Contoh soal angka penting berikut disusun untuk membantu siswa memahami konsep angka penting dalam pengukuran dan perhitungan fisika. Angka penting digunakan untuk menunjukkan tingkat ketelitian suatu hasil pengukuran.
Pada latihan ini, soal dibuat secara bertahap, mulai dari menentukan jumlah angka penting hingga melakukan pembulatan dan operasi hitung sederhana. Setiap soal dilengkapi jawaban dan pembahasan agar siswa dapat memahami aturan angka penting dengan lebih mudah.
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Berapakah jumlah angka penting pada bilangan 25,6?
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban Benar
C. 3
Pembahasan Lengkap
Bilangan 25,6 memiliki tiga angka, yaitu 2, 5, dan 6.
Semua angka bukan nol merupakan angka penting.
Jadi, 25,6 memiliki 3 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan jumlah angka penting pada bilangan desimal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Berapakah jumlah angka penting pada bilangan 0,0045?
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban Benar
B. 2
Pembahasan Lengkap
Nol yang berada di depan angka bukan nol tidak termasuk angka penting.
Pada 0,0045, angka pentingnya adalah 4 dan 5.
Jadi, terdapat 2 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan angka penting pada bilangan desimal.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu membedakan angka penting dan angka nol yang tidak signifikan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 3
Pertanyaan
Berapakah jumlah angka penting pada bilangan 0,0305?
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
B. 3
Pembahasan Lengkap
Pada bilangan 0,0305, nol di depan angka 3 tidak termasuk angka penting.
Angka pentingnya adalah:
3, 0, dan 5
Nol yang berada di antara angka bukan nol termasuk angka penting.
Jadi, terdapat 3 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Memahami aturan angka nol dalam angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan angka penting yang terdapat di antara angka bukan nol.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Berapakah jumlah angka penting pada bilangan 4500 jika tidak terdapat tanda desimal?
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. Tidak dapat ditentukan secara pasti
Jawaban Benar
E. Tidak dapat ditentukan secara pasti
Pembahasan Lengkap
Pada bilangan 4500 tanpa tanda desimal, posisi angka nol di belakang dapat menimbulkan ketidakjelasan mengenai angka penting.
Untuk menunjukkan jumlah angka penting secara jelas, dapat digunakan notasi ilmiah.
Contohnya:
4500 = 4,5 × 10³ memiliki 2 angka penting.
4500 = 4,50 × 10³ memiliki 3 angka penting.
Jadi, tanpa informasi tambahan, jumlah angka penting tidak dapat ditentukan secara pasti.
Kompetensi yang Diukur
Memahami ketentuan angka nol pada angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menganalisis jumlah angka penting pada bilangan dengan nol di bagian akhir.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Berapakah jumlah angka penting pada bilangan 7,250?
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Bilangan 7,250 memiliki angka 7, 2, 5, dan 0.
Nol yang berada di belakang angka dan setelah tanda desimal termasuk angka penting.
Jadi, 7,250 memiliki 4 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan jumlah angka penting pada bilangan desimal.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan angka penting pada bilangan dengan nol di belakang koma.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Bilangan 0,000782 memiliki berapa angka penting?
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
B. 3
Pembahasan Lengkap
Nol yang berada di depan angka 7 hanya berfungsi sebagai penunjuk posisi desimal sehingga tidak termasuk angka penting.
Angka pentingnya adalah:
7, 8, dan 2
Jadi, 0,000782 memiliki 3 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan angka penting pada bilangan desimal.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu mengidentifikasi angka penting pada bilangan yang memiliki banyak angka nol di depan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Bilangan 15,70 memiliki berapa angka penting?
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Angka pada 15,70 adalah 1, 5, 7, dan 0.
Nol di belakang angka setelah tanda desimal termasuk angka penting.
