Cara Cari Lowongan Resmi di SIAPkerja dan Hindari Loker Palsu

Cara Cari Lowongan Resmi di SIAPkerja dan Hindari Loker Palsu

Pencari kerja bisa memakai ekosistem digital Kementerian Ketenagakerjaan untuk menemukan informasi lowongan yang lebih terpusat. Akun SIAPkerja menjadi identitas layanan, sementara pencarian lowongan dilakukan di Karirhub, portal pasar kerja yang dikelola bersama Pusat Pasar Kerja Indonesia (Pasker ID).

Alamat yang perlu diingat: situs kementerian di https://kemnaker.go.id, pendaftaran akun di https://account.kemnaker.go.id/register, dan pencarian lowongan di https://karirhub.kemnaker.go.id. Melihat daftar lowongan di Karirhub bisa dilakukan tanpa login. Akun SIAPkerja diperlukan untuk masuk ke layanan, melengkapi profil, dan melamar.

Menemukan lowongan di kanal pemerintah membantu menekan risiko dibanding mengklik tautan acak di grup WhatsApp. Itu tidak membuat proses seleksi otomatis aman. Lowongan yang sah masih bisa disusul recruiter palsu yang meniru nama perusahaan.

Apa Itu SIAPkerja?

SIAPkerja adalah ekosistem digital ketenagakerjaan Kemnaker. Namanya merujuk pada Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan. Platform ini memakai satu akun (single ID) untuk berbagai layanan: pelatihan (Skillhub), sertifikasi (Sertihub), magang (MagangHub), hingga pencarian kerja (Karirhub).

SIAPkerja bukan papan lowongan itu sendiri. Anggap akun SIAPkerja sebagai “KTP digital layanan ketenagakerjaan”. Tanpa akun, Anda masih bisa melihat banyak informasi publik. Untuk melamar dan memakai dashboard pelamar, akun diperlukan.

SIAPkerja, Karirhub, dan Pasker ID: Apa Bedanya?

Banyak pencari kerja mencampur tiga nama ini. Fungsinya berbeda.

LayananFungsi utamaPengelolaKapan digunakan
SIAPkerjaAkun dan ekosistem layanan ketenagakerjaanKemnakerDaftar, login, lengkapi profil, akses layanan
KarirhubPortal pencarian dan publikasi lowonganKemnaker / PaskerCari posisi, baca detail, lamar
Pasker IDPusat Pasar Kerja: informasi pasar kerja, walk-in interview, job fair, dataPusat Pasar Kerja KemnakerCek agenda rekrutmen, berita, bantuan
Lapor LokerKanal pelaporan lowongan mencurigakanBelum ditemukan formulir khusus yang aktif pada 3 September 2026Gunakan bantuan Kemnaker dan kanal pidana jika rugi

Link Resmi untuk Cari Lowongan Kerja Kemnaker

Gunakan hanya domain pemerintah berikut:

  • https://kemnaker.go.id — portal kementerian dan pintu masuk akun
  • https://account.kemnaker.go.id/register — pendaftaran SIAPkerja ID
  • https://karirhub.kemnaker.go.id — pencarian lowongan
  • https://paskerid.kemnaker.go.id — Pusat Pasar Kerja
  • https://panduan.kemnaker.go.id — buku panduan layanan
  • https://bantuan.kemnaker.go.id — pusat bantuan
  • Aplikasi SIAPkerja di Google Play dengan pengembang Kementerian Ketenagakerjaan (id.go.kemnaker.siapkerja)

Cara singkat mencari lowongan di SIAPkerja: buka karirhub.kemnaker.go.id, ketik nama posisi, pilih lokasi, lalu buka detail dan cek label Lowongan dari. Login memakai akun SIAPkerja jika akan melamar.

Karirhub resmi Kemnaker. Domainnya memakai kemnaker.go.id. Logo saja tidak cukup; periksa ejaan URL sebelum memasukkan NIK atau OTP.

