France Football mengumumkan 30 nominasi resmi Ballon d’Or pria 2026 pada Selasa, 8 September 2026. Harry Kane, Kylian Mbappé, dan Lamine Yamal masuk daftar itu, bersama juara bertahan Ousmane Dembélé, Lionel Messi, Erling Haaland, dan 24 nama lain.
Ketiganya menonjol dalam diskusi kandidat karena kombinasi statistik, peran di pertandingan besar, dan pencapaian tim sepanjang periode penilaian. Status “unggulan” itu berasal dari analisis performa, bukan dari peringkat resmi France Football. Shortlist hanya berisi 30 nama setara; pemenang baru ditentukan setelah juri internasional selesai memilih.
Periode penilaian edisi ini berjalan dari 3 Agustus 2025 sampai 19 Juli 2026 dan mencakup Piala Dunia FIFA 2026. Spanyol menjuarai turnamen itu setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada babak perpanjangan waktu di MetLife Stadium. Final tersebut jatuh tepat pada hari terakhir jendela penilaian.
Pemenang akan diumumkan Senin, 26 Oktober 2026, di London Palladium Theatre, London. Edisi ini merayakan 70 tahun Ballon d’Or dan pertama kalinya seremoni digelar di ibu kota Inggris.
Daftar Lengkap 30 Nominasi Ballon d’Or 2026
Siapa saja nominasi Ballon d’Or 2026? France Football menetapkan 30 pemain pria. Harry Kane (Bayern Munich), Kylian Mbappé (Real Madrid), dan Lamine Yamal (Barcelona) masuk bersama Dembélé, Messi, Haaland, Jude Bellingham, dan nama lain. Daftar resmi, bukan prediksi pra-pengumuman, menjadi acuan tabel berikut.
Klub mengikuti catatan situs resmi Ballon d’Or. Pemain yang pindah pada 2026 dicantumkan dengan dua klub karena keduanya masuk periode penilaian.
| No | Pemain | Negara | Klub | Posisi | Catatan utama 2025/26 |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Achraf Hakimi | Maroko | Paris Saint-Germain | Bek | Back-to-back Liga Champions bersama PSG |
| 2 | Bruno Fernandes | Portugal | Manchester United | Gelandang | Produktif tanpa trofi klub besar |
| 3 | Dayot Upamecano | Prancis | Bayern Munich | Bek | Double domestik Jerman |
| 4 | Declan Rice | Inggris | Arsenal | Gelandang | Juara Premier League; gol di perebutan tempat ketiga Piala Dunia |
| 5 | Erling Haaland | Norwegia | Manchester City | Penyerang | 58 gol menurut profil L’Équipe; 7 gol Piala Dunia |
| 6 | Fabián Ruiz | Spanyol | Paris Saint-Germain | Gelandang | Juara dunia dan juara Eropa klub |
| 7 | Ferran Torres | Spanyol | Barcelona / PSG | Penyerang | Pencetak gol kemenangan final Piala Dunia |
| 8 | Gabriel | Brasil | Arsenal | Bek | Juara Liga Inggris |
| 9 | Harry Kane | Inggris | Bayern Munich | Penyerang | 73 gol; double domestik Bayern; tempat ketiga Piala Dunia |
| 10 | João Neves | Portugal | Paris Saint-Germain | Gelandang | Titular mesin tengah PSG juara Eropa |
| 11 | Jude Bellingham | Inggris | Real Madrid | Gelandang | 7 gol Piala Dunia; perunggu bersama Inggris |
| 12 | Julián Quiñones | Meksiko | Al-Qadsiah | Penyerang | Nominasi dari Liga Pro Saudi |
| 13 | Khvicha Kvaratskhelia | Georgia | Paris Saint-Germain | Penyerang | Trofi Eropa dan liga bersama PSG |
| 14 | Kylian Mbappé | Prancis | Real Madrid | Penyerang | Sepatu Emas Piala Dunia; tanpa gelar klub |
