IPDN 2026 Buka 1.410 Formasi (Terbanyak), Cek Syarat Tinggi Badan

IPDN 2026 Buka 1.410 Formasi (Terbanyak), Cek Syarat Tinggi Badan

Antusiasme calon peserta sekolah kedinasan biasanya meningkat setiap tahun, terutama menjelang pembukaan pendaftaran. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi salah satu pilihan yang paling banyak dicari karena menghasilkan lulusan yang langsung diangkat sebagai CPNS dan ditempatkan di pemerintahan pusat maupun daerah.

Pada 14 Agustus 2026, Kementerian PANRB mengumumkan total 4.770 formasi sekolah kedinasan 2026. Di antara sembilan kementerian/lembaga penyelenggara, IPDN mendapatkan alokasi terbesar yaitu 1.410 formasi. Pendaftaran resmi dibuka mulai 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN.

Jumlah formasi memang penting, tetapi bukan satu-satunya penentu. Calon peserta harus memenuhi persyaratan ketat, mulai dari tinggi badan, usia, pendidikan, nilai ijazah, domisili, hingga kesehatan. Memenuhi tinggi badan saja tidak menjamin kelulusan karena setiap tahapan bersifat gugur.

Artikel ini membahas status formasi, syarat tinggi badan, persyaratan lengkap, cara daftar, tahapan seleksi, hingga peringatan terhadap penipuan berdasarkan sumber resmi BKN, Kementerian PANRB, dan Surat Edaran terkait SPCP IPDN 2026.

IPDN 2026 Buka Berapa Formasi?

IPDN 2026 membuka 1.410 formasi. Angka ini merupakan formasi resmi yang diumumkan Kementerian PANRB pada 14 Agustus 2026, bukan sekadar usulan kebutuhan dari IPDN. Total formasi seluruh sekolah kedinasan 2026 mencapai 4.770.

Perbedaan penting yang perlu dipahami:

  • Usulan kebutuhan berasal dari instansi.
  • Formasi/alokasi adalah angka yang telah disetujui dan ditetapkan pemerintah.
  • Jumlah peserta yang akhirnya diterima mengikuti hasil seleksi dan kuota yang tersedia.

Benarkah IPDN Mengusulkan 1.410 Calon Praja?

Angka 1.410 sudah melewati tahap usulan dan menjadi formasi final yang diumumkan secara resmi. Kronologi singkat: Kementerian PANRB merilis daftar formasi pada 14 Agustus 2026. BKN kemudian menetapkan jadwal seleksi melalui Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tanggal 12 Agustus 2026. Pendaftaran dibuka 18 Agustus 2026.

Apakah 1.410 Formasi IPDN yang Terbanyak?

Ya. Berikut perbandingan formasi sekolah kedinasan 2026 berdasarkan pengumuman resmi Kementerian PANRB:

Sekolah KedinasanInstansiFormasi 2026Status
IPDNKemendagri1.410Resmi
PKN STANKemenkeu1.000Resmi
22 Sekolah KedinasanKemenhub891Resmi
Politeknik Statistika STISBPS564Resmi
Politeknik Imigrasi dan PemasyarakatanKemenimipas375Resmi
Politeknik Pengayoman IndonesiaKemenkum250Resmi
STMKGBMKG130Resmi
STINBIN100Resmi
Politeknik Siber dan Sandi NegaraBSSN50Resmi
Total4.770

IPDN menempati peringkat pertama.

Kuota IPDN 2026 per Provinsi

Hingga tanggal pembaruan artikel, rincian kuota per provinsi belum diumumkan secara detail dalam sumber yang diverifikasi. Calon peserta wajib memantau pengumuman resmi IPDN dan SSCASN karena alokasi dapat menggunakan sistem per provinsi.

Syarat Tinggi Badan IPDN 2026

Jawaban langsung: Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm.

Jenis KelaminTinggi MinimalStatus Ketentuan
Pria160 cmResmi SPCP 2026
Wanita155 cmResmi SPCP 2026

Ketentuan ini tercantum dalam persyaratan resmi SPCP IPDN 2026.

