Prediksi Atalanta vs Sassuolo: Analisis, Statistik, Formasi, dan Skor

Prediksi Atalanta vs Sassuolo mengarah pada pertandingan yang cukup menarik pada pekan pertama Serie A 2026/27. Atalanta mendapat keuntungan besar karena bermain di kandang, tetapi Sassuolo datang dengan modal kemenangan meyakinkan di Coppa Italia.

Pertandingan ini juga menjadi ujian awal bagi dua pelatih dengan pendekatan berbeda. Maurizio Sarri sedang membangun identitas baru Atalanta, sedangkan Alberto Aquilani akan menjalani debutnya sebagai pelatih di Serie A bersama Sassuolo.

Laga dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 20.45 waktu Italia atau Senin, 24 Agustus 2026 pukul 01.45 WIB. Venue yang digunakan adalah New Balance Arena di Bergamo. Jadwal tersebut telah dikonfirmasi Atalanta dan Lega Serie A.

Jadwal Atalanta vs Sassuolo dan Informasi Pertandingan

DetailInformasi
PertandinganAtalanta vs Sassuolo
KompetisiSerie A 2026/27
Matchday1
TanggalMinggu, 23 Agustus 2026
Kick-off20.45 CEST / 01.45 WIB, 24 Agustus
StadionNew Balance Arena
KotaBergamo
Tuan rumahAtalanta
Pelatih AtalantaMaurizio Sarri
Pelatih SassuoloAlberto Aquilani

Serie A 2026/27 sendiri resmi dimulai pada akhir pekan 22-23 Agustus. Atalanta dan Sassuolo langsung dipertemukan pada pertandingan pembuka musim di Bergamo.

Bagi Atalanta, pertandingan ini datang hanya tiga hari setelah bermain melawan Hapoel Tel Aviv di playoff UEFA Conference League. Artinya, aspek pemulihan fisik bisa menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan Sarri ketika menentukan komposisi pemain.

Atalanta Memulai Era Maurizio Sarri

Musim baru membawa perubahan besar bagi Atalanta. Maurizio Sarri ditunjuk untuk memimpin tim setelah periode sebelumnya yang menggunakan pendekatan taktik berbeda.

Pergantian tersebut membuat laga melawan Sassuolo bukan sekadar pertandingan pembuka Serie A. Ini menjadi kesempatan pertama Atalanta menunjukkan seberapa cepat mereka bisa menerapkan prinsip permainan Sarri dalam kompetisi liga.

Pada pertandingan resmi pertama musim ini, Atalanta bermain imbang 0-0 melawan Hapoel Tel Aviv di leg pertama playoff Conference League. Statistik pertandingan menunjukkan Atalanta menguasai 62 persen bola, mencatat sembilan tembakan dan lima tembakan tepat sasaran, tetapi tidak mampu mengubah dominasi tersebut menjadi gol.

Hasil itu memperlihatkan satu pekerjaan rumah penting. Penguasaan bola yang tinggi harus diikuti sirkulasi yang lebih cepat dan pergerakan di sepertiga akhir agar lawan yang bermain rapat tidak mudah mempertahankan blok pertahanannya.

Sebelum laga kompetitif tersebut, Atalanta juga meraih kemenangan 1-0 atas Athletic Club dan menang 3-0 di markas Schalke 04. Sebelumnya mereka kalah 1-2 dari Feyenoord, menang 3-2 atas Arezzo, serta menang 2-1 atas Atalanta U23 dalam rangkaian pramusim.

Dengan demikian, performa pramusim Atalanta cukup positif dalam aspek produktivitas, meski pertandingan melawan Hapoel menunjukkan bahwa efektivitas serangan masih perlu ditingkatkan.

Sassuolo Punya Modal Bagus dari Coppa Italia

Sassuolo memasuki pertandingan ini dengan hasil kompetitif yang lebih baru setelah mengalahkan Cesena 3-0 di Coppa Italia pada 17 Agustus.

Cristian Volpato membuka keunggulan pada menit ke-13, Vasilije Adžić menggandakan skor pada penghujung babak pertama, sedangkan Luca Lipani melengkapi kemenangan pada menit ke-75.

Sassuolo juga menunjukkan beberapa indikator positif dalam pertandingan tersebut. Mereka menguasai 58 persen bola, menghasilkan 18 tembakan dan memiliki estimasi xG sebesar 1,50 berbanding 0,75 milik Cesena.

Hasil tersebut memberikan kepercayaan diri menjelang lawatan ke Bergamo. Namun, level lawan tentu berbeda karena Atalanta memiliki kualitas individu dan pengalaman kompetisi Eropa yang lebih tinggi.

