Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) kembali menjadi salah satu pilihan utama lulusan SMA/sederajat yang mencari pendidikan kedinasan di lingkungan Badan Intelijen Negara. Proses seleksinya ketat dan melibatkan beberapa tahapan resmi pemerintah. Informasi seputar umur, nilai, tinggi badan, mata, dan jadwal sering bercampur antara ketentuan tahun sebelumnya dengan ketentuan tahun berjalan, sehingga banyak calon peserta kesulitan membedakan mana yang masih berlaku.
Syarat masuk STIN 2026 mengikuti pengumuman resmi terbaru yang diterbitkan seiring pembukaan pendaftaran sekolah kedinasan. Artikel ini merangkum status terkini, persyaratan, dokumen, tahapan seleksi, biaya, program studi, dan prospek lulusan berdasarkan data yang tersedia pada portal SSCASN BKN, pengumuman BKN, serta informasi yang dirilis terkait penerimaan taruna STIN tahun anggaran 2026.
Ringkasan Pendaftaran STIN 2026
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama perguruan tinggi | Sekolah Tinggi Intelijen Negara |
| Singkatan | STIN |
| Instansi | Badan Intelijen Negara (BIN) |
| Lokasi kampus | Sumur Batu, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat |
| Status penerimaan 2026 | Pendaftaran dibuka 18–30 Agustus 2026 |
| Kuota/formasi | 100 orang |
| Batas usia | Minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun 0 bulan 0 hari per 31 Desember 2026 |
| Pendidikan | SMA/sederajat (bukan Paket C) |
| Nilai minimal | Rata-rata 85 (detail di bawah) |
| Tinggi badan | Laki-laki diutamakan min. 165 cm; perempuan min. 160 cm |
| Portal pendaftaran | https://sscasn.bkn.go.id/ |
| Seleksi SKD | 22 September–7 Oktober 2026 |
| Seleksi lanjutan | Oktober 2026 |
| Tanggal pembaruan | 18 Agustus 2026 |
Apa Itu STIN?
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Badan Intelijen Negara. Kampus utamanya berada di Sumur Batu, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. STIN menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang intelijen sesuai kebutuhan organisasi. Statusnya sebagai sekolah kedinasan berarti peserta didik menjalani pola pendidikan terstruktur dengan ikatan dinas setelah lulus.
Apakah Pendaftaran STIN 2026 Sudah Dibuka?
Sudah. Berdasarkan Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tanggal 12 Agustus 2026 dan pengumuman terkait, pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 (termasuk STIN) dibuka 18–30 Agustus 2026 melalui portal resmi https://sscasn.bkn.go.id/.
Jadwal Pendaftaran STIN 2026
| Tahapan | Jadwal | Status |
|---|---|---|
| Pengumuman lowongan | 15–24 Agustus 2026 | Selesai/berlangsung |
| Pendaftaran SSCASN | 18–30 Agustus 2026 | Dibuka |
| Seleksi administrasi | 18 Agustus–1 September 2026 | Berlangsung |
| Pengumuman administrasi | 2–3 September 2026 | Menunggu |
| Masa sanggah | 4–5 September 2026 | Menunggu |
| Jawab sanggah | 4–6 September 2026 | Menunggu |
| Pengumuman pasca sanggah | 7–8 September 2026 | Menunggu |
| SKD CAT BKN | 22 September–7 Oktober 2026 | Menunggu |
| Pengumuman SKD | 1–13 Oktober 2026 | Menunggu |
| Seleksi lanjutan | 11–28 Oktober 2026 | Menunggu |
| Pengumuman kelulusan akhir | 21 Oktober–1 November 2026 | Menunggu |
Jadwal lengkap seleksi lanjutan STIN juga diumumkan melalui portal https://ptb.stin.ac.id/.
Berapa Kuota STIN 2026?
Kuota resmi STIN 2026 sebanyak 100 orang dengan komposisi sekitar 85% laki-laki dan 15% perempuan. Rinciannya: Sarjana Agen Intelijen 60 orang, Sarjana Analis Intelijen 20 orang, dan Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber 20 orang.
Kuota tahun sebelumnya tidak boleh dijadikan acuan formasi 2026.
