Contoh Kisi-Kisi Soal merupakan acuan penting dalam penyusunan instrumen penilaian agar soal yang dibuat sesuai dengan kompetensi, indikator, dan tujuan pembelajaran. Dengan adanya kisi-kisi, guru dapat menyusun soal secara lebih terarah sehingga setiap butir soal mampu mengukur kemampuan peserta didik secara objektif, valid, dan sistematis.
Melalui kumpulan Contoh Kisi-Kisi Soal berikut, Anda dapat mempelajari berbagai bentuk penyusunan kisi-kisi yang umum digunakan pada jenjang SD, SMP, maupun SMA. Setiap contoh dilengkapi pembahasan sehingga mudah dipahami dan dapat dijadikan referensi dalam menyusun soal ulangan harian, PTS, PAS, asesmen, maupun ujian sekolah.
Contoh Kisi-Kisi Soal Lengkap untuk Berbagai Mata Pelajaran Terbaru
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Apa yang dimaksud dengan kisi-kisi soal?
Pilihan Jawaban
A. Daftar nilai peserta didik.
B. Pedoman atau rancangan dalam menyusun soal berdasarkan kompetensi yang diukur.
C. Kumpulan jawaban dari seluruh soal.
D. Buku kumpulan soal latihan.
E. Daftar hadir peserta ujian.
Jawaban Benar
B. Pedoman atau rancangan dalam menyusun soal berdasarkan kompetensi yang diukur.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi soal merupakan pedoman yang digunakan sebelum menyusun soal. Kisi-kisi berisi kompetensi, materi, indikator, level kognitif, dan bentuk soal sehingga penyusunan soal menjadi lebih terarah.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
- A bukan fungsi kisi-kisi.
- C merupakan kumpulan jawaban.
- D adalah bank soal, bukan kisi-kisi.
- E tidak berkaitan dengan penyusunan soal.
Kompetensi yang Diukur
Memahami pengertian kisi-kisi soal.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian kisi-kisi soal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Tujuan utama dibuatnya kisi-kisi soal adalah….
Pilihan Jawaban
A. Memperbanyak jumlah soal.
B. Menentukan nilai akhir peserta didik.
C. Menjadi pedoman agar soal sesuai dengan kompetensi yang diukur.
D. Mengurangi waktu ujian.
E. Menentukan jadwal pelajaran.
Jawaban Benar
C. Menjadi pedoman agar soal sesuai dengan kompetensi yang diukur.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi membantu penyusun soal memastikan bahwa setiap butir soal mengukur kompetensi yang telah ditetapkan sehingga hasil penilaian menjadi lebih valid.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, B, D, dan E tidak menggambarkan tujuan utama penyusunan kisi-kisi soal.
Kompetensi yang Diukur
Memahami fungsi kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan tujuan penyusunan kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 3
Pertanyaan
Komponen yang wajib terdapat dalam sebuah kisi-kisi soal adalah….
Pilihan Jawaban
A. Harga buku pelajaran.
B. Nama sekolah lain.
C. Kompetensi, materi, indikator, dan bentuk soal.
D. Jadwal piket kelas.
E. Daftar hadir guru.
Jawaban Benar
C. Kompetensi, materi, indikator, dan bentuk soal.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi soal umumnya memuat kompetensi yang diukur, materi, indikator soal, level kognitif, dan bentuk soal agar penyusunan soal lebih sistematis.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, B, D, dan E tidak termasuk komponen penyusunan kisi-kisi.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi komponen kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menyebutkan unsur-unsur dalam kisi-kisi soal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Indikator soal dalam kisi-kisi berfungsi untuk….
Pilihan Jawaban
A. Menentukan warna lembar jawaban.
B. Menjelaskan kemampuan yang harus ditunjukkan peserta didik.
C. Menentukan jumlah pengawas ujian.
D. Menentukan waktu istirahat.
E. Menentukan nilai rapor.
Jawaban Benar
B. Menjelaskan kemampuan yang harus ditunjukkan peserta didik.
Pembahasan Lengkap
Indikator soal menjelaskan kemampuan yang diharapkan dapat ditunjukkan peserta didik setelah mempelajari suatu materi. Indikator menjadi dasar dalam penyusunan butir soal.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, C, D, dan E tidak berkaitan dengan fungsi indikator soal.
