Penyetaraan reaksi redoks merupakan materi penting dalam kimia karena berkaitan dengan perubahan bilangan oksidasi, oksidasi, reduksi, serta keseimbangan jumlah atom dan muatan dalam suatu reaksi. Contoh soal penyetaraan reaksi redoks berikut disusun untuk melatih kemampuan menentukan koefisien reaksi dengan metode sederhana, metode bilangan oksidasi, dan metode setengah reaksi.
Soal Nomor 1
Pertanyaan
Setarakan reaksi berikut:
Fe + O₂ → Fe₂O₃
Koefisien Fe, O₂, dan Fe₂O₃ yang tepat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 2, 1, 1
B. 3, 2, 1
C. 4, 3, 2
D. 2, 3, 4
E. 4, 2, 3
Jawaban Benar
C. 4, 3, 2
Pembahasan Lengkap
Jumlah Fe di kanan adalah 4 atom jika Fe₂O₃ diberi koefisien 2. Maka Fe di kiri diberi koefisien 4. Jumlah O di kanan menjadi 6 atom, sehingga O₂ di kiri membutuhkan koefisien 3.
Persamaan setara:
4Fe + 3O₂ → 2Fe₂O₃
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan persamaan reaksi kimia berdasarkan jumlah atom.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien yang tepat untuk menyetarakan reaksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 2
Pertanyaan
Perhatikan reaksi berikut:
Al + O₂ → Al₂O₃
Koefisien yang tepat agar reaksi setara adalah …
Pilihan Jawaban
A. 2, 3, 1
B. 4, 3, 2
C. 2, 1, 2
D. 4, 2, 3
E. 3, 2, 4
Jawaban Benar
B. 4, 3, 2
Pembahasan Lengkap
Pada produk terdapat 2 atom Al dan 3 atom O. Agar jumlah oksigen genap, Al₂O₃ diberi koefisien 2 sehingga terdapat 6 atom O. O₂ diberi koefisien 3. Jumlah Al menjadi 4 atom, sehingga Al diberi koefisien 4.
Persamaan setara:
4Al + 3O₂ → 2Al₂O₃
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan persamaan reaksi dengan menentukan koefisien.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menyesuaikan koefisien reaktan dan produk berdasarkan jumlah atom.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 3
Pertanyaan
Persamaan reaksi berikut belum setara:
H₂ + Cl₂ → HCl
Koefisien yang tepat untuk menyetarakan reaksi tersebut adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1, 1, 1
B. 1, 2, 2
C. 2, 1, 2
D. 2, 2, 1
E. 3, 1, 2
Jawaban Benar
A. 1, 1, 2
Pembahasan Lengkap
Jumlah atom H dan Cl di kiri masing-masing 2. Oleh karena itu, HCl harus diberi koefisien 2.
Persamaan setara:
H₂ + Cl₂ → 2HCl
Kompetensi yang Diukur
Menentukan koefisien reaksi sederhana.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menyetarakan jumlah atom pada kedua sisi persamaan reaksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 4
Pertanyaan
Setarakan reaksi berikut:
Na + Cl₂ → NaCl
Koefisien yang tepat secara berurutan adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1, 1, 2
B. 2, 1, 2
C. 2, 2, 1
D. 1, 2, 2
E. 3, 1, 3
Jawaban Benar
B. 2, 1, 2
Pembahasan Lengkap
Cl₂ mengandung 2 atom Cl, sehingga produk NaCl harus diberi koefisien 2. Akibatnya, jumlah Na di kanan menjadi 2 sehingga Na di kiri juga diberi koefisien 2.
Persamaan setara:
2Na + Cl₂ → 2NaCl
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan persamaan reaksi berdasarkan jumlah atom.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien reaksi dari informasi jumlah atom.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 5
Pertanyaan
Persamaan reaksi berikut perlu disetarakan:
Zn + HCl → ZnCl₂ + H₂
Koefisien yang tepat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1, 1, 1, 1
B. 1, 2, 1, 1
C. 2, 1, 2, 1
D. 1, 2, 2, 1
E. 2, 2, 1, 2
Jawaban Benar
B. 1, 2, 1, 1
Pembahasan Lengkap
Produk ZnCl₂ memiliki 2 atom Cl, sehingga HCl harus diberi koefisien 2. Dengan demikian terdapat 2 atom H yang membentuk H₂.
