Pertandingan Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta akan menjadi salah satu laga yang menarik perhatian pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Duel ini mempertemukan Persebaya yang membawa ambisi meraih kemenangan perdana di kandang dengan PSIM yang juga baru mengoleksi satu poin dari pertandingan pembuka.
Berdasarkan jadwal resmi klub dan operator kompetisi, Persebaya dijadwalkan menjamu PSIM pada Minggu, 13 September 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Informasi tersebut tercantum pada jadwal resmi Persebaya dan PSIM serta laman ILeague.
Kedua kesebelasan sama-sama mengawali musim dengan hasil imbang 1-1. Persebaya ditahan Bhayangkara Presisi Lampung, sedangkan PSIM bermain seri melawan Persita Tangerang pada pertandingan pembuka.
Jadwal Persebaya vs PSIM Yogyakarta
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta |
| Kompetisi | BRI Super League 2026/2027 |
| Pekan | 2 |
| Tanggal | Minggu, 13 September 2026 |
| Kick-off | 19.00 WIB |
| Stadion | Gelora Bung Tomo, Surabaya |
| Tuan rumah | Persebaya Surabaya |
Persebaya memiliki keuntungan bermain di Gelora Bung Tomo. Dukungan Bonek juga dapat menjadi faktor tambahan bagi tim asuhan Bernardo Tavares ketika berusaha mendapatkan tiga poin pertama musim ini.
PSIM datang dengan modal satu poin dari kandang sendiri. Namun, hasil imbang tersebut juga memperlihatkan karakter Laskar Mataram yang mampu bangkit setelah tertinggal dari Persita.
Klasemen Sementara Super League 2026/2027
Setelah pekan pertama, Persebaya dan PSIM sama-sama mengoleksi satu poin. Berdasarkan klasemen resmi yang tersedia, Persebaya berada di posisi ke-11 dengan satu gol memasukkan dan satu gol kebobolan, sementara PSIM berada di posisi kesembilan dengan catatan yang sama.
| Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kebobolan | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| PSIM Yogyakarta | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 1 |
| Persebaya Surabaya | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 1 |
Posisi tersebut masih sangat awal sehingga belum cukup untuk menggambarkan kekuatan sebenarnya sepanjang musim. Namun, pertandingan pekan kedua sudah penting karena kemenangan dapat membawa salah satu tim bergerak ke papan atas sementara.
Performa Terbaru Persebaya
Persebaya memulai Super League 2026/27 dengan hasil 1-1 di markas Bhayangkara Presisi Lampung pada 5 September. Yann Mabella membawa Green Force unggul lebih dahulu sebelum Allano Lima menyamakan kedudukan pada babak kedua.
Pelatih Bernardo Tavares mengakui pertandingan tersebut tidak mudah. Cuaca panas dan angin kencang di Bandar Lampung disebut ikut memengaruhi akurasi passing serta kemampuan Persebaya membangun serangan.
Sebelum kompetisi resmi dimulai, Persebaya juga mempunyai rangkaian hasil positif pada Piala Presiden. Dalam lima pertandingan terbaru yang tercatat menjelang duel ini, mereka mencatat kemenangan atas PSMS Medan, Persija, dan Port FC, kemenangan 1-0 atas Arema FC, serta hasil imbang kontra Persib sebelum bermain 1-1 dengan Bhayangkara.
Jika hanya melihat pertandingan kompetitif paling baru, produktivitas Persebaya memang belum terlalu tinggi. Namun, catatan pramusim dan Piala Presiden menunjukkan bahwa tim ini mempunyai kemampuan menciptakan hasil positif ketika permainan berjalan sesuai rencana.
Lima pertandingan terbaru Persebaya
| Pertandingan | Hasil |
|---|---|
| Bhayangkara Presisi Lampung vs Persebaya | 1-1 |
| Persib Bandung vs Persebaya | 1-1 |
| Persebaya vs Arema FC | 1-0 |
| Persebaya vs Port FC | 2-1 |
| Persebaya vs PSMS Medan | 1-0 |
Lima laga tersebut memperlihatkan pertahanan Persebaya cukup konsisten. Mereka hanya kebobolan dua gol dalam lima pertandingan yang tercatat, meski sebagian pertandingan tersebut berasal dari turnamen pramusim.