Aquilani kemungkinan akan mengandalkan struktur 4-3-3. Formasi ini terlihat dalam kemenangan atas Cesena dan memberi Sassuolo keseimbangan antara lebar serangan, pressing, serta opsi melakukan transisi cepat.

Posisi Klasemen Belum Bisa Menjadi Pembeda

Karena Atalanta vs Sassuolo merupakan pertandingan pekan pertama Serie A 2026/27, kedua tim sama-sama memulai dengan nol pertandingan dan nol poin.

Lega Serie A mencatat seluruh peserta berada di garis start yang sama pada klasemen awal. Karena itu, posisi klasemen tidak dapat digunakan untuk membandingkan performa liga kedua tim pada pertandingan ini.

Penilaian lebih relevan justru datang dari performa pramusim, pertandingan resmi terakhir, kualitas skuad, faktor kandang, serta kondisi pemain.

Head to Head Atalanta vs Sassuolo

Rekor pertemuan terbaru justru memberikan peringatan bagi Atalanta. Dalam dua pertemuan Serie A terakhir, Sassuolo selalu menang.

Pada 9 November 2025, Sassuolo menang 3-0 di New Balance Arena. Kemudian pada 1 Maret 2026, Sassuolo kembali mengalahkan Atalanta dengan skor 2-1 di kandang.

Namun, catatan historis keseluruhan masih lebih berpihak kepada Atalanta. FBref mencatat Atalanta memiliki 15 kemenangan berbanding enam kemenangan Sassuolo dalam data head to head yang tercakup, dengan lima pertandingan berakhir imbang.

Lima pertemuan terakhir mereka menghasilkan catatan berikut:

TanggalPertandinganHasil
1 Maret 2026Sassuolo vs Atalanta2-1
9 November 2025Atalanta vs Sassuolo0-3
17 Februari 2024Atalanta vs Sassuolo3-0
3 Januari 2024Atalanta vs Sassuolo3-1
20 Agustus 2023Sassuolo vs Atalanta0-2

Data tersebut menunjukkan Sassuolo punya momentum head to head terbaru, tetapi Atalanta memiliki sejarah yang lebih kuat secara keseluruhan.

Kondisi Skuad Menjadi Faktor Penting

Atalanta mendapat kabar kurang baik setelah Giorgio Scalvini mengalami cedera pergelangan kaki ketika menghadapi Hapoel Tel Aviv. Pemeriksaan yang dilakukan setelah pertandingan menunjukkan trauma distorsif dan ia diperkirakan absen setidaknya sekitar satu pekan.

Absennya Scalvini membuat pilihan di lini belakang menjadi perhatian. Thomas Kristensen masuk menggantikannya dalam pertandingan Conference League dan berpeluang kembali dipertimbangkan untuk menghadapi Sassuolo.

Atalanta juga masih memiliki beberapa pemain dengan masalah kebugaran. Charles De Ketelaere sebelumnya mengalami gangguan otot adduktor, sedangkan Honest Ahanor dan Isak Hien juga berada dalam daftar pemain yang belum sepenuhnya tersedia. Kamaldeen Sulemana dilaporkan mengalami cedera lutut yang membuatnya absen lebih lama.

Situasi Sassuolo tidak sepenuhnya ideal. Domenico Berardi diragukan tampil setelah mengalami masalah pada pergelangan kaki dan sebelumnya absen ketika Sassuolo menang atas Cesena.

Beberapa pemain lain juga dilaporkan belum tersedia, termasuk Ismaël Koné dan sejumlah pemain yang masih menjalani pemulihan. Karena kondisi skuad dapat berubah mendekati kick-off, daftar starter tetap perlu dianggap sebagai proyeksi, bukan susunan resmi.

Perkiraan Starting XI Atalanta vs Sassuolo

Berdasarkan komposisi pemain yang tersedia dan formasi yang digunakan dalam pertandingan terbaru, Atalanta berpotensi turun dengan 4-3-3.

Prediksi Atalanta:

Carnesecchi; Zappacosta, Kristensen, Kossounou, Bernasconi; Samardzic, Gaetano, Ederson; Raspadori, Scamacca, Zalewski.

Proyeksi tersebut sejalan dengan susunan yang diperkirakan menjelang pertandingan, meskipun keputusan final tetap berada di tangan Sarri.

Prediksi Sassuolo:

Muric; Cinquegrano, Macchioni, Odenthal, Doig; Matic, Lipani, Bakola; Volpato, Bowie, Laurienté.

Komposisi tersebut mempertahankan pola 4-3-3 yang digunakan Sassuolo ketika mengalahkan Cesena.