Syarat Masuk STIN 2026
Berikut ringkasan persyaratan utama berdasarkan informasi penerimaan 2026:
| Persyaratan | Ketentuan 2026 | Catatan |
|---|---|---|
| Kewarganegaraan | WNI | — |
| Jenis kelamin | Laki-laki dan perempuan | — |
| Pendidikan | SMA/sederajat, bukan Paket C | Lulusan luar negeri wajib penyetaraan |
| Tahun kelulusan | 2024, 2025, 2026 | — |
| Usia | Min. 16 thn, maks. 21 thn 0 bln 0 hr per 31 Des 2026 | Dibuktikan akta kelahiran |
| Nilai | Rata-rata ijazah/rapor min. 85 + mapel tertentu min. 85 | Detail di bawah |
| Tinggi badan pria | Diutamakan min. 165 cm | Bisa lebih rendah jika ada prestasi |
| Tinggi badan wanita | Diutamakan min. 160 cm | Bisa lebih rendah jika ada prestasi |
| Berat badan | Proporsional/seimbang | — |
| Kesehatan | Sehat jasmani & rohani, tidak pernah patah tulang | Tim pemeriksa menentukan kelayakan |
| Mata | Maks. ±1 (kacamata), tidak buta warna | — |
| Tato | Tidak bertato / tidak ada bekas tato | — |
| Tindik | Laki-laki: tidak di bagian tubuh mana pun; perempuan: tidak di bagian tidak lazim | — |
| Status perkawinan | Belum menikah & bersedia tidak menikah selama pendidikan | — |
| Narkoba & catatan hukum | Tidak terlibat tindak pidana; SKCK | — |
| Lainnya | BPJS aktif, surat izin orang tua, bersedia ikatan dinas 16 tahun, bukan personel/mantan TNI/Polri/PNS | — |
Syarat Umur STIN 2026
Usia dihitung per 31 Desember 2026: serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih dari 21 tahun 0 bulan 0 hari. Peserta harus memastikan perhitungan tepat pada tanggal acuan tersebut, bukan pada hari pendaftaran.
Lulusan Apa yang Bisa Mendaftar STIN?
| Latar Pendidikan | Bisa Mendaftar? | Ketentuan |
|---|---|---|
| SMA | Ya | Semua jurusan (untuk prodi tertentu) |
| MA | Ya | Sama |
| SMK | Ya (terbatas) | Untuk prodi Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: jurusan desain grafis, komputer, multimedia, rekayasa perangkat lunak, teknik komputer & jaringan, dan sejenisnya |
| Paket C | Tidak | — |
| Lulusan luar negeri | Ya | Wajib penyetaraan |
Berapa Nilai Minimal untuk Masuk STIN?
Lulusan 2024, 2025, dan 2026: nilai rata-rata ijazah minimal 85 dengan nilai mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, atau bahasa asing lain minimal 85. Bagi lulusan 2026 yang ijazah belum terbit: rata-rata rapor semester 1–5 minimal 85 dengan nilai mapel tersebut minimal 85 setiap semester.
Tinggi Badan Minimal STIN 2026
| Peserta | Tinggi Minimal 2026 | Status |
|---|---|---|
| Laki-laki | Diutamakan 165 cm | Ada pengecualian prestasi |
| Perempuan | Diutamakan 160 cm | Ada pengecualian prestasi |
Berat badan harus seimbang. Jika tinggi di bawah ketentuan, peserta wajib memiliki prestasi atau kemampuan tertentu yang dapat dibuktikan saat seleksi.
Apakah Mata Minus Bisa Masuk STIN?
Boleh, dengan ketentuan maksimal ukuran kacamata ±1 (plus atau minus). Tidak boleh buta warna. Keputusan akhir kelayakan mata ditentukan oleh tim pemeriksa kesehatan sesuai standar resmi.
Aturan Tato dan Tindik
Tidak bertato dan tidak mempunyai bekas tato. Laki-laki tidak bertindik di bagian tubuh mana pun. Perempuan tidak bertindik atau mempunyai bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim.
Apakah Peserta STIN Boleh Menikah?
Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan. Juga belum pernah melahirkan (perempuan) atau memiliki anak biologis (laki-laki).