PSIM Yogyakarta Datang dengan Kepercayaan Diri
PSIM juga mendapatkan satu poin pada pertandingan pertama Super League musim ini. Bermain di Stadion Sultan Agung, Laskar Mataram bermain 1-1 melawan Persita Tangerang.
Persita sempat unggul melalui Luquinhas pada awal babak kedua. PSIM kemudian merespons melalui Adrian Purzycki yang mencetak gol penyama pada menit ke-84 setelah memanfaatkan bola rebound.
Gol tersebut penting bukan hanya karena menghasilkan satu poin. PSIM memperlihatkan kemampuan untuk meningkatkan tekanan pada fase akhir pertandingan, sesuatu yang dapat kembali menjadi senjata ketika menghadapi Persebaya.
Van Gastel sendiri menilai permainan timnya masih belum maksimal, terutama dalam akurasi umpan. Ia juga melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan tenaga dan tekanan ketika pertandingan memasuki fase akhir.
Sebelum kompetisi dimulai, PSIM menutup rangkaian pramusim dengan kemenangan 2-0 atas Deltras FC. Ezequiel “Pulga” Vidal mencetak dua gol pada babak pertama dalam pertandingan di Stadion Sultan Agung pada 29 Agustus.
Lima laga terbaru PSIM yang tersedia
Karena PSIM tidak mempunyai rangkaian pertandingan resmi selama periode persiapan yang sama padatnya dengan Persebaya, tidak tepat mencampurkan seluruh laga pramusim dengan statistik kompetitif tanpa penjelasan.
| Pertandingan | Hasil |
|---|---|
| PSIM vs Persita | 1-1 |
| PSIM vs Deltras FC | 2-0 |
| Arema FC vs PSIM | 3-1 |
| PSIM vs Madura United | 2-1 |
| Persib Bandung vs PSIM | 1-0 |
Kemenangan atas Madura United pada akhir musim sebelumnya juga menjadi salah satu hasil penting PSIM. Sebelumnya, PSIM bahkan menang 3-0 di markas Madura United pada Januari 2026.
Head to Head Persebaya vs PSIM
Rekor pertemuan terbaru menunjukkan duel ini tidak selalu mudah bagi Persebaya. Dalam dua pertemuan yang tercatat pada periode terbaru, masing-masing tim meraih satu kemenangan.
Pertemuan pertama terjadi pada Agustus 2025 ketika PSIM menang 1-0 di Gelora Bung Tomo. Persebaya kemudian membalas dengan kemenangan 3-0 ketika kedua tim bertemu di kandang PSIM pada 25 Januari 2026.
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 25 Januari 2026 | PSIM vs Persebaya | 0-3 |
| 8 Agustus 2025 | Persebaya vs PSIM | 0-1 |
Data tersebut memberikan satu catatan penting: keunggulan kandang Persebaya tidak otomatis membuat pertandingan menjadi mudah.
PSIM sudah pernah menang di Gelora Bung Tomo. Karena itu, Persebaya perlu menghindari kesalahan kecil yang dapat membuka ruang bagi serangan balik tim tamu.
Statistik yang Bisa Menjadi Petunjuk
Belum banyak data statistik musim 2026/27 yang dapat dibandingkan karena kedua tim baru memainkan satu pertandingan. Oleh sebab itu, penggunaan angka seperti xG, shot per game, akurasi umpan, penguasaan bola, dan clean sheet secara agregat musim ini belum memiliki sampel yang cukup besar untuk menjadi dasar tunggal prediksi.
Pada pertemuan terakhir di Januari 2026, PSIM justru memiliki penguasaan bola 74 persen. Namun Persebaya mampu mencatat enam tembakan tepat sasaran dari 12 percobaan dan menang 3-0.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa penguasaan bola tidak selalu identik dengan dominasi hasil. Persebaya dapat menjadi berbahaya ketika mampu bertahan lebih kompak dan memanfaatkan ruang yang muncul setelah PSIM menaikkan garis permainan.
Pada pertandingan pembuka musim ini, Persebaya juga menunjukkan efisiensi dengan mencetak gol melalui Yann Mabella. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan sampai akhir dan akhirnya harus puas dengan satu poin.
PSIM memiliki persoalan berbeda. Mereka mampu mencetak gol penyama pada menit-menit akhir, tetapi Van Gastel secara terbuka menyoroti kualitas passing yang masih belum cukup presisi.
