Kumpulan Soal Penurunan Titik Beku: Cara Menghitung dan Pembahasannya

Kumpulan soal penurunan titik beku merupakan bagian dari materi sifat koligatif larutan dalam kimia. Penurunan titik beku terjadi ketika suatu zat terlarut ditambahkan ke dalam pelarut sehingga titik beku larutan menjadi lebih rendah dibandingkan titik beku pelarut murni.

Besarnya penurunan titik beku dapat dihitung menggunakan rumus:

ΔTf = Kf × m

Untuk elektrolit, rumusnya dapat dituliskan:

ΔTf = i × Kf × m

Keterangan:

ΔTf = penurunan titik beku (°C)
Kf = konstanta penurunan titik beku pelarut (°C kg/mol)
m = molalitas larutan (mol/kg)
i = faktor van’t Hoff

Setelah mendapatkan nilai penurunan titik beku, titik beku larutan dapat ditentukan dengan:

Tf = Tf° − ΔTf

Keterangan:

Tf = titik beku larutan
Tf° = titik beku pelarut murni

Molalitas sendiri dihitung dengan:

m = mol zat terlarut / massa pelarut (kg)

Dalam menyelesaikan soal, perhatikan satuan massa pelarut karena molalitas menggunakan kilogram pelarut, bukan gram.

Soal Nomor 1

Pertanyaan

Sebanyak 0,5 mol glukosa dilarutkan dalam 2 kg air. Jika konstanta penurunan titik beku air adalah 1,86 °C kg/mol, besar penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,23°C
B. 0,47°C
C. 0,93°C
D. 1,86°C
E. 3,72°C

Jawaban Benar

C. 0,47°C

Pembahasan Lengkap

Hitung molalitas:

m = 0,5/2

m = 0,25 mol/kg

Karena glukosa merupakan nonelektrolit, maka i = 1.

ΔTf = Kf × m

ΔTf = 1,86 × 0,25

ΔTf = 0,465°C ≈ 0,47°C

Jadi, penurunan titik beku larutan adalah 0,47°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung penurunan titik beku berdasarkan molalitas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan nilai penurunan titik beku larutan nonelektrolit.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 2

Pertanyaan

Sebanyak 1 mol urea dilarutkan dalam 2 kg air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. −0,93°C
B. −1,86°C
C. −2,79°C
D. −3,72°C
E. 0,93°C

Jawaban Benar

B. −0,93°C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 1/2 = 0,5 mol/kg

Penurunan titik beku:

ΔTf = 1,86 × 0,5

= 0,93°C

Titik beku air murni = 0°C.

Maka:

Tf = 0 − 0,93

Tf = −0,93°C

Jadi, titik beku larutan adalah −0,93°C.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan titik beku larutan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung titik beku larutan setelah mengetahui penurunan titik bekunya.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 3

Pertanyaan

Sebanyak 0,2 mol sukrosa dilarutkan dalam 1 kg air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,186°C
B. 0,372°C
C. 0,558°C
D. 1,86°C
E. 3,72°C

Jawaban Benar

B. 0,372°C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 0,2/1

= 0,2 mol/kg

Karena sukrosa nonelektrolit:

i = 1

Maka:

ΔTf = Kf × m

= 1,86 × 0,2

= 0,372°C

Jadi, penurunan titik bekunya adalah 0,372°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung penurunan titik beku nonelektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menggunakan rumus ΔTf = Kf × m.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 4

Pertanyaan

Sebanyak 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 1 kg air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,093°C
B. 0,186°C
C. 0,372°C
D. 1,86°C
E. 3,72°C

Jawaban Benar

B. 0,186°C

Pembahasan Lengkap

Mol glukosa:

n = massa/Mr

n = 18/180

= 0,1 mol

Molalitas:

m = 0,1/1

= 0,1 mol/kg

Penurunan titik beku:

ΔTf = 1,86 × 0,1

= 0,186°C

Jadi, penurunan titik beku adalah 0,186°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghubungkan mol, molalitas, dan penurunan titik beku.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung molalitas dari massa zat terlarut.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 5

Pertanyaan

Sebanyak 0,5 mol NaCl dilarutkan dalam 2 kg air. Jika NaCl dianggap terionisasi sempurna dan Kf air = 1,86 °C kg/mol, penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,465°C
B. 0,93°C
C. 1,395°C
D. 1,86°C
E. 3,72°C