Persamaan setara:
Zn + 2HCl → ZnCl₂ + H₂
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan reaksi redoks sederhana.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien berdasarkan jumlah unsur yang terdapat dalam reaksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 6
Pertanyaan
Dalam reaksi berikut, Fe mengalami perubahan bilangan oksidasi:
Fe²⁺ → Fe³⁺
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa Fe mengalami …
Pilihan Jawaban
A. Reduksi karena menerima elektron
B. Oksidasi karena menerima elektron
C. Reduksi karena bilangan oksidasi meningkat
D. Oksidasi karena bilangan oksidasi meningkat
E. Netralisasi karena kehilangan proton
Jawaban Benar
D. Oksidasi karena bilangan oksidasi meningkat
Pembahasan Lengkap
Bilangan oksidasi Fe berubah dari +2 menjadi +3. Kenaikan bilangan oksidasi menunjukkan proses oksidasi. Dalam proses tersebut, Fe²⁺ melepaskan satu elektron menjadi Fe³⁺.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi proses oksidasi berdasarkan perubahan bilangan oksidasi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan apakah suatu spesies mengalami oksidasi atau reduksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 7
Pertanyaan
Perhatikan reaksi setengah berikut:
MnO₄⁻ → Mn²⁺
Jika reaksi berlangsung dalam suasana asam, koefisien H₂O yang diperlukan untuk menyetarakan atom O adalah …
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
C. 4
Pembahasan Lengkap
Ion MnO₄⁻ memiliki 4 atom O, sedangkan Mn²⁺ tidak memiliki atom O. Oleh karena itu, diperlukan 4H₂O pada sisi produk untuk menyeimbangkan atom O.
Tahap awalnya:
MnO₄⁻ → Mn²⁺ + 4H₂O
Selanjutnya, atom H dan muatan dapat disetarakan menggunakan H⁺ dan elektron.
Kompetensi yang Diukur
Menerapkan metode setengah reaksi dalam penyetaraan redoks.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien H₂O berdasarkan jumlah atom oksigen.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 8
Pertanyaan
Dalam reaksi redoks:
Fe²⁺ → Fe³⁺
Jumlah elektron yang dilepaskan oleh satu ion Fe²⁺ adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1 elektron
B. 2 elektron
C. 3 elektron
D. 4 elektron
E. 5 elektron
Jawaban Benar
A. 1 elektron
Pembahasan Lengkap
Fe²⁺ memiliki bilangan oksidasi +2 dan berubah menjadi Fe³⁺ dengan bilangan oksidasi +3. Kenaikan satu tingkat menunjukkan pelepasan 1 elektron.
Setengah reaksi:
Fe²⁺ → Fe³⁺ + e⁻
Kompetensi yang Diukur
Menentukan jumlah elektron berdasarkan perubahan bilangan oksidasi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan elektron yang dilepas dalam proses oksidasi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C3)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 9
Pertanyaan
Persamaan reaksi redoks dalam suasana asam berikut:
Fe²⁺ + MnO₄⁻ + H⁺ → Fe³⁺ + Mn²⁺ + H₂O
Koefisien Fe²⁺ setelah reaksi disetarakan adalah …
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6
Jawaban Benar
D. 5
Pembahasan Lengkap
Mn dalam MnO₄⁻ mengalami reduksi menjadi Mn²⁺ dan membutuhkan 5 elektron. Sementara itu, setiap Fe²⁺ berubah menjadi Fe³⁺ dengan melepaskan 1 elektron. Oleh karena itu, diperlukan 5 Fe²⁺ agar jumlah elektron yang dilepas sama dengan elektron yang diterima.
Persamaan setaranya:
5Fe²⁺ + MnO₄⁻ + 8H⁺ → 5Fe³⁺ + Mn²⁺ + 4H₂O
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan reaksi redoks menggunakan metode setengah reaksi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menyamakan jumlah elektron pada proses oksidasi dan reduksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 10
Pertanyaan
Perhatikan reaksi berikut dalam suasana asam:
Cr₂O₇²⁻ + Fe²⁺ + H⁺ → Cr³⁺ + Fe³⁺ + H₂O
Koefisien Fe²⁺ pada persamaan reaksi yang setara adalah …
Pilihan Jawaban
A. 2
B. 4
C. 5
D. 6
E. 7
Jawaban Benar
D. 6
Pembahasan Lengkap
Dalam reaksi tersebut, Cr dalam Cr₂O₇²⁻ mengalami reduksi dari +6 menjadi +3. Karena terdapat 2 atom Cr, total elektron yang diterima adalah 6 elektron.
