seorang siswa menggunakan panjang sisi sebagai data utama dan tidak menggunakan warna, bahan, atau posisi persegi.

Konsep yang digunakan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. dekomposisi
B. abstraksi
C. pengenalan pola
D. pengulangan
E. percabangan

Jawaban Benar

B. abstraksi

Pembahasan Lengkap

Untuk menghitung luas persegi, informasi yang diperlukan adalah panjang sisi. Warna, bahan, dan posisi persegi tidak diperlukan dalam perhitungan.

Memilih informasi penting dan mengabaikan informasi yang tidak relevan merupakan abstraksi.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan konsep abstraksi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan informasi penting dalam penyelesaian masalah.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 18

Pertanyaan

Sebuah algoritma untuk menentukan bilangan terbesar dari dua bilangan adalah sebagai berikut:

  1. Masukkan bilangan A dan B.
  2. Bandingkan A dengan B.
  3. Jika A lebih besar dari B, tampilkan A.
  4. Jika tidak, tampilkan B.

Algoritma tersebut menggunakan konsep ….

Pilihan Jawaban

A. pengenalan pola
B. abstraksi
C. percabangan
D. dekomposisi data
E. pengurutan alfabet

Jawaban Benar

C. percabangan

Pembahasan Lengkap

Algoritma tersebut menggunakan kondisi jika … maka … jika tidak ….

Kondisi seperti ini disebut percabangan, karena program memilih tindakan berdasarkan hasil suatu kondisi.

Jika A lebih besar dari B, program menampilkan A. Jika kondisi tersebut tidak terpenuhi, program menampilkan B.

Kompetensi yang Diukur

Memahami struktur percabangan dalam algoritma.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi penggunaan kondisi dalam algoritma.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 19

Pertanyaan

Perhatikan urutan berikut:

2, 6, 18, 54, ….

Bilangan berikutnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 108
B. 120
C. 144
D. 162
E. 180

Jawaban Benar

D. 162

Pembahasan Lengkap

Setiap bilangan diperoleh dengan mengalikan bilangan sebelumnya dengan 3:

2 Γ— 3 = 6
6 Γ— 3 = 18
18 Γ— 3 = 54

Maka:

54 Γ— 3 = 162

Pengenalan aturan yang berulang seperti ini merupakan penerapan pengenalan pola.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pola perkalian dalam suatu urutan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan aturan pola dan nilai berikutnya.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 20

Pertanyaan

Manakah kegiatan berikut yang merupakan contoh dekomposisi?

Pilihan Jawaban

A. menemukan pola dari deret bilangan
B. memilih informasi penting dari sebuah masalah
C. memecah proses membuat acara sekolah menjadi perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi
D. menyusun langkah membuat minuman
E. mencari kesamaan dari beberapa data

Jawaban Benar

C. memecah proses membuat acara sekolah menjadi perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi

Pembahasan Lengkap

Dekomposisi berarti memecah masalah atau tugas yang kompleks menjadi beberapa bagian yang lebih kecil.

Membagi proses membuat acara menjadi perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi merupakan contoh dekomposisi.

Kompetensi yang Diukur

Mengidentifikasi penerapan dekomposisi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu memilih aktivitas yang menunjukkan proses pemecahan masalah menjadi bagian-bagian kecil.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 21

Pertanyaan

Perhatikan algoritma berikut:

  1. Masukkan nilai.
  2. Jika nilai β‰₯ 75, tampilkan β€œLulus”.
  3. Jika nilai < 75, tampilkan β€œTidak Lulus”.

Jika nilai yang dimasukkan adalah 80, hasil yang ditampilkan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Tidak Lulus
B. Lulus
C. Nilai Kosong
D. Error
E. Mengulang input

Jawaban Benar

B. Lulus

Pembahasan Lengkap

Nilai yang dimasukkan adalah 80.

Algoritma menetapkan bahwa:

Jika nilai β‰₯ 75 β†’ Lulus

Karena:

80 β‰₯ 75

maka hasil yang ditampilkan adalah β€œLulus”.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan algoritma dengan struktur percabangan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan keluaran algoritma berdasarkan kondisi tertentu.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 22

Pertanyaan

Seorang siswa mengamati jumlah pengunjung perpustakaan selama beberapa hari dan menemukan bahwa jumlah pengunjung selalu meningkat setiap hari Senin setelah akhir pekan.