Perbandingan Pendekatan Taktik

Atalanta: Penguasaan Bola dan Sirkulasi Pendek

Sarri secara tradisional mengutamakan struktur permainan yang terorganisasi, sirkulasi bola, serta kombinasi antarlini.

Pertandingan melawan Hapoel menunjukkan Atalanta sudah mencoba memainkan pola dengan penguasaan bola dominan. Mereka memiliki 62 persen possession, tetapi xG hanya 0,75 sehingga penguasaan tersebut belum menghasilkan peluang berkualitas secara konsisten.

Menghadapi Sassuolo, Atalanta diperkirakan akan lebih agresif dalam menguasai wilayah permainan. Pergerakan winger dan gelandang harus lebih cepat agar Sassuolo tidak sempat membentuk blok pertahanan yang rapat.

Sassuolo: Mengandalkan Lebar Lapangan

Sassuolo kemungkinan menggunakan 4-3-3 dengan Laurienté dan Volpato sebagai pemain yang memberikan ancaman dari area sayap.

Dalam kemenangan atas Cesena, beberapa serangan Sassuolo berkembang melalui sisi lapangan sebelum bola diarahkan ke area berbahaya. Pola seperti ini bisa kembali digunakan untuk menyerang ruang di belakang full-back Atalanta.

Kunci bagi Sassuolo adalah transisi. Jika mereka terlalu lama bertahan, tekanan Atalanta berpotensi membuat lini belakang terus bekerja tanpa kesempatan keluar dari tekanan.

Duel Pemain yang Bisa Menentukan Hasil

Gianluca Scamacca vs Pertahanan Sassuolo

Scamacca menjadi salah satu pemain yang berpotensi menjadi pusat serangan Atalanta. Postur dan kemampuannya menahan bola dapat membantu Atalanta ketika menghadapi pertahanan yang bermain lebih rendah.

Pada laga melawan Hapoel, ia sempat memperoleh peluang dari area penalti, tetapi penyelesaian tersebut belum menghasilkan gol.

Lazar Samardzic sebagai Kreator

Samardzic bisa menjadi pemain penting dalam membongkar lini tengah Sassuolo. Kemampuannya mengirim umpan progresif dari area tengah dapat membantu Atalanta mempercepat perpindahan bola menuju tiga penyerang.

Dalam pertandingan melawan Hapoel, Samardzic beberapa kali terlibat dalam pembangunan serangan. Salah satu aksinya membantu menciptakan peluang untuk Krstovic pada babak kedua.

Armand Laurienté dan Serangan Sassuolo

Laurienté menjadi salah satu sumber kreativitas Sassuolo di lini depan. Ketika menghadapi Cesena, ia aktif dalam rangkaian serangan yang menghasilkan peluang bagi rekan-rekannya.

Jika Berardi belum pulih, peran Laurienté menjadi semakin penting. Sassuolo membutuhkan pemain yang mampu membawa bola keluar dari tekanan dan mengubah transisi menjadi peluang.

Apa yang Bisa Menentukan Pertandingan?

Ada beberapa faktor yang kemungkinan paling berpengaruh terhadap hasil laga.

1. Efektivitas Atalanta di depan gawang

Atalanta tidak kekurangan penguasaan bola, tetapi harus mengubah dominasi menjadi peluang bersih. Jika masalah penyelesaian seperti ketika melawan Hapoel kembali muncul, Sassuolo akan semakin percaya diri.

2. Kondisi fisik Atalanta

Jarak hanya tiga hari dari pertandingan Conference League menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Sarri kemungkinan harus mengelola menit bermain beberapa pemain agar intensitas tetap tinggi sepanjang pertandingan.

3. Absennya Scalvini

Cedera Scalvini mengurangi salah satu opsi di lini belakang. Duet bek yang dipilih Sarri harus mampu menghadapi bola-bola panjang dan pergerakan penyerang Sassuolo.

4. Kondisi Domenico Berardi

Jika Berardi benar-benar absen, Sassuolo kehilangan pemain berpengalaman yang selama ini menjadi salah satu figur penting di lini serang. Namun, kemenangan 3-0 atas Cesena memperlihatkan bahwa mereka tetap memiliki alternatif.

5. Gol pertama

Pertandingan ini berpotensi sangat dipengaruhi gol pembuka. Atalanta kemungkinan akan berusaha mencetak gol lebih awal agar Sassuolo dipaksa meninggalkan blok rendahnya.