Kompetensi yang Diukur
Memahami fungsi indikator.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi indikator dalam kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Mengapa penyusunan kisi-kisi perlu dilakukan sebelum membuat soal?
Pilihan Jawaban
A. Agar soal disusun secara terarah dan sesuai tujuan pembelajaran.
B. Agar jumlah soal lebih sedikit.
C. Agar ujian berlangsung lebih singkat.
D. Agar nilai siswa lebih tinggi.
E. Agar tidak perlu membuat pembahasan.
Jawaban Benar
A. Agar soal disusun secara terarah dan sesuai tujuan pembelajaran.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi menjadi pedoman dalam menyusun soal sehingga materi, indikator, dan kompetensi yang diukur sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan B, C, D, dan E bukan alasan utama penyusunan kisi-kisi.
Kompetensi yang Diukur
Memahami manfaat kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya kisi-kisi dalam penyusunan soal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Dalam penyusunan kisi-kisi soal, materi yang dipilih sebaiknya….
Pilihan Jawaban
A. Tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran.
B. Diambil secara acak.
C. Sesuai dengan kompetensi yang akan diukur.
D. Hanya berasal dari satu buku.
E. Dipilih berdasarkan tingkat kesulitan saja.
Jawaban Benar
C. Sesuai dengan kompetensi yang akan diukur.
Pembahasan Lengkap
Materi dalam kisi-kisi harus mengacu pada kompetensi yang telah ditetapkan agar soal dapat mengukur kemampuan peserta didik secara tepat.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, B, D, dan E tidak sesuai dengan prinsip penyusunan kisi-kisi.
Kompetensi yang Diukur
Memahami penyusunan kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan materi sesuai kompetensi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Kisi-kisi soal yang baik akan menghasilkan….
Pilihan Jawaban
A. Soal yang tidak terarah.
B. Soal yang sesuai dengan indikator pembelajaran.
C. Soal dengan jawaban lebih dari satu.
D. Soal yang sulit dipahami.
E. Soal tanpa tujuan yang jelas.
Jawaban Benar
B. Soal yang sesuai dengan indikator pembelajaran.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi menjadi acuan agar setiap soal sesuai dengan indikator dan kompetensi yang hendak diukur.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, C, D, dan E tidak mencerminkan hasil dari penyusunan kisi-kisi yang baik.
Kompetensi yang Diukur
Memahami manfaat kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan hubungan antara kisi-kisi dan soal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Salah satu manfaat kisi-kisi bagi guru adalah….
Pilihan Jawaban
A. Mempermudah penyusunan soal yang sesuai kompetensi.
B. Menentukan jadwal ujian nasional.
C. Menentukan jumlah siswa.
D. Mengurangi jumlah mata pelajaran.
E. Menggantikan buku pelajaran.
Jawaban Benar
A. Mempermudah penyusunan soal yang sesuai kompetensi.
Pembahasan Lengkap
Dengan adanya kisi-kisi, guru memiliki pedoman yang jelas sehingga proses penyusunan soal menjadi lebih sistematis dan terarah.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan B, C, D, dan E bukan manfaat dari kisi-kisi soal.
Kompetensi yang Diukur
Menjelaskan manfaat kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi manfaat kisi-kisi bagi guru.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Level kognitif dalam kisi-kisi soal mengacu pada….
Pilihan Jawaban
A. Warna lembar soal.
B. Tingkat kemampuan berpikir yang diukur.
C. Jumlah peserta ujian.
D. Lama waktu belajar.
E. Jenis kertas ujian.
Jawaban Benar
B. Tingkat kemampuan berpikir yang diukur.
Pembahasan Lengkap
Level kognitif menunjukkan kemampuan berpikir peserta didik yang ingin diukur, misalnya mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, atau mencipta.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, C, D, dan E tidak berkaitan dengan level kognitif.
