Jakarta International Stadium akan menjadi panggung pertemuan Persija Jakarta dan Brisbane Roar pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Laga ini merupakan pertandingan uji coba internasional sekaligus bagian dari persiapan terakhir Persija sebelum memasuki Super League 2026/2027.
Pertandingan tersebut juga memiliki nilai khusus karena Persija dan Brisbane Roar berada di bawah kepemilikan Bakrie Group. Duel ini menjadi pertemuan pertama kedua klub sebagai sister club dan sekaligus mempertemukan Shin Tae-yong dengan klub yang pernah dibelanya ketika masih menjadi pemain.
Persija datang dengan modal cukup positif setelah menjalani rangkaian pertandingan Piala Presiden 2026, pemusatan latihan di Thailand, serta persiapan menuju musim baru. Brisbane Roar juga sedang membangun kekuatan baru sebelum kompetisi A-League Men 2026/2027 dimulai pada Oktober.
Dengan kondisi tersebut, pertandingan ini lebih tepat dilihat sebagai ujian taktik dan kesiapan skuad daripada sekadar mengejar hasil akhir.
Jadwal Persija Jakarta vs Brisbane Roar
Berikut informasi pertandingan yang perlu diketahui pembaca:
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Pertandingan | Persija Jakarta vs Brisbane Roar |
| Kompetisi | International Friendly Match |
| Hari, tanggal | Sabtu, 29 Agustus 2026 |
| Stadion | Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta |
| Kick-off | 20.00 WIB |
| Pelatih Persija | Shin Tae-yong |
| Pelatih Brisbane Roar | Michael Valkanis |
Brisbane Roar melalui situs resminya mengonfirmasi pertandingan melawan Persija akan dimainkan pada Sabtu, 29 Agustus di Jakarta International Stadium dengan waktu lokal pukul 20.00. ANTARA juga melaporkan kick-off pertandingan pada pukul 20.00 WIB.
Sejumlah publikasi sebelumnya mencantumkan waktu 19.00 atau 19.30 WIB, sehingga pembaca perlu memperhatikan pembaruan jadwal dari penyelenggara dan broadcaster. Untuk artikel ini, pukul 20.00 WIB digunakan berdasarkan keterangan terbaru dari konferensi pers pra-pertandingan dan situs resmi Brisbane Roar.
Laga tersebut juga menjadi bagian dari acara peluncuran skuad dan jersey Persija untuk musim 2026/2027.
Bukan Sekadar Laga Pramusim
Persija memiliki alasan kuat untuk menjadikan pertandingan ini sebagai simulasi pertandingan kompetitif. Super League 2026/2027 dijadwalkan mulai pada awal September, dengan Persija langsung menghadapi Borneo FC Samarinda pada pekan pertama.
Karena itu, laga Brisbane Roar merupakan kesempatan terakhir bagi Shin Tae-yong untuk menguji kerangka permainan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga tidak menempatkan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Dalam konferensi pers, Shin mengatakan pertandingan ini akan digunakan untuk melihat sejauh mana latihan dan persiapan yang dilakukan Persija sudah terbentuk dalam pertandingan sebenarnya.
Brisbane memiliki kepentingan serupa. Klub Australia tersebut membawa tur pramusim ke Indonesia sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim A-League Men 2026/2027.
Performa Persija Menjelang Duel
Persija memiliki catatan yang cukup baik dalam lima pertandingan terakhirnya sebelum menghadapi Brisbane Roar.
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 6 Agustus 2026 | Persija vs Arema FC | Menang 3-1 |
| 4 Agustus 2026 | Persib Bandung vs Persija | Kalah 1-2 |
| 1 Agustus 2026 | Persija vs PSMS Medan | Menang 4-1 |
| 29 Juli 2026 | Port FC vs Persija | Imbang 2-2 |
| 26 Juli 2026 | Persebaya vs Persija | Kalah 0-1 |
Data pertandingan menunjukkan Persija mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan dalam lima laga tersebut. Mereka mencetak 10 gol dan kebobolan tujuh gol.
Hasil paling meyakinkan terjadi ketika Persija mengalahkan Arema FC 3-1 dalam perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2026. Witan Sulaeman, Arlyansyah Abdulmanan, dan Victor Dethan menjadi pencetak gol Persija dalam pertandingan tersebut.
