Contoh Soal Persilangan Monohibrid merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran Biologi yang membahas pewarisan sifat berdasarkan Hukum Mendel. Persilangan monohibrid adalah persilangan yang melibatkan satu sifat beda, misalnya warna bunga, bentuk biji, atau tinggi tanaman. Materi ini sering muncul dalam ulangan harian, ujian sekolah, hingga seleksi masuk perguruan tinggi.
Sebelum mengerjakan latihan soal, pahami terlebih dahulu konsep dasar persilangan monohibrid beserta penggunaan kotak Punnett untuk menentukan kemungkinan genotipe dan fenotipe keturunan.
Rumus Dasar Persilangan Monohibrid
- Dominan ditulis dengan huruf kapital, misalnya A.
- Resesif ditulis dengan huruf kecil, misalnya a.
- Genotipe: susunan pasangan gen, misalnya AA, Aa, atau aa.
- Fenotipe: sifat yang tampak, misalnya bunga merah atau bunga putih.
Contoh persilangan:
P : Aa × Aa
G : A, a × A, a
F₁ :
AA, Aa, Aa, aa
Perbandingan genotipe:
1 AA : 2 Aa : 1 aa
Perbandingan fenotipe:
3 dominan : 1 resesif
Dengan memahami konsep tersebut, kamu akan lebih mudah menentukan genotipe, fenotipe, peluang keturunan, serta menyelesaikan berbagai Contoh Soal Persilangan Monohibrid berikut.
Contoh Soal Persilangan Monohibrid: Rumus, Jawaban, dan Pembahasan Lengkap
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Pada tanaman ercis, warna bunga ungu (U) dominan terhadap warna bunga putih (u). Jika tanaman bergenotipe UU disilangkan dengan uu, genotipe seluruh keturunan F₁ adalah ….
Pilihan Jawaban
A. UU
B. Uu
C. uu
D. UU dan uu
E. UU, Uu, dan uu
Jawaban Benar
B. Uu
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
UU × uu
Gamet:
U dan u
Keturunan:
Uu, Uu, Uu, Uu
Semua keturunan bergenotipe Uu sehingga memiliki fenotipe bunga ungu.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan genotipe hasil persilangan monohibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan genotipe keturunan F₁.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Tanaman dengan genotipe Aa disilangkan dengan Aa. Perbandingan genotipe keturunannya adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 3 : 1
B. 1 : 2 : 1
C. 1 : 1
D. 2 : 1
E. 4 : 1
Jawaban Benar
B. 1 : 2 : 1
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
Aa × Aa
Hasil keturunan:
AA, Aa, Aa, aa
Perbandingan genotipe:
1 AA : 2 Aa : 1 aa
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rasio genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghitung perbandingan genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 3
Pertanyaan
Hasil persilangan Aa × Aa menghasilkan perbandingan fenotipe ….
Pilihan Jawaban
A. 1 : 1
B. 2 : 1
C. 3 : 1
D. 1 : 2 : 1
E. 4 : 1
Jawaban Benar
C. 3 : 1
Pembahasan Lengkap
Karena alel A bersifat dominan, maka tiga keturunan berfenotipe dominan dan satu keturunan berfenotipe resesif.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rasio fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan perbandingan fenotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Jika sifat biji bulat (B) dominan terhadap biji keriput (b), maka individu bergenotipe Bb memiliki fenotipe ….
Pilihan Jawaban
A. Keriput
B. Bulat
C. Bulat dan keriput
D. Tidak memiliki sifat
E. Tidak dapat ditentukan
Jawaban Benar
B. Bulat
Pembahasan Lengkap
Genotipe heterozigot Bb tetap menampilkan sifat dominan, yaitu biji bulat.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi hubungan genotipe dan fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fenotipe berdasarkan genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Genotipe yang bersifat homozigot resesif adalah ….