Jadi, 15,70 memiliki 4 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Memahami angka penting pada hasil pengukuran.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan jumlah angka penting pada bilangan desimal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Hasil pengukuran panjang sebuah benda adalah 8,764 cm. Jika hasil tersebut harus dibulatkan menjadi 3 angka penting, hasilnya adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 8,70 cm
B. 8,76 cm
C. 8,77 cm
D. 8,80 cm
E. 8,90 cm
Jawaban Benar
C. 8,77 cm
Pembahasan Lengkap
Bilangan 8,764 akan dibulatkan menjadi 3 angka penting.
Tiga angka penting pertama adalah:
8, 7, dan 6
Angka berikutnya adalah 4. Karena 4 kurang dari 5, angka 6 tetap.
Jadi, hasil pembulatannya adalah 8,76 cm.
Kompetensi yang Diukur
Melakukan pembulatan angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu membulatkan hasil pengukuran sesuai jumlah angka penting yang ditentukan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Bilangan 0,006784 jika dibulatkan menjadi 2 angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 0,0067
B. 0,0068
C. 0,0070
D. 0,00678
E. 0,00680
Jawaban Benar
B. 0,0068
Pembahasan Lengkap
Angka penting pertama adalah 6.
Angka penting kedua adalah 7.
Angka berikutnya adalah 8. Karena 8 lebih besar dari 5, angka 7 dibulatkan menjadi 8.
Jadi:
0,006784 → 0,0068
Kompetensi yang Diukur
Pembulatan bilangan berdasarkan angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu membulatkan bilangan desimal menjadi jumlah angka penting tertentu.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Hasil pengukuran massa suatu benda adalah 125,68 gram. Jika dinyatakan dalam 4 angka penting, hasil yang benar adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 125,0 gram
B. 125,6 gram
C. 125,7 gram
D. 126,0 gram
E. 126,8 gram
Jawaban Benar
C. 125,7 gram
Pembahasan Lengkap
Bilangan 125,68 memiliki angka:
1, 2, 5, 6, 8
Jika dibulatkan menjadi 4 angka penting, kita mempertahankan:
1, 2, 5, dan 6
Angka berikutnya adalah 8. Karena 8 lebih besar dari 5, angka 6 dibulatkan menjadi 7.
Jadi:
125,68 → 125,7 gram
Kompetensi yang Diukur
Melakukan pembulatan hasil pengukuran.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil pembulatan berdasarkan aturan angka penting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Berapakah jumlah angka penting pada bilangan 3,040?
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Bilangan 3,040 memiliki angka 3, 0, 4, dan 0. Nol yang berada di antara angka bukan nol dan nol di akhir bilangan desimal termasuk angka penting.
Jadi, 3,040 memiliki 4 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan jumlah angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu mengidentifikasi angka penting pada bilangan desimal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Bilangan 0,00560 memiliki berapa angka penting?
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
B. 3
Pembahasan Lengkap
Nol di depan angka 5 tidak termasuk angka penting. Angka pentingnya adalah 5, 6, dan 0.
Jadi, 0,00560 memiliki 3 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Memahami aturan angka nol dalam angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan angka penting pada bilangan desimal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Hasil pengukuran 24,786 cm jika dibulatkan menjadi 3 angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 24,7 cm
B. 24,8 cm
C. 24,78 cm
D. 24,9 cm
E. 25,0 cm
Jawaban Benar
B. 24,8 cm
Pembahasan Lengkap
Tiga angka penting pertama adalah 2, 4, dan 7.
Angka berikutnya adalah 8. Karena 8 lebih besar dari 5, angka 7 dibulatkan menjadi 8.
Jadi:
24,786 → 24,8 cm
Kompetensi yang Diukur
Pembulatan angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu membulatkan hasil pengukuran sesuai jumlah angka penting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Bilangan 0,0003478 jika dibulatkan menjadi 2 angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 0,00034
B. 0,00035
C. 0,000347
D. 0,000348
E. 0,00040
Jawaban Benar
B. 0,00035
Pembahasan Lengkap
Dua angka penting pertama adalah 3 dan 4.
Angka berikutnya adalah 7. Karena 7 lebih besar dari 5, angka 4 dibulatkan menjadi 5.
