Prediksi Torino vs AS Roma: Analisis, Statistik, dan Susunan Pemain

Pertandingan Torino vs AS Roma menjadi salah satu laga yang menarik perhatian pada pekan keempat Serie A 2026/27. Roma datang ke Turin dengan catatan sempurna di tiga pertandingan liga, sedangkan Torino mencoba melanjutkan momentum setelah meraih kemenangan penting atas Fiorentina.

Duel ini akan berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino pada Senin, 14 September 2026. Dengan posisi Roma sebagai pemuncak klasemen sementara dan Torino berada di papan bawah, tekanan untuk kedua tim cukup berbeda menjelang pertandingan.

Jadwal Torino vs AS Roma

Pertandingan Torino vs AS Roma merupakan bagian dari pekan keempat Serie A Enilive 2026/27. Torino mendapat keuntungan bermain di kandang, tetapi Roma memiliki modal performa yang jauh lebih kuat pada awal musim.

InformasiDetail
PertandinganTorino vs AS Roma
KompetisiSerie A 2026/27
MatchdayPekan ke-4
TanggalSenin, 14 September 2026
Kick-off23.30 WIB
StadionStadio Olimpico Grande Torino
WasitFabio Maresca
Pelatih TorinoIgnazio Abate
Pelatih RomaGian Piero Gasperini

Jadwal resmi Torino mencantumkan laga ini pada 14 September pukul 18.30 waktu Italia di Stadio Olimpico Grande Torino. Jika dikonversikan ke waktu Indonesia bagian barat, pertandingan dimulai pukul 23.30 WIB.

Roma juga mengonfirmasi pertandingan tersebut melalui jadwal resmi klub. Laga ini menjadi pertandingan liga pertama Roma setelah mereka bermain di Liga Champions melawan Fenerbahçe pada 10 September.

Roma Memulai Musim dengan Sangat Meyakinkan

Roma menjadi tim dengan start paling impresif di Serie A setelah tiga pertandingan. Pasukan Gian Piero Gasperini mengoleksi sembilan poin dari tiga laga dan berada di posisi pertama klasemen sementara.

Roma mencetak 10 gol dan hanya kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan liga. Artinya, mereka memiliki rata-rata 3,33 gol per pertandingan dan hanya kemasukan 0,33 gol per laga.

Tiga kemenangan tersebut diraih ketika menghadapi Fiorentina, Lecce, dan Atalanta. Dua laga pertama bahkan berakhir dengan kemenangan 4-0, sebelum Roma mengalahkan Atalanta 2-1.

Produktivitas tersebut menjadi salah satu alasan Roma lebih diunggulkan dalam prediksi Torino vs AS Roma. Mereka bukan hanya sering menciptakan peluang, tetapi juga memiliki tingkat konversi peluang yang cukup baik pada awal musim.

Torino Mulai Bangkit Setelah Kemenangan di Firenze

Torino mengawali Serie A dengan kekalahan 1-2 dari AC Milan di kandang. Mereka kemudian kalah dengan skor sama ketika bertandang ke markas Sassuolo.

Situasi tersebut berubah pada pekan ketiga ketika Torino mengalahkan Fiorentina 2-1. Kemenangan tandang itu membuat tim asuhan Ignazio Abate mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan.

Secara keseluruhan, Torino telah mencetak empat gol dan kebobolan lima gol di Serie A. Rekor tersebut menunjukkan bahwa Torino masih memiliki masalah dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas serangan dan stabilitas pertahanan.

Perbandingan performa awal musim

Statistik Serie ATorinoRoma
Pertandingan33
Menang13
Seri00
Kalah20
Gol410
Kebobolan51
Poin39
Rata-rata gol1,333,33
Rata-rata kebobolan1,670,33

Perbedaan statistik tersebut cukup besar. Torino membutuhkan permainan yang jauh lebih disiplin jika ingin meredam lini depan Roma yang sedang produktif.

Lima Pertandingan Terakhir Torino dan Roma

Untuk membaca peluang kedua tim secara lebih menyeluruh, performa pertandingan terbaru juga perlu diperhitungkan.