Jawaban Benar

C. 0,93°C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 0,5/2

= 0,25 mol/kg

NaCl terionisasi menjadi Na⁺ dan Cl⁻, sehingga:

i = 2

Maka:

ΔTf = i × Kf × m

= 2 × 1,86 × 0,25

= 0,93°C

Jadi, penurunan titik beku adalah 0,93°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung penurunan titik beku elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menggunakan faktor van’t Hoff dalam perhitungan sifat koligatif.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 6

Pertanyaan

Sebanyak 0,1 mol CaCl₂ dilarutkan dalam 1 kg air. Jika CaCl₂ terionisasi sempurna dan Kf air = 1,86 °C kg/mol, penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,186°C
B. 0,372°C
C. 0,558°C
D. 1,86°C
E. 5,58°C

Jawaban Benar

C. 0,558°C

Pembahasan Lengkap

CaCl₂ → Ca²⁺ + 2Cl⁻

Jumlah ion = 3, sehingga:

i = 3

Molalitas:

m = 0,1/1

= 0,1 mol/kg

Maka:

ΔTf = i × Kf × m

= 3 × 1,86 × 0,1

= 0,558°C

Jadi, penurunan titik beku adalah 0,558°C.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan faktor van’t Hoff pada elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan penurunan titik beku larutan elektrolit kuat.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 7

Pertanyaan

Sebanyak 9 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam 500 gram air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,279°C
B. 0,372°C
C. 0,558°C
D. 0,744°C
E. 1,116°C

Jawaban Benar

C. 0,558°C

Pembahasan Lengkap

Mol urea:

n = 9/60

= 0,15 mol

Massa pelarut:

500 gram = 0,5 kg

Molalitas:

m = 0,15/0,5

= 0,3 mol/kg

Urea nonelektrolit, sehingga i = 1.

ΔTf = 1,86 × 0,3

= 0,558°C

Jadi, penurunan titik beku adalah 0,558°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung molalitas dan penurunan titik beku.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengubah massa pelarut ke kilogram dan menghitung molalitas.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 8

Pertanyaan

Sebanyak 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 500 gram air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. −0,186°C
B. −0,372°C
C. −0,558°C
D. −0,744°C
E. −1,86°C

Jawaban Benar

B. −0,372°C

Pembahasan Lengkap

Mol glukosa:

n = 18/180

= 0,1 mol

Massa air:

500 gram = 0,5 kg

Molalitas:

m = 0,1/0,5

= 0,2 mol/kg

Penurunan titik beku:

ΔTf = 1,86 × 0,2

= 0,372°C

Titik beku larutan:

Tf = 0 − 0,372

Tf = −0,372°C

Jadi, titik beku larutan adalah −0,372°C.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan titik beku larutan dari massa zat terlarut.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung titik beku larutan berdasarkan massa zat dan pelarut.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 9

Pertanyaan

Dua larutan dibuat menggunakan massa pelarut yang sama. Larutan A mengandung 0,2 mol glukosa, sedangkan larutan B mengandung 0,4 mol glukosa. Pernyataan yang benar adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Penurunan titik beku A dua kali B
B. Penurunan titik beku A sama dengan B
C. Penurunan titik beku B dua kali A
D. Titik beku A lebih rendah daripada B
E. Keduanya tidak dapat dibandingkan

Jawaban Benar

C. Penurunan titik beku B dua kali A

Pembahasan Lengkap

Dengan massa pelarut yang sama, molalitas berbanding lurus dengan jumlah mol zat terlarut.

Larutan B memiliki jumlah mol dua kali larutan A.

Karena:

ΔTf = Kf × m

maka penurunan titik beku B juga menjadi dua kali penurunan titik beku A.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis hubungan jumlah zat terlarut dan penurunan titik beku.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membandingkan penurunan titik beku berdasarkan molalitas.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 10

Pertanyaan

Larutan urea memiliki molalitas 0,5 mol/kg. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, titik beku larutan tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. −0,465°C
B. −0,93°C
C. −1,395°C
D. −1,86°C
E. −2,79°C

Jawaban Benar

B. −0,93°C

Pembahasan Lengkap

Urea merupakan nonelektrolit, sehingga:

i = 1

Penurunan titik beku:

ΔTf = Kf × m

= 1,86 × 0,5

= 0,93°C

Titik beku larutan:

Tf = 0 − 0,93

Tf = −0,93°C

Jadi, titik beku larutan adalah −0,93°C.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan titik beku larutan berdasarkan molalitas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menggunakan rumus penurunan titik beku untuk menentukan suhu beku larutan.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 11

Pertanyaan

Sebanyak 0,3 mol glukosa dilarutkan dalam 1,5 kg air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,186°C
B. 0,279°C
C. 0,372°C
D. 0,558°C
E. 0,744°C

Jawaban Benar

C. 0,372°C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 0,3/1,5

m = 0,2 mol/kg

Glukosa merupakan nonelektrolit, sehingga i = 1.