Pilihan Jawaban
A. AA
B. Aa
C. aa
D. AB
E. Bb
Jawaban Benar
C. aa
Pembahasan Lengkap
Homozigot resesif berarti kedua alel sama dan bersifat resesif, yaitu aa.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi jenis genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu membedakan homozigot dan heterozigot.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Genotipe yang memiliki dua alel berbeda disebut ….
Pilihan Jawaban
A. Homozigot dominan
B. Homozigot resesif
C. Heterozigot
D. Dominan penuh
E. Intermediet
Jawaban Benar
C. Heterozigot
Pembahasan Lengkap
Heterozigot adalah pasangan alel yang berbeda, misalnya Aa atau Bb.
Kompetensi yang Diukur
Memahami istilah genetika.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi genotipe heterozigot.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Pada persilangan AA × Aa, peluang keturunan bergenotipe AA adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%
E. 0%
Jawaban Benar
B. 50%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan:
AA, Aa, AA, Aa
Sebanyak 2 dari 4 keturunan bergenotipe AA.
Peluangnya = 2/4 = 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang keturunan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Pada persilangan AA × aa, semua keturunan memiliki fenotipe ….
Pilihan Jawaban
A. Resesif
B. Dominan
C. Homozigot resesif
D. Beragam
E. Tidak dapat ditentukan
Jawaban Benar
B. Dominan
Pembahasan Lengkap
Seluruh keturunan bergenotipe Aa, sehingga semuanya menunjukkan sifat dominan.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan fenotipe keturunan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fenotipe hasil persilangan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Jika peluang muncul sifat resesif pada persilangan Aa × Aa adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%
E. 10%
Jawaban Benar
A. 25%
Pembahasan Lengkap
Persilangan menghasilkan:
AA, Aa, Aa, aa
Hanya satu dari empat keturunan yang memiliki sifat resesif.
Peluangnya = 1/4 = 25%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang sifat resesif.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Ilmuwan yang pertama kali merumuskan hukum pewarisan sifat melalui percobaan pada tanaman ercis adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Charles Darwin
B. Gregor Mendel
C. Louis Pasteur
D. Robert Hooke
E. Antonie van Leeuwenhoek
Jawaban Benar
B. Gregor Mendel
Pembahasan Lengkap
Gregor Mendel dikenal sebagai Bapak Genetika karena berhasil merumuskan hukum pewarisan sifat melalui percobaan persilangan tanaman ercis.
Kompetensi yang Diukur
Memahami sejarah genetika.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi tokoh pencetus Hukum Mendel.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Pada persilangan Aa × aa, perbandingan genotipe keturunannya adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 1 AA : 1 Aa
B. 1 Aa : 1 aa
C. 3 Aa : 1 aa
D. 1 AA : 2 Aa : 1 aa
E. Semua Aa
Jawaban Benar
B. 1 Aa : 1 aa
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
Aa × aa
Gamet:
A, a × a
Keturunan:
Aa, aa
Perbandingan genotipe = 1 Aa : 1 aa.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan perbandingan genotipe hasil persilangan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan rasio genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Pada persilangan Aa × aa, peluang muncul fenotipe dominan adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%
E. 0%
Jawaban Benar
B. 50%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan:
Aa, aa
Satu dari dua keturunan memiliki sifat dominan.
Peluang = 1/2 = 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang sifat dominan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Jika tanaman BB disilangkan dengan Bb, maka peluang keturunan bergenotipe BB adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%
E. 0%
Jawaban Benar
B. 50%
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
BB × Bb
Keturunan:
BB, BB, Bb, Bb
Genotipe BB berjumlah 2 dari 4.
Peluang = 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Genotipe AA disebut ….
Pilihan Jawaban
A. Heterozigot
B. Homozigot dominan
C. Homozigot resesif
D. Intermediet
E. Kodominan
Jawaban Benar
B. Homozigot dominan
Pembahasan Lengkap
Genotipe AA memiliki dua alel dominan yang sama sehingga disebut homozigot dominan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami istilah genetika.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu membedakan jenis genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Persilangan aa × aa menghasilkan keturunan dengan genotipe ….