Fe²⁺ mengalami oksidasi menjadi Fe³⁺ dan setiap Fe²⁺ melepaskan 1 elektron. Maka diperlukan 6 ion Fe²⁺.
Persamaan setara:
Cr₂O₇²⁻ + 14H⁺ + 6Fe²⁺ → 2Cr³⁺ + 7H₂O + 6Fe³⁺
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis dan menyetarakan reaksi redoks menggunakan metode setengah reaksi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien berdasarkan perubahan bilangan oksidasi dan keseimbangan elektron.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 11
Pertanyaan
Setarakan reaksi berikut:
Cu + O₂ → CuO
Koefisien Cu, O₂, dan CuO yang tepat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1, 1, 1
B. 2, 1, 2
C. 1, 2, 2
D. 2, 2, 1
E. 4, 1, 2
Jawaban Benar
B. 2, 1, 2
Pembahasan Lengkap
O₂ memiliki 2 atom O, sehingga CuO diberi koefisien 2. Jumlah Cu di kanan menjadi 2, sehingga Cu di kiri juga diberi koefisien 2.
Persamaan setara:
2Cu + O₂ → 2CuO
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan persamaan reaksi berdasarkan jumlah atom.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien reaksi yang tepat.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 12
Pertanyaan
Setarakan reaksi:
KClO₃ → KCl + O₂
Koefisien KClO₃, KCl, dan O₂ yang tepat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1, 1, 1
B. 2, 2, 3
C. 2, 3, 2
D. 3, 2, 3
E. 3, 3, 2
Jawaban Benar
B. 2, 2, 3
Pembahasan Lengkap
Agar jumlah atom O menjadi 6 di kiri, KClO₃ diberi koefisien 2. K dan Cl kemudian menjadi 2, sehingga KCl diberi koefisien 2. Enam atom O diimbangi oleh 3O₂.
Persamaan setara:
2KClO₃ → 2KCl + 3O₂
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan reaksi penguraian.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien berdasarkan keseimbangan jumlah atom.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 13
Pertanyaan
Pada reaksi berikut:
Fe₂O₃ + CO → Fe + CO₂
Koefisien CO₂ setelah persamaan disetarakan adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 6
Jawaban Benar
C. 3
Pembahasan Lengkap
Fe₂O₃ memiliki 2 atom Fe, sehingga Fe diberi koefisien 2. Terdapat 3 atom O pada Fe₂O₃. Dengan menggunakan 3CO, jumlah O di kiri menjadi 6. Maka diperlukan 3CO₂ di kanan.
Persamaan setara:
Fe₂O₃ + 3CO → 2Fe + 3CO₂
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan reaksi dengan beberapa senyawa.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien senyawa berdasarkan jumlah atom.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 14
Pertanyaan
Perhatikan reaksi:
Mg + HCl → MgCl₂ + H₂
Koefisien HCl yang tepat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 6
Jawaban Benar
B. 2
Pembahasan Lengkap
MgCl₂ mengandung 2 atom Cl. Oleh karena itu, diperlukan 2HCl. Dua atom H dari 2HCl kemudian membentuk H₂.
Persamaan setara:
Mg + 2HCl → MgCl₂ + H₂
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan reaksi logam dengan asam.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien berdasarkan jumlah atom unsur.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 15
Pertanyaan
Dalam reaksi redoks, zat yang mengalami reduksi adalah zat yang …
Pilihan Jawaban
A. Mengalami kenaikan bilangan oksidasi
B. Melepaskan elektron
C. Mengalami penurunan bilangan oksidasi
D. Selalu bertindak sebagai reduktor
E. Selalu menghasilkan oksigen
Jawaban Benar
C. Mengalami penurunan bilangan oksidasi
Pembahasan Lengkap
Reduksi ditandai dengan penurunan bilangan oksidasi dan penerimaan elektron. Sebaliknya, oksidasi ditandai dengan kenaikan bilangan oksidasi dan pelepasan elektron.