Jadi:
0,0003478 → 0,00035
Kompetensi yang Diukur
Melakukan pembulatan angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu membulatkan bilangan desimal dengan benar.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Hasil pengukuran panjang sebuah benda adalah 15,374 cm. Jika dibulatkan menjadi 4 angka penting, hasilnya adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 15,3 cm
B. 15,37 cm
C. 15,38 cm
D. 15,4 cm
E. 15,40 cm
Jawaban Benar
C. 15,37 cm
Pembahasan Lengkap
Empat angka penting pertama adalah 1, 5, 3, dan 7.
Angka berikutnya adalah 4. Karena 4 kurang dari 5, angka 7 tetap.
Jadi:
15,374 → 15,37 cm
Kompetensi yang Diukur
Pembulatan hasil pengukuran.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil pembulatan sesuai aturan angka penting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Hasil dari 12,4 cm + 3,25 cm berdasarkan aturan angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 15,55 cm
B. 15,6 cm
C. 15,65 cm
D. 15,7 cm
E. 16 cm
Jawaban Benar
B. 15,6 cm
Pembahasan Lengkap
Hitung terlebih dahulu:
12,4 + 3,25 = 15,65
Pada penjumlahan, hasil mengikuti jumlah tempat desimal paling sedikit. Bilangan 12,4 memiliki satu angka di belakang koma.
Maka:
15,65 → 15,6 cm
Kompetensi yang Diukur
Melakukan operasi penjumlahan berdasarkan aturan angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil penjumlahan pengukuran dengan aturan angka penting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Hasil dari 25,7 cm − 4,32 cm berdasarkan aturan angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 21,38 cm
B. 21,4 cm
C. 21,3 cm
D. 21,40 cm
E. 22 cm
Jawaban Benar
B. 21,4 cm
Pembahasan Lengkap
Hitung:
25,7 − 4,32 = 21,38
Pada pengurangan, hasil mengikuti jumlah tempat desimal paling sedikit. Bilangan 25,7 memiliki satu angka di belakang koma.
Jadi:
21,38 → 21,4 cm
Kompetensi yang Diukur
Melakukan operasi pengurangan berdasarkan aturan angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil pengurangan sesuai aturan angka penting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Hasil dari 4,2 × 3,15 berdasarkan aturan angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 13,23
B. 13,2
C. 13,3
D. 14,0
E. 12,6
Jawaban Benar
B. 13,2
Pembahasan Lengkap
Hitung:
4,2 × 3,15 = 13,23
Bilangan 4,2 memiliki 2 angka penting, sedangkan 3,15 memiliki 3 angka penting.
Hasil harus memiliki 2 angka penting.
13,23 dibulatkan menjadi 13 jika menggunakan 2 angka penting. Agar ketelitian ditunjukkan secara jelas, hasilnya dapat ditulis 13.
Kompetensi yang Diukur
Melakukan perkalian dengan aturan angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan jumlah angka penting pada hasil perkalian.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Hasil dari 18,6 ÷ 3,0 berdasarkan aturan angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 6,2
B. 6,20
C. 6
D. 6,200
E. 5,2
Jawaban Benar
A. 6,2
Pembahasan Lengkap
Hitung:
18,6 ÷ 3,0 = 6,2
18,6 memiliki 3 angka penting, sedangkan 3,0 memiliki 2 angka penting.
Maka hasil harus memiliki 2 angka penting.
Jadi, hasilnya adalah 6,2.
Kompetensi yang Diukur
Melakukan pembagian berdasarkan aturan angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil pembagian dengan jumlah angka penting yang tepat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Sebuah benda memiliki panjang 12,5 cm dan lebar 4,2 cm. Berdasarkan aturan angka penting, berapakah luas benda tersebut?
Pilihan Jawaban
A. 52,5 cm²
B. 52,50 cm²
C. 53 cm²
D. 52 cm²
E. 50 cm²
Jawaban Benar
C. 53 cm²
Pembahasan Lengkap
Hitung luas:
12,5 × 4,2 = 52,5 cm²
Panjang 12,5 memiliki 3 angka penting, sedangkan 4,2 memiliki 2 angka penting.