ΔTf = Kf × m

= 1,86 × 0,2

= 0,372°C

Jadi, penurunan titik beku larutan adalah 0,372°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung penurunan titik beku larutan nonelektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan molalitas dan menggunakannya untuk menghitung penurunan titik beku.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 12

Pertanyaan

Sebanyak 10 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam 500 gram air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,31°C
B. 0,558°C
C. 0,62°C
D. 0,744°C
E. 1,86°C

Jawaban Benar

A. 0,62°C

Pembahasan Lengkap

Mol urea:

n = 10/60

= 0,1667 mol

Massa pelarut:

500 gram = 0,5 kg

Molalitas:

m = 0,1667/0,5

≈ 0,3333 mol/kg

Urea merupakan nonelektrolit, sehingga:

i = 1

ΔTf = 1,86 × 0,3333

≈ 0,62°C

Jadi, penurunan titik beku larutan sekitar 0,62°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung penurunan titik beku dari massa zat terlarut.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan mol zat terlarut, molalitas, dan penurunan titik beku.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 13

Pertanyaan

Larutan NaCl 0,5 molal dianggap terionisasi sempurna dalam air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,465°C
B. 0,93°C
C. 1,86°C
D. 2,79°C
E. 3,72°C

Jawaban Benar

C. 1,86°C

Pembahasan Lengkap

NaCl → Na⁺ + Cl⁻

Maka faktor van’t Hoff:

i = 2

Gunakan:

ΔTf = i × Kf × m

= 2 × 1,86 × 0,5

= 1,86°C

Jadi, penurunan titik bekunya adalah 1,86°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung penurunan titik beku larutan elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan faktor van’t Hoff dan menggunakannya dalam perhitungan.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 14

Pertanyaan

Sebanyak 0,2 mol CaCl₂ dilarutkan dalam 2 kg air. Jika CaCl₂ terionisasi sempurna dan Kf air = 1,86 °C kg/mol, penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,186°C
B. 0,279°C
C. 0,558°C
D. 0,744°C
E. 1,116°C

Jawaban Benar

C. 0,558°C

Pembahasan Lengkap

CaCl₂ → Ca²⁺ + 2Cl⁻

Jumlah partikel ion = 3, sehingga:

i = 3

Molalitas:

m = 0,2/2

= 0,1 mol/kg

Penurunan titik beku:

ΔTf = 3 × 1,86 × 0,1

= 0,558°C

Jadi, penurunan titik beku adalah 0,558°C.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan faktor van’t Hoff pada larutan elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung penurunan titik beku elektrolit berdasarkan molalitas dan jumlah ion.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 15

Pertanyaan

Sebanyak 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 2 kg air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. −0,093°C
B. −0,186°C
C. −0,279°C
D. −0,372°C
E. −0,558°C

Jawaban Benar

B. −0,093°C

Pembahasan Lengkap

Mol glukosa:

n = 18/180 = 0,1 mol

Molalitas:

m = 0,1/2

= 0,05 mol/kg

Penurunan titik beku:

ΔTf = 1,86 × 0,05

= 0,093°C

Karena titik beku air murni adalah 0°C:

Tf = 0 − 0,093

Tf = −0,093°C

Jadi, titik beku larutan adalah −0,093°C.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan titik beku larutan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung suhu beku larutan berdasarkan konsentrasi zat terlarut.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 16

Pertanyaan

Dua larutan memiliki molalitas yang sama. Larutan A menggunakan glukosa, sedangkan larutan B menggunakan NaCl yang terionisasi sempurna. Larutan yang memiliki penurunan titik beku lebih besar adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Larutan A
B. Larutan B
C. Keduanya sama
D. Tidak dapat ditentukan
E. Bergantung pada warna larutan

Jawaban Benar

B. Larutan B

Pembahasan Lengkap

Glukosa merupakan nonelektrolit:

i = 1

NaCl terionisasi menjadi dua ion:

i = 2

Dengan molalitas dan Kf yang sama:

ΔTf = i × Kf × m

Karena faktor van’t Hoff NaCl lebih besar, maka larutan B memiliki penurunan titik beku lebih besar.