| 15 | Lamine Yamal | Spanyol | Barcelona | Penyerang | Juara dunia pada usia 19 tahun |
| 16 | Lautaro Martínez | Argentina | Inter Milan | Penyerang | Double Italia; runner-up Piala Dunia |
| 17 | Lionel Messi | Argentina | Inter Miami | Penyerang | 8 gol Piala Dunia; Silver Ball |
| 18 | Luis Díaz | Kolombia | Bayern Munich | Penyerang | Kontribusi tinggi di musim double Bayern |
| 19 | Marc Cucurella | Spanyol | Chelsea / Real Madrid | Bek | Juara dunia; pindah ke Madrid pada Juni 2026 |
| 20 | Marquinhos | Brasil | Paris Saint-Germain | Bek | Kapten lini belakang juara Eropa |
| 21 | Michael Olise | Prancis | Bayern Munich | Penyerang | 7 assist Piala Dunia; double Jerman |
| 22 | Nuno Mendes | Portugal | Paris Saint-Germain | Bek | Paket trofi kolektif PSG |
| 23 | Ousmane Dembélé | Prancis | Paris Saint-Germain | Penyerang | Juara bertahan; juara Liga Champions lagi |
| 24 | Pau Cubarsí | Spanyol | Barcelona | Bek | Juara dunia; Pemain Muda Terbaik Piala Dunia |
| 25 | Rodri | Spanyol | Manchester City / Barcelona | Gelandang | Kapten juara dunia; Golden Ball |
| 26 | Sadio Mané | Senegal | Al-Nassr | Penyerang | Juara liga Saudi |
| 27 | Vinícius Júnior | Brasil | Real Madrid | Penyerang | Kontribusi ofensif Madrid tanpa gelar musim ini |
| 28 | Vitinha | Portugal | Paris Saint-Germain | Gelandang | Podium Ballon d’Or 2025; juara Eropa lagi |
| 29 | William Saliba | Prancis | Arsenal | Bek | Juara Premier League |
| 30 | Willian Pacho | Ekuador | Paris Saint-Germain | Bek | Debut nominasi dari lini belakang PSG |
Statistik di kolom catatan merujuk pada sumber kompetisi dan profil nominasi L’Équipe/France Football untuk musim yang berimpitan dengan periode penilaian, bukan musim 2026/27 setelah 19 Juli.
Kane, Mbappe, dan Yamal Jadi Unggulan?
France Football tidak merilis tiga besar resmi, ranking sementara, atau daftar favorit internal. Yang ada hanyalah 30 nominasi.
Harry Kane, Kylian Mbappé, dan Lamine Yamal dapat ditempatkan sebagai kandidat unggulan berdasarkan pencapaian individu dan tim sepanjang 3 Agustus 2025–19 Juli 2026, plus konsensus liputan media olahraga internasional setelah shortlist keluar. Itu prediksi analitis, bukan hasil voting.
Di luar tiga nama itu, Dembélé, Haaland, Messi, Bellingham, Kvaratskhelia, dan Vitinha tetap punya argumen objektif. Juri memilih 10 nama dari 30, sehingga distribusi suara bisa melebar.
Mengapa Harry Kane Menjadi Salah Satu Kandidat Terkuat?
Argumen Kane bertumpu pada kriteria pertama regulasi: performa individu yang menentukan. Profil nominasi L’Équipe mencatat 65 pertandingan, 73 gol, dan 8 assist pada musim 2025-26. BBC menyebut angka 73 gol yang sama untuk klub dan negara.
Di Bayern Munich, Kane memecahkan rekor gol klub dalam satu musim. The Athletic mencatat 61 gol dari 51 penampilan klub: 36 di Bundesliga, 14 di Liga Champions, 10 di DFB-Pokal, plus 1 di Super Cup Jerman. Bayern menjuarai Bundesliga dan Piala Jerman.
Di timnas Inggris ia mencetak 6 gol Piala Dunia, memecahkan rekor gol Piala Dunia Inggris milik Gary Lineker (11 gol akumulasi), dan membawa skuad Thomas Tuchel ke tempat ketiga setelah kalah 1-2 dari Argentina di semifinal lalu menang 6-4 atas Prancis di perebutan perunggu.