Torino

Dalam lima pertandingan kompetitif terakhir yang tersedia, Torino mencatat dua kemenangan dan tiga kekalahan.

  • Torino 1-0 Carrarese
  • Torino 1-2 AC Milan
  • Sassuolo 2-1 Torino
  • Torino 0-1 Monza
  • Fiorentina 1-2 Torino

Kekalahan dari Monza terjadi di Coppa Italia, sedangkan kemenangan atas Fiorentina menjadi hasil paling positif Torino sebelum menghadapi Roma.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Torino belum konsisten. Namun, kemenangan atas Fiorentina bisa memberikan tambahan kepercayaan diri sebelum kembali bermain di hadapan pendukung sendiri.

AS Roma

Roma mempunyai catatan yang jauh lebih impresif.

  • Roma 4-0 Fiorentina
  • Lecce 0-4 Roma
  • Roma 2-1 Atalanta
  • Fenerbahçe 1-1 Roma

Tiga pertandingan terakhir Serie A Roma menghasilkan tiga kemenangan beruntun. Hasil imbang melawan Fenerbahçe terjadi di Liga Champions dan tidak mengubah catatan sempurna mereka di kompetisi domestik.

Roma juga menunjukkan kemampuan bermain efektif ketika menguasai pertandingan. Dalam tiga laga Serie A, mereka melepaskan 71 tembakan dengan 26 di antaranya tepat sasaran.

Statistik Serangan Roma Jadi Ancaman Utama

Roma memiliki sejumlah angka yang menunjukkan kualitas serangan mereka. Berdasarkan data StatMuse, Roma mencatat 10 gol dari tiga pertandingan dengan estimasi expected goals sekitar 9,37.

Mereka juga memiliki rata-rata penguasaan bola 63,9 persen dan menghasilkan 71 tembakan. Angka tersebut memperlihatkan bahwa Roma tidak hanya mengandalkan efektivitas penyelesaian akhir, tetapi juga mampu menghasilkan volume serangan tinggi.

Donyell Malen menjadi salah satu pemain yang menonjol. Dalam tiga pertandingan liga, Malen tercatat mencetak lima gol dengan nilai xG 2,78, sehingga kontribusinya menjadi salah satu faktor penting dalam produktivitas Roma.

Paulo Dybala juga memiliki peran besar dalam kreativitas tim. Ia menjadi salah satu pemain dengan kontribusi peluang dan assist yang menonjol pada awal musim Roma.

Bagaimana dengan Torino?

Torino tidak memiliki statistik ofensif sekuat Roma, tetapi mereka menunjukkan kemampuan untuk mendapatkan hasil ketika permainan berjalan sesuai rencana.

Dalam pertandingan melawan Fiorentina, Torino mampu mencetak dua gol dan membawa pulang tiga poin. Penguasaan bola mereka bahkan mencapai 61 persen dalam pertandingan tersebut.

Masalahnya adalah konsistensi pertahanan. Torino sudah kebobolan lima kali dalam tiga pertandingan Serie A, sehingga mereka perlu mengurangi ruang yang diberikan kepada pemain-pemain kreatif Roma.

Data xG terbaru juga menggambarkan perbedaan kualitas peluang. Torino menghasilkan sekitar 1,47 xG per pertandingan dalam sampel terbaru, sedangkan Roma berada di sekitar 3,11 xG per pertandingan.

Head to Head Torino vs AS Roma

Pertemuan terbaru kedua tim menunjukkan bahwa Roma tidak selalu mudah menang di Turin.

Pada 19 Januari 2026, Roma berhasil mengalahkan Torino dengan skor 2-0 di markas Torino. Namun, pada pertemuan September 2025 sebelumnya, Torino justru menang 1-0 di kandang Roma.

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Torino pernah mampu menyulitkan Roma bahkan ketika bermain sebagai tim tamu. Karena itu, keunggulan statistik Roma tetap harus diuji oleh karakter pertandingan langsung di lapangan.