Kompetensi yang Diukur

Membandingkan sifat koligatif larutan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membandingkan pengaruh jenis zat terlarut terhadap penurunan titik beku.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 17

Pertanyaan

Sebuah larutan memiliki penurunan titik beku sebesar 1,86°C. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol dan zat terlarut merupakan nonelektrolit, molalitas larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,5 mol/kg
B. 1 mol/kg
C. 1,5 mol/kg
D. 2 mol/kg
E. 3 mol/kg

Jawaban Benar

B. 1 mol/kg

Pembahasan Lengkap

Gunakan:

ΔTf = Kf × m

1,86 = 1,86 × m

Maka:

m = 1,86/1,86

m = 1 mol/kg

Jadi, molalitas larutan adalah 1 mol/kg.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan molalitas berdasarkan penurunan titik beku.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengubah rumus penurunan titik beku untuk menentukan molalitas.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 18

Pertanyaan

Larutan sukrosa memiliki titik beku −0,372°C. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, molalitas larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,1 mol/kg
B. 0,2 mol/kg
C. 0,3 mol/kg
D. 0,4 mol/kg
E. 0,5 mol/kg

Jawaban Benar

B. 0,2 mol/kg

Pembahasan Lengkap

Penurunan titik beku:

ΔTf = 0,372°C

Sukrosa merupakan nonelektrolit, sehingga:

i = 1

Gunakan:

ΔTf = Kf × m

0,372 = 1,86 × m

m = 0,372/1,86

m = 0,2 mol/kg

Jadi, molalitas larutan adalah 0,2 mol/kg.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan molalitas dari titik beku larutan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan konsentrasi berdasarkan perubahan titik beku.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 19

Pertanyaan

Sebanyak 0,4 mol urea dilarutkan dalam 800 gram air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, besar penurunan titik beku adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,465°C
B. 0,744°C
C. 0,93°C
D. 1,395°C
E. 1,86°C

Jawaban Benar

C. 0,93°C

Pembahasan Lengkap

Massa air:

800 gram = 0,8 kg

Molalitas:

m = 0,4/0,8

m = 0,5 mol/kg

Urea adalah nonelektrolit, sehingga i = 1.

ΔTf = 1,86 × 0,5

= 0,93°C

Jadi, penurunan titik beku adalah 0,93°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung penurunan titik beku berdasarkan mol zat terlarut dan massa pelarut.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghubungkan massa pelarut, molalitas, dan penurunan titik beku.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 20

Pertanyaan

Jika suatu larutan memiliki penurunan titik beku lebih besar dibandingkan larutan lain dengan pelarut yang sama, maka larutan tersebut memiliki ….

Pilihan Jawaban

A. Jumlah partikel zat terlarut efektif lebih kecil
B. Konsentrasi partikel zat terlarut efektif lebih besar
C. Titik beku lebih tinggi
D. Massa pelarut selalu lebih besar
E. Nilai Kf lebih kecil

Jawaban Benar

B. Konsentrasi partikel zat terlarut efektif lebih besar

Pembahasan Lengkap

Penurunan titik beku merupakan sifat koligatif yang bergantung pada jumlah partikel zat terlarut dalam larutan.

Secara umum:

ΔTf = i × Kf × m

Untuk pelarut yang sama, semakin besar jumlah partikel zat terlarut efektif atau semakin besar konsentrasi partikelnya, semakin besar pula penurunan titik bekunya.

Kompetensi yang Diukur

Memahami konsep sifat koligatif.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menjelaskan hubungan jumlah partikel zat terlarut dengan penurunan titik beku.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 21

Pertanyaan

Sebanyak 0,2 mol glukosa dilarutkan dalam 400 gram air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, besar penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,465°C
B. 0,744°C
C. 0,93°C
D. 1,86°C
E. 2,32°C

Jawaban Benar

C. 0,93°C

Pembahasan Lengkap

Massa pelarut:

400 gram = 0,4 kg

Molalitas:

m = 0,2/0,4

m = 0,5 mol/kg

Glukosa merupakan nonelektrolit sehingga i = 1.