Kompetensi yang Diukur
Memahami konsep oksidasi dan reduksi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri proses reduksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 16
Pertanyaan
Bilangan oksidasi Mn dalam ion MnO₄⁻ adalah …
Pilihan Jawaban
A. +2
B. +3
C. +4
D. +6
E. +7
Jawaban Benar
E. +7
Pembahasan Lengkap
Oksigen memiliki bilangan oksidasi −2. Empat atom O memberikan total −8. Karena muatan ion MnO₄⁻ adalah −1, maka:
Mn − 8 = −1
Mn = +7
Jadi, bilangan oksidasi Mn adalah +7.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan bilangan oksidasi unsur dalam ion poliatomik.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menghitung bilangan oksidasi berdasarkan muatan ion.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 17
Pertanyaan
Dalam reaksi:
Zn + Cu²⁺ → Zn²⁺ + Cu
Zat yang mengalami oksidasi adalah …
Pilihan Jawaban
A. Zn
B. Cu²⁺
C. Zn²⁺
D. Cu
E. Tidak ada
Jawaban Benar
A. Zn
Pembahasan Lengkap
Zn berubah dari bilangan oksidasi 0 menjadi +2. Kenaikan bilangan oksidasi menunjukkan oksidasi.
Zn → Zn²⁺ + 2e⁻
Sementara Cu²⁺ menerima elektron dan mengalami reduksi menjadi Cu.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi zat yang mengalami oksidasi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan perubahan bilangan oksidasi dalam reaksi redoks.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 18
Pertanyaan
Pada reaksi:
Zn + Cu²⁺ → Zn²⁺ + Cu
Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah …
Pilihan Jawaban
A. Zn
B. Cu²⁺
C. Zn²⁺
D. Cu
E. Tidak ada
Jawaban Benar
A. Zn
Pembahasan Lengkap
Reduktor adalah zat yang menyebabkan zat lain mengalami reduksi. Reduktor sendiri mengalami oksidasi. Dalam reaksi tersebut, Zn mengalami oksidasi dari Zn menjadi Zn²⁺, sehingga Zn bertindak sebagai reduktor.
Kompetensi yang Diukur
Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menghubungkan proses oksidasi dengan fungsi reduktor.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 19
Pertanyaan
Setarakan reaksi berikut dalam suasana asam:
MnO₄⁻ + Fe²⁺ + H⁺ → Mn²⁺ + Fe³⁺ + H₂O
Koefisien H⁺ yang tepat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 4
B. 6
C. 8
D. 10
E. 14
Jawaban Benar
C. 8
Pembahasan Lengkap
Persamaan setara adalah:
MnO₄⁻ + 5Fe²⁺ + 8H⁺ → Mn²⁺ + 5Fe³⁺ + 4H₂O
Jadi, koefisien H⁺ adalah 8.
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan reaksi redoks dalam suasana asam.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien H⁺ menggunakan metode setengah reaksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 20
Pertanyaan
Pada reaksi berikut:
Cr₂O₇²⁻ + 14H⁺ + 6Fe²⁺ → 2Cr³⁺ + 7H₂O + 6Fe³⁺
Jumlah elektron yang terlibat dalam proses reduksi ion dikromat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 2 elektron
B. 4 elektron
C. 5 elektron
D. 6 elektron
E. 7 elektron
Jawaban Benar
D. 6 elektron
Pembahasan Lengkap
Cr dalam Cr₂O₇²⁻ memiliki bilangan oksidasi +6 dan berubah menjadi Cr³⁺. Setiap atom Cr menerima 3 elektron. Karena terdapat 2 atom Cr:
2 × 3 = 6 elektron
Jadi, ion dikromat menerima 6 elektron.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis perubahan bilangan oksidasi dan elektron.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi reduksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 21
Pertanyaan
Setarakan reaksi berikut:
C + O₂ → CO₂
Koefisien C, O₂, dan CO₂ yang tepat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1, 1, 1
B. 2, 1, 2
C. 1, 2, 2
D. 2, 2, 1
E. 3, 1, 2
Jawaban Benar
A. 1, 1, 1
Pembahasan Lengkap
Jumlah atom C dan O sudah sama pada kedua sisi. Satu atom C bereaksi dengan satu molekul O₂ menghasilkan satu molekul CO₂.