Faktor penguat Kane adalah volume gol yang jarang tertandingi dalam satu jendela penilaian. Faktor penghambatnya jelas: Inggris tidak juara dunia, Bayern tersingkir sebelum final Liga Champions, dan kriteria kedua menimbang palmarès kolektif di bawah performa individu.
Peluang Kylian Mbappe Meraih Ballon d’Or Pertamanya
Mbappé belum pernah memenangkan Ballon d’Or meski ini nominasi kesembilannya. Profil L’Équipe mencatat 60 pertandingan, 58 gol, dan 13 assist, dengan kolom palmarès klub kosong untuk periode ini.
Secara individu, musimnya termasuk yang paling lengkap di antara nominasi. Ia juara skor La Liga (25 gol), juara skor Liga Champions (15 gol dari 11 pertandingan), dan meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 (10 gol, 4 assist). Ia juga menyalip Messi sebagai pencetak gol Piala Dunia sepanjang masa. Prancis finis keempat.
Real Madrid finis runner-up La Liga dan terhenti di perempat final Liga Champions. Ketiadaan gelar klub menjadi hambatan utama jika juri memberi bobot besar pada kriteria kedua. Sebaliknya, jika juri memegang teguh urutan resmi—individu dulu, kolektif kemudian—produktivitas Mbappé di tiga panggung berbeda tetap menjadi kasus yang kuat.
Tidak ada pernyataan France Football yang menempatkan Mbappé sebagai favorit nomor satu.
Lamine Yamal dan Peluang Mencetak Sejarah
Yamal lahir 13 Juli 2007. Pada hari seremoni 26 Oktober 2026 usianya 19 tahun 105 hari. Pemenang termuda dalam sejarah tetap Ronaldo Nazário pada 1997, di usia 21 tahun 95 hari. Jika Yamal menang, ia akan menjadi pemenang termuda dan pemenang remaja pertama. Itu potensi rekor, bukan fakta sebelum hasil voting keluar.
Profil L’Équipe mencatat 57 pertandingan, 25 gol, dan 20 assist, plus gelar Piala Dunia, La Liga, dan Piala Super Spanyol. Ia starter di final dunia pada usia 19 tahun 6 hari, pemain ketiga termuda yang tampil di final setelah Pelé dan Giuseppe Bergomi. Tahun lalu ia finis kedua di belakang Dembélé.
Barcelona tidak menjuarai Liga Champions pada periode ini. Yamal juga bukan pencetak gol terbanyak turnamen. Argumennya adalah pengaruh permainan, gelar dunia, dan konsistensi kreasi. Juri yang memprioritaskan trofi internasional akan melihatnya berbeda dari juri yang memprioritaskan volume gol.
Perbandingan Kane vs Mbappe vs Yamal
Angka di bawah merujuk pada profil nominasi L’Équipe untuk musim 2025-26 yang berimpitan dengan periode penilaian, dilengkapi hasil resmi Piala Dunia 2026. Definisi assist bisa berbeda antar-penyedia data.
| Indikator | Harry Kane | Kylian Mbappé | Lamine Yamal |
|---|---|---|---|
| Klub | Bayern Munich | Real Madrid | Barcelona |
| Tim nasional | Inggris | Prancis | Spanyol |
| Posisi | Penyerang | Penyerang | Sayap / penyerang |
| Pertandingan (profil L’Équipe) | 65 | 60 | 57 |
| Gol (profil L’Équipe) | 73 | 58 | 25 |
| Assist (profil L’Équipe) | 8 | 13 | 20 |
| Trofi klub periode ini | Bundesliga, DFB-Pokal, Super Cup Jerman | — | La Liga, Piala Super Spanyol |
| Liga Champions | Semifinal (Bayern) | Perempat final; juara skor 15 gol | Tidak juara |
| Gol Piala Dunia 2026 | 6 | 10 | data turnamen tidak disatukan sebagai top skor |
| Assist Piala Dunia | — | 4 | kontribusi kreasi, bukan top skor |
| Pencapaian timnas | Tempat ketiga | Tempat keempat | Juara dunia |
| Penghargaan individu terkait | Rekor gol klub Bayern; rekor gol Piala Dunia Inggris | Pichichi, top skor UCL, Sepatu Emas | Runner-up Ballon d’Or 2025; juara dunia usia 19 |
| Argumen utama | Volume gol tertinggi | Produktivitas lintas kompetisi tanpa gelar klub | Gelar dunia + pengaruh di usia 19 |
Kandidat Lain yang Bisa Menyaingi Tiga Unggulan
Persaingan tidak tertutup pada tiga nama judul.