Kondisi Skuad dan Pemain yang Patut Diperhatikan
Sampai data terbaru yang tersedia menjelang pertandingan, belum terdapat konfirmasi resmi yang cukup kuat untuk menyebut adanya daftar cedera atau suspensi baru yang pasti membuat pemain tertentu absen dari laga ini.
Karena itu, prediksi susunan pemain sebaiknya dipandang sebagai proyeksi berdasarkan komposisi pertandingan sebelumnya, bukan susunan resmi. Perubahan masih sangat mungkin dilakukan oleh kedua pelatih setelah melihat kondisi pemain dalam sesi latihan terakhir.
Persebaya memiliki beberapa pemain yang menjadi pusat perhatian. Yann Mabella mencetak gol pembuka ketika menghadapi Bhayangkara, sedangkan Francisco Rivera dan Miguel Pereira juga masuk dalam struktur utama tim pada pertandingan tersebut.
Di lini belakang, Ernando Ari menjadi penjaga gawang dalam pertandingan pertama. Ia dilindungi Arief Catur, Jefferson Silva, Jose Walber, Risto Mitrevski, dan Yuran Fernandes dalam struktur pertahanan yang digunakan Tavares.
PSIM mempunyai Ezequiel Pulga Vidal sebagai salah satu pemain yang patut diperhatikan. Penyerang tersebut mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Deltras pada pramusim dan menjadi bagian dari kekuatan ofensif Laskar Mataram.
Ze Valente, Adrian Purzycki, Riyatno Abiyoso, dan Adrian Dalmau juga merupakan nama-nama yang muncul dalam komposisi utama PSIM saat menghadapi Persita.
Prediksi Starting XI Persebaya
Berdasarkan komposisi yang dimainkan ketika menghadapi Bhayangkara, Persebaya berpotensi mempertahankan struktur yang relatif serupa.
Persebaya Surabaya:
Ernando Ari; Arief Catur, Jefferson Silva, Jose Walber, Yuran Fernandes; Risto Mitrevski, Rachmat Irianto; Malik Risaldi, Francisco Rivera, Miguel Pereira; Yann Mabella.
Susunan tersebut bukan line-up resmi. Pelatih Bernardo Tavares masih dapat mengubah komposisi sesuai kondisi pemain dan kebutuhan taktik.
Prediksi Starting XI PSIM Yogyakarta
PSIM juga berpeluang mempertahankan sebagian besar pemain yang menjadi starter ketika menghadapi Persita.
PSIM Yogyakarta:
Cahya Supriadi; Rio Hardiawan, Jop van der Avert, Franco Ramos, Ondrej Rudzan; Savio Sheva, Ze Valente, Adrian Purzycki; Riyatno Abiyoso, Adrian Dalmau, Pulga Vidal.
Komposisi ini mengikuti struktur yang digunakan PSIM pada pertandingan pembuka, tetapi tetap berstatus prediksi.
Analisis Taktik: Persebaya Punya Keuntungan di Gelora Bung Tomo
Bernardo Tavares kemungkinan menginginkan Persebaya bermain lebih agresif dibandingkan ketika menghadapi Bhayangkara. Faktor kandang memungkinkan Green Force mengambil inisiatif penguasaan bola sekaligus menekan PSIM sejak fase awal.
Persebaya juga mempunyai opsi membangun serangan melalui Rivera sebagai pemain kreatif di belakang penyerang. Rivera dapat menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan ketika PSIM menggunakan blok pertahanan menengah.
Yann Mabella akan menjadi salah satu titik akhir serangan. Golnya pada pekan pertama menunjukkan bahwa ia dapat menjadi ancaman apabila mendapat suplai bola yang cukup dari sisi sayap maupun area tengah.
PSIM kemungkinan tidak ingin bermain terlalu terbuka sepanjang pertandingan. Van Gastel masih memiliki pekerjaan rumah terkait akurasi passing, sehingga menjaga struktur ketika kehilangan bola dapat menjadi bagian penting dari rencana tandang.
Namun, PSIM juga tidak boleh hanya bertahan. Pertandingan melawan Persita menunjukkan bahwa ketika mereka meningkatkan tekanan pada 20 menit terakhir, lawan mengalami kesulitan mengontrol permainan.