Kompetensi yang Diukur
Memahami level kognitif.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan fungsi level kognitif dalam kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Penyusunan kisi-kisi yang sistematis akan membuat proses penilaian menjadi….
Pilihan Jawaban
A. Kurang objektif.
B. Lebih objektif dan terarah.
C. Semakin rumit tanpa manfaat.
D. Tidak sesuai tujuan pembelajaran.
E. Sulit dipahami guru.
Jawaban Benar
B. Lebih objektif dan terarah.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi membantu memastikan setiap soal sesuai dengan kompetensi dan indikator yang telah ditetapkan. Hal ini membuat proses penilaian menjadi lebih objektif, terarah, dan mampu mengukur hasil belajar secara lebih akurat.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
- A bertentangan dengan fungsi kisi-kisi.
- C salah karena kisi-kisi justru mempermudah penyusunan soal.
- D tidak sesuai dengan tujuan penyusunan kisi-kisi.
- E salah karena kisi-kisi membantu guru dalam menyusun soal.
Kompetensi yang Diukur
Memahami manfaat penyusunan kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat kisi-kisi dalam proses penilaian.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Dalam penyusunan kisi-kisi soal, kompetensi dasar (KD) atau capaian pembelajaran (CP) digunakan sebagai….
Pilihan Jawaban
A. Dasar menentukan jadwal ujian.
B. Acuan dalam menentukan kompetensi yang akan diukur.
C. Pedoman pembagian kelas.
D. Dasar menentukan jumlah peserta didik.
E. Acuan menentukan warna lembar soal.
Jawaban Benar
B. Acuan dalam menentukan kompetensi yang akan diukur.
Pembahasan Lengkap
Kompetensi Dasar (KD) atau Capaian Pembelajaran (CP) menjadi dasar dalam penyusunan kisi-kisi karena memuat kemampuan yang harus dikuasai peserta didik. Seluruh indikator dan soal harus mengacu pada kompetensi tersebut.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, C, D, dan E tidak berkaitan dengan fungsi KD atau CP dalam penyusunan kisi-kisi.
Kompetensi yang Diukur
Memahami fungsi KD/CP dalam kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan peran KD atau CP dalam penyusunan kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Seorang guru menyusun kisi-kisi sebelum membuat soal ujian. Langkah tersebut bertujuan agar….
Pilihan Jawaban
A. Jumlah soal menjadi lebih banyak.
B. Soal sesuai dengan kompetensi dan indikator pembelajaran.
C. Nilai siswa meningkat secara otomatis.
D. Soal dapat dikerjakan tanpa belajar.
E. Ujian selesai lebih cepat.
Jawaban Benar
B. Soal sesuai dengan kompetensi dan indikator pembelajaran.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi berfungsi sebagai pedoman dalam menyusun soal agar setiap butir soal sesuai dengan indikator dan kompetensi yang ingin diukur.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, C, D, dan E bukan tujuan penyusunan kisi-kisi.
Kompetensi yang Diukur
Memahami tujuan penyusunan kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat penyusunan kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Jika indikator pada kisi-kisi berbunyi “Peserta didik dapat menghitung luas persegi panjang”, maka bentuk soal yang paling sesuai adalah….
Pilihan Jawaban
A. Soal tentang sejarah Indonesia.
B. Soal menghitung luas persegi panjang berdasarkan ukuran yang diketahui.
C. Soal mengenai unsur-unsur puisi.
D. Soal tentang tata surya.
E. Soal mengenai organ tubuh manusia.
Jawaban Benar
B. Soal menghitung luas persegi panjang berdasarkan ukuran yang diketahui.
Pembahasan Lengkap
Soal harus sesuai dengan indikator yang telah ditentukan. Jika indikator menuntut kemampuan menghitung luas persegi panjang, maka isi soal juga harus mengukur kemampuan tersebut.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, C, D, dan E tidak sesuai dengan indikator yang akan diukur.