Kondisi Skuad Menjelang Pertandingan

Kondisi pemain menjadi salah satu aspek penting dalam prediksi Torino vs AS Roma, terutama karena Roma baru menjalani pertandingan Liga Champions beberapa hari sebelumnya.

Dari kubu Torino, Cesare Casadei masih diragukan akibat masalah otot. Saúl Coco juga menjadi pemain yang kondisinya perlu dipantau setelah mengalami masalah pada lutut, sedangkan kiper Franco Israel memiliki persoalan pada bahu.

Situasi Roma juga perlu diperhatikan. Manu Koné mengalami masalah lutut ketika menghadapi Fenerbahçe dan kondisinya masih harus dievaluasi.

Lorenzo Pellegrini disebut sudah tersedia setelah sebelumnya mengalami masalah pada otot paha. Namun, Gasperini tetap berpotensi melakukan rotasi karena jadwal Roma mulai padat.

Informasi tersebut membuat prediksi susunan pemain belum bisa dianggap sebagai starting XI resmi. Susunan final baru dapat dipastikan setelah klub mengumumkan line-up menjelang pertandingan.

Prediksi Starting XI Torino

Berdasarkan prediksi susunan pemain terbaru, Torino berpotensi menggunakan formasi tiga bek atau variasinya dengan lima pemain ketika bertahan.

Prediksi susunan pemain Torino:

Perri; Cömert, Coco, Comuzzo; Fortini, Gineitis, Mandragora, Fitz-Jim, Cacciamani; Vlašić, Adams.

La Gazzetta dello Sport mencatat Ignazio Abate diperkirakan menggunakan skema 3-5-2. Kondisi Coco masih menjadi salah satu hal yang dapat memengaruhi komposisi lini belakang.

Prediksi Starting XI AS Roma

Roma diperkirakan kembali memakai struktur tiga bek yang menjadi bagian dari pendekatan Gian Piero Gasperini.

Prediksi susunan pemain Roma:

Svilar; Hermoso, Mancini, Ndicka; Lulli, Cristante, De Roon, Wesley; Mora; Malen, Dybala.

Namun, rotasi menjadi kemungkinan besar setelah Roma bermain di Liga Champions. La Gazzetta dello Sport memperkirakan beberapa pemain seperti Dybala, Wesley, dan Mancini bisa mendapatkan pengurangan menit bermain, sedangkan pemain seperti Rodrigo Mora berpeluang mendapatkan kesempatan lebih besar.

Pertarungan Taktik: Torino Harus Memutus Aliran Bola Roma

Gian Piero Gasperini membawa karakter sepak bola yang agresif dan mengandalkan struktur tiga bek. Roma dapat melakukan tekanan tinggi sekaligus menggunakan pemain sayap untuk memperlebar pertahanan lawan.

Dalam tiga laga Serie A, Roma juga menunjukkan kemampuan mengontrol bola. Penguasaan rata-rata 63,9 persen memperlihatkan bahwa mereka cukup nyaman membangun serangan dari penguasaan bola.

Torino kemungkinan tidak akan terlalu terburu-buru untuk bermain terbuka. Skema 3-5-2 bisa membantu mereka memenuhi lini tengah dan mencoba melakukan serangan balik melalui dua penyerang.

Kunci Torino adalah bagaimana mereka bertahan ketika Roma mengirim banyak pemain ke area sepertiga akhir. Jika jarak antarlini terlalu lebar, pemain seperti Dybala, Malen, dan Mora dapat menemukan ruang di sekitar kotak penalti.

Duel Pemain Kunci

Berikut duel pemain kunci Torino vs AS Roma.

Donyell Malen vs Lini Belakang Torino

Malen menjadi ancaman terbesar berdasarkan produktivitas gol awal musim. Lima gol dari tiga pertandingan membuat pergerakannya menjadi perhatian utama bagi pertahanan Torino.

Kecepatan dan kemampuan Malen menyerang ruang dapat menjadi masalah jika Torino bermain dengan garis pertahanan terlalu tinggi. Torino perlu menjaga koordinasi tiga bek agar tidak memberikan ruang di belakang pertahanan.