Sebelumnya, Persija juga menunjukkan daya bangkit saat menahan Port FC 2-2 setelah tertinggal dua gol. Kemampuan mengubah momentum tersebut menjadi salah satu modal penting menjelang pertemuan dengan Brisbane.
Persija juga menutup fase grup Piala Presiden dengan kemenangan 4-1 atas PSMS Medan. Victor Dethan tampil sangat efektif setelah masuk sebagai pemain pengganti dengan mencetak satu gol dan membuat dua assist.
Persija Belum Memiliki Klasemen Liga Musim Baru
Tidak ada posisi klasemen Super League 2026/2027 yang relevan untuk dibandingkan karena kompetisi tersebut belum dimulai ketika pertandingan ini dimainkan. Data resmi ILeague pada 28 Agustus masih menunjukkan seluruh peserta berada pada angka nol pertandingan.
Sebagai gambaran kualitas tim, Persija mengakhiri Super League 2025/2026 di posisi ketiga dengan 71 poin dari 34 pertandingan, mencetak 65 gol dan kebobolan 29 gol.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Persija memasuki era baru bersama Shin Tae-yong dengan fondasi tim yang cukup kuat.
Brisbane Roar Datang dengan Modal Berbeda
Brisbane Roar juga telah menjalani sejumlah pertandingan pramusim sebelum datang ke Jakarta.
Dalam laga pertama pramusim, Brisbane menang 3-0 atas Caboolture Sports FC. Justin Vidic mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, sedangkan Khodar Abdulkarim menambah satu gol.
Brisbane kemudian menang telak 5-0 atas Ipswich FC. Setelah itu mereka mengalahkan Sydney Olympic 3-0 pada babak 32 besar Australia Cup.
Namun, momentum positif tersebut terhenti ketika Brisbane kalah 2-4 dari Sydney FC pada babak 16 besar Australia Cup. Sydney mencetak empat gol, sementara Brisbane hanya mampu membalas dua kali.
Masalah kembali muncul pada pertandingan pertama tur Indonesia. Brisbane kalah 0-4 dari Dewa United dalam laga tertutup di Banten International Stadium pada 27 Agustus.
Jika lima pertandingan terakhir yang tersedia dijadikan acuan, Brisbane mencatat tiga kemenangan dan dua kekalahan, dengan kemenangan-kemenangan besar terjadi saat menghadapi lawan pada fase awal pramusim.
Kekalahan 0-4 dari Dewa United menjadi catatan terbaru yang paling relevan. Namun, karena pertandingan tersebut berlangsung tertutup dan merupakan bagian dari tur pramusim, hasil tersebut tetap perlu dibaca dengan konteks rotasi pemain serta tujuan eksperimen pelatih.
Head to Head Persija vs Brisbane Roar
Persija Jakarta dan Brisbane Roar belum memiliki riwayat pertemuan kompetitif yang panjang.
Pertandingan 29 Agustus 2026 justru menjadi pertemuan pertama kedua klub sebagai sister club di bawah kepemilikan Bakrie Group. Karena itu, tidak ada rekam jejak head to head yang bisa digunakan sebagai dasar kuat untuk menentukan keunggulan salah satu tim.
Kondisi tersebut membuat analisis lebih banyak bertumpu pada performa terbaru, kualitas skuad, konteks pramusim, serta pendekatan taktik kedua pelatih.
Kondisi Skuad dan Pemain yang Absen
Persija datang dengan sebagian besar kerangka pemain utama yang sudah mengikuti rangkaian persiapan musim baru. Beberapa pemain tim utama sebelumnya bergabung setelah menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, termasuk Rizky Ridho, Nadeo Argawinata, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, dan Jordi Amat.
Kabar yang paling jelas mengenai absensi Persija adalah Kwon Chang-hoon. Pemain asal Korea Selatan tersebut mengalami cedera dan sebelumnya tidak mengikuti pemusatan latihan Persija di Thailand.
Tidak ada daftar panjang pemain Persija yang secara resmi diumumkan absen untuk pertandingan ini. Karena laga merupakan uji coba, perubahan susunan pemain juga sangat mungkin dilakukan untuk memberikan menit bermain kepada beberapa pemain.