Bagaimana Cara Pengukuran Tinggi Badan?

Pengukuran dilakukan tanpa alas kaki dalam posisi berdiri tegak. Verifikasi ulang biasanya dilakukan pada tahap pemeriksaan fisik atau kesamaptaan. Detail teknis alat ukur mengikuti pedoman panitia.

Tinggi 159 cm Apakah Bisa Daftar IPDN?

Tidak memenuhi syarat tinggi badan minimal. Peserta dengan tinggi di bawah batas tidak dapat dinyatakan memenuhi persyaratan administratif dan fisik.

Apakah Ada Toleransi Tinggi Badan?

Pengumuman resmi tidak menyebutkan adanya toleransi. Batas yang ditetapkan bersifat mutlak.

Apakah IPDN Memiliki Syarat Berat Badan?

Tidak ada angka berat badan absolut. Proporsi tubuh diperiksa dalam tes kesehatan dan antropometri. Tidak ada ketentuan “berat ideal” yang ditetapkan secara terpisah.

Syarat Umum Masuk IPDN 2026

PersyaratanKetentuan
KewarganegaraanWarga Negara Indonesia
Usia minimum16 tahun
Usia maksimum21 tahun (per 1 Januari 2026)
Tinggi pria160 cm
Tinggi wanita155 cm
PendidikanSMA/MA (bukan SMK, bukan Paket C)
NilaiRata-rata ijazah minimal 73,00 (Papua dkk 65,00)
Status menikahBelum pernah menikah
DomisiliMinimal 1 tahun di kabupaten/kota provinsi tempat mendaftar (dengan pengecualian tertentu)
KesehatanSehat jasmani dan rohani sesuai ketentuan

Syarat Usia IPDN 2026

Usia dihitung per 1 Januari 2026. Minimal 16 tahun, maksimal 21 tahun.

Contoh perhitungan:

  • Lahir 1 Januari 2005 → berusia 21 tahun per 1 Januari 2026 → memenuhi.
  • Lahir 2 Januari 2004 → berusia 21 tahun + 1 hari → tidak memenuhi.
  • Lahir 31 Desember 2009 → berusia 16 tahun per 1 Januari 2026 → memenuhi.

Lulusan Apa yang Bisa Mendaftar IPDN?

Hanya lulusan SMA atau MA. Lulusan SMK dan Paket C tidak diperkenankan. Lulusan tahun 2026 yang belum menerima ijazah dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang mencantumkan nilai akhir kelas XII dengan cap basah. Ijazah luar negeri wajib disahkan oleh kementerian terkait.

Berapa Nilai Minimal untuk Masuk IPDN?

Nilai rata-rata ijazah minimal 73,00. Khusus pendaftar dari Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya minimal 65,00. Nilai Bahasa Inggris minimal 75,00 (dikecualikan untuk wilayah Papua tersebut). Yang digunakan adalah nilai ijazah/SKL, bukan nilai rapor semester.

Syarat Domisili Pendaftar IPDN

Peserta harus berdomisili minimal 1 tahun di kabupaten/kota pada provinsi tempat mendaftar, dibuktikan dengan KK dan KTP/KIA. Pengecualian berlaku jika:

  • Bersekolah di wilayah tersebut,
  • Orang tua berasal dari wilayah tersebut (akta kelahiran),
  • Orang tua pindah tugas negara (surat tugas).

Contoh kasus:

  • Domisili baru 8 bulan tanpa pengecualian → tidak memenuhi.
  • Domisili 8 bulan tetapi bersekolah di kabupaten tersebut → dapat memenuhi.
  • Orang tua pindah tugas dengan surat resmi → dapat memenuhi.

Syarat Kesehatan IPDN

Peserta harus sehat jasmani dan rohani. Pemeriksaan meliputi kesehatan umum, mata, telinga, gigi, jantung, paru, tekanan darah, dan postur. Detail ketentuan mengikuti pedoman resmi pada tahap tes kesehatan.