Ousmane Dembélé membela gelar. Ia mencatat 51 pertandingan, 26 gol, dan 14 assist, plus Liga Champions, Piala Interkontinental, Super Cup Eropa, Ligue 1, dan Trophée des Champions. PSG mengalahkan Arsenal 2-1 di final Liga Champions di München. Prancis hanya finis keempat, tetapi paket kolektifnya paling tebal di shortlist.
Erling Haaland mencatat 64 pertandingan, 58 gol, dan 11 assist menurut L’Équipe, plus Piala FA dan Piala Liga Inggris, serta 7 gol Piala Dunia. Manchester City tidak menjuarai Premier League maupun Liga Champions pada periode ini.
Lionel Messi, 39 tahun, kembali setelah Piala Dunia yang produktif: 8 gol, Silver Ball, Silver Boot, dan runner-up bersama Argentina. Delapan Ballon d’Or sebelumnya tidak menambah poin resmi, tetapi juri tetap menilai dampak turnamennya.
Jude Bellingham menyumbang 7 gol Piala Dunia—terbanyak di skuad Inggris—dan membawa Real Madrid di Liga Champions hingga perempat final. Declan Rice juara Premier League bersama Arsenal dan mencetak gol di pertandingan perebutan tempat ketiga. Michael Olise memimpin assist Piala Dunia dengan 7 umpan dan juara domestik bersama Bayern.
Vitinha finis ketiga pada 2025 dan lagi-lagi menjadi poros PSG juara Eropa. Vinícius Júnior tetap ancaman ofensif Madrid. Kvaratskhelia menambah dimensi serangan PSG. Rodri, pemenang 2024, menjadi kapten Spanyol juara dunia dan meraih Golden Ball turnamen.
| Pemain | Performa individu | Trofi klub | Piala Dunia | Faktor penguat | Faktor penghambat |
|---|---|---|---|---|---|
| Dembélé | Tinggi, bukan top skor dunia | Sangat lengkap | Tempat keempat; 6 gol | Juara bertahan + UCL beruntun | Bukan wajah paling menonjol secara statistik murni |
| Haaland | Volume gol mendekati Kane/Mbappé | Piala domestik Inggris | 7 gol; Norwegia tidak juara | Efisiensi pencetak gol | Minim gelar elite klub/negara |
| Messi | 8 gol Piala Dunia | MLS / Inter Miami | Runner-up; Silver Ball | Dampak turnamen dan sejarah | Usia 39; klub di luar Eropa |
| Bellingham | 7 gol Piala Dunia | Tanpa gelar Madrid | Perunggu | Momen knockout Inggris | Madrid tanpa trofi |
| Rodri | Pengendali tempo juara dunia | Pindah City–Barca | Juara; Golden Ball | Kepemimpinan turnamen | Bukan produsen gol |
Tidak semua 27 nama tersisa masuk kelompok unggulan. Nominasi resmi hanya berarti lolos shortlist.
Pengaruh Piala Dunia 2026 terhadap Ballon d’Or
Piala Dunia 2026 masuk penuh ke jendela penilaian karena final dimainkan 19 Juli 2026. Itu membedakan edisi ini dari tahun-tahun tanpa turnamen dunia.
Spanyol juara dengan satu gol di extra time lewat Ferran Torres. Skuad juara yang masuk nominasi mencakup Yamal, Cubarsí, Cucurella, Rodri, Fabián Ruiz, dan Torres. Cubarsí bermain setiap menit dan dinobatkan Pemain Muda Terbaik turnamen. Rodri meraih Golden Ball.