Jadi, hasil harus memiliki 2 angka penting.
52,5 dibulatkan menjadi 53 cm².
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan aturan angka penting dalam perhitungan luas.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil perhitungan luas dengan memperhatikan angka penting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Hasil dari 2,5 × 4,26 berdasarkan aturan angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 10,65
B. 10,7
C. 10,6
D. 11,0
E. 12,5
Jawaban Benar
B. 11
Pembahasan Lengkap
Hitung terlebih dahulu:
2,5 × 4,26 = 10,65
Bilangan 2,5 memiliki 2 angka penting, sedangkan 4,26 memiliki 3 angka penting.
Hasil harus memiliki 2 angka penting.
10,65 dibulatkan menjadi 11.
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan aturan angka penting dalam perkalian.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil perkalian berdasarkan jumlah angka penting paling sedikit.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Hasil dari 36,8 ÷ 4,0 berdasarkan aturan angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 9,2
B. 9,20
C. 9
D. 9,00
E. 10
Jawaban Benar
A. 9,2
Pembahasan Lengkap
36,8 ÷ 4,0 = 9,2
Bilangan 36,8 memiliki 3 angka penting dan 4,0 memiliki 2 angka penting.
Jadi, hasil harus memiliki 2 angka penting.
Hasilnya adalah 9,2.
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan aturan angka penting dalam pembagian.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil pembagian dengan jumlah angka penting yang sesuai.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Hasil dari 15,25 cm + 4,3 cm berdasarkan aturan angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 19,55 cm
B. 19,6 cm
C. 19,5 cm
D. 20,0 cm
E. 19 cm
Jawaban Benar
B. 19,6 cm
Pembahasan Lengkap
15,25 + 4,3 = 19,55
Pada penjumlahan, hasil mengikuti jumlah tempat desimal paling sedikit.
Bilangan 4,3 memiliki satu angka di belakang koma.
Maka:
19,55 → 19,6 cm
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan aturan angka penting dalam penjumlahan.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu membulatkan hasil penjumlahan sesuai jumlah tempat desimal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Hasil dari 30,75 cm − 12,4 cm berdasarkan aturan angka penting adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 18,35 cm
B. 18,4 cm
C. 18,3 cm
D. 19,0 cm
E. 17,4 cm
Jawaban Benar
B. 18,4 cm
Pembahasan Lengkap
30,75 − 12,4 = 18,35
Bilangan 12,4 memiliki satu angka di belakang koma.
Karena itu, hasil harus dibulatkan sampai satu angka di belakang koma.
18,35 → 18,4 cm
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan aturan angka penting dalam pengurangan.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil pengurangan berdasarkan ketelitian bilangan yang digunakan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Sebuah benda memiliki panjang 8,5 cm dan lebar 3,2 cm. Berapakah luas benda tersebut berdasarkan aturan angka penting?
Pilihan Jawaban
A. 27,2 cm²
B. 27 cm²
C. 26 cm²
D. 28 cm²
E. 25 cm²
Jawaban Benar
B. 27 cm²
Pembahasan Lengkap
Luas:
8,5 × 3,2 = 27,2 cm²
Kedua bilangan memiliki 2 angka penting.
Maka hasil harus memiliki 2 angka penting.
27,2 → 27 cm²
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan angka penting dalam perhitungan luas.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan hasil perkalian pengukuran dengan memperhatikan angka penting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Sebuah benda memiliki massa 24,6 gram dan volume 6,0 cm³. Berapakah massa jenis benda berdasarkan aturan angka penting?
Pilihan Jawaban
A. 4,1 g/cm³
B. 4,10 g/cm³
C. 4 g/cm³
D. 4,6 g/cm³
E. 5,1 g/cm³
Jawaban Benar
A. 4,1 g/cm³
Pembahasan Lengkap
Massa jenis:
24,6 ÷ 6,0 = 4,1 g/cm³
24,6 memiliki 3 angka penting dan 6,0 memiliki 2 angka penting.
