Crystal Palace akan menjamu Ipswich Town pada pekan keempat Premier League 2026/27. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Selhurst Park pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 21.00 WIB atau 15.00 BST.
Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan liga pertama. Palace berada di posisi ke-13, sedangkan Ipswich menempati peringkat ke-14 sehingga duel ini menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.
Crystal Palace datang dengan modal kemenangan atas Fulham dan Middlesbrough. Ipswich justru menghadapi perjalanan yang lebih berat karena setelah menang pada laga pembuka, mereka kalah dari Manchester United sebelum takluk 0-2 dari Liverpool.
Jadwal Crystal Palace vs Ipswich Town
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Crystal Palace vs Ipswich Town |
| Kompetisi | Premier League 2026/27 |
| Matchweek | 4 |
| Tanggal | Sabtu, 12 September 2026 |
| Kick-off | 21.00 WIB |
| Stadion | Selhurst Park, London |
| Pelatih Crystal Palace | Pierre Sage |
| Pelatih Ipswich Town | Gary O’Neil |
Jadwal resmi Premier League menempatkan Crystal Palace sebagai tuan rumah pada pertandingan pekan keempat ini. Waktu kick-off tercatat pukul 15.00 waktu Inggris, yang berarti pertandingan dimulai pukul 21.00 WIB.
Selhurst Park menjadi salah satu faktor yang dapat membantu Palace. Mereka tentu ingin memberikan respons positif setelah pada laga kandang sebelumnya kalah 1-4 dari Manchester City.
Palace Mulai Menemukan Momentum
Awal musim Crystal Palace memang tidak berjalan mulus. Mereka kalah 0-2 dari Everton dan kemudian dihantam Manchester City 1-4, tetapi kemenangan 3-2 di markas Fulham mengubah suasana menjelang pekan keempat.
Kemenangan tersebut cukup penting karena Palace sempat dua kali berada dalam posisi tertinggal. Mereka akhirnya membalikkan keadaan melalui kontribusi pemain dari sektor sayap, termasuk Tyrick Mitchell dan pemain pengganti Ben Chilwell.
Di tengah pekan, Palace juga mengalahkan Middlesbrough 3-0 pada putaran ketiga EFL Cup. Hasil itu membuat Pierre Sage membawa timnya menuju laga Ipswich dengan dua kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Namun, catatan kandang Palace di Premier League masih menjadi perhatian. Mereka kalah dari Manchester City dalam satu-satunya pertandingan liga di Selhurst Park musim ini, sehingga laga melawan Ipswich akan menjadi ujian berikutnya.
Empat pertandingan kompetitif Palace
Karena musim baru berjalan hingga awal September, Crystal Palace baru memiliki empat pertandingan kompetitif yang dapat dijadikan sampel form terbaru.
| Tanggal | Kompetisi | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|---|
| 22 Agustus | Premier League | Everton vs Crystal Palace | 2-0 |
| 28 Agustus | Premier League | Crystal Palace vs Man City | 1-4 |
| 5 September | Premier League | Fulham vs Crystal Palace | 2-3 |
| 8 September | EFL Cup | Crystal Palace vs Middlesbrough | 3-0 |
Dalam tiga pertandingan Premier League, Palace mencetak empat gol dan kebobolan delapan. Mereka baru mengumpulkan satu kemenangan, tetapi kemenangan tersebut datang ketika tim berhasil mencetak tiga gol di markas Fulham.
Data tersebut menunjukkan bahwa lini depan Palace mulai menemukan solusi, tetapi pertahanan masih harus lebih konsisten. Kebobolan delapan gol dalam tiga pertandingan liga berarti rata-rata mereka kemasukan 2,67 gol per laga.
Ipswich Membawa Ancaman dari Serangan Balik
Ipswich memulai musim dengan kemenangan 2-1 atas Sunderland. Namun, performa mereka kemudian naik turun setelah kalah 2-5 dari Manchester United dan 0-2 dari Liverpool.
Menariknya, kekalahan dari Liverpool tidak menggambarkan seluruh cerita mengenai kemampuan Ipswich menciptakan peluang. Pada pertandingan tersebut mereka hanya melepaskan 10 tembakan, tetapi tujuh di antaranya tepat sasaran menurut catatan FBref.