Dari kubu Brisbane, klub membawa 26 pemain dalam tur Indonesia dan menyertakan sejumlah pemain penting, termasuk gelandang Korea Selatan Nam Tae-hee.
Brisbane juga memiliki Rafael Struick yang menghadapi klub lamanya. Penyerang Indonesia tersebut pernah bermain untuk Brisbane sebelum meninggalkan klub dan kini menjadi salah satu figur menarik dalam rangkaian tur Australia tersebut.
Prediksi Starting XI Persija Jakarta
Susunan pemain resmi baru dapat dipastikan setelah daftar starting XI diumumkan menjelang kick-off. Karena itu, prediksi berikut bersifat editorial dan bukan lineup resmi.
Persija Jakarta (perkiraan 4-3-3):
Carlos Eduardo; Rizky Ridho, Jordi Amat, Kerim Memija, Dony Tri Pamungkas; Hanif Sjahbandi, Maciej Gajos, Witan Sulaeman; Rayhan Hannan, Gustavo Almeida, Arlyansyah Abdulmanan.
Kerangka tersebut masuk akal jika Shin Tae-yong ingin menguji kombinasi pemain yang sudah mendapatkan menit bermain dalam pramusim sekaligus mempertahankan struktur permainan menuju kompetisi resmi.
Kehadiran Alexander Jeremejeff juga menjadi salah satu perhatian. Penyerang asal Swedia tersebut merupakan rekrutan baru Persija dan berpeluang mendapatkan menit bermain untuk membangun koneksi dengan lini depan.
Prediksi Starting XI Brisbane Roar
Brisbane kemungkinan melakukan rotasi karena baru menjalani pertandingan melawan Dewa United dua hari sebelumnya. Meski begitu, beberapa pemain inti tetap dapat digunakan untuk menjaga struktur permainan.
Brisbane Roar (perkiraan 4-3-3):
Macklin Freke; Jack Hingert, Kai Trewin, Scott Neville, Corey Brown; Taras Gomulka, Jay O’Shea, Ben Halloran; Henry Hore, Thomas Waddingham, Jez Lofthouse.
Komposisi tersebut merupakan perkiraan berdasarkan kerangka skuad dan susunan pemain yang digunakan Brisbane sepanjang pramusim, bukan daftar resmi dari klub.
Shin Tae-yong vs Michael Valkanis
Duel strategi menjadi salah satu bagian paling menarik dalam pertandingan ini.
Shin Tae-yong sedang membangun Persija dengan tuntutan permainan yang lebih terstruktur menjelang kompetisi resmi. Ia membutuhkan pertandingan melawan Brisbane untuk menguji organisasi bertahan, transisi, serta efektivitas serangan ketika menghadapi lawan dengan karakter sepak bola Australia.
Menariknya, Shin memiliki hubungan historis dengan Brisbane Roar. Klub Australia tersebut merupakan klub terakhir yang dibela Shin sebagai pemain profesional sebelum pensiun pada 2005.
Michael Valkanis berada dalam situasi berbeda. Ia sedang mempersiapkan Brisbane menghadapi musim A-League yang baru dimulai pada Oktober, sehingga fokusnya lebih banyak berada pada pembangunan struktur tim dan pematangan pemain baru.
Brisbane juga memiliki waktu persiapan yang cukup panjang karena kompetisi A-League Men 2026/2027 baru dimulai pada 18 Oktober.
Pertarungan Taktik yang Bisa Menentukan
Beberapa pertarungan taktik yang menentukan prediksi Persija Jakarta vs Brisbane Roar.
1. Transisi Persija setelah kehilangan bola
Persija perlu berhati-hati saat kehilangan bola di area tengah.
Brisbane memiliki pemain yang dapat memanfaatkan ruang melalui serangan cepat, sehingga jarak antarlini akan sangat penting bagi tim tuan rumah.
Jika Persija mampu melakukan counter-press dengan cepat, mereka berpeluang menghambat serangan Brisbane sebelum berkembang menjadi peluang berbahaya.
2. Pergerakan Gustavo Almeida dan penyerang baru
Persija membutuhkan penyelesaian akhir yang lebih konsisten setelah mencetak 10 gol dalam lima pertandingan terakhir.