Aktivitas menemukan kecenderungan tersebut merupakan ….

Pilihan Jawaban

A. abstraksi
B. dekomposisi
C. pengenalan pola
D. algoritma
E. debugging

Jawaban Benar

C. pengenalan pola

Pembahasan Lengkap

Siswa tersebut mengamati data dari beberapa hari dan menemukan kecenderungan yang berulang pada hari tertentu.

Menemukan kesamaan, kecenderungan, atau pola dari data merupakan pengenalan pola.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pola dari data kehidupan sehari-hari.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi pola atau kecenderungan dari suatu kumpulan data.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 23

Pertanyaan

Perhatikan langkah algoritma berikut:

  1. Masukkan bilangan.
  2. Kalikan bilangan dengan 2.
  3. Tambahkan 5.
  4. Tampilkan hasil.

Jika bilangan yang dimasukkan adalah 7, hasil akhirnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 12
B. 14
C. 17
D. 19
E. 24

Jawaban Benar

C. 19

Pembahasan Lengkap

Bilangan awal = 7.

Langkah kedua:

7 Γ— 2 = 14

Langkah ketiga:

14 + 5 = 19

Jadi, hasil akhirnya adalah 19.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan algoritma secara berurutan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengikuti setiap langkah algoritma dan menentukan hasil akhirnya.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 24

Pertanyaan

Sebuah masalah terdiri atas beberapa informasi. Untuk menyelesaikannya, seorang siswa membuang informasi tentang warna, ukuran tampilan, dan bentuk dekorasi karena informasi tersebut tidak memengaruhi hasil perhitungan.

Tindakan tersebut merupakan ….

Pilihan Jawaban

A. dekomposisi
B. abstraksi
C. pengenalan pola
D. algoritma
E. perulangan

Jawaban Benar

B. abstraksi

Pembahasan Lengkap

Abstraksi dilakukan dengan mengabaikan informasi yang tidak relevan dan mempertahankan informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.

Karena warna, tampilan, dan dekorasi tidak memengaruhi hasil perhitungan, informasi tersebut dapat diabaikan.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan abstraksi dalam penyelesaian masalah.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan informasi penting dan informasi yang tidak relevan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 25

Pertanyaan

Dalam menyelesaikan masalah, seseorang terlebih dahulu mengidentifikasi masalah, kemudian memecahnya menjadi beberapa bagian, mencari pola yang relevan, menyederhanakan informasi, dan menyusun langkah penyelesaian.

Kegiatan tersebut menunjukkan penerapan ….

Pilihan Jawaban

A. satu konsep saja, yaitu algoritma
B. empat konsep utama berpikir komputasional
C. pengenalan pola saja
D. abstraksi saja
E. dekomposisi saja

Jawaban Benar

B. empat konsep utama berpikir komputasional

Pembahasan Lengkap

Berpikir komputasional mencakup empat konsep utama:

  1. Dekomposisi, yaitu memecah masalah menjadi bagian yang lebih kecil.
  2. Pengenalan pola, yaitu menemukan kesamaan atau kecenderungan.
  3. Abstraksi, yaitu memilih informasi yang relevan.
  4. Algoritma, yaitu menyusun langkah penyelesaian secara sistematis.

Keempat konsep tersebut dapat digunakan secara bersama-sama untuk menyelesaikan masalah yang kompleks.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis hubungan antara konsep-konsep berpikir komputasional.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi empat konsep utama dalam berpikir komputasional.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit

Soal Nomor 26

Pertanyaan

Perhatikan algoritma berikut:

  1. Masukkan bilangan 1.
  2. Masukkan bilangan 2.
  3. Jumlahkan kedua bilangan.
  4. Tampilkan hasil penjumlahan.

Jika bilangan yang dimasukkan adalah 12 dan 8, hasil yang ditampilkan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 18
B. 19
C. 20
D. 21
E. 22

Jawaban Benar

C. 20

Pembahasan Lengkap

Bilangan pertama = 12
Bilangan kedua = 8

Jumlah:

12 + 8 = 20

Jadi, hasil yang ditampilkan adalah 20.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan langkah algoritma sederhana.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengikuti algoritma dan menentukan keluaran berdasarkan data yang diberikan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 27

Pertanyaan

Perhatikan pola berikut:

100, 90, 80, 70, 60, ….