Argentina runner-up. Messi dan Lautaro Martínez membawa argumen runner-up plus produktivitas Messi. Inggris perunggu lewat Kane, Bellingham, dan Rice. Prancis keempat lewat Mbappé, Dembélé, dan Olise; Mbappé tetap membawa Sepatu Emas.
Piala Dunia bukan penentu otomatis. Regulasi menempatkan performa individu di urutan pertama. Juara dunia tanpa dampak individu yang meyakinkan tidak dijamin menang, sama seperti pencetak gol terbanyak tanpa konteks kolektif tidak otomatis unggul.
Klub dengan Nominasi Ballon d’Or 2026 Terbanyak
Situs resmi Ballon d’Or mencatat Paris Saint-Germain sebagai klub dengan nominasi terbanyak: 10 pemain, sepertiga daftar pria. Angka itu memasukkan Ferran Torres yang dicatat Barcelona/PSG. L’Équipe menulis sembilan pemain PSG jika Torres dihitung terpisah sebagai perpindahan musim panas. Acuan primer artikel ini mengikuti hitungan resmi ballondor.com.
| Klub | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Paris Saint-Germain | 10 | Termasuk Ferran Torres (shared) |
| Bayern Munich | 4 | Kane, Olise, Díaz, Upamecano |
| Real Madrid | 4 | Mbappé, Bellingham, Vinícius, Cucurella (shared) |
| Barcelona | 4 | Yamal, Cubarsí, Rodri (shared), Torres (shared) |
| Arsenal | 3 | Rice, Gabriel, Saliba |
| Manchester City | 2 | Haaland, Rodri (shared) |
| Chelsea | 1 | Cucurella (shared) |
| Manchester United | 1 | Bruno Fernandes |
| Inter Milan | 1 | Lautaro Martínez |
| Inter Miami | 1 | Messi |
| Al-Nassr | 1 | Mané |
| Al-Qadsiah | 1 | Quiñones |
Dominasi PSG mengikuti back-to-back Liga Champions di bawah Luis Enrique, plus Ligue 1, Super Cup Eropa, Piala Interkontinental, dan Trophée des Champions. Arsenal masuk lewat gelar Premier League dan final Liga Champions. Bayern lewat double domestik. Madrid tetap memasok bintang individu meski musim kolektifnya kering gelar.
Negara dengan Nominasi Terbanyak
Perhitungan memakai kewarganegaraan/tim nasional resmi, bukan liga klub.
| Negara | Jumlah | Pemain |
|---|---|---|
| Spanyol | 6 | Yamal, Cubarsí, Cucurella, Rodri, Fabián Ruiz, Ferran Torres |
| Prancis | 5 | Mbappé, Dembélé, Olise, Saliba, Upamecano |
| Portugal | 4 | Fernandes, João Neves, Nuno Mendes, Vitinha |
| Inggris | 3 | Kane, Bellingham, Rice |
| Brasil | 3 | Gabriel, Marquinhos, Vinícius Júnior |
| Argentina | 2 | Messi, Lautaro Martínez |
| Maroko | 1 | Hakimi |
| Norwegia | 1 | Haaland |
| Kolombia | 1 | Luis Díaz |
| Georgia | 1 | Kvaratskhelia |
| Senegal | 1 | Mané |
| Ekuador | 1 | Pacho |
| Meksiko | 1 | Quiñones |
Total 30. Spanyol memimpin karena juara dunia. Italia, Belanda, dan Jerman tidak menempatkan pemain di daftar pria. Serie A hanya diwakili Lautaro Martínez. Tidak ada penjaga gawang di 30 nominasi pria.
Distribusi liga lebih longgar karena tiga pemain berpindah klub pada 2026. Jika dihitung menurut klub yang dicantumkan resmi, Ligue 1 (PSG) tetap teratas, diikuti Bundesliga, La Liga, dan Premier League, dengan MLS dan Liga Pro Saudi masing-masing dua dan satu nominasi klub.