Kompetensi yang Diukur
Menyesuaikan soal dengan indikator.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan soal yang sesuai dengan indikator.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 (Menerapkan)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Penyusunan kisi-kisi yang baik dapat meningkatkan kualitas soal karena….
Pilihan Jawaban
A. Soal dibuat tanpa tujuan.
B. Soal disusun secara sistematis sesuai kompetensi.
C. Semua soal menjadi sangat sulit.
D. Jumlah soal selalu lebih sedikit.
E. Semua peserta didik memperoleh nilai yang sama.
Jawaban Benar
B. Soal disusun secara sistematis sesuai kompetensi.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi membantu penyusun soal membuat butir soal yang relevan dengan kompetensi, indikator, dan materi sehingga kualitas soal menjadi lebih baik.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, C, D, dan E tidak menggambarkan manfaat penyusunan kisi-kisi.
Kompetensi yang Diukur
Memahami manfaat kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan pengaruh kisi-kisi terhadap kualitas soal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Dalam kisi-kisi soal, level kognitif C3 menunjukkan bahwa peserta didik diminta untuk….
Pilihan Jawaban
A. Mengingat informasi.
B. Memahami konsep.
C. Menerapkan konsep untuk menyelesaikan masalah.
D. Mengevaluasi suatu pendapat.
E. Menciptakan produk baru.
Jawaban Benar
C. Menerapkan konsep untuk menyelesaikan masalah.
Pembahasan Lengkap
Level C3 pada Taksonomi Bloom berarti peserta didik mampu menggunakan konsep atau rumus yang telah dipelajari untuk menyelesaikan suatu persoalan.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
- A merupakan C1.
- B merupakan C2.
- D merupakan C5.
- E merupakan C6.
Kompetensi yang Diukur
Memahami level kognitif.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi level kognitif C3.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Bagian kisi-kisi yang menjelaskan pokok bahasan yang akan diujikan disebut….
Pilihan Jawaban
A. Materi
B. Nilai
C. Waktu ujian
D. Identitas peserta
E. Kunci jawaban
Jawaban Benar
A. Materi
Pembahasan Lengkap
Materi pada kisi-kisi menunjukkan pokok bahasan atau topik yang menjadi dasar penyusunan soal.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan B, C, D, dan E bukan bagian utama dari kisi-kisi soal.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi komponen kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengenali bagian-bagian kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C1 (Mengingat)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Guru ingin membuat soal yang mengukur kemampuan menganalisis. Level kognitif yang sebaiknya dipilih dalam kisi-kisi adalah….
Pilihan Jawaban
A. C1
B. C2
C. C3
D. C4
E. C6
Jawaban Benar
D. C4
Pembahasan Lengkap
Level C4 dalam Taksonomi Bloom digunakan untuk mengukur kemampuan menganalisis, seperti membandingkan, mengelompokkan, atau menemukan hubungan antarkonsep.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
- A mengingat.
- B memahami.
- C menerapkan.
- E mencipta.
Kompetensi yang Diukur
Memahami Taksonomi Bloom.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan level kognitif yang sesuai.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Mengapa indikator dalam kisi-kisi harus ditulis secara jelas dan terukur?
Pilihan Jawaban
A. Agar soal mudah disalin.
B. Agar penyusunan soal sesuai dengan kemampuan yang ingin diukur.
C. Agar soal menjadi lebih panjang.
D. Agar semua soal berbentuk uraian.
E. Agar waktu ujian lebih lama.
Jawaban Benar
B. Agar penyusunan soal sesuai dengan kemampuan yang ingin diukur.
Pembahasan Lengkap
Indikator yang jelas membantu penyusun soal membuat butir soal yang tepat sasaran sehingga kemampuan peserta didik dapat diukur secara akurat.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, C, D, dan E tidak sesuai dengan tujuan penulisan indikator.
Kompetensi yang Diukur
Memahami fungsi indikator.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya indikator dalam kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Manakah berikut ini yang bukan manfaat penyusunan kisi-kisi soal?