Yang Perlu Disiapkan sebelum Cari Kerja di SIAPkerja

Siapkan KTP, NIK, nama lengkap sesuai identitas, email pribadi yang masih dibuka, nomor HP aktif, dan CV terbaru. Setelah akun aktif, lengkapi pendidikan, pengalaman, keahlian, dan foto profil.

Jangan memakai password yang sama dengan mobile banking. Jangan memasukkan OTP SIAPkerja ke siapa pun yang mengaku admin atau HR.

Cara Membuat Akun SIAPkerja

Menurut Pusat Bantuan Pasker ID dan tutorial resmi Kemnaker yang masih beredar pada 2026, alurnya sebagai berikut.

  1. Buka https://kemnaker.go.id atau langsung https://account.kemnaker.go.id/register.
  2. Pilih Masuk, lalu Daftar Sekarang.
  3. Isi data sesuai KTP. Sistem terintegrasi Dukcapil. Beberapa panduan masih meminta nama ibu kandung untuk validasi.
  4. Isi email aktif, nomor HP, dan password.
  5. Masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor HP.
  6. Setelah akun aktif, masuk lagi dan lengkapi profil.

Jika NIK sudah terdaftar, gunakan Lupa Password. Jika email atau nomor lama tidak aktif, Pusat Bantuan Pasker mengarahkan pengguna menghubungi admin pusat dan melampirkan scan KTP untuk reset. Lakukan itu hanya lewat kanal resmi, bukan lewat chat yang datang lebih dulu.

Cara Melengkapi Profil Pencari Kerja

Setelah login, buka pelengkapan profil. Video resmi Kemnaker (Juni 2026) menyebut bagian yang biasa diisi: foto, data diri, pendidikan, pengalaman kerja, pelatihan, sertifikasi, dan keahlian. Unggah CV jika kolom unggahan tersedia.

Profil lengkap memudahkan pemberi kerja menilai kecocokan. Itu tidak menjamin dipanggil HR. Jangan mengisi data fiktif hanya agar “profil 100 persen”.

Cara Cari Lowongan di SIAPkerja/Karirhub

Cari posisi dengan keyword

Buka https://karirhub.kemnaker.go.id. Di beranda terdapat kolom pencarian pekerjaan, pilihan Dalam Negeri, Pilih lokasi, dan tombol Cari Lowongan. Ada juga tautan lowongan dalam negeri dan informasi lowongan luar negeri yang diarahkan ke kanal pelindungan pekerja migran.

Contoh kata kunci yang berguna: administrasi, staff finance, operator produksi, teknisi, customer service. Mulai dari jabatan yang spesifik, baru perluas jika hasilnya terlalu sedikit.

Gunakan filter lokasi dan kualifikasi

Tampilan beranda yang diperiksa memakai keyword dan lokasi sebagai pintu utama. Panduan lama menyebut penyaringan industri, bidang keahlian, dan tipe pekerjaan di tab lowongan. Karena halaman daftar sempat tidak bisa dibaca penuh saat pemeriksaan, jangan anggap satu set filter tertentu selalu muncul di HP Anda. Pakai filter yang benar-benar tampil di layar, lalu bandingkan hasilnya dengan kualifikasi Anda.

Fresh graduate sebaiknya mempersempit lokasi yang bisa dijangkau dan membaca syarat pengalaman di detail lowongan, bukan mengandalkan label “pemula” jika kolom itu tidak ada.

Buka detail lowongan

Kartu lowongan di beranda Karirhub pada pemeriksaan 3 September 2026 menampilkan nama posisi, nama pemberi kerja, lokasi, kisaran gaji (sering Dirahasiakan), batas Lamar sebelum, sisa kuota, dan label Lowongan dari.

Periksa pemberi kerja

Catat nama perusahaan persis seperti tertulis. Cari halaman karier resmi perusahaan di browser, bukan dari tautan yang dikirim chat.