Dokumen Pendaftaran STIN 2026
Dokumen diunggah melalui portal SSCASN sesuai format yang ditentukan sistem. Umumnya meliputi: KTP/NIK, KK, ijazah atau SKL/rapor, pas foto, foto seluruh badan, surat izin orang tua/wali, surat pernyataan, kartu BPJS Kesehatan aktif, dan dokumen pendukung lain sesuai pengumuman. Format dan nama file mengikuti petunjuk di portal.
Cara Daftar STIN 2026
- Buka https://sscasn.bkn.go.id/.
- Buat akun menggunakan NIK dan data kependudukan (swafoto, verifikasi identitas).
- Login dengan NIK dan password.
- Pilih Sekolah Kedinasan → STIN/BIN.
- Pilih program studi/formasi.
- Lengkapi biodata dan nilai.
- Unggah dokumen sesuai ketentuan.
- Periksa kembali data.
- Finalisasi/submit.
- Cetak bukti pendaftaran.
- Pantau pengumuman administrasi.
Peserta hanya boleh mendaftar ke satu sekolah kedinasan.
Tahapan Seleksi STIN 2026
Pendaftaran → Administrasi → SKD → Seleksi Lanjutan (kesehatan, psikologi, kesamaptaan, wawancara/mental ideologi, dll.) → Penentuan akhir.
| Tahap | Materi/Aspek | Sistem | Sifat |
|---|---|---|---|
| Administrasi | Dokumen & persyaratan | Online | Gugur |
| SKD | TWK, TIU, TKP | CAT BKN | Gugur + ranking |
| Kesehatan | Pemeriksaan fisik & penunjang | Langsung | Gugur |
| Psikologi | Tes kepribadian & potensi | Langsung | Gugur |
| Kesamaptaan | Kebugaran fisik | Langsung | Gugur |
| Wawancara / Mental ideologi | Motivasi, wawasan, integritas | Langsung | Gugur |
Seleksi Kompetensi Dasar STIN
SKD menggunakan CAT BKN dengan subtes TWK, TIU, dan TKP. Nilai ambang batas mengikuti Keputusan Menteri PANRB terkait sekolah kedinasan 2026 (TWK minimal 65, TIU minimal 80, TKP sesuai ketentuan resmi). Lulus SKD ditentukan oleh pemenuhan ambang batas dan peringkat terbaik (umumnya beberapa kali formasi).
Nilai SKD tinggi tidak otomatis menjamin lolos seleksi lanjutan.
Berapa Biaya Pendaftaran STIN 2026?
Seleksi tidak dipungut biaya kecuali biaya SKD sebesar Rp100.000 (PNBP). Biaya perjalanan, akomodasi selama seleksi lanjutan, dan kebutuhan pribadi ditanggung peserta.
Apakah Kuliah di STIN Gratis?
Biaya pendidikan ditanggung negara. Peserta menjalani ikatan dinas. Kebutuhan pribadi dan perjalanan tetap menjadi tanggung jawab individu.
Apakah STIN Ikatan Dinas?
Ya. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 16 tahun terhitung sejak dinyatakan lulus. Lulusan ditempatkan sesuai kebutuhan BIN di seluruh wilayah Indonesia.
Lulusan STIN Jadi Apa?
Lulusan dipersiapkan sebagai sumber daya manusia profesional di bidang intelijen sesuai program studi (agen, analis, atau keamanan & intelijen siber). Status dan penempatan mengikuti ketentuan BIN dan aturan kepegawaian yang berlaku. Istilah “langsung jadi intel” atau “pasti jadi PNS BIN” perlu dipahami dalam konteks ikatan dinas dan kebutuhan organisasi, bukan jaminan operasional spesifik.
Program Studi dan Jurusan di STIN
- Sarjana Agen Intelijen
- Sarjana Analis Intelijen
- Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber (dengan ketentuan jurusan SMK tertentu)
Durasi pendidikan umumnya empat tahun sesuai jenjang.
Perbedaan STIN, BIN, dan Seleksi CPNS BIN
| Istilah | Pengertian | Jalur |
|---|---|---|
| STIN | Sekolah kedinasan BIN | Penerimaan taruna melalui SSCASN Sekolah Kedinasan |
| BIN | Lembaga induk | — |
| CPNS BIN | Rekrutmen pegawai umum | SSCASN CPNS terpisah |
Pendaftaran STIN bukan pendaftaran CPNS BIN biasa.