Persamaan sudah setara:
C + O₂ → CO₂
Kompetensi yang Diukur
Menentukan kesetaraan persamaan reaksi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat mengenali persamaan reaksi yang telah setara.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C2 – Memahami)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 22
Pertanyaan
Pada reaksi:
2Na + Cl₂ → 2NaCl
Unsur yang mengalami reduksi adalah …
Pilihan Jawaban
A. Na
B. Cl
C. NaCl
D. Tidak ada
E. Semua unsur mengalami oksidasi
Jawaban Benar
B. Cl
Pembahasan Lengkap
Cl dalam Cl₂ memiliki bilangan oksidasi 0. Dalam NaCl, Cl memiliki bilangan oksidasi −1. Penurunan bilangan oksidasi dari 0 menjadi −1 menunjukkan bahwa Cl mengalami reduksi.
Kompetensi yang Diukur
Mengidentifikasi perubahan bilangan oksidasi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan unsur yang mengalami reduksi dalam reaksi redoks.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 23
Pertanyaan
Setarakan reaksi berikut:
H₂S + O₂ → SO₂ + H₂O
Koefisien H₂S, O₂, SO₂, dan H₂O yang tepat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1, 1, 1, 1
B. 2, 3, 2, 2
C. 2, 2, 2, 3
D. 3, 4, 3, 2
E. 4, 5, 4, 4
Jawaban Benar
B. 2, 3, 2, 2
Pembahasan Lengkap
Gunakan koefisien 2 pada H₂S sehingga terdapat 2 atom S dan 4 atom H. Maka SO₂ diberi koefisien 2 dan H₂O diberi koefisien 2. Jumlah O di kanan adalah 6 atom, sehingga O₂ diberi koefisien 3.
Persamaan setara:
2H₂S + 3O₂ → 2SO₂ + 2H₂O
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan reaksi redoks dengan beberapa senyawa.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien berdasarkan keseimbangan atom.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 24
Pertanyaan
Setarakan reaksi berikut:
Cl₂ + OH⁻ → Cl⁻ + ClO⁻ + H₂O
Reaksi tersebut berlangsung dalam suasana basa. Koefisien OH⁻ yang tepat adalah …
Pilihan Jawaban
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban Benar
B. 2
Pembahasan Lengkap
Persamaan setara dalam suasana basa adalah:
Cl₂ + 2OH⁻ → Cl⁻ + ClO⁻ + H₂O
Jumlah atom Cl, O, dan H serta total muatan pada kedua sisi sudah seimbang. Jadi, koefisien OH⁻ adalah 2.
Kompetensi yang Diukur
Menyetarakan reaksi redoks dalam suasana basa.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan koefisien ion dalam metode setengah reaksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sulit
Estimasi Waktu Pengerjaan
3 menit
Soal Nomor 25
Pertanyaan
Dalam metode setengah reaksi, setelah atom selain H dan O disetarakan, langkah yang tepat untuk menyetarakan atom O dalam suasana asam adalah …
Pilihan Jawaban
A. Menambahkan H₂O
B. Menambahkan O₂
C. Menambahkan OH⁻
D. Menambahkan elektron
E. Mengurangi H⁺
Jawaban Benar
A. Menambahkan H₂O
Pembahasan Lengkap
Dalam metode setengah reaksi pada suasana asam, atom O disetarakan dengan menambahkan H₂O. Setelah itu, atom H disetarakan menggunakan H⁺, kemudian muatan disetarakan dengan elektron.
Kompetensi yang Diukur
Memahami tahapan metode setengah reaksi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan langkah yang tepat dalam menyetarakan reaksi redoks.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 26
Pertanyaan
Pada metode setengah reaksi dalam suasana basa, ion yang digunakan untuk membantu menyetarakan atom H adalah …
Pilihan Jawaban
A. H⁺
B. OH⁻
C. Cl⁻
D. O²⁻
E. H₂
Jawaban Benar
B. OH⁻
Pembahasan Lengkap
Dalam suasana basa, OH⁻ digunakan untuk menyetarakan atom H setelah atom O dan unsur lainnya disesuaikan. Penggunaan OH⁻ juga membantu memastikan jumlah atom dan muatan kedua sisi reaksi seimbang.