Periksa sumber lowongan

Label sumber penting. Lowongan bisa berasal dari Karirhub sendiri atau portal mitra. Pada tampilan yang diperiksa, sumber yang muncul antara lain Karirhub, Toploker.com, HiredToday, dan Kalibrr Indonesia.

Pada Februari 2026, Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi menyatakan empat portal sudah terhubung: HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints, dari rencana delapan mitra. Pernyataan Menaker pada Mei 2026 juga menyebut integrasi dengan portal swasta seperti Glints, Jobstreet, Kalibrr, dan KitaLulus. Daftar mitra bisa bertambah. Yang wajib dilihat pembaca adalah label di kartu lowongan, bukan asumsi “semua loker dibuat Kemnaker”.

Lamar posisi yang sesuai

Tombol lamar bisa memproses di Karirhub atau mengarahkan ke situs mitra. Itu normal pada skema integrasi. Pastikan domain tujuan masih masuk akal sebelum unggah CV. Simpan bukti bahwa lamaran terkirim (halaman status atau email).

Belum ditemukan keterangan resmi terbaru yang merinci nama menu status lamaran pada dashboard terbaru. Jika menu riwayat/lamaran saya tampil setelah login, gunakan itu. Jangan menganggap perusahaan wajib membalas setiap pelamar.

Apa yang Harus Diperiksa sebelum Klik Lamar?

  • Nama perusahaan dan apakah bisa ditemukan di web resmi
  • Jabatan dan deskripsi tugas
  • Lokasi kerja
  • Pendidikan dan pengalaman
  • Sistem kerja jika disebutkan
  • Batas pendaftaran
  • Kisaran gaji jika ditampilkan
  • Sumber lowongan
  • Cara melamar: di Karirhub atau portal mitra
  • Kontak yang dicantumkan, jika ada

Jangan melamar hanya karena angka gaji besar. Lowongan tanpa uraian kerja yang masuk akal lebih berisiko, meski muncul di portal pemerintah.

Bagaimana Sistem Verifikasi Lowongan Karirhub?

Pada 13 Agustus 2026, Pasker ID menayangkan berita berjudul “Karirhub Perbarui Layanan, Verifikasi Pemberi Kerja dan Lowongan Kini Lebih Terstruktur dan Terpecaya.” Isi lengkap halaman berita itu tidak berhasil dibuka utuh saat pemeriksaan artikel ini, sehingga durasi verifikasi, petugas pemeriksa, dan daftar aspek penilaian tidak dikutip secara rinci.

Yang bisa dipastikan dari sumber resmi lain:

  • Pendaftaran pemberi kerja di Karirhub mensyaratkan akun SIAPkerja ID dan perusahaan terdaftar WLKP.
  • Kemnaker menyatakan lowongan yang tampil diverifikasi Pusat Pasar Kerja.
  • Permenaker Nomor 18 Tahun 2024 tentang Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri mengatur pelaporan lowongan melalui SIAPkerja, termasuk pemeriksaan daring oleh petugas penempatan. Analisis hukum publik menyebut verifikasi dalam satu hari kerja untuk pelaporan wajib itu. Aturan tersebut tidak otomatis menjelaskan setiap lowongan dari portal mitra.

Belum ditemukan keterangan resmi terbaru yang memastikan estimasi 3×24 jam hari kerja masih menjadi standar publik Karirhub pada September 2026. Jangan memakai angka itu sebagai janji layanan.

Apa Arti Lowongan Terverifikasi?

Verifikasi platform bertujuan menaikkan kelengkapan, kewajaran, dan kepatuhan informasi sebelum atau saat lowongan ditampilkan. Tujuannya melindungi pencari kerja dari iklan asal-asalan.

Verifikasi bukan izin untuk:

  • mentransfer uang kepada “HR”
  • menyerahkan OTP, PIN, atau password
  • mengirim foto KTP ke nomor yang baru muncul
  • mengunduh APK “formulir lamaran”

Apakah Semua Lowongan di Karirhub Berasal Langsung dari Kemnaker?