Mantan Pemenang Ballon d’Or yang Kembali Masuk Nominasi
Tiga juara masa lalu ada di shortlist 2026.
Ousmane Dembélé memenangkan Ballon d’Or 2025 setelah musim treble PSG. Ia pemenang tahun sebelumnya pertama yang membela gelar sejak Karim Benzema pada 2023.
Rodri memenangkan Ballon d’Or 2024. Pada 2026 ia pindah dari Manchester City ke Barcelona dan mengangkat Piala Dunia sebagai kapten.
Lionel Messi memenangkan delapan Ballon d’Or (2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, 2023). Ia kembali setelah Piala Dunia yang secara individu sangat produktif meski Argentina kalah di final.
Riwayat juara tidak menambah poin resmi. Kriteria tidak memasukkan “trajektori karier” sebagai faktor terpisah sejak perubahan regulasi 2022.
Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Luka Modrić—mantan pemenang yang masih aktif—tidak masuk daftar 30.
Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi
France Football tidak merilis alasan individual untuk setiap absen. Yang dapat dicatat secara faktual: nama-nama dengan profil tinggi yang banyak dibahas sebelum 8 September tidak muncul di daftar final.
Cristiano Ronaldo tidak masuk. Raphinha, Pedri, dan Dani Olmo absen meski Barcelona menjuarai La Liga dan Spanyol juara dunia. Désiré Doué, bagian mesin PSG, juga tidak dinominasikan. Tidak ada kiper di kategori pria, sehingga Thibaut Courtois dan kiper juara dunia Unai Simón bersaing di Trofi Yashin, bukan Ballon d’Or.
Istilah yang tepat adalah “tidak masuk daftar 30 nominasi”, bukan “dicoret” dari shortlist resmi sebelumnya. France Football hanya menerbitkan satu daftar final.
Nominasi yang menarik perhatian karena jarang muncul dari liga masing-masing mencakup Julián Quiñones (Al-Qadsiah) dan Sadio Mané (Al-Nassr). Pau Cubarsí dan Marc Cucurella menjalani nominasi pertama menurut L’Équipe.
Periode Penilaian Ballon d’Or 2026
Regulasi resmi Pasal 3 menetapkan jendela 3 Agustus 2025 sampai 19 Juli 2026, termasuk kompetisi internasional (Piala Dunia dan Piala Afrika untuk pria). Pertandingan setelah 19 Juli 2026, termasuk awal musim klub 2026/27, tidak masuk penilaian edisi ini.
Itu sebabnya artikel ini tidak memakai gol September 2026 sebagai argumen pemenang 2026.
Apa Saja Kriteria Ballon d’Or 2026?
Bagaimana seorang pemain dinilai? Pasal 4 menetapkan tiga kriteria berurutan:
- Performa individu, watak menentukan, dan kesan yang ditinggalkan di lapangan.
- Performa kolektif dan palmarès.
- Kelas serta fair play.
Urutan itu disengaja. France Football tidak menerbitkan persentase seperti “Piala Dunia 30 persen” atau “Liga Champions 50 persen”. Juri diminta menimbang individu lebih dulu, lalu trofi, lalu sikap. Voting tetap subjektif.
Bagaimana Sistem Voting Ballon d’Or 2026?
Pemenang ditentukan juri jurnalis spesialis, satu orang per negara dari 100 besar ranking FIFA pria pada tanggal publikasi daftar 8 September 2026. Setiap juri memilih 10 pemain dari 30 nominasi.
| Peringkat pilihan juri | Poin |
|---|---|
| 1 | 15 |
| 2 | 12 |
| 3 | 10 |
| 4 | 8 |
| 5 | 7 |
| 6 | 5 |
| 7 | 4 |
| 8 | 3 |
| 9 | 2 |
| 10 | 1 |
Pemain dengan total poin tertinggi menang. Jika seri, pemenang dipisahkan jumlah sebutan peringkat pertama; jika masih seri, peringkat kedua, dan seterusnya. Sengketa voting diselesaikan pemimpin redaksi France Football sebagai penyelenggara.