Gustavo Almeida sudah mencetak gol dalam kemenangan 4-1 atas PSMS, sedangkan kedatangan Jeremejeff memberikan opsi tambahan bagi Shin Tae-yong di lini depan.
3. Bola mati
Situasi bola mati juga berpotensi menjadi senjata Persija.
Dengan pemain seperti Jordi Amat dan Rizky Ridho, Persija memiliki pemain yang dapat memberikan ancaman ketika mendapatkan sepak pojok atau tendangan bebas di area berbahaya.
4. Respons Brisbane setelah kalah 0-4
Brisbane akan membawa tekanan psikologis tersendiri setelah dikalahkan Dewa United empat gol tanpa balas.
Pertandingan melawan Persija menjadi kesempatan bagi Valkanis untuk melihat bagaimana timnya bereaksi setelah hasil buruk tersebut.
Duel Pemain Kunci
Berikut duel pemain kunci yang menentukan prediksi Persija Jakarta vs Brisbane Roar.
Rizky Ridho vs lini depan Brisbane
Rizky Ridho menjadi salah satu pemain penting dalam struktur pertahanan Persija sekaligus kapten tim.
Pengalamannya bersama tim nasional dan Persija akan dibutuhkan untuk menjaga koordinasi lini belakang, terutama ketika Brisbane mencoba menyerang melalui transisi.
Jordi Amat dan faktor pengalaman
Jordi Amat juga memiliki nilai penting karena pengalamannya bermain di level internasional.
Pertandingan ini sekaligus menjadi momen reuni menarik dengan Shin Tae-yong, yang pernah bekerja bersama Amat ketika menangani Timnas Indonesia.
Victor Dethan
Victor Dethan layak mendapat perhatian setelah penampilan impresif ketika Persija mengalahkan PSMS.
Ia mencetak satu gol dan dua assist dalam pertandingan tersebut sehingga menjadi salah satu pemain yang dapat memberikan perubahan ketika Persija membutuhkan kreativitas tambahan.
Nam Tae-hee
Brisbane memiliki pengalaman Nam Tae-hee yang dapat membantu lini tengah dan serangan mereka.
Pemain Korea Selatan tersebut juga menjadi salah satu nama yang diperkenalkan Brisbane dalam rangkaian tur Indonesia.
Faktor Kandang Bisa Menguntungkan Persija
Pertandingan berlangsung di Jakarta International Stadium sehingga Persija memiliki keuntungan familiaritas dengan lapangan dan kondisi lingkungan.
JIS juga menjadi kandang Persija, sehingga pemain tidak perlu melakukan perjalanan panjang sebelum pertandingan.
Faktor tersebut menjadi semakin penting karena Brisbane baru menjalani pertandingan melawan Dewa United pada 27 Agustus sebelum menghadapi Persija dua hari kemudian. Jadwal yang berdekatan dapat membuat rotasi pemain menjadi faktor penting dalam pertandingan.
Namun, laga ini juga dibayangi agenda peluncuran skuad dan jersey Persija. Situasi tersebut dapat memberikan energi tambahan kepada pemain, tetapi sekaligus meningkatkan ekspektasi publik terhadap hasil pertandingan.
Apa yang Membuat Pertandingan Ini Sulit Diprediksi?
Ada perbedaan tujuan antara kedua klub.
Persija ingin mendapatkan gambaran akhir mengenai kesiapan tim sebelum Super League dimulai, sedangkan Brisbane sedang mempersiapkan diri untuk kompetisi yang baru bergulir pada Oktober.
Selain itu, laga persahabatan memungkinkan pergantian pemain lebih banyak dibanding pertandingan kompetitif.
Karena itu, performa selama 90 menit dapat berubah drastis setelah pergantian pemain pada babak kedua.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Persija diperkirakan mencoba mengambil inisiatif sejak awal dengan memanfaatkan penguasaan bola dan dukungan publik JIS.
Brisbane kemungkinan tidak akan bermain terlalu terbuka karena mereka baru menjalani pertandingan melawan Dewa United dan perlu menjaga kebugaran pemain.
Pada babak pertama, Persija berpeluang lebih dominan dalam membangun serangan. Namun, Brisbane tetap dapat menciptakan ancaman ketika mendapatkan ruang di belakang lini pertahanan.