Tidak. Karirhub adalah platform pemerintah. Pemberi kerja adalah perusahaan atau instansi yang membuka posisi. Sebagian lowongan datang dari portal mitra swasta dan ditandai sumbernya.

Tersedianya lowongan di ekosistem pemerintah tidak berarti posisi itu lowongan pegawai Kemnaker. Kemnaker menyediakan kanal; perusahaan tetap menjalankan seleksi.

Lowongan Asli Belum Tentu Orang yang Menghubungi Anda Asli

Ini titik yang paling sering membuat pelamar lengah.

Contoh pola, tanpa menunjuk perusahaan tertentu: Perusahaan A memang membuka posisi di Karirhub. Pelamar mengirim CV. Beberapa hari kemudian sebuah nomor WhatsApp mengaku sebagai HR Perusahaan A, memakai logo yang disalin, lalu meminta biaya “tes kesehatan” atau OTP “verifikasi rekening gaji”. Lowongannya ada. Orangnya tidak.

Keaslian iklan dan keaslian pengirim pesan adalah dua pemeriksaan terpisah.

Ciri-Ciri Loker Palsu yang Harus Diwaspadai

Imbauan Kemnaker berulang menegaskan: proses rekrutmen resmi tidak memungut biaya dari pelamar. Kepala Biro Humas Kemnaker pada Januari 2025 merinci ciri yang sering muncul, dan imbauan serupa masih relevan dipakai sebagai saringan.

  1. Diminta transfer untuk administrasi, pendaftaran, seleksi, psikotes, pelatihan, seragam, deposit, MCU, tiket, atau hotel.
  2. Gaji jauh di atas kewajaran untuk posisi kabur.
  3. Email memakai domain umum atau domain mirip perusahaan. Ini red flag, bukan vonis.
  4. “Diterima” hanya lewat chat, tanpa proses yang bisa dicek.
  5. Mendesak bayar dalam hitungan menit.
  6. Deskripsi kerja kosong atau tidak masuk akal.
  7. Alamat perusahaan tidak ada atau tidak bisa dikonfirmasi.
  8. Logo perusahaan terkenal di poster yang beredar di grup. Logo mudah disalin.
  9. Surat panggilan resmi-mirip tetapi berisi rekening.
  10. Meminta data rekening, foto KTP, atau KK terlalu awal dari pihak yang belum terverifikasi.
  11. Meminta OTP, PIN ATM, password email, atau password SIAPkerja.
  12. Mengirim berkas APK atau tautan pemasang aplikasi.
  13. Meminta beli produk atau setor modal sebagai syarat kerja.
  14. Mengarahkan ke travel atau hotel tertentu yang harus dibayar dulu.
  15. Janji diterima tanpa seleksi.

Modus Penipuan Lowongan Kerja yang Sering Digunakan

HR WhatsApp palsu

Pelaku memakai nama HRD, mengirim jadwal interview, lalu selipkan biaya.

Telegram recruitment

Grup “batch pelamar” meminta data massal atau tautan tidak jelas.

Surat panggilan interview palsu

Kop surat dan stempel mudah dipalsukan. Cek lewat kanal resmi perusahaan.

Biaya administrasi dan pelatihan

Alasan paling sering. Kemnaker menyebut pungutan dalam proses rekrutmen hampir pasti modus penipuan.

Modus travel dan hotel

Lokasi wawancara dibuat jauh. Pelamar diminta bayar travel yang “nanti diganti”. Uang hilang, interview tidak terjadi. Red flag utamanya: transfer ke agen yang ditunjuk pengirim chat, bukan kebijakan perjalanan yang bisa dicek ke perusahaan lewat kontak resmi.

Pencurian data KTP

Foto identitas dipakai untuk pinjaman ilegal atau pembukaan akun.

Tautan dan berkas berbahaya

Halaman tiruan login SIAPkerja atau file “form_lamaran.exe”.

Akun media sosial dan domain mirip perusahaan

Satu huruf berbeda pada domain sudah cukup untuk menipu.