Duel Pemain Kunci
Berikut duel pemain kunci Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta.
Yann Mabella vs Jop van der Avert
Mabella berpotensi menjadi pemain yang paling sering mencari celah di belakang garis pertahanan PSIM. Pergerakannya akan menguji komunikasi Jop van der Avert dan Franco Ramos.
Jika Persebaya mampu memberikan umpan vertikal secara cepat, Mabella bisa memperoleh beberapa peluang di area berbahaya.
Francisco Rivera vs Ze Valente
Duel di lini tengah juga akan menentukan arah pertandingan. Rivera memiliki peran penting dalam kreativitas Persebaya, sedangkan Ze Valente dapat membantu PSIM mengatur tempo dan mengirimkan bola ke area depan.
Tim yang memenangkan pertarungan di zona tengah berpeluang lebih mudah mengontrol ritme pertandingan.
Pulga Vidal vs lini belakang Persebaya
Vidal merupakan salah satu ancaman PSIM di sepertiga akhir. Dua golnya saat melawan Deltras menjadi indikasi bahwa ia mampu memanfaatkan peluang ketika mendapat ruang.
Persebaya harus menjaga jarak antarlini agar Vidal tidak mendapatkan ruang untuk berbalik badan atau menerima umpan terobosan.
Faktor Penentu Persebaya vs PSIM
Ada beberapa faktor yang berpotensi menentukan hasil pertandingan ini.
Pertama, efektivitas Persebaya di kandang. Bermain di Gelora Bung Tomo memberi keuntungan psikologis sekaligus dukungan suporter, tetapi tekanan untuk menang juga menjadi lebih besar.
Kedua, kualitas passing PSIM. Van Gastel sendiri menilai akurasi umpan masih menjadi salah satu aspek yang harus diperbaiki setelah pertandingan melawan Persita.
Ketiga, kemampuan Persebaya mempertahankan keunggulan. Green Force sudah mengalami situasi unggul 1-0 pada pertandingan pertama tetapi akhirnya kebobolan.
Keempat, efektivitas serangan balik PSIM. Jika Persebaya terlalu agresif dan kehilangan bola di area tengah, PSIM memiliki pemain depan yang cukup cepat untuk mengeksploitasi ruang.
Kelima, situasi bola mati. Pertandingan pembuka PSIM menunjukkan mereka mampu menciptakan ancaman dari situasi bola mati, sementara Persebaya juga mempunyai pemain dengan kualitas duel udara yang dapat dimanfaatkan.
Motivasi Kedua Tim
Persebaya tentu mengincar kemenangan pertama setelah hanya membawa pulang satu poin dari Lampung. Bermain di kandang membuat target tersebut semakin realistis sekaligus meningkatkan tuntutan terhadap tim.
PSIM juga mempunyai motivasi besar. Setelah gagal menang dalam pertandingan kandang melawan Persita, satu poin di Surabaya akan menjadi hasil positif, tetapi bukan berarti mereka datang hanya untuk bertahan.
Pertandingan ini juga memiliki konteks penting bagi PSIM sebagai tim yang baru kembali bersaing di level tertinggi. Target mereka pada musim ini adalah tampil kompetitif dan menjaga posisi di papan klasemen, sehingga mendapatkan poin dari lawan kuat akan sangat berharga.
Perkiraan Jalannya Pertandingan
Babak pertama diperkirakan berlangsung dengan Persebaya lebih banyak mengambil inisiatif. Dukungan publik Gelora Bung Tomo dapat membuat Green Force mencoba mencetak gol lebih cepat.
PSIM kemungkinan akan berusaha menjaga struktur pertahanan sembari mencari kesempatan melalui transisi. Jika tekanan Persebaya terlalu tinggi, ruang di belakang lini tengah dapat menjadi area yang dimanfaatkan tim tamu.
Pertandingan bisa berubah setelah gol pertama. Jika Persebaya unggul, PSIM kemungkinan meningkatkan intensitas seperti ketika menghadapi Persita, sedangkan jika PSIM mencetak gol lebih dulu, Persebaya harus lebih sabar membongkar pertahanan rapat.
Secara keseluruhan, kualitas individu dan keuntungan kandang membuat Persebaya sedikit lebih diunggulkan. Namun, kemampuan PSIM mencuri hasil di Surabaya pada pertemuan sebelumnya membuat margin keunggulan tersebut tidak terlalu besar.