Sebelumnya, Ipswich juga mampu mencetak lima gol ke gawang Manchester United. Itu menunjukkan bahwa pasukan Gary O’Neil mempunyai potensi untuk memberikan ancaman apabila memperoleh ruang di lini pertahanan lawan.
Empat pertandingan terakhir Ipswich
| Tanggal | Kompetisi | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|---|
| 22 Agustus | Premier League | Ipswich vs Sunderland | 2-1 |
| 25 Agustus | EFL Cup | Leicester City vs Ipswich | 3-1 |
| 30 Agustus | Premier League | Man United vs Ipswich | 5-2 |
| 4 September | Premier League | Ipswich vs Liverpool | 0-2 |
Ipswich telah memainkan empat pertandingan kompetitif musim ini. Mereka mencetak delapan gol dan kebobolan 11 gol dari empat pertandingan tersebut.
Catatan itu memperlihatkan dua sisi Ipswich. Mereka cukup produktif ketika mendapatkan momentum menyerang, tetapi struktur pertahanan masih mudah terekspos ketika menghadapi lawan dengan kualitas individu lebih tinggi.
Perbandingan Statistik Sebelum Laga
Berikut gambaran statistik Premier League kedua tim setelah tiga pertandingan.
| Statistik | Crystal Palace | Ipswich Town |
|---|---|---|
| Posisi | 13 | 14 |
| Poin | 3 | 3 |
| Main | 3 | 3 |
| Menang | 1 | 1 |
| Gol | 4 | 4 |
| Kebobolan | 8 | 8 |
| Selisih gol | -4 | -4 |
| Rata-rata gol | 1,33 | 1,33 |
| Rata-rata kebobolan | 2,67 | 2,67 |
| Clean sheet | 0 | 1 |
Angka tersebut membuat pertandingan terlihat sangat berimbang jika hanya melihat klasemen. Keduanya bahkan memiliki jumlah gol dan kebobolan yang sama setelah tiga pertandingan.
Perbedaannya terletak pada momentum. Palace menang dalam pertandingan liga terakhirnya, sedangkan Ipswich kalah dari Liverpool sebelum pertandingan ini.
Produktivitas Serangan Palace Mulai Meningkat
Crystal Palace mencatat 38 tembakan dalam tiga pertandingan Premier League berdasarkan data FBref, dengan 15 di antaranya tepat sasaran. Mereka mencetak empat gol dari rangkaian pertandingan tersebut.
Jørgen Strand Larsen juga menjadi opsi penting setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 atas Middlesbrough di EFL Cup. FotMob menempatkannya sebagai salah satu kandidat utama untuk memimpin lini depan Palace menghadapi Ipswich.
Tyrick Mitchell juga patut diperhatikan. Squawka mencatat bek kiri Palace tersebut telah mencetak dua gol Premier League dan menjadi salah satu sumber ancaman Palace dari area sayap.
Pola tersebut memperlihatkan bahwa serangan Palace tidak sepenuhnya bergantung pada penyerang tengah. Pergerakan wing-back dan pemain di belakang striker dapat menjadi senjata penting ketika menghadapi pertahanan Ipswich.
Ipswich Punya Angka Tembakan yang Menjanjikan
Ipswich melepaskan 76 tembakan dalam tiga pertandingan Premier League menurut data FBref, dengan 31 tembakan tepat sasaran. Jumlah itu menghasilkan empat gol.
Angka tersebut menunjukkan Ipswich cukup aktif mencari peluang, meskipun efisiensi penyelesaiannya belum stabil. Dalam kemenangan 5-2 atas Manchester United, mereka mampu memaksimalkan volume serangan, tetapi melawan Liverpool produktivitas itu turun drastis.
Julio Enciso menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Squawka mencatat Enciso telah melepaskan 12 tembakan dan menjadi salah satu pemain Ipswich dengan aktivitas menyerang paling tinggi.
Jika Palace memberikan terlalu banyak ruang di depan kotak penalti, Enciso dan pemain-pemain pendukung Ipswich berpotensi memanfaatkannya.
Head to Head Crystal Palace vs Ipswich
Dalam dua pertemuan Premier League terakhir, Crystal Palace selalu menang atas Ipswich. Pertemuan terakhir di Selhurst Park pada 8 Maret 2025 berakhir 1-0 untuk Palace melalui gol Ismaïla Sarr pada menit ke-82.