Jika Persija mampu mencetak gol terlebih dahulu, pertandingan berpotensi menjadi lebih terbuka.
Pergantian pemain pada babak kedua kemungkinan menjadi faktor besar. Shin Tae-yong dapat memanfaatkan fase tersebut untuk menguji pemain baru dan melihat kedalaman skuad menjelang pertandingan pertama Super League.
Brisbane juga berpeluang tampil lebih baik dibanding ketika kalah dari Dewa United. Mereka memiliki waktu untuk melakukan evaluasi, sementara laga melawan Persija menawarkan level ujian yang berbeda.
Statistik yang Perlu Dibaca dengan Konteks
Tidak semua statistik seperti expected goals, akurasi operan, shot per game, shot on target, dan penguasaan bola tersedia secara konsisten untuk pertandingan pramusim kedua tim.
Karena itu, angka tersebut tidak seharusnya diisi menggunakan perkiraan atau data dari pertandingan lain.
Data yang lebih kuat untuk pertandingan ini adalah hasil lima laga terakhir, produktivitas gol, kebobolan, konteks lawan, serta jarak antarpertandingan.
Persija mencetak 10 gol dalam lima pertandingan terakhir yang tersedia, sedangkan Brisbane mencatat sejumlah kemenangan dengan margin besar pada awal pramusim sebelum kalah dari Sydney FC dan Dewa United.
Perbedaan konteks tersebut membuat Persija memiliki sedikit keunggulan dari sisi momentum pertandingan.
Motivasi Kedua Tim
Motivasi Persija relatif jelas: pertandingan ini merupakan ujian terakhir sebelum kompetisi domestik dimulai.
Shin Tae-yong membutuhkan pertandingan yang mendekati situasi kompetitif untuk mengetahui apakah struktur permainan yang dibangun selama pemusatan latihan sudah berjalan sesuai rencana.
Brisbane juga memiliki motivasi tinggi karena pertandingan ini menjadi bagian dari tur Indonesia yang dirancang sebagai persiapan menuju musim baru.
Namun, kekalahan 0-4 dari Dewa United membuat pertandingan melawan Persija sekaligus menjadi kesempatan bagi Brisbane untuk memperbaiki citra performanya.
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Brisbane Roar
Berdasarkan performa terbaru, produktivitas gol, kondisi skuad yang tersedia, keuntungan bermain di JIS, serta konteks jadwal kedua tim, Persija Jakarta diperkirakan memiliki peluang sedikit lebih besar untuk memenangkan pertandingan.
Persija memiliki momentum lebih baik setelah mengalahkan Arema FC 3-1 pada pertandingan terakhirnya dan memiliki keuntungan bermain di kandang.
Brisbane tetap berpotensi memberikan perlawanan karena memiliki sejumlah pemain berpengalaman dan sebelumnya menunjukkan produktivitas tinggi dalam beberapa pertandingan pramusim.
Namun, jadwal Brisbane yang sangat padat di Indonesia, termasuk pertandingan melawan Dewa United dua hari sebelum laga ini, dapat memengaruhi kebugaran dan pilihan rotasi Michael Valkanis.
Prediksi skor: Persija Jakarta 2-1 Brisbane Roar
Persija diperkirakan mampu menciptakan lebih banyak tekanan pada babak pertama, sedangkan Brisbane berpeluang memberikan respons melalui transisi dan pergantian pemain pada paruh kedua.
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, kondisi skuad, jadwal pertandingan, faktor kandang, serta pertimbangan teknis lainnya.
FAQ Persija Jakarta vs Brisbane Roar
Kapan Persija Jakarta vs Brisbane Roar dimainkan?
Persija Jakarta vs Brisbane Roar dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Jakarta International Stadium, Jakarta. Pertandingan merupakan laga uji coba internasional sebelum kedua klub memasuki kompetisi musim baru.
Persija vs Brisbane Roar kick-off jam berapa WIB?
Berdasarkan informasi terbaru dari konferensi pers pra-pertandingan dan pengumuman Brisbane Roar, laga dijadwalkan kick-off pukul 20.00 WIB. Beberapa publikasi sebelumnya mencantumkan waktu berbeda, sehingga pembaca sebaiknya mengikuti pembaruan resmi penyelenggara.