Penyebab Peserta Gagal Administrasi
- NIK tidak sesuai data Dukcapil.
- Dokumen tidak lengkap atau salah format.
- Nilai di bawah ketentuan.
- Usia tidak memenuhi.
- Pendidikan tidak sesuai (misalnya Paket C).
- Foto tidak memenuhi spesifikasi.
- Surat pernyataan salah atau tidak diunggah.
- Pendaftaran tidak difinalisasi.
- Data biodata tidak konsisten.
- Menggunakan data orang lain.
Waspada Penipuan Pendaftaran STIN
Tidak ada jaminan kelulusan. Jangan percaya calo, jangan berikan password atau OTP, jangan transfer ke rekening pribadi. Selalu periksa domain resmi sscasn.bkn.go.id, stin.ac.id, dan bin.go.id. Simpan bukti transaksi resmi.
Mitos dan Fakta STIN
| Mitos | Fakta |
|---|---|
| Harus punya orang dalam | Seleksi resmi melalui SSCASN dan tahapan transparan |
| Semua lulusan SMA pasti bisa | Nilai dan persyaratan fisik harus dipenuhi |
| Mata minus pasti gagal | Maksimal ±1 diperbolehkan |
| Nilai SKD tinggi pasti diterima | Masih ada seleksi lanjutan |
| STIN sama dengan CPNS BIN | Jalur berbeda |
| Ada jalur titipan | Tidak ada |
FAQ STIN
Apa itu STIN? Sekolah Tinggi Intelijen Negara di bawah BIN.
Apakah pendaftaran sudah dibuka? Ya, 18–30 Agustus 2026.
Berapa kuota? 100 orang.
Berapa umur maksimal? 21 tahun 0 bulan 0 hari per 31 Desember 2026.
Berapa tinggi badan? Diutamakan 165 cm (pria) / 160 cm (wanita).
Apakah mata minus boleh? Maksimal ±1.
Apakah lulusan SMK bisa? Ya, untuk prodi tertentu.
Berapa nilai minimal? Rata-rata 85.
Apakah kuliah gratis? Biaya pendidikan ditanggung, ada ikatan dinas 16 tahun.
Apakah lulus langsung jadi PNS? Melalui mekanisme ikatan dinas sesuai ketentuan.
(Jawaban lengkap mengikuti pengumuman resmi; jika ada perubahan, rujuk portal SSCASN dan ptb.stin.ac.id.)
Penutup
STIN merupakan sekolah kedinasan di lingkungan BIN dengan seleksi multi-tahap yang ketat. Persyaratan usia, nilai, tinggi badan, kesehatan, dokumen, dan jadwal 2026 mengikuti pengumuman resmi yang berlaku pada tahun berjalan. Calon peserta sebaiknya memeriksa kembali pengumuman resmi STIN dan portal SSCASN Sekolah Kedinasan sebelum mengunggah dokumen atau melakukan pembayaran. Jangan mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta uang atau data pribadi.
Sumber dan Referensi Resmi
- Badan Kepegawaian Negara – Portal SSCASN dan Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 (akses 18 Agustus 2026).
- Informasi penerimaan STIN 2026 yang dirilis seiring pembukaan pendaftaran (Detik Edu, 18 Agustus 2026, merujuk ketentuan resmi).
- Kementerian PANRB terkait nilai ambang batas SKD sekolah kedinasan 2026.
- Portal Sekolah Tinggi Intelijen Negara (stin.ac.id dan ptb.stin.ac.id).
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan disusun berdasarkan pengumuman serta sumber resmi yang tersedia pada tanggal pembaruan 18 Agustus 2026. Jadwal, formasi, persyaratan usia, pendidikan, nilai, kesehatan, tinggi badan, dokumen, biaya, dan tahapan seleksi STIN 2026 dapat berubah mengikuti ketentuan Badan Intelijen Negara, STIN, BKN, dan Panitia Seleksi Nasional. Calon peserta wajib menjadikan pengumuman resmi tahun berjalan sebagai acuan utama.