Pertemuan sebelumnya di Portman Road pada 3 Desember 2024 juga dimenangkan Palace dengan skor 1-0. Dengan demikian, dua pertandingan liga terakhir menghasilkan kemenangan identik bagi The Eagles.
Namun, duel terakhir menunjukkan bahwa dominasi penguasaan bola tidak otomatis menghasilkan banyak gol. Palace mencatat 55 persen penguasaan bola dan 19 tembakan, sementara Ipswich menghasilkan 15 tembakan dan delapan tembakan tepat sasaran.
Catatan historis yang lebih panjang juga menguntungkan Palace. Starting11 mencatat sembilan pertemuan di semua kompetisi dengan tujuh kemenangan Palace, satu hasil imbang, dan satu kemenangan Ipswich.
Kondisi Skuad dan Pemain yang Absen
Crystal Palace masih menghadapi beberapa masalah kebugaran. Chadi Riad tetap menepi karena cedera lutut, sedangkan Ismaïla Sarr dan Jean-Philippe Mateta juga dilaporkan mengalami masalah kebugaran.
Edward Nketiah menjadi salah satu pemain yang statusnya masih perlu dipantau. Ben Chilwell dan Honest Ahanor juga disebut berada dalam daftar pemain yang kondisinya harus diperiksa menjelang pertandingan.
Di kubu Ipswich, Jack Taylor tercatat mengalami cedera lutut. Jaden Philogene dan Azor Matusiwa juga masuk daftar pemain yang diragukan atau belum sepenuhnya fit.
Informasi cedera dapat berubah menjelang kick-off. Karena itu, daftar tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai kondisi sementara, sedangkan susunan pemain resmi baru dapat menjadi acuan final.
Prediksi Starting XI Crystal Palace
Pierre Sage menggunakan struktur tiga bek dalam beberapa pertandingan awal. Sejumlah sumber prediksi juga memperkirakan Palace tetap menggunakan bentuk 3-4-2-1 untuk menghadapi Ipswich.
Perkiraan susunan pemain Crystal Palace:
Dean Henderson; Jaydee Canvot, Axel Disasi, Chris Richards; Anan Khalaili, Quinten Timber, Adam Wharton, Tyrick Mitchell; Yéremy Pino, Daichi Kamada; Eddie Nketiah.
Jørgen Strand Larsen juga menjadi kandidat kuat setelah mencetak dua gol pada laga EFL Cup. FotMob bahkan memproyeksikan pemain Norwegia tersebut untuk memimpin lini serang Palace.
Karena Nketiah masih memiliki tanda tanya kebugaran menurut sejumlah laporan, posisi penyerang tengah menjadi salah satu area yang paling mungkin mengalami perubahan sebelum pertandingan.
Prediksi Starting XI Ipswich Town
Gary O’Neil cenderung menggunakan formasi 4-2-3-1 pada awal musim. Struktur tersebut memungkinkan Ipswich memiliki dua gelandang yang menjaga keseimbangan sekaligus tiga pemain di belakang penyerang untuk melakukan transisi cepat.
Perkiraan susunan pemain Ipswich:
Kjell Scherpen; Leif Davis, Jacob Greaves, Issa Diop, Dara O’Shea; Saša Lukić, Exequiel Palacios; Daizen Maeda, Julio Enciso, Abdul Fatawu; Emersonn.
Susunan tersebut masih berupa prediksi, bukan line-up resmi. Ipswich dijadwalkan memainkan Arsenal di EFL Cup beberapa hari setelah pertandingan ini sehingga rotasi juga dapat menjadi pertimbangan Gary O’Neil.
Analisis Taktik: Duel Wing-Back Palace vs Sisi Lapangan Ipswich
Salah satu kunci pertandingan bisa berada di area sayap. Palace dengan tiga bek dan dua wing-back mempunyai kesempatan menciptakan situasi dua lawan satu ketika menyerang dari sisi lapangan.
Pada kemenangan atas Fulham, gol Palace banyak berkaitan dengan aktivitas dari sisi kiri. Pola ini menunjukkan bahwa Pierre Sage tidak harus mengandalkan penguasaan bola tinggi untuk menciptakan peluang.