ΔTf = Kf × m

= 1,86 × 0,5

= 0,93°C

Jadi, penurunan titik beku adalah 0,93°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung molalitas dan penurunan titik beku.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan penurunan titik beku berdasarkan jumlah mol dan massa pelarut.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 22

Pertanyaan

Sebanyak 0,1 mol NaCl dilarutkan dalam 500 gram air. Jika NaCl terionisasi sempurna dan Kf air = 1,86 °C kg/mol, titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. −0,372°C
B. −0,558°C
C. −0,744°C
D. −0,93°C
E. −1,86°C

Jawaban Benar

C. −0,744°C

Pembahasan Lengkap

Massa air:

500 gram = 0,5 kg

Molalitas:

m = 0,1/0,5

= 0,2 mol/kg

NaCl → Na⁺ + Cl⁻

Maka:

i = 2

Penurunan titik beku:

ΔTf = i × Kf × m

= 2 × 1,86 × 0,2

= 0,744°C

Titik beku larutan:

Tf = 0 − 0,744

Tf = −0,744°C

Jadi, titik beku larutan adalah −0,744°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung titik beku larutan elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menggunakan faktor van’t Hoff dalam menentukan titik beku larutan.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 23

Pertanyaan

Sebanyak 0,3 mol sukrosa dilarutkan dalam 1,5 kg air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. −0,186°C
B. −0,279°C
C. −0,372°C
D. −0,558°C
E. −0,744°C

Jawaban Benar

C. −0,372°C

Pembahasan Lengkap

Molalitas:

m = 0,3/1,5

= 0,2 mol/kg

Sukrosa merupakan nonelektrolit.

ΔTf = 1,86 × 0,2

= 0,372°C

Titik beku:

Tf = 0 − 0,372

Tf = −0,372°C

Jadi, titik beku larutan adalah −0,372°C.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan titik beku larutan nonelektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan suhu beku larutan berdasarkan molalitas.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 24

Pertanyaan

Larutan urea memiliki molalitas 0,75 mol/kg. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, besar penurunan titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,93°C
B. 1,395°C
C. 1,86°C
D. 2,325°C
E. 2,79°C

Jawaban Benar

B. 1,395°C

Pembahasan Lengkap

Urea merupakan nonelektrolit, sehingga i = 1.

ΔTf = Kf × m

= 1,86 × 0,75

= 1,395°C

Jadi, penurunan titik beku adalah 1,395°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung penurunan titik beku dari molalitas.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menerapkan rumus penurunan titik beku secara langsung.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 25

Pertanyaan

Sebanyak 0,2 mol CaCl₂ dilarutkan dalam 1 kg air. Jika CaCl₂ terionisasi sempurna dan Kf air = 1,86 °C kg/mol, titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. −0,372°C
B. −0,744°C
C. −1,116°C
D. −1,488°C
E. −1,86°C

Jawaban Benar

C. −1,116°C

Pembahasan Lengkap

CaCl₂ → Ca²⁺ + 2Cl⁻

Jumlah ion = 3, sehingga:

i = 3

Molalitas:

m = 0,2/1

= 0,2 mol/kg

Penurunan titik beku:

ΔTf = 3 × 1,86 × 0,2

= 1,116°C

Titik beku:

Tf = 0 − 1,116

Tf = −1,116°C

Jadi, titik beku larutan adalah −1,116°C.

Kompetensi yang Diukur

Menghitung titik beku larutan elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan jumlah ion dan menggunakannya dalam rumus sifat koligatif.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 26

Pertanyaan

Sebanyak 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan ke dalam 1 kg air. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, titik beku larutan adalah ….

Pilihan Jawaban

A. −0,093°C
B. −0,186°C
C. −0,279°C
D. −0,372°C
E. −0,558°C

Jawaban Benar

B. −0,186°C

Pembahasan Lengkap

Mol glukosa:

n = 18/180

= 0,1 mol

Molalitas:

m = 0,1/1

= 0,1 mol/kg

Penurunan titik beku:

ΔTf = 1,86 × 0,1

= 0,186°C

Titik beku:

Tf = 0 − 0,186

Tf = −0,186°C

Jadi, titik beku larutan adalah −0,186°C.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan titik beku larutan dari massa zat terlarut.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menghitung mol zat terlarut kemudian menentukan titik beku larutan.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 27

Pertanyaan

Larutan A dan B memiliki konsentrasi molal yang sama. Larutan A mengandung NaCl dan larutan B mengandung glukosa. Jika NaCl terionisasi sempurna, larutan yang memiliki titik beku lebih rendah adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Larutan A
B. Larutan B
C. Keduanya sama
D. Tidak dapat ditentukan
E. Keduanya memiliki titik beku 0°C

Jawaban Benar

A. Larutan A

Pembahasan Lengkap

NaCl terionisasi menjadi dua ion sehingga:

i = 2

Glukosa merupakan nonelektrolit:

i = 1

Karena:

ΔTf = i × Kf × m

dan molalitas kedua larutan sama, NaCl menghasilkan penurunan titik beku yang lebih besar.