Persija vs Brisbane Roar digelar di stadion mana?
Pertandingan berlangsung di Jakarta International Stadium atau JIS, Jakarta. Stadion tersebut merupakan kandang Persija Jakarta.
Apakah Persija dan Brisbane Roar pernah bertemu sebelumnya?
Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama kedua klub sebagai sister club di bawah kepemilikan Bakrie Group. Karena itu, tidak terdapat rekam head to head kompetitif yang dapat dijadikan pembanding utama.
Bagaimana performa Persija dalam lima pertandingan terakhir?
Persija mencatat dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan dalam lima pertandingan terakhir yang tersedia sebelum melawan Brisbane Roar. Mereka mencetak 10 gol dan kebobolan tujuh gol dalam periode tersebut.
Bagaimana hasil terbaru Brisbane Roar?
Brisbane Roar kalah 0-4 dari Dewa United dalam pertandingan uji coba tertutup pada 27 Agustus 2026. Sebelumnya, Brisbane kalah 2-4 dari Sydney FC setelah sempat menang atas Sydney Olympic, Ipswich FC, dan Caboolture Sports FC.
Siapa pemain Persija yang perlu diperhatikan?
Victor Dethan menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencatat satu gol dan dua assist ketika Persija mengalahkan PSMS Medan 4-1 di Piala Presiden 2026. Gustavo Almeida juga memiliki peluang menjadi ancaman di lini depan.
Apakah ada pemain Persija yang cedera?
Kwon Chang-hoon merupakan pemain Persija yang diketahui mengalami cedera dan sebelumnya tidak mengikuti pemusatan latihan di Thailand. Informasi terbaru mengenai daftar absensi menjelang kick-off tetap dapat berubah berdasarkan kondisi medis terakhir.
Siapa pelatih Persija Jakarta?
Persija Jakarta dilatih Shin Tae-yong. Laga melawan Brisbane Roar memiliki nilai khusus bagi Shin karena Brisbane merupakan klub terakhir yang ia bela sebagai pemain sebelum pensiun pada 2005.
Siapa pelatih Brisbane Roar?
Brisbane Roar ditangani Michael Valkanis untuk musim 2026/2027. Klub Australia tersebut sedang mempersiapkan skuad menghadapi musim A-League Men yang dimulai pada Oktober.
Apakah Persija memiliki keuntungan bermain di kandang?
Persija berpotensi mendapatkan keuntungan dari faktor kandang karena pertandingan berlangsung di JIS. Selain familiar dengan stadion, mereka juga tidak perlu melakukan perjalanan panjang sebelum pertandingan.
Apa prediksi skor Persija vs Brisbane Roar?
Berdasarkan performa terbaru, kondisi pertandingan, faktor kandang, serta jadwal kedua tim, Persija diperkirakan memiliki peluang sedikit lebih besar untuk menang.
Prediksi skor akhir yang digunakan dalam analisis ini adalah Persija Jakarta 2-1 Brisbane Roar.
Kesimpulan
Persija Jakarta vs Brisbane Roar merupakan pertandingan yang memiliki arti lebih besar daripada sekadar laga persahabatan. Bagi Persija, ini adalah kesempatan terakhir untuk menguji struktur tim Shin Tae-yong sebelum menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.
Macan Kemayoran memiliki modal positif dari hasil Piala Presiden, terutama kemenangan 3-1 atas Arema FC dan 4-1 atas PSMS Medan. Victor Dethan juga menunjukkan perkembangan menarik, sementara pemain baru seperti Alexander Jeremejeff memberikan opsi tambahan bagi lini depan.
Brisbane Roar datang dengan karakter berbeda. Mereka memiliki beberapa kemenangan meyakinkan dalam pramusim, tetapi dua hasil terakhir melawan Sydney FC dan Dewa United menunjukkan bahwa lini pertahanan masih bisa mendapatkan tekanan ketika menghadapi lawan yang agresif.
Faktor kebugaran juga patut diperhatikan karena Brisbane hanya memiliki jeda dua hari dari pertandingan melawan Dewa United sebelum menghadapi Persija.
Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut, Persija dinilai mempunyai sedikit keunggulan untuk menutup pramusim dengan kemenangan di hadapan publik JIS.