Jangan menyamakan semua tugas online (like, subscribe, review) dengan lowongan formal. Itu skema lain, tetap berisiko.

Cara Mengecek Perusahaan Benar-Benar Membuka Lowongan

  1. Catat posisi dan nama perusahaan.
  2. Ketik nama perusahaan di browser, buka situs resmi.
  3. Cari halaman Careers atau Karier.
  4. Bandingkan posisi, lokasi, syarat, dan batas waktu.
  5. Cek akun LinkedIn atau media sosial resmi jika perusahaan memilikinya.
  6. Bandingkan email recruiter dengan domain perusahaan.
  7. Jika ragu, hubungi kontak yang tertulis di situs resmi, bukan nomor di poster.

Jangan menelpon nomor pada selebaran mencurigakan untuk “memastikan poster itu asli”.

Cara Mengecek Email Recruiter

Lihat bagian setelah @, bukan nama tampilan.

Contoh fiktif: perusahaan memakai perusahaancontoh.co.id. Penipu bisa membuat hr.perusahaancontoh@gmail.com atau karir@perusahaan-contoh-career.com.

Periksa salah eja, karakter tambahan, dan domain baru. Email Gmail bukan bukti tunggal bahwa pengirim palsu, tetapi wajib dicek ke halaman karier resmi.

Cara Memeriksa WhatsApp HR

Nomor WhatsApp bukan identitas. Tanyakan pada diri sendiri: apakah Anda pernah melamar posisi itu, dari portal mana, dan apakah permintaan sesuai proses perusahaan. Waspadai kalimat seperti “CV Anda ketemu secara acak dan langsung diterima.”

Jika diminta biaya, OTP, atau tautan unduhan, hentikan.

Dihubungi HR Padahal Tidak Pernah Melamar, Apa yang Harus Dilakukan?

  1. Jangan klik tautan.
  2. Jangan unduh file.
  3. Jangan kirim KTP atau KK.
  4. Jangan kirim OTP.
  5. Cek apakah perusahaan memang membuka posisi.
  6. Buka situs perusahaan secara manual.
  7. Blokir dan laporkan nomor jika mencurigakan.

Apakah Rekrutmen Resmi Meminta Uang?

Kemnaker berulang menyatakan perusahaan yang kredibel tidak memungut biaya pelamar dalam proses rekrutmen. Sekretaris Jenderal Kemnaker pada Oktober 2024 menegaskan: jangan memberikan apa pun untuk mendapatkan pekerjaan; jika dipaksa membayar, laporkan.

Prinsip praktis: jangan transfer ke rekening yang diklaim sebagai syarat agar Anda diproses atau diterima, sebelum ada verifikasi independen ke perusahaan.

Data Apa yang Aman Dibagikan saat Melamar?

DataUmumnya dipakai untuk lamaranPerlu kehati-hatian tinggi
NamaYa
EmailYaPastikan ke pihak yang benar
Nomor HPYaJangan sebar di grup publik
CVYa
Riwayat pendidikanYa
PortofolioYa
Alamat lengkapKadangJangan ke pengirim anonim
NIKTidak di awal chatHanya di formulir resmi yang bisa dipastikan
Foto KTPTidak di awalHanya jika tahap dan perusahaan jelas
KKJarang di tahap awalTinggi
NPWPKadang setelah diterimaSedang
RekeningTidak untuk “seleksi”Tinggi
OTPTidakJangan pernah
PIN ATMTidakJangan pernah
Password mobile bankingTidakJangan pernah
CVV kartuTidakJangan pernah

OTP, PIN, password, dan CVV tidak diperlukan untuk menilai kelayakan kandidat.

Bolehkah Mengirim KTP kepada Recruiter?

Jangan menulis seolah perusahaan tidak pernah membutuhkan identitas. Pada tahap tertentu, data identitas bisa diminta. Tetap terapkan minimisasi: tanyakan alasan, pastikan perusahaan, pastikan tahap proses, dan kirim hanya lewat kanal resmi. Jangan kirim ke recruiter anonim atau grup publik.