Kompetensi yang Diukur
Memahami metode penyetaraan reaksi redoks dalam suasana basa.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat memilih ion yang sesuai untuk penyetaraan dalam suasana basa.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 27
Pertanyaan
Perhatikan reaksi:
Fe²⁺ → Fe³⁺
Setengah reaksi yang benar adalah …
Pilihan Jawaban
A. Fe²⁺ + e⁻ → Fe³⁺
B. Fe²⁺ → Fe³⁺ + e⁻
C. Fe²⁺ + 2e⁻ → Fe³⁺
D. Fe³⁺ → Fe²⁺ + e⁻
E. Fe³⁺ + e⁻ → Fe²⁺
Jawaban Benar
B. Fe²⁺ → Fe³⁺ + e⁻
Pembahasan Lengkap
Fe²⁺ berubah menjadi Fe³⁺ dengan melepaskan satu elektron. Karena elektron dilepaskan, elektron ditempatkan di sisi produk.
Fe²⁺ → Fe³⁺ + e⁻
Kompetensi yang Diukur
Menuliskan setengah reaksi oksidasi.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menempatkan elektron sesuai perubahan bilangan oksidasi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C3)
C3 – Menerapkan
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 28
Pertanyaan
Pada reaksi redoks, oksidator adalah zat yang …
Pilihan Jawaban
A. Mengalami oksidasi
B. Melepaskan elektron
C. Mengalami reduksi
D. Mengalami kenaikan bilangan oksidasi
E. Selalu menghasilkan O₂
Jawaban Benar
C. Mengalami reduksi
Pembahasan Lengkap
Oksidator adalah zat yang menyebabkan zat lain mengalami oksidasi. Oksidator sendiri menerima elektron sehingga mengalami reduksi.
Kompetensi yang Diukur
Memahami peran oksidator dalam reaksi redoks.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan hubungan antara oksidator dan proses reduksi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C2 – Memahami
Tingkat Kesulitan
Mudah
Estimasi Waktu Pengerjaan
1 menit
Soal Nomor 29
Pertanyaan
Persamaan berikut merupakan reaksi redoks:
2FeCl₂ + Cl₂ → 2FeCl₃
Unsur yang mengalami oksidasi adalah …
Pilihan Jawaban
A. Fe
B. Cl dalam FeCl₂
C. Cl₂
D. FeCl₃
E. Tidak ada
Jawaban Benar
A. Fe
Pembahasan Lengkap
Fe dalam FeCl₂ memiliki bilangan oksidasi +2. Dalam FeCl₃, bilangan oksidasinya menjadi +3. Kenaikan dari +2 menjadi +3 menunjukkan bahwa Fe mengalami oksidasi.
Sementara itu, Cl₂ mengalami reduksi dari bilangan oksidasi 0 menjadi −1.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis perubahan bilangan oksidasi dalam reaksi redoks.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menentukan unsur yang mengalami oksidasi berdasarkan perubahan bilangan oksidasi.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Soal Nomor 30
Pertanyaan
Persamaan reaksi redoks berikut:
Cr₂O₇²⁻ + 14H⁺ + 6Fe²⁺ → 2Cr³⁺ + 7H₂O + 6Fe³⁺
Jumlah koefisien seluruh zat pada persamaan reaksi tersebut adalah …
Pilihan Jawaban
A. 30
B. 32
C. 34
D. 36
E. 38
Jawaban Benar
C. 34
Pembahasan Lengkap
Jumlah seluruh koefisien:
1 + 14 + 6 + 2 + 7 + 6 = 36
Jadi, berdasarkan perhitungan tersebut jawaban yang benar adalah D. 36.
Kompetensi yang Diukur
Menganalisis persamaan reaksi redoks yang telah setara.
Indikator Pembelajaran
Peserta didik dapat menghitung jumlah koefisien setelah persamaan reaksi disetarakan.
Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)
C4 – Menganalisis
Tingkat Kesulitan
Sedang
Estimasi Waktu Pengerjaan
2 menit
Kesimpulan
Penyetaraan reaksi redoks dapat dilakukan dengan memperhatikan jumlah atom, perubahan bilangan oksidasi, serta keseimbangan elektron. Dua metode yang umum digunakan adalah metode bilangan oksidasi dan metode setengah reaksi. Dalam metode setengah reaksi, penyetaraan juga perlu memperhatikan suasana reaksi, yaitu suasana asam atau basa. Dengan memahami langkah-langkah tersebut, penyetaraan reaksi redoks dapat dilakukan secara sistematis dan tepat.