Kondisi/PemeriksaanKetentuan ResmiTahap Pemeriksaan
Kesehatan umumSehatTahap 1 & 2
MataTidak menggunakan kacamata/lensa kontakTahap kesehatan
Buta warnaTidak bolehTahap kesehatan
GigiKondisi sehat sesuai standarTahap kesehatan
Postur tubuhProporsionalAntropometri & kesamaptaan

Apakah Mata Minus dan Kacamata Bisa Masuk IPDN?

Tidak. Persyaratan resmi menyatakan peserta tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak. Ketentuan ini berlaku untuk minus, plus, maupun silinder. Buta warna juga digugurkan.

Aturan Tato dan Tindik IPDN

Tidak bertato. Bagi pria, tidak bertindik atau memiliki bekas tindik (kecuali karena ketentuan agama atau adat). Bekas tato maupun tindik yang tidak memenuhi ketentuan dapat digugurkan.

Syarat Status Menikah

Belum pernah menikah. Bagi peserta perempuan, belum pernah hamil atau melahirkan. Status ini berlaku selama masa pendidikan. Pelanggaran dapat menyebabkan pemberhentian.

Dokumen Pendaftaran IPDN 2026

DokumenFormatKetentuanCatatan
KTP/KIAScanJelas, tidak terpotongWajib
KKScanSesuai dataWajib
Ijazah/SKLScanCap basah jika SKLWajib
Pasfoto 4×6Berwarna, latar merahTanpa kacamata, kemeja putihWajib
Pakta integritasSesuai formatTahun 2026Wajib
Surat OAPCap basahKhusus OAPJika relevan
Surat domisili/pengecualianSesuai kondisiJika diperlukanOpsional

Cara Daftar IPDN 2026

  1. Buka portal resmi https://sscasn.bkn.go.id.
  2. Buat akun dengan NIK dan data KK.
  3. Login ke sistem.
  4. Pilih kategori Sekolah Kedinasan.
  5. Pilih Kementerian Dalam Negeri – IPDN.
  6. Lengkapi biodata.
  7. Unggah dokumen sesuai format dan ukuran.
  8. Periksa resume secara teliti.
  9. Simpan dan akhiri pendaftaran.
  10. Catat nomor registrasi.

Peserta hanya boleh mendaftar ke satu sekolah kedinasan. Mendaftar lebih dari satu dapat digugurkan.

Jadwal Pendaftaran IPDN 2026

TahapanTanggalStatus
Pengumuman seleksi15–24 Agustus 2026Resmi
Pendaftaran18–30 Agustus 2026Resmi
Seleksi administrasi18 Agustus–1 September 2026Resmi
Pengumuman administrasi2–3 September 2026Resmi
Masa sanggah4–5 September 2026Resmi
Jawab sanggah4–6 September 2026Resmi
Pengumuman pasca sanggah7–8 September 2026Resmi
Pembayaran PNBP SKD11–15 September 2026Resmi
Pelaksanaan SKD22 September–7 Oktober 2026Resmi
Pengumuman hasil SKD1–13 Oktober 2026Resmi
Seleksi lanjutanOktober–November 2026Resmi
Pengumuman kelulusan akhir21 Oktober–1 November 2026Resmi

Tahapan Seleksi IPDN 2026

Administrasi → SKD (CAT BKN) → Tes Bahasa Inggris → Tes Kesehatan Tahap 1 → Psikologi/Integritas → Tes Kesehatan Tahap 2 → Kesamaptaan & Antropometri → Verifikasi Faktual → Kelulusan Akhir.

Setiap tahap bersifat gugur.

Seleksi Administrasi IPDN

Verifikasi mencakup identitas, usia, pendidikan, nilai, domisili, dan kelengkapan dokumen. Kesalahan umum yang sering menggugurkan: NIK tidak sesuai, data KK tidak sinkron, scan buram, format file salah, nilai tidak memenuhi, dan salah memilih instansi.

SKD IPDN 2026

Menggunakan sistem CAT BKN. Materi terdiri dari TWK, TIU, dan TKP. Nilai ambang batas 2026 belum diumumkan secara final hingga tanggal pembaruan. Peserta yang lolos passing grade belum tentu lanjut karena terdapat perangkingan berdasarkan formasi.