Semakin besar penurunan titik beku, semakin rendah titik beku larutannya.

Jadi, larutan dengan titik beku lebih rendah adalah larutan A.

Kompetensi yang Diukur

Membandingkan pengaruh elektrolit dan nonelektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membandingkan titik beku larutan berdasarkan faktor van’t Hoff.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 28

Pertanyaan

Suatu larutan nonelektrolit memiliki penurunan titik beku sebesar 0,93°C. Jika Kf air = 1,86 °C kg/mol, molalitas larutan tersebut adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,25 mol/kg
B. 0,5 mol/kg
C. 0,75 mol/kg
D. 1 mol/kg
E. 1,5 mol/kg

Jawaban Benar

B. 0,5 mol/kg

Pembahasan Lengkap

Gunakan:

ΔTf = Kf × m

0,93 = 1,86 × m

m = 0,93/1,86

m = 0,5 mol/kg

Jadi, molalitas larutan adalah 0,5 mol/kg.

Kompetensi yang Diukur

Menentukan molalitas dari penurunan titik beku.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mengubah rumus sifat koligatif untuk mencari molalitas.

Level Kognitif

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 29

Pertanyaan

Sebanyak 0,1 mol AlCl₃ dilarutkan dalam 1 kg air. Jika AlCl₃ terionisasi sempurna dan Kf air = 1,86 °C kg/mol, besar penurunan titik beku adalah ….

Pilihan Jawaban

A. 0,186°C
B. 0,372°C
C. 0,558°C
D. 0,744°C
E. 1,116°C

Jawaban Benar

C. 0,744°C

Pembahasan Lengkap

AlCl₃ → Al³⁺ + 3Cl⁻

Jumlah ion:

1 + 3 = 4

Maka:

i = 4

Molalitas:

m = 0,1/1

= 0,1 mol/kg

Penurunan titik beku:

ΔTf = 4 × 1,86 × 0,1

= 0,744°C

Jadi, penurunan titik beku adalah 0,744°C.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan faktor van’t Hoff pada elektrolit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan jumlah ion hasil ionisasi dan menggunakannya dalam perhitungan.

Level Kognitif

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 30

Pertanyaan

Pernyataan yang benar mengenai penurunan titik beku adalah ….

Pilihan Jawaban

A. Penambahan zat terlarut selalu menaikkan titik beku
B. Penurunan titik beku hanya dipengaruhi warna larutan
C. Semakin banyak partikel zat terlarut efektif, semakin besar penurunan titik beku
D. Larutan elektrolit dan nonelektrolit selalu memberikan efek yang sama
E. Penurunan titik beku tidak berkaitan dengan molalitas

Jawaban Benar

C. Semakin banyak partikel zat terlarut efektif, semakin besar penurunan titik beku

Pembahasan Lengkap

Penurunan titik beku merupakan salah satu sifat koligatif yang bergantung pada jumlah partikel zat terlarut efektif.

Hubungannya dapat dinyatakan dengan:

ΔTf = i × Kf × m

Semakin besar molalitas atau faktor van’t Hoff, semakin besar penurunan titik beku, selama pelarut dan kondisi lainnya tetap.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.

Kompetensi yang Diukur

Memahami konsep penurunan titik beku.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi besar penurunan titik beku.

Level Kognitif

C2 – Memahami.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit.

Kesimpulan

Contoh soal penurunan titik beku pada materi sifat koligatif larutan membutuhkan pemahaman tentang molalitas, konstanta penurunan titik beku, faktor van’t Hoff, penurunan titik beku, dan titik beku larutan.

Rumus utama yang perlu dikuasai adalah:

ΔTf = Kf × m

untuk larutan nonelektrolit, sedangkan larutan elektrolit menggunakan:

ΔTf = i × Kf × m

Setelah memperoleh penurunan titik beku, titik beku larutan dapat dihitung dengan:

Tf = Tf° − ΔTf

Hal yang perlu diperhatikan adalah massa pelarut harus diubah ke kilogram ketika menghitung molalitas. Untuk elektrolit, jumlah partikel hasil ionisasi juga harus diperhatikan melalui faktor van’t Hoff. Dengan memahami hubungan tersebut, soal penurunan titik beku dapat diselesaikan secara sistematis dan tepat.

Related Articles