Pilihan Jawaban
A. Mempermudah penyusunan soal.
B. Menjamin kesesuaian soal dengan kompetensi.
C. Membantu menjaga kualitas penilaian.
D. Menentukan nilai akhir peserta didik secara otomatis.
E. Menjadi pedoman dalam penyusunan soal.
Jawaban Benar
D. Menentukan nilai akhir peserta didik secara otomatis.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi tidak berfungsi menentukan nilai peserta didik. Fungsi utamanya adalah sebagai pedoman penyusunan soal agar sesuai dengan kompetensi dan indikator.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, B, C, dan E merupakan manfaat penyusunan kisi-kisi.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis manfaat kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu membedakan fungsi dan bukan fungsi kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 (Menganalisis)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Seorang guru telah menyusun kompetensi, materi, indikator, level kognitif, dan bentuk soal. Langkah berikutnya yang paling tepat adalah….
Pilihan Jawaban
A. Menyusun butir soal berdasarkan kisi-kisi.
B. Langsung memberikan nilai kepada peserta didik.
C. Menentukan jadwal libur sekolah.
D. Menghapus indikator yang telah dibuat.
E. Mengganti materi tanpa alasan.
Jawaban Benar
A. Menyusun butir soal berdasarkan kisi-kisi.
Pembahasan Lengkap
Setelah kisi-kisi selesai disusun, tahap berikutnya adalah membuat butir soal yang sesuai dengan setiap indikator yang telah ditetapkan. Dengan demikian, soal yang dihasilkan akan lebih valid, terarah, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
- B penilaian dilakukan setelah peserta didik mengerjakan soal.
- C tidak berkaitan dengan penyusunan soal.
- D indikator justru menjadi acuan dalam membuat soal.
- E materi tidak boleh diubah tanpa dasar yang jelas.
Kompetensi yang Diukur
Memahami tahapan penyusunan soal.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan urutan penyusunan kisi-kisi hingga menjadi butir soal.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Dalam penyusunan kisi-kisi, indikator soal yang baik harus….
Pilihan Jawaban
A. Menggunakan kalimat yang ambigu.
B. Sulit dipahami oleh penyusun soal.
C. Jelas, terukur, dan sesuai kompetensi.
D. Hanya berisi materi pelajaran.
E. Tidak berkaitan dengan tujuan pembelajaran.
Jawaban Benar
C. Jelas, terukur, dan sesuai kompetensi.
Pembahasan Lengkap
Indikator yang baik harus dirumuskan secara jelas sehingga dapat dijadikan acuan dalam menyusun butir soal yang tepat sasaran dan mampu mengukur kompetensi peserta didik.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
- A indikator tidak boleh ambigu.
- B indikator harus mudah dipahami.
- D indikator tidak hanya memuat materi, tetapi juga kemampuan yang diukur.
- E indikator harus selaras dengan tujuan pembelajaran.
Kompetensi yang Diukur
Memahami karakteristik indikator soal.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi indikator yang baik.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Mengapa kisi-kisi soal perlu disusun sebelum membuat soal ujian?
Pilihan Jawaban
A. Agar soal memiliki arah dan sesuai kompetensi.
B. Agar semua soal menjadi sulit.
C. Agar waktu ujian lebih lama.
D. Agar jumlah soal lebih sedikit.
E. Agar peserta didik tidak perlu belajar.
Jawaban Benar
A. Agar soal memiliki arah dan sesuai kompetensi.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi berfungsi sebagai pedoman penyusunan soal sehingga setiap butir soal sesuai dengan kompetensi, materi, indikator, dan level kognitif yang telah ditetapkan.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan B, C, D, dan E tidak menggambarkan tujuan penyusunan kisi-kisi.
Kompetensi yang Diukur
Memahami fungsi kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat penyusunan kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Guru ingin mengukur kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah menggunakan konsep yang telah dipelajari. Level kognitif yang paling sesuai adalah….
Pilihan Jawaban
A. C1
B. C2
C. C3
D. C5
E. C6
Jawaban Benar
C. C3
Pembahasan Lengkap
Level C3 (Menerapkan) digunakan ketika peserta didik diminta menggunakan konsep, rumus, atau prosedur untuk menyelesaikan suatu permasalahan.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
- A hanya mengingat.