Performa Lima Pertandingan Terbaru

Untuk Atalanta, lima hasil terbaru sebelum pertandingan ini memperlihatkan kombinasi hasil pramusim dan pertandingan resmi:

TanggalPertandinganHasil
20 Agustus 2026Atalanta vs Hapoel Tel Aviv0-0
14 Agustus 2026Atalanta vs Athletic Club1-0
8 Agustus 2026Schalke vs Atalanta0-3
2 Agustus 2026Feyenoord vs Atalanta2-1
26 Juli 2026Atalanta vs Arezzo3-2

Atalanta mencetak delapan gol dan kebobolan tiga kali dalam lima laga tersebut. Namun, hasil imbang tanpa gol melawan Hapoel menjadi indikator bahwa transisi menuju sistem baru Sarri masih membutuhkan waktu.

Sassuolo juga membawa catatan yang cukup beragam dalam lima pertandingan terakhirnya:

TanggalPertandinganHasil
17 Agustus 2026Sassuolo vs Cesena3-0
8 Agustus 2026Augsburg vs Sassuolo3-2
5 Agustus 2026Sassuolo vs Celta Vigo1-4
31 Juli 2026Sassuolo vs Folgore Caratese0-0
25 Juli 2026Parma vs Sassuolo0-0

Kemenangan 3-0 atas Cesena menjadi hasil paling meyakinkan Sassuolo dalam rangkaian tersebut. Mereka juga menunjukkan bahwa lini depan mampu mencetak gol ketika mendapatkan ruang untuk melakukan serangan cepat.

Rekor Kandang dan Tandang

Atalanta memiliki keuntungan psikologis karena pertandingan dimainkan di Bergamo. Bahkan ketika hasil head to head terbaru kurang bagus, dukungan publik New Balance Arena tetap bisa membantu meningkatkan tekanan terhadap Sassuolo.

Sassuolo justru harus menunjukkan kedisiplinan ketika bermain tandang. Mereka kemungkinan tidak akan langsung bermain terbuka karena memberikan terlalu banyak ruang kepada Atalanta bisa menjadi risiko besar.

Faktor kandang membuat Atalanta lebih layak ditempatkan sebagai tim yang memiliki peluang lebih besar. Akan tetapi, dua kemenangan Sassuolo dalam pertemuan terakhir membuat margin keunggulan tersebut tidak terlalu jauh.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Babak pertama kemungkinan dimulai dengan Atalanta menguasai bola lebih banyak. Sarri diperkirakan meminta pemainnya mengedarkan bola dari lini belakang ke tengah sebelum mencari celah melalui sisi lapangan.

Sassuolo kemungkinan memilih pendekatan yang lebih pragmatis. Ketika bola direbut, Laurienté dan Volpato dapat menjadi outlet untuk melakukan serangan balik cepat.

Jika Atalanta mencetak gol lebih dulu, pertandingan bisa berubah menjadi lebih terbuka. Sassuolo harus meningkatkan intensitas serangan dan kondisi tersebut justru dapat menciptakan ruang tambahan bagi Raspadori, Scamacca, atau pemain sayap Atalanta.

Sebaliknya, apabila Sassuolo mampu bertahan hingga jeda tanpa kebobolan, tekanan terhadap Atalanta akan meningkat. Faktor kebugaran setelah laga Conference League juga berpotensi mulai terasa pada paruh kedua.

Melihat keseluruhan faktor tersebut, Atalanta tetap lebih layak diunggulkan secara editorial. Keuntungan kandang, kualitas skuad, dan potensi perkembangan sistem Sarri menjadi alasan utama, meskipun efektivitas serangan mereka masih menjadi tanda tanya.

Prediksi Skor Atalanta vs Sassuolo

Berdasarkan performa terbaru, statistik pertandingan, head to head, kondisi skuad, faktor kandang, serta pendekatan taktik kedua tim, Atalanta diperkirakan memiliki peluang sedikit lebih besar untuk meraih kemenangan.

Sassuolo tetap berpotensi menyulitkan karena mereka datang dengan kemenangan 3-0 atas Cesena dan memiliki catatan bagus dalam dua pertemuan terakhir melawan Atalanta. Namun, absennya sejumlah pemain dan potensi kehilangan Berardi dapat mengurangi daya gedor mereka.

Prediksi skor: Atalanta 2-1 Sassuolo

Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, kondisi pemain, faktor teknis, serta keuntungan bermain di kandang. Susunan pemain resmi dan kondisi terakhir pemain tetap dapat berubah hingga menjelang kick-off.

FAQ Prediksi Atalanta vs Sassuolo

Kapan Atalanta vs Sassuolo dimainkan?