Pilihan Jawaban
A. Semua AA
B. Semua Aa
C. Semua aa
D. AA dan Aa
E. AA, Aa, dan aa
Jawaban Benar
C. Semua aa
Pembahasan Lengkap
Kedua induk hanya menghasilkan gamet a, sehingga seluruh keturunan bergenotipe aa.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan genotipe keturunan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan hasil persilangan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Jika sifat tinggi (T) dominan terhadap pendek (t), maka individu bergenotipe tt memiliki fenotipe ….
Pilihan Jawaban
A. Tinggi
B. Pendek
C. Tinggi dan pendek
D. Tidak dapat ditentukan
E. Dominan
Jawaban Benar
B. Pendek
Pembahasan Lengkap
Genotipe tt merupakan homozigot resesif sehingga menampilkan sifat resesif, yaitu pendek.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan fenotipe berdasarkan genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menghubungkan genotipe dan fenotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Perbandingan fenotipe hasil persilangan AA × Aa adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 3 : 1
B. 1 : 1
C. Semua dominan
D. Semua resesif
E. 2 : 1
Jawaban Benar
C. Semua dominan
Pembahasan Lengkap
Persilangan menghasilkan genotipe:
AA, AA, Aa, Aa
Semuanya memiliki alel dominan sehingga seluruh keturunan berfenotipe dominan.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rasio fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan fenotipe hasil persilangan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Kotak Punnett digunakan untuk ….
Pilihan Jawaban
A. Mengukur tinggi tanaman
B. Menentukan kemungkinan genotipe keturunan
C. Menghitung jumlah kromosom
D. Mengukur kecepatan pertumbuhan
E. Mengamati jaringan tumbuhan
Jawaban Benar
B. Menentukan kemungkinan genotipe keturunan
Pembahasan Lengkap
Kotak Punnett membantu memprediksi kemungkinan kombinasi genotipe dan fenotipe dari hasil persilangan.
Kompetensi yang Diukur
Memahami fungsi kotak Punnett.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi kotak Punnett.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Jika individu bergenotipe Aa menghasilkan gamet, maka jenis gamet yang terbentuk adalah ….
Pilihan Jawaban
A. AA dan aa
B. A dan a
C. Aa saja
D. AA saja
E. aa saja
Jawaban Benar
B. A dan a
Pembahasan Lengkap
Saat pembentukan gamet, pasangan alel berpisah sehingga individu Aa menghasilkan dua jenis gamet, yaitu A dan a.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pembentukan gamet.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan jenis gamet.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Pada persilangan Aa × Aa, peluang keturunan bergenotipe Aa adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%
E. 0%
Jawaban Benar
B. 50%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan:
AA, Aa, Aa, aa
Genotipe Aa muncul sebanyak 2 dari 4 keturunan.
Peluang = 2/4 = 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang genotipe hasil persilangan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Jika tanaman bergenotipe BB disilangkan dengan bb, maka seluruh keturunannya memiliki genotipe ….
Pilihan Jawaban
A. BB
B. Bb
C. bb
D. BB dan bb
E. BB, Bb, dan bb
Jawaban Benar
B. Bb
Pembahasan Lengkap
Persilangan:
BB × bb
Gamet yang dihasilkan adalah B dan b, sehingga seluruh keturunan bergenotipe Bb.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan genotipe hasil persilangan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan genotipe keturunan F₁.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Pada persilangan Aa × AA, peluang muncul keturunan bergenotipe Aa adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%
E. 0%
Jawaban Benar
B. 50%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan:
AA, Aa, AA, Aa
Genotipe Aa muncul sebanyak 2 dari 4 keturunan atau 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Individu dengan genotipe Aa disebut ….
Pilihan Jawaban
A. Homozigot dominan
B. Homozigot resesif
C. Heterozigot
D. Dominan penuh
E. Resesif penuh
Jawaban Benar
C. Heterozigot
Pembahasan Lengkap
Genotipe Aa terdiri atas dua alel yang berbeda sehingga disebut heterozigot.