Jangan Berikan OTP, PIN, atau Password

Recruiter tidak membutuhkan OTP mobile banking, PIN ATM, password email, password SIAPkerja, atau CVV untuk memproses lamaran kerja.

Jika ada yang meminta, hentikan komunikasi, simpan bukti, dan verifikasi ke perusahaan lewat situs resminya.

Tautan WhatsApp yang berteks “SIAPkerja Kemnaker” belum tentu aman. Lihat domain tujuan sebelum membuka. Jangan menilai keamanan dari preview teks saja.

Terlanjur Klik Link Loker Palsu, Apa yang Harus Dilakukan?

Hanya membuka tautan: tutup halaman, jangan isi formulir, jalankan pemindaian perangkat jika perlu.

Memasukkan email/password: ganti password di situs aslinya dari browser yang Anda ketik sendiri. Aktifkan verifikasi dua langkah jika tersedia.

Mengunduh file: jangan buka berkas. Pindai perangkat.

Menginstal aplikasi: hapus aplikasi tidak dikenal. Periksa izin akses dan aktivitas rekening.

Mengirim KTP: pantau pemakaian identitas. Siapkan laporan jika muncul pinjaman atau akun atas nama Anda.

Memberi OTP atau data rekening: hubungi bank/e-wallet lewat nomor resmi di kartu atau aplikasi, bukan nomor di chat.

Tidak ada satu langkah yang menjamin semua risiko selesai.

Terlanjur Transfer Uang, Apa yang Harus Dilakukan?

  1. Hentikan transfer berikutnya.
  2. Simpan bukti transfer, chat, rekening tujuan, dan surat panggilan.
  3. Hubungi bank lewat kanal resmi untuk menanyakan opsi pengaduan transaksi.
  4. Laporkan ke polisi jika ada kerugian.
  5. Laporkan informasi lowongan ke kanal Kemnaker yang tersedia.

Jangan berharap uang pasti kembali.

Bukti yang Perlu Disimpan jika Menemukan Loker Palsu

Simpan tangkapan layar iklan, URL, akun pengunggah, nomor, email, nama yang dipakai pelaku, surat panggilan, rekening tujuan, bukti transfer, percakapan, berkas yang dikirim, serta tanggal dan jam kejadian. Jangan menyebar data pribadi pelaku yang belum terverifikasi ke media sosial.

Cara Melaporkan Loker Palsu melalui Lapor Loker Kemnaker

Saat artikel ini diperiksa, formulir khusus “Lapor Loker Pasker ID” tidak ditemukan dalam keadaan aktif yang bisa dikonfirmasi. Jangan mengisi form dari tautan yang dikirim orang tidak dikenal.

Kanal resmi yang masih bisa dipakai:

  • Pusat Bantuan Kemnaker: https://bantuan.kemnaker.go.id
  • Helpdesk aplikasi ketenagakerjaan di portal bantuan yang sama
  • SP4N-LAPOR!
  • Lapor Menaker https://lapormenaker.kemnaker.go.id untuk aduan norma ketenagakerjaan (bukan pengganti laporan pidana penipuan)
  • Hotline yang disebutkan Kemnaker pada imbauan anti-loker palsu: 1500 630
  • Kontak Pusat Pasar Kerja yang tertera di Pasker ID: email pusatpasarkerja@kemnaker.go.id; hotline pencari kerja 08118712019 (jam layanan 09.00–16.00 menurut halaman mitra Pasker)
  • Kepolisian jika ada kerugian uang atau penyalahgunaan identitas

Melapor lowongan mencurigakan ke kementerian tidak sama dengan laporan tindak pidana. Jika uang hilang, akun diambil alih, atau identitas disalahgunakan, kanal kepolisian dan lembaga keuangan tetap diperlukan.