- B hanya memahami.
- D mengevaluasi.
- E mencipta.
Kompetensi yang Diukur
Memahami level kognitif.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan level kognitif yang tepat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Manakah urutan yang paling tepat dalam proses penyusunan soal?
Pilihan Jawaban
A. Menulis soal → Menentukan indikator → Menyusun kisi-kisi.
B. Menentukan nilai → Membuat soal → Menyusun kisi-kisi.
C. Menyusun kisi-kisi → Menulis soal → Menelaah soal.
D. Menelaah soal → Menulis soal → Menyusun kisi-kisi.
E. Menentukan jawaban → Menulis soal → Menyusun indikator.
Jawaban Benar
C. Menyusun kisi-kisi → Menulis soal → Menelaah soal.
Pembahasan Lengkap
Tahapan penyusunan soal dimulai dari membuat kisi-kisi sebagai pedoman, dilanjutkan dengan menyusun butir soal, kemudian melakukan telaah agar soal valid dan berkualitas.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Urutan pada pilihan lain tidak sesuai dengan prosedur penyusunan instrumen penilaian.
Kompetensi yang Diukur
Memahami tahapan penyusunan soal.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengurutkan proses penyusunan soal dengan benar.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Kisi-kisi soal dikatakan berkualitas apabila….
Pilihan Jawaban
A. Dibuat tanpa indikator.
B. Hanya memuat materi pelajaran.
C. Memuat kompetensi, materi, indikator, dan level kognitif secara jelas.
D. Berisi soal dan jawaban lengkap.
E. Hanya digunakan pada ujian akhir semester.
Jawaban Benar
C. Memuat kompetensi, materi, indikator, dan level kognitif secara jelas.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi yang lengkap memudahkan penyusunan soal yang valid, reliabel, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, B, D, dan E tidak memenuhi karakteristik kisi-kisi yang baik.
Kompetensi yang Diukur
Memahami karakteristik kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri kisi-kisi yang baik.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Salah satu manfaat utama kisi-kisi soal bagi peserta didik adalah….
Pilihan Jawaban
A. Membantu memahami kompetensi yang akan diukur.
B. Menentukan nilai rapor.
C. Mengurangi jumlah mata pelajaran.
D. Menggantikan buku pelajaran.
E. Menentukan jadwal ujian.
Jawaban Benar
A. Membantu memahami kompetensi yang akan diukur.
Pembahasan Lengkap
Apabila kisi-kisi dibagikan kepada peserta didik, mereka dapat mengetahui materi dan kompetensi yang akan diujikan sehingga persiapan belajar menjadi lebih terarah.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan B, C, D, dan E bukan manfaat langsung dari kisi-kisi bagi peserta didik.
Kompetensi yang Diukur
Memahami manfaat kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat kisi-kisi bagi peserta didik.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Dalam penyusunan kisi-kisi, bentuk soal dipilih dengan tujuan….
Pilihan Jawaban
A. Menyesuaikan kemampuan yang akan diukur.
B. Memperpanjang waktu ujian.
C. Mengurangi jumlah indikator.
D. Mengubah materi pembelajaran.
E. Menentukan nilai akhir.
Jawaban Benar
A. Menyesuaikan kemampuan yang akan diukur.
Pembahasan Lengkap
Bentuk soal, seperti pilihan ganda, uraian, atau benar-salah, dipilih berdasarkan kompetensi dan indikator yang ingin diukur agar hasil penilaian lebih akurat.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan B, C, D, dan E tidak sesuai dengan tujuan penentuan bentuk soal.
Kompetensi yang Diukur
Memahami fungsi bentuk soal.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan alasan pemilihan bentuk soal dalam kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Seorang guru menemukan bahwa beberapa soal tidak sesuai dengan indikator pada kisi-kisi. Tindakan yang paling tepat adalah….