Apakah Lolos Passing Grade SKD Pasti Lanjut?

Tidak. Selain memenuhi nilai ambang batas, peserta harus masuk ranking sesuai jumlah formasi dan ketentuan per provinsi (jika berlaku).

Tes Kesehatan, Psikologi, dan Kesamaptaan IPDN

Tes kesehatan dilakukan dalam dua tahap. Psikologi menilai integritas dan karakteristik pribadi. Kesamaptaan mencakup komponen fisik (lari, push-up, sit-up, dan lainnya sesuai pedoman resmi). Pemeriksaan penampilan dan antropometri juga dilakukan.

Berapa Biaya Daftar IPDN?

Pembuatan akun gratis. Terdapat biaya PNBP SKD yang dibayar melalui billing resmi. Biaya transportasi dan akomodasi selama seleksi ditanggung peserta. Pendidikan di IPDN gratis (biaya kuliah, asrama, dan makan ditanggung negara).

Apakah Kuliah di IPDN Gratis?

Ya. Biaya pendidikan, asrama, dan kebutuhan dasar ditanggung. Peserta tetap perlu menyiapkan biaya pribadi tertentu sesuai ketentuan.

Apakah Lulusan IPDN Langsung Jadi PNS?

Lulusan diangkat sebagai CPNS, kemudian dilantik menjadi PNS setelah memenuhi masa percobaan dan persyaratan. Penempatan mengikuti kebutuhan pemerintah pusat dan daerah, tidak selalu di daerah asal.

Formasi IPDN Tahun Sebelumnya (Konteks)

Data tahun sebelumnya hanya sebagai perbandingan. Formasi 2026 (1.410) lebih tinggi dari beberapa tahun sebelumnya.

Checklist Sebelum Daftar IPDN

  • Usia memenuhi per 1 Januari 2026
  • Tinggi badan memenuhi
  • Pendidikan SMA/MA
  • Nilai ijazah memenuhi
  • Domisili sesuai
  • Tidak bertato/tindik (sesuai ketentuan)
  • Tidak berkacamata
  • Belum menikah
  • Dokumen lengkap dan jelas
  • Akun SSCASN dibuat sendiri
  • Informasi hanya dari kanal resmi

Contoh Kasus Kelayakan Pendaftar

Kasus 1: Pria tinggi 159 cm → Tidak memenuhi (di bawah 160 cm).
Kasus 2: Wanita tinggi 155 cm → Memenuhi syarat tinggi.
Kasus 3: Usia tepat 21 tahun per 1 Januari 2026 → Memenuhi.
Kasus 4: Lulusan SMK → Tidak memenuhi.
Kasus 5: Domisili 10 bulan tanpa pengecualian → Tidak memenuhi.

Kesalahan yang Sering Membuat Pendaftar Gagal Administrasi

  1. NIK tidak sesuai KK
  2. Data KK tidak sinkron
  3. Salah memilih instansi
  4. Scan dokumen buram/terpotong
  5. Format atau ukuran file salah
  6. Nilai tidak memenuhi
  7. Domisili tidak sesuai
  8. Usia melewati batas
  9. Mengunggah dokumen lama
  10. Tidak membaca pengumuman secara utuh

Waspada Informasi Palsu IPDN 2026

Waspada Penipuan Seleksi IPDN
Jangan membayar calo, memberikan OTP atau password SSCASN, mengirim uang ke rekening pribadi, atau percaya janji kelulusan. Kelulusan murni berdasarkan hasil seleksi. Gunakan hanya kanal resmi: SSCASN BKN, BKN, IPDN, dan Kemendagri.