Checklist 60 Detik sebelum Memercayai Lowongan

PemeriksaanAman dilanjutkanRed flag
Perusahaan dapat diverifikasiAda situs/kanal resmi yang cocokNama kabur, tidak tertelusur
Posisi jelasJabatan dan tugas terbacaHanya “kerja santai gaji besar”
Job description jelasAda uraian kerjaKosong atau tidak masuk akal
Email recruiterDomain perusahaan atau sesuai halaman karierDomain tiruan, desakan transfer
WebsiteAnda ketik sendiri di browserHanya tautan pendek di chat
Permintaan uangTidak adaAda rekening “syarat lolos”
Permintaan OTPTidak adaAda, dengan alasan apa pun
InterviewJadwal bisa dicek ke perusahaanDiterima instan lewat chat
LokasiMasuk akal dan bisa dikonfirmasiHarus bayar travel tertentu dulu
Data pribadiCV dan kontak wajarKTP/KK/rekening di tahap awal ke nomor asing

Bagaimana Memilih Lowongan yang Realistis?

Cocokkan pendidikan, pengalaman, keahlian, lokasi, dan jadwal. Lowongan resmi yang tidak sesuai kualifikasi tetap membuang waktu. Filter yang ada di layar lebih berguna daripada melamar semua posisi “gaji dirahasiakan”.

Cara mengetahui lowongan sudah tutup: lihat tanggal Lamar sebelum dan apakah tombol lamar masih aktif. Jangan mengarang status lain jika tidak tampil.

Jika dihubungi setelah melamar: cocokkan posisi, perusahaan, nama Anda, email, jadwal, dan lokasi. Jangan bayar. Jangan beri OTP. Verifikasi perubahan proses yang tiba-tiba.

Kesimpulan

Pakai karirhub.kemnaker.go.id dan akun SIAPkerja dari kemnaker.go.id atau account.kemnaker.go.id. Cek label sumber lowongan, halaman karier perusahaan, dan identitas orang yang menghubungi. Jangan transfer uang. Jangan menyerahkan OTP, PIN, atau password. Simpan bukti dan laporkan lewat kanal resmi jika muncul indikasi penipuan.

Sumber dan Referensi

SumberHalaman/InformasiTanggalInformasi yang didukung
Kementerian Ketenagakerjaankemnaker.go.id3 Sep 2026Portal resmi, aplikasi SIAPkerja
SIAPkerja / akun Kemnakeraccount.kemnaker.go.id/register; Pusat Bantuan Pasker3 Sep 2026Alur daftar, Dukcapil, OTP, profil
Karirhubkarirhub.kemnaker.go.id3 Sep 2026Pencarian, kartu lowongan, label sumber
Pasker IDpaskerid.kemnaker.go.id3 Sep 2026Peran Pusat Pasar Kerja, berita 13 Agu 2026, kontak
Pasker ID Pusat Bantuanpaskerid.kemnaker.go.id/pusat-bantuan3 Sep 2026Cara daftar akun, kendala OTP/NIK
Play Store SIAPkerjaAplikasi resmi Kemnakerdiperiksa 2026Ekosistem Skillhub, Karirhub, Sertihub
ANTARA / siaran KemnakerIntegrasi Karirhub–job portal11–12 Feb 2026Mitra HiredToday, Toploker, Redy, Glints; verifikasi Pasker
Kemnaker / ANTARAEstafet karier MagangHub–KarirHub23 Mei 2026Domain Karirhub, unggah CV, job matching
KemnakerImbauan waspada penipuan loker10 Okt 2024Jangan bayar untuk mendapat kerja
Kemnaker / Republika–ANTARA–KompasCiri loker palsu13–14 Jan 2025Lima ciri resmi Humas Kemnaker; hotline 1500 630
Permenaker 18/2024 (ringkasan publik)Pelaporan lowongan SIAPkerja2024–2026Kerangka WLLP / verifikasi petugas penempatan
Lapor Menakerlapormenaker.kemnaker.go.id2025–2026Kanal aduan norma ketenagakerjaan
Bantuan Kemnakerbantuan.kemnaker.go.id3 Sep 2026Helpdesk dan SP4N-LAPOR

Related Articles