Hasil harus memiliki 2 angka penting.
Jadi, massa jenis benda adalah 4,1 g/cm³.
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan angka penting pada perhitungan massa jenis.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menghitung massa jenis dengan memperhatikan jumlah angka penting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Berapakah jumlah angka penting pada bilangan 6,020 × 10³?
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Pada notasi ilmiah, angka penting ditentukan oleh angka pada bagian depan.
6,020 memiliki angka:
6, 0, 2, dan 0
Semua angka tersebut merupakan angka penting.
Jadi, 6,020 × 10³ memiliki 4 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Memahami angka penting dalam notasi ilmiah.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menentukan jumlah angka penting pada bilangan dalam bentuk notasi ilmiah.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Bilangan 0,0009050 memiliki berapa angka penting?
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Nol yang berada di depan angka 9 tidak termasuk angka penting.
Angka pentingnya adalah:
9, 0, 5, dan 0
Nol di antara angka bukan nol dan nol di belakang bilangan desimal termasuk angka penting.
Jadi, 0,0009050 memiliki 4 angka penting.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan jumlah angka penting pada bilangan desimal.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu mengidentifikasi angka penting pada bilangan yang mengandung beberapa angka nol.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Hasil pengukuran panjang sebuah meja adalah 125,46 cm. Jika dibulatkan menjadi 3 angka penting, hasilnya adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 125 cm
B. 126 cm
C. 125,4 cm
D. 125,5 cm
E. 120 cm
Jawaban Benar
B. 125 cm
Pembahasan Lengkap
Tiga angka penting pertama adalah:
1, 2, dan 5
Angka berikutnya adalah 4. Karena 4 kurang dari 5, angka 5 tidak berubah.
Jadi:
125,46 → 125 cm
Kompetensi yang Diukur
Melakukan pembulatan angka penting.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu membulatkan hasil pengukuran menjadi jumlah angka penting tertentu.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Sebuah benda memiliki panjang 12,5 cm, lebar 4,20 cm, dan tinggi 2,0 cm. Berapakah volume benda berdasarkan aturan angka penting?
Pilihan Jawaban
A. 105 cm³
B. 105,0 cm³
C. 104 cm³
D. 100 cm³
E. 110 cm³
Jawaban Benar
A. 105 cm³
Pembahasan Lengkap
Hitung volume:
12,5 × 4,20 × 2,0 = 105 cm³
Jumlah angka penting paling sedikit adalah 2, yaitu dari 2,0.
Maka hasil harus memiliki 2 angka penting.
105 dapat ditulis sebagai 1,1 × 10² cm³ agar jumlah angka pentingnya terlihat jelas.
Jadi, volume benda adalah sekitar 1,1 × 10² cm³.
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan aturan angka penting dalam perhitungan volume.
Indikator Pembelajaran
Siswa mampu menghitung volume dan menentukan hasil sesuai jumlah angka penting.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4
Tingkat Kesulitan
Sulit
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Kesimpulan
Angka penting merupakan bagian penting dalam pengukuran karena menunjukkan tingkat ketelitian suatu nilai. Beberapa aturan dasar yang perlu diperhatikan adalah angka bukan nol selalu termasuk angka penting, nol di antara angka bukan nol termasuk angka penting, sedangkan nol di depan angka bukan nol umumnya tidak termasuk angka penting.
Dalam contoh soal angka penting, aturan operasi hitung juga perlu diperhatikan. Pada penjumlahan dan pengurangan, hasil mengikuti jumlah tempat desimal paling sedikit. Sementara itu, pada perkalian dan pembagian, hasil mengikuti jumlah angka penting paling sedikit dari bilangan yang digunakan.
Dengan memahami aturan tersebut, siswa dapat menentukan hasil pengukuran dan perhitungan secara lebih tepat serta menghindari kesalahan dalam penulisan hasil akhir.