Pilihan Jawaban
A. Tetap menggunakan soal tersebut.
B. Menghapus kisi-kisi.
C. Merevisi soal agar sesuai dengan indikator.
D. Mengganti seluruh materi pelajaran.
E. Mengurangi jumlah peserta didik.
Jawaban Benar
C. Merevisi soal agar sesuai dengan indikator.
Pembahasan Lengkap
Soal harus sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan dalam kisi-kisi. Jika tidak sesuai, soal perlu direvisi agar mampu mengukur kompetensi yang diharapkan.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
Pilihan A, B, D, dan E tidak menyelesaikan masalah yang terjadi.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis penerapan kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menentukan tindakan yang tepat jika soal tidak sesuai dengan kisi-kisi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 (Menganalisis)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Salah satu ciri kisi-kisi yang baik adalah….
Pilihan Jawaban
A. Disusun tanpa tujuan yang jelas.
B. Menggunakan indikator yang tidak terukur.
C. Memiliki keterkaitan antara kompetensi, materi, indikator, dan soal.
D. Hanya digunakan untuk satu jenis soal.
E. Tidak memerlukan telaah.
Jawaban Benar
C. Memiliki keterkaitan antara kompetensi, materi, indikator, dan soal.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi yang baik menunjukkan hubungan yang jelas antara kompetensi, materi, indikator, dan butir soal sehingga penilaian menjadi lebih valid dan objektif.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
- A bertentangan dengan prinsip penyusunan kisi-kisi.
- B indikator harus terukur.
- D kisi-kisi dapat digunakan untuk berbagai bentuk soal.
- E soal tetap perlu ditelaah meskipun sudah menggunakan kisi-kisi.
Kompetensi yang Diukur
Memahami karakteristik kisi-kisi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri kisi-kisi yang berkualitas.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Kesimpulan yang paling tepat mengenai fungsi kisi-kisi soal adalah….
Pilihan Jawaban
A. Menentukan nilai akhir peserta didik.
B. Menjadi pedoman dalam menyusun soal agar sesuai dengan kompetensi dan tujuan pembelajaran.
C. Menggantikan peran guru dalam membuat soal.
D. Menentukan jumlah peserta ujian.
E. Mengurangi materi yang harus dipelajari.
Jawaban Benar
B. Menjadi pedoman dalam menyusun soal agar sesuai dengan kompetensi dan tujuan pembelajaran.
Pembahasan Lengkap
Kisi-kisi merupakan pedoman utama dalam penyusunan soal. Dengan adanya kisi-kisi, setiap butir soal dapat disusun secara sistematis, sesuai dengan kompetensi, indikator, materi, dan level kognitif yang ingin diukur sehingga hasil penilaian menjadi lebih valid dan objektif.
Mengapa pilihan lainnya kurang tepat?
- A nilai ditentukan dari hasil penilaian, bukan dari kisi-kisi.
- C kisi-kisi membantu guru, bukan menggantikan perannya.
- D tidak berkaitan dengan fungsi kisi-kisi.
- E kisi-kisi tidak mengurangi materi pembelajaran.
Kompetensi yang Diukur
Memahami fungsi kisi-kisi secara menyeluruh.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik mampu menyimpulkan fungsi dan manfaat kisi-kisi dalam penyusunan instrumen penilaian.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 (Memahami)
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Kesimpulan
Contoh Kisi-Kisi Soal menjadi referensi penting bagi guru, dosen, maupun penyusun instrumen penilaian dalam merancang soal yang berkualitas. Dengan menyusun kisi-kisi terlebih dahulu, setiap butir soal dapat disesuaikan dengan kompetensi, materi, indikator, dan level kognitif sehingga mampu mengukur kemampuan peserta didik secara lebih valid, objektif, dan sistematis.
Melalui kumpulan Contoh Kisi-Kisi Soal di atas, diharapkan Anda semakin memahami cara menyusun kisi-kisi yang baik sekaligus menerapkannya dalam pembuatan soal untuk ulangan harian, PTS, PAS, asesmen, maupun ujian sekolah. Semakin tepat penyusunan kisi-kisi, semakin baik pula kualitas soal dan hasil evaluasi pembelajaran yang diperoleh.