Paulo Dybala vs Gelandang Torino

Dybala bukan hanya penting karena kemampuan mencetak gol. Kreativitasnya dapat membuka pertahanan melalui umpan terobosan maupun pergerakan dari area tengah.

Jika Torino terlalu fokus pada Malen, Dybala berpotensi mendapatkan ruang untuk mengatur serangan. Sebaliknya, jika Torino menutup Dybala secara agresif, Roma masih memiliki beberapa pemain lain yang dapat menciptakan peluang.

Nikola Vlašić vs Tengah Roma

Dari kubu Torino, Vlašić bisa menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu membawa bola ke area berbahaya. Perannya penting ketika Torino mendapatkan kesempatan melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.

Pertarungan di lini tengah akan menentukan apakah Torino mampu mengurangi dominasi penguasaan bola Roma.

Faktor yang Bisa Menentukan Hasil Torino vs Roma

Beberapa faktor penentu pertandingan Torino vs AS Roma.

1. Efektivitas Roma di depan gawang

Roma sudah mencetak 10 gol dalam tiga pertandingan Serie A. Jika mereka kembali mendapatkan banyak peluang, Torino akan menghadapi ujian berat.

2. Rotasi setelah Liga Champions

Roma baru memainkan pertandingan tandang melawan Fenerbahçe pada 10 September. Faktor kebugaran dan rotasi pemain bisa membuat performa mereka sedikit berbeda dibandingkan tiga pertandingan awal Serie A.

3. Pertahanan Torino

Lima gol kebobolan dalam tiga laga membuat pertahanan menjadi area yang perlu diperbaiki. Menghadapi Roma, kesalahan kecil berpotensi langsung dihukum.

4. Keuntungan kandang Torino

Torino bermain di Stadio Olimpico Grande Torino dan baru kembali dari kemenangan tandang atas Fiorentina. Dukungan publik tuan rumah dapat membantu mereka bermain lebih berani.

5. Bola mati

Ketika menghadapi tim yang lebih dominan dalam penguasaan bola, Torino dapat mencari peluang melalui bola mati dan serangan cepat. Situasi seperti tendangan bebas dan sepak pojok dapat menjadi salah satu jalur menciptakan gol.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Roma diperkirakan akan mencoba mengontrol pertandingan sejak menit awal. Dengan kemampuan penguasaan bola yang tinggi, tim tamu kemungkinan berusaha membuat Torino bertahan lebih dalam.

Torino kemungkinan mengandalkan blok pertahanan yang rapat dan mencari kesempatan melalui transisi cepat. Mereka tidak harus menguasai bola untuk memberikan ancaman, tetapi harus memaksimalkan setiap peluang yang didapat.

Pada babak pertama, pertandingan berpotensi berlangsung cukup hati-hati. Torino memiliki alasan untuk tidak terlalu membuka ruang karena Roma memiliki banyak pemain yang mampu menyerang area belakang garis pertahanan.

Jika Roma mencetak gol lebih dahulu, pertandingan bisa berubah menjadi lebih sulit bagi Torino. Tim tuan rumah harus meningkatkan intensitas serangan dan hal itu berpotensi membuka ruang tambahan bagi Malen maupun pemain kreatif Roma.

Sebaliknya, apabila Torino mampu mencetak gol lebih dahulu, Roma harus menghadapi blok pertahanan yang semakin rapat. Dalam situasi tersebut, kemampuan Gasperini melakukan pergantian pemain dapat menjadi faktor penting.

Prediksi Skor Torino vs AS Roma

Berdasarkan performa terbaru, statistik serangan dan pertahanan, rekor kandang-tandang, head to head, serta kondisi skuad menjelang pertandingan, AS Roma diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan.

Torino tetap memiliki peluang memberikan perlawanan, terutama karena bermain di kandang dan baru meraih kemenangan atas Fiorentina. Namun, produktivitas Roma yang mencapai 10 gol dalam tiga pertandingan liga membuat mereka memiliki keunggulan secara statistik.