Prediksi Skor Persebaya vs PSIM Yogyakarta
Berdasarkan performa terbaru, hasil pertandingan pembuka, kualitas skuad, rekor pertemuan, keuntungan kandang, serta pendekatan taktik kedua tim, Persebaya diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan.
PSIM tetap berpotensi membuat pertandingan berlangsung ketat, terutama jika mereka mampu memperbaiki akurasi passing dan menjaga konsentrasi saat menghadapi tekanan Persebaya.
Prediksi skor: Persebaya Surabaya 2-1 PSIM Yogyakarta
Persebaya lebih diunggulkan karena bermain di Gelora Bung Tomo dan memiliki pengalaman menghadapi tekanan pertandingan besar. PSIM berpeluang mencetak gol jika mampu memanfaatkan transisi atau kesalahan build-up tuan rumah.
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik yang tersedia, performa terbaru, head to head, kondisi skuad, serta faktor teknis lainnya. Hasil resmi pertandingan baru diketahui setelah laga selesai dimainkan.
FAQ Prediksi Persebaya vs PSIM Yogyakarta
Kapan Persebaya vs PSIM Yogyakarta dimainkan?
Persebaya vs PSIM Yogyakarta dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 September 2026.
Jam berapa kick-off Persebaya vs PSIM?
Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB.
Di mana Persebaya vs PSIM dimainkan?
Laga pekan kedua BRI Super League 2026/2027 ini digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Kompetisi apa yang mempertemukan Persebaya dan PSIM?
Kedua tim bertemu dalam BRI Super League 2026/2027, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Bagaimana hasil pertandingan terakhir Persebaya?
Persebaya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung pada pertandingan pembuka musim. Yann Mabella mencetak gol untuk Persebaya sebelum tuan rumah menyamakan kedudukan.
Bagaimana hasil pertandingan terakhir PSIM?
PSIM bermain 1-1 melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung. Adrian Purzycki mencetak gol penyama pada menit ke-84.
Siapa pelatih Persebaya dan PSIM?
Persebaya dilatih Bernardo Tavares, sedangkan PSIM ditangani Jean-Paul van Gastel. Kedua pelatih tersebut memimpin tim masing-masing pada pertandingan pembuka musim 2026/27.
Bagaimana head to head Persebaya vs PSIM?
Dalam dua pertemuan terbaru yang tercatat, kedua tim sama-sama meraih satu kemenangan. PSIM menang 1-0 di Gelora Bung Tomo pada Agustus 2025, kemudian Persebaya menang 3-0 di kandang PSIM pada Januari 2026.
Siapa yang lebih diunggulkan dalam prediksi Persebaya vs PSIM?
Persebaya sedikit lebih diunggulkan karena bermain di kandang dan memiliki keuntungan dukungan suporter. Meski demikian, PSIM memiliki peluang memberikan perlawanan karena pernah menang di Gelora Bung Tomo dan menunjukkan kemampuan bangkit pada laga pembuka.
Berapa prediksi skor Persebaya vs PSIM?
Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah Persebaya Surabaya 2-1 PSIM Yogyakarta.
Kesimpulan
Persebaya dan PSIM sama-sama mengawali Super League 2026/27 dengan satu poin, sehingga pertandingan di Gelora Bung Tomo menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk meraih kemenangan pertama musim ini.
Persebaya memiliki keuntungan kandang dan struktur skuad yang terlihat cukup stabil dari pertandingan pembuka. Yann Mabella juga sudah menunjukkan ketajamannya setelah mencetak gol ketika menghadapi Bhayangkara.
PSIM datang dengan modal berbeda. Gol penyama Adrian Purzycki pada akhir laga melawan Persita menunjukkan bahwa Laskar Mataram memiliki daya juang yang baik, sementara keberadaan Pulga Vidal memberi ancaman tambahan di lini depan.
Jika Persebaya mampu memperbaiki konsistensi permainan dan menjaga keunggulan ketika sudah mencetak gol, peluang mereka untuk mendapatkan tiga poin cukup terbuka. PSIM tetap dapat membuat laga sulit apabila mampu bermain rapat, memperbaiki distribusi bola, dan memanfaatkan ruang ketika tuan rumah menaikkan garis pertahanan.