Kompetensi yang Diukur
Memahami istilah genetika.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Pada persilangan aa × Aa, peluang muncul sifat resesif adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%
E. 0%
Jawaban Benar
B. 50%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan:
Aa, aa
Sifat resesif hanya dimiliki oleh genotipe aa, yaitu sebanyak 1 dari 2 keturunan.
Peluang = 50%.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang fenotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Sifat yang selalu muncul apabila terdapat alel dominan disebut sifat ….
Pilihan Jawaban
A. Resesif
B. Intermediet
C. Dominan
D. Homozigot
E. Heterozigot
Jawaban Benar
C. Dominan
Pembahasan Lengkap
Sifat dominan akan tampak pada individu yang memiliki minimal satu alel dominan, misalnya AA atau Aa.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep dominan dan resesif.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu membedakan sifat dominan dan resesif.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Perbandingan genotipe hasil persilangan AA × aa adalah ….
Pilihan Jawaban
A. Semua AA
B. Semua Aa
C. Semua aa
D. 1 AA : 1 aa
E. 1 AA : 2 Aa : 1 aa
Jawaban Benar
B. Semua Aa
Pembahasan Lengkap
Induk AA hanya menghasilkan gamet A, sedangkan induk aa hanya menghasilkan gamet a. Semua keturunan bergenotipe Aa.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan rasio genotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan genotipe hasil persilangan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Pada persilangan Aa × Aa, jumlah kemungkinan kombinasi genotipe yang terbentuk adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Kotak Punnett menghasilkan empat kombinasi, yaitu:
AA, Aa, Aa, aa.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis hasil persilangan.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan jumlah kombinasi genotipe.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Gen yang mampu menutupi ekspresi gen lain disebut gen ….
Pilihan Jawaban
A. Resesif
B. Dominan
C. Letal
D. Ganda
E. Modifikator
Jawaban Benar
B. Dominan
Pembahasan Lengkap
Gen dominan akan tetap terekspresi meskipun hanya terdapat satu alel dominan pada pasangan alelnya.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep genetika.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi gen dominan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Pada persilangan BB × Bb, peluang keturunan berfenotipe dominan adalah ….
Pilihan Jawaban
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%
E. 0%
Jawaban Benar
D. 100%
Pembahasan Lengkap
Hasil persilangan menghasilkan genotipe BB dan Bb. Keduanya memiliki sifat dominan sehingga seluruh keturunan berfenotipe dominan.
Kompetensi yang Diukur
Menghitung peluang fenotipe.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan peluang fenotipe dominan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Persilangan monohibrid adalah persilangan yang mempelajari ….
Pilihan Jawaban
A. Dua sifat beda
B. Tiga sifat beda
C. Satu sifat beda
D. Empat sifat beda
E. Banyak sifat sekaligus
Jawaban Benar
C. Satu sifat beda
Pembahasan Lengkap
Persilangan monohibrid hanya melibatkan satu pasangan sifat yang berbeda, misalnya tinggi-rendah tanaman atau warna bunga.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep dasar persilangan monohibrid.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian persilangan monohibrid.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Kesimpulan
Contoh Soal Persilangan Monohibrid: Rumus, Jawaban, dan Pembahasan Lengkap membantu siswa memahami konsep dasar pewarisan sifat berdasarkan Hukum Mendel. Melalui latihan soal, siswa dapat mempelajari cara menentukan genotipe, fenotipe, peluang keturunan, serta menggunakan kotak Punnett untuk menganalisis hasil persilangan.
Dengan sering berlatih mengerjakan berbagai variasi soal persilangan monohibrid, pemahaman tentang genetika akan semakin kuat. Materi ini menjadi dasar penting sebelum mempelajari persilangan dihibrid, penyimpangan semu Hukum Mendel, maupun topik genetika yang lebih kompleks pada jenjang pendidikan berikutnya.