Belum ada ranking sementara resmi, jumlah suara, atau bocoran hasil pada 9 September 2026. Voting dibuka setelah daftar terbit; pemenang baru sah pada 26 Oktober.
Siapa yang Menentukan 30 Nominasi?
Shortlist disusun redaksi France Football, anggota redaksi L’Équipe, sekurang-kurangnya satu juri edisi sebelumnya, serta duta UEFA Luis Figo dan Fabio Capello untuk kategori pria. UEFA tidak memilih 30 pemain sendirian. FIFA tidak menentukan nominasi Ballon d’Or.
Kapan Ballon d’Or 2026 Diumumkan?
Ballon d’Or 2026 kapan? Pemenang diumumkan Senin, 26 Oktober 2026, di London Palladium Theatre, London, Inggris. UEFA mengonfirmasi venue itu pada pengumuman nominasi. Sporting News dan sejumlah media menyebut upacara sekitar pukul 20.00 waktu setempat; jam resmi Indonesia belum menjadi bagian siaran regulasi France Football.
Mengapa Seremoni 2026 Digelar di London?
Edisi 2026 merayakan 70 tahun Ballon d’Or, yang pertama kali diberikan pada 1956 kepada Stanley Matthews. UEFA menyatakan pemilihan London sebagai penghormatan kepada pemenang inaugural itu. Ini seremoni pertama di London; dalam beberapa tahun terakhir acara biasa digelar di Théâtre du Châtelet, Paris. Sejak 2024, seremoni di-co-organise France Football dan UEFA.
Siaran Ballon d’Or 2026
DAZN mengumumkan siaran langsung gratis ke sekitar 200 pasar pada 26 Oktober 2026, sekaligus sebagai mitra Global Gold di kategori layanan siaran dan OTT. Rincian hak siar televisi terestrial di setiap negara masih mengikuti pengumuman pemegang lisensi lokal.
Ballon d’Or bukan The Best FIFA. Penyelenggaranya France Football, pemilihnya jurnalis (bukan kapten/pelatih/media FIFA), periodenya musim olahraga 3 Agustus–19 Juli, dan kategori plus seremoninya terpisah dari The Best.
Sumber dan Referensi
- Ballon d’Or / ballondor.com — “Which clubs have the most nominees for the 2026 Ballon d’Or?” dan “Check all the Criteria and Full Regulations…”, dipublikasikan 7–8 September 2026, diakses 9 September 2026. Sumber daftar 30 nama, hitungan klub, periode, kriteria, poin, tie-break, dan penyusun shortlist.
- UEFA.com — “2026 Ballon d’Or awards nominees revealed” (8 September 2026) dan “2026 Ballon d’Or ceremony date and host city announced” (28 Mei 2026), diakses 9 September 2026. Sumber venue London Palladium, tanggal 26 Oktober, kerja sama UEFA, dan penghormatan Stanley Matthews.
- L’Équipe / France Football — “Ballon d’Or 2026 : la liste des 30 nommés…” dan “Comment sont établies les listes des nommés au Ballon d’Or ?”, 8 September 2026. Sumber profil statistik nominasi, regulasi pasal 1–8, dan konteks juara 2025.
- BBC Sport — “Ballon d’Or 2026 nominees: Harry Kane, Jude Bellingham and Declan Rice nominated”, 8 September 2026. Konfirmasi 73 gol Kane serta konteks Inggris.
- AP / Wikipedia halaman final Piala Dunia 2026 dan laporan Opta Analyst — hasil Spanyol 1-0 Argentina (AET), 19 Juli 2026; Silver Ball Messi; gol Ferran Torres.
- FIFA.com dan ringkasan penghargaan Piala Dunia 2026 — Sepatu Emas Mbappé (10 gol), Golden Ball Rodri, tempat Inggris dan Prancis.
- The Athletic — rekor 61 gol klub Kane; pemenang Ballon d’Or 2025 Dembélé.
- Transfermarkt / laporan SI — juara skor La Liga dan Liga Champions Mbappé 2025/26.
- Advanced Television — pengumuman siaran DAZN, 8 September 2026.