Faktor jadwal juga membuat margin kemenangan Roma diperkirakan tidak terlalu besar. Rotasi setelah pertandingan Liga Champions dapat mengurangi intensitas mereka, sehingga Torino masih berpeluang mencetak gol.

Prediksi skor: Torino 1-2 AS Roma

Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, kondisi skuad, riwayat pertemuan, serta faktor teknis yang tersedia sebelum pertandingan. Hasil resmi tetap ditentukan oleh jalannya pertandingan.

FAQ Torino vs AS Roma

1. Kapan Torino vs AS Roma dimainkan?

Torino vs AS Roma dijadwalkan berlangsung pada Senin, 14 September 2026. Pertandingan tersebut merupakan pekan keempat Serie A 2026/27.

2. Torino vs AS Roma kick-off jam berapa WIB?

Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 23.30 WIB. Waktu tersebut berasal dari jadwal resmi Torino yang mencantumkan kick-off pukul 18.30 waktu Italia.

3. Torino vs AS Roma bermain di stadion mana?

Pertandingan berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino, markas Torino. Klub tuan rumah secara resmi mencantumkan stadion tersebut untuk pertandingan pekan keempat.

4. Siapa yang lebih diunggulkan dalam prediksi Torino vs AS Roma?

Roma lebih diunggulkan berdasarkan performa awal musim. Mereka memenangkan seluruh tiga pertandingan Serie A dan mencetak 10 gol dengan hanya satu gol kebobolan.

5. Bagaimana performa Torino sebelum menghadapi Roma?

Torino mengoleksi satu kemenangan dan dua kekalahan dalam tiga pertandingan Serie A. Mereka terakhir menang 2-1 di markas Fiorentina.

6. Berapa posisi Torino dan Roma di klasemen?

Setelah tiga pertandingan, Roma berada di posisi pertama dengan sembilan poin. Torino berada di posisi ke-13 dengan tiga poin.

7. Siapa pemain yang perlu diperhatikan di pertandingan ini?

Donyell Malen menjadi salah satu pemain yang paling menonjol di Roma setelah mencetak lima gol dalam tiga laga Serie A. Paulo Dybala juga menjadi pemain penting dalam kreativitas serangan Roma.

8. Apakah ada pemain Torino yang diragukan tampil?

Cesare Casadei dan Saúl Coco termasuk pemain Torino yang kondisinya perlu dipantau. Kiper Franco Israel juga memiliki masalah pada bahu berdasarkan laporan kondisi pemain menjelang pekan keempat.

9. Apakah Roma berpotensi melakukan rotasi pemain?

Kemungkinan tersebut cukup terbuka karena Roma baru memainkan pertandingan Liga Champions melawan Fenerbahçe pada 10 September. Prediksi susunan pemain terbaru juga menunjukkan adanya kemungkinan perubahan di beberapa posisi.

10. Berapa prediksi skor Torino vs AS Roma?

Prediksi skor pertandingan ini adalah Torino 1-2 AS Roma. Roma memiliki keunggulan dalam produktivitas gol dan performa awal musim, tetapi faktor kandang membuat Torino tetap berpeluang mencetak gol.

Kesimpulan

Torino vs AS Roma mempertemukan dua tim dengan kondisi awal musim yang cukup berbeda. Torino baru mengumpulkan tiga poin dari tiga laga, sedangkan Roma datang sebagai pemuncak klasemen dengan rekor sempurna.

Keunggulan Roma terlihat dari produktivitas 10 gol dan hanya satu kali kebobolan dalam tiga pertandingan Serie A. Torino tetap memiliki modal positif berupa kemenangan atas Fiorentina serta keuntungan bermain di Stadio Olimpico Grande Torino.

Pertandingan ini juga akan menjadi ujian bagi kedalaman skuad Roma. Jadwal Liga Champions yang baru dijalani dapat membuat Gasperini melakukan rotasi, sehingga Torino memiliki peluang lebih besar untuk membuat laga berjalan ketat.

Related Articles