Bilangan berikutnya adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 40
B. 45
C. 50
D. 55
E. 65

Jawaban Benar

C. 50

Pembahasan Lengkap

Setiap bilangan berkurang 10:

100 β†’ 90 β†’ 80 β†’ 70 β†’ 60

Maka:

60 βˆ’ 10 = 50

Jadi, bilangan berikutnya adalah 50.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pola dalam urutan bilangan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menemukan pola pengurangan dan menentukan nilai berikutnya.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 28

Pertanyaan

Seorang siswa membuat langkah untuk mencari buku berdasarkan nomor katalog. Ia melakukan pencarian dengan urutan langkah yang telah ditentukan dari awal sampai menemukan buku yang dicari.

Hal utama yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. algoritma
B. pengenalan pola
C. abstraksi
D. dekomposisi
E. penghapusan data

Jawaban Benar

A. algoritma

Pembahasan Lengkap

Kegiatan tersebut menggunakan urutan langkah yang telah ditentukan untuk mencapai tujuan, yaitu menemukan buku berdasarkan nomor katalog.

Urutan langkah yang sistematis untuk menyelesaikan masalah merupakan algoritma.

Kompetensi yang Diukur

Memahami penerapan algoritma dalam pencarian informasi.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi algoritma berdasarkan urutan langkah penyelesaian masalah.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C2 – Memahami

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 29

Pertanyaan

Manakah pasangan yang tepat antara konsep berpikir komputasional dan pengertiannya?

Pilihan Jawaban

A. Dekomposisi β€” menemukan pola yang berulang
B. Abstraksi β€” memecah masalah menjadi bagian kecil
C. Pengenalan pola β€” menemukan kesamaan atau kecenderungan
D. Algoritma β€” mengabaikan informasi yang tidak penting
E. Abstraksi β€” menyusun langkah secara berurutan

Jawaban Benar

C. Pengenalan pola β€” menemukan kesamaan atau kecenderungan

Pembahasan Lengkap

Pengenalan pola adalah proses menemukan kesamaan, hubungan, atau kecenderungan yang muncul dalam suatu data atau permasalahan.

Pilihan lainnya tidak tepat:

  • Dekomposisi berarti memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil.
  • Abstraksi berarti memilih informasi yang relevan.
  • Algoritma berarti menyusun langkah penyelesaian secara sistematis.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.

Kompetensi yang Diukur

Membedakan konsep utama berpikir komputasional.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mencocokkan konsep berpikir komputasional dengan pengertiannya.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 30

Pertanyaan

Sebuah robot harus bergerak dari titik A ke titik B. Agar robot dapat mencapai tujuan, dibuat urutan instruksi: maju 3 langkah, belok kanan, maju 2 langkah, lalu berhenti.

Konsep berpikir komputasional yang paling jelas digunakan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. abstraksi
B. algoritma
C. pengenalan pola
D. dekomposisi
E. klasifikasi

Jawaban Benar

B. algoritma

Pembahasan Lengkap

Robot membutuhkan urutan instruksi yang jelas dan sistematis agar dapat mencapai tujuan.

Instruksi maju, belok, maju, dan berhenti harus dilakukan sesuai urutan. Hal tersebut merupakan karakteristik algoritma.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan konsep algoritma dalam pemecahan masalah.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan konsep algoritma berdasarkan urutan instruksi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Kesimpulan

Berpikir komputasional merupakan cara berpikir untuk menyelesaikan masalah secara logis, sistematis, dan terstruktur. Empat konsep utama yang perlu dipahami adalah dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma.

Dekomposisi digunakan untuk memecah masalah kompleks menjadi bagian yang lebih kecil. Pengenalan pola digunakan untuk menemukan kesamaan atau kecenderungan. Abstraksi digunakan untuk memilih informasi yang relevan dan mengabaikan informasi yang tidak diperlukan. Sementara itu, algoritma digunakan untuk menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis.

Dengan memahami keempat konsep tersebut, peserta didik dapat menerapkan berpikir komputasional tidak hanya dalam informatika dan pemrograman, tetapi juga dalam berbagai permasalahan sehari-hari.

Related Articles