Atalanta vs Sassuolo dimainkan pada Minggu, 23 Agustus 2026 dalam pertandingan pekan pertama Serie A 2026/27. Kick-off dijadwalkan pukul 20.45 waktu Italia atau 01.45 WIB pada Senin, 24 Agustus.

Di stadion mana Atalanta vs Sassuolo berlangsung?

Pertandingan berlangsung di New Balance Arena, Bergamo. Stadion tersebut menjadi markas Atalanta sekaligus lokasi debut kandang mereka di Serie A 2026/27.

Siapa yang lebih diunggulkan dalam prediksi Atalanta vs Sassuolo?

Atalanta lebih diunggulkan karena bermain di kandang dan memiliki kualitas skuad yang lebih dalam. Namun, Sassuolo memiliki modal head to head yang sangat positif setelah memenangkan dua pertemuan terakhir.

Bagaimana head to head terbaru Atalanta vs Sassuolo?

Sassuolo memenangkan dua pertemuan Serie A terakhir, masing-masing dengan skor 3-0 dan 2-1. Sebelumnya Atalanta memenangkan tiga pertemuan beruntun melawan Sassuolo pada 2023 dan 2024.

Berapa prediksi skor Atalanta vs Sassuolo?

Prediksi skor pertandingan ini adalah Atalanta 2-1 Sassuolo. Atalanta diperkirakan mampu memanfaatkan faktor kandang, tetapi Sassuolo masih memiliki peluang mencetak gol melalui serangan transisi.

Siapa pemain yang berpotensi menjadi kunci Atalanta?

Gianluca Scamacca dan Lazar Samardzic merupakan dua pemain yang berpotensi memainkan peran penting. Scamacca dapat menjadi target utama di kotak penalti, sedangkan Samardzic diharapkan membantu menciptakan peluang dari lini tengah.

Apakah Giorgio Scalvini akan bermain melawan Sassuolo?

Scalvini diperkirakan absen setelah mengalami trauma distorsif pada pergelangan kaki dalam pertandingan melawan Hapoel Tel Aviv. Pemeriksaan setelah laga menunjukkan ia membutuhkan waktu pemulihan dan kondisi tersebut membuatnya diragukan untuk tampil melawan Sassuolo.

Apakah Domenico Berardi bisa bermain?

Berardi diragukan tampil karena masih menjalani pemulihan dari masalah pergelangan kaki. Ia sebelumnya tidak bermain saat Sassuolo menang 3-0 atas Cesena, dan laporan terbaru menyebut peluangnya tampil melawan Atalanta cukup sulit.

Formasi apa yang kemungkinan digunakan Atalanta?

Atalanta diperkirakan menggunakan 4-3-3 di bawah Maurizio Sarri. Formasi tersebut juga digunakan dalam pertandingan resmi pertama mereka melawan Hapoel Tel Aviv.

Formasi apa yang kemungkinan dipakai Sassuolo?

Sassuolo diperkirakan mempertahankan 4-3-3. Formasi tersebut digunakan ketika mengalahkan Cesena 3-0 di Coppa Italia dan memberikan struktur yang cukup seimbang antara lini tengah serta tiga pemain depan.

Kesimpulan

Prediksi Atalanta vs Sassuolo menunjukkan pertandingan yang berpotensi lebih ketat daripada yang terlihat dari perbedaan reputasi kedua tim. Atalanta memiliki keuntungan bermain di New Balance Arena, tetapi mereka masih berada dalam proses adaptasi terhadap sistem Maurizio Sarri.

Sassuolo justru membawa energi positif setelah menang 3-0 atas Cesena. Alberto Aquilani juga memiliki kesempatan membuka kiprahnya di Serie A dengan hasil positif, sehingga motivasi tim tamu diperkirakan sangat tinggi.

Kondisi fisik Atalanta menjadi salah satu faktor yang membuat pertandingan ini tidak mudah. Mereka baru memainkan leg pertama playoff Conference League pada 20 Agustus, sedangkan laga melawan Sassuolo berlangsung tiga hari kemudian.

Absennya Scalvini juga menjadi perhatian bagi tuan rumah, sementara Sassuolo kemungkinan tidak diperkuat Berardi. Situasi tersebut membuat kedua tim sama-sama memiliki persoalan yang harus diatasi sebelum pertandingan dimulai.

Secara keseluruhan, Atalanta tetap memiliki peluang lebih besar berkat faktor kandang dan kedalaman skuad. Jika mampu meningkatkan efektivitas serangan dibandingkan ketika menghadapi Hapoel Tel Aviv, Atalanta diperkirakan dapat mengawali Serie A 2026/27 dengan kemenangan.

Related Articles