FAQ IPDN 2026

  1. Apakah pendaftaran IPDN 2026 sudah dibuka? Ya, 18–30 Agustus 2026.
  2. IPDN 2026 membuka berapa formasi? 1.410 formasi.
  3. Apakah kuota IPDN 2026 benar 1.410? Ya, resmi dari Kementerian PANRB.
  4. Apakah 1.410 sudah disetujui? Ya.
  5. Apakah formasi IPDN paling banyak? Ya.
  6. Kapan IPDN 2026 dibuka? 18 Agustus 2026.
  7. Di mana mendaftar IPDN 2026? https://sscasn.bkn.go.id
  8. Berapa tinggi badan pria untuk masuk IPDN? 160 cm.
  9. Berapa tinggi badan wanita IPDN? 155 cm.
  10. Tinggi 159 cm apakah bisa masuk IPDN? Tidak.
  11. Apakah ada toleransi tinggi badan? Tidak disebutkan.
  12. Apakah berat badan menjadi syarat IPDN? Tidak ada angka absolut.
  13. Berapa umur maksimal masuk IPDN? 21 tahun per 1 Januari 2026.
  14. Apakah umur tepat 21 tahun masih bisa mendaftar? Ya, jika tepat per tanggal acuan.
  15. Apakah lulusan SMK bisa masuk IPDN? Tidak.
  16. Apakah lulusan Paket C bisa masuk IPDN? Tidak.
  17. Berapa nilai minimal IPDN? Rata-rata 73,00 (Papua 65,00).
  18. Apakah mata minus bisa masuk IPDN? Tidak jika memakai kacamata/lensa kontak.
  19. Apakah pengguna kacamata boleh daftar IPDN? Tidak.
  20. Apakah bertato bisa masuk IPDN? Tidak.
  21. Apakah bekas tindik menggugurkan? Bagi pria, ya (kecuali agama/adat).
  22. Apakah IPDN ada tes kesehatan? Ya, dua tahap.
  23. Apakah IPDN ada tes fisik? Ya, kesamaptaan.
  24. Apa saja tes kesamaptaan IPDN? Mengikuti pedoman resmi (lari, push-up, dll.).
  25. Berapa passing grade SKD IPDN 2026? Belum diumumkan final.
  26. Berapa biaya daftar IPDN? PNBP SKD sesuai billing.
  27. Apakah kuliah di IPDN gratis? Ya.
  28. Apakah lulusan IPDN langsung jadi PNS? Diangkat CPNS lalu PNS.
  29. Apakah lulusan IPDN ditempatkan di daerah asal? Tidak selalu.
  30. Bagaimana cara mengecek pengumuman resmi IPDN? SSCASN BKN, situs IPDN, dan kanal resmi Kemendagri.

Penutup

IPDN 2026 membuka 1.410 formasi resmi dan merupakan yang terbanyak di antara sekolah kedinasan tahun ini. Pendaftaran sudah dibuka 18–30 Agustus 2026. Calon peserta wajib memastikan seluruh persyaratan terpenuhi, terutama tinggi badan, usia, pendidikan, dan nilai, sebelum mendaftar melalui portal resmi.

Informasi seleksi dapat berubah. Selalu prioritaskan pengumuman resmi dari BKN, SSCASN, IPDN, dan Kementerian PANRB.

Sumber dan Referensi Resmi

  • Kementerian PANRB: Pengumuman formasi sekolah kedinasan 2026 (14 Agustus 2026) – mendukung angka 1.410 dan total 4.770.
  • Badan Kepegawaian Negara: Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 (12 Agustus 2026) – jadwal resmi.
  • Surat Edaran terkait SPCP IPDN 2026 (Nomor 800.1.2.2/5875/SJ dan Keputusan terkait) – persyaratan tinggi badan, usia, pendidikan, nilai.
  • Portal SSCASN BKN – kanal pendaftaran resmi.
  • Situs resmi IPDN dan Kemendagri – konfirmasi pelaksanaan SPCP.

Disclaimer
Informasi seleksi IPDN 2026 dapat berubah mengikuti keputusan Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, IPDN, BKN, dan Panitia Seleksi Nasional. Kuota, jadwal, persyaratan, nilai ambang batas, dokumen, serta tahapan seleksi dalam artikel harus mengacu pada pengumuman resmi terbaru. Calon peserta disarankan memeriksa kembali portal SSCASN Sekolah Kedinasan dan kanal resmi IPDN sebelum mendaftar.

Related Articles