Ipswich kemungkinan akan mencoba memanfaatkan ruang di belakang wing-back tersebut. Jika transisi bertahan Palace terlambat, kecepatan Daizen Maeda atau Abdul Fatawu dapat menjadi ancaman.
Duel Pemain yang Bisa Menentukan Hasil
Berikut duel pemain yang menentukan pertandingan Crystal Palace vs Ipswich Town.
Tyrick Mitchell vs Abdul Fatawu
Mitchell sedang berada dalam momentum positif setelah mencetak gol dalam kemenangan atas Fulham. Pergerakannya dari sisi kiri dapat menjadi sumber peluang sekaligus membantu Palace mengontrol lebar permainan.
Fatawu memiliki tugas berbeda. Kecepatan dan kemampuan membawa bola dapat membuatnya berbahaya ketika Ipswich memperoleh ruang untuk melakukan serangan balik.
Adam Wharton vs Julio Enciso
Wharton berperan penting dalam mengatur sirkulasi bola Palace dari lini tengah. Ia perlu menjaga jarak antarlini agar Enciso tidak mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan dari area berbahaya.
Enciso sendiri merupakan salah satu pemain Ipswich dengan volume tembakan tinggi. Duel di area tengah ini dapat menentukan apakah Ipswich mampu mengembangkan serangan dengan lancar.
Jørgen Strand Larsen vs Bek Ipswich
Jika Strand Larsen tampil sejak menit awal, kekuatan fisiknya dapat menjadi masalah bagi lini belakang Ipswich. Ia juga bisa menjadi target umpan silang dari wing-back Palace.
Jika Nketiah yang dipercaya menjadi starter, pendekatan Palace mungkin lebih mengandalkan mobilitas dan kombinasi pendek di sekitar kotak penalti.
Faktor yang Bisa Menentukan Pertandingan
Beberapa faktor penentu pertandingan Crystal Palace vs Ipswich Town.
1. Efektivitas Palace di kandang
Palace belum meraih poin dari pertandingan kandang Premier League musim ini. Laga melawan Ipswich menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki catatan tersebut.
2. Transisi bertahan Palace
Delapan gol kebobolan dari tiga pertandingan liga menjadi tanda bahwa Palace masih memiliki pekerjaan rumah di lini belakang. Mereka harus mengurangi ruang ketika kehilangan bola.
3. Ketajaman Ipswich
Ipswich memiliki 76 tembakan dalam tiga pertandingan liga, tetapi baru mencetak empat gol. Jika peluang yang mereka ciptakan kembali banyak terbuang, tekanan terhadap pertahanan Palace bisa kehilangan dampaknya.
4. Kondisi pemain depan Palace
Mateta dan Sarr masih menjadi persoalan kebugaran. Absennya mereka membuat kontribusi pemain seperti Strand Larsen, Nketiah, Pino, Kamada, dan Mitchell semakin penting.
5. Kepercayaan diri setelah laga terakhir
Palace menang 3-0 atas Middlesbrough di EFL Cup setelah sebelumnya mengalahkan Fulham. Momentum positif tersebut bisa memberikan keuntungan psikologis sebelum kembali bermain di Premier League.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Crystal Palace diperkirakan mencoba mengambil inisiatif sejak awal, terutama karena mereka bermain di Selhurst Park. Dengan tiga bek dan wing-back yang agresif, Palace dapat berusaha menarik Ipswich ke sisi lapangan sebelum mengirim bola ke area penalti.
Ipswich kemungkinan tidak akan sepenuhnya bermain bertahan. Formasi 4-2-3-1 memberi mereka jalur untuk melakukan serangan cepat melalui Enciso dan pemain sayap.
Pertandingan berpotensi berlangsung cukup terbuka jika gol pertama tercipta lebih awal. Palace memiliki kemampuan untuk menyerang melalui bola silang dan kombinasi di half-space, sementara Ipswich dapat mengandalkan transisi.
Meski kedua tim memiliki angka kebobolan yang sama di liga, Palace terlihat lebih meyakinkan dari sisi momentum. Kemenangan atas Fulham dan Middlesbrough memberi indikasi bahwa sistem Pierre Sage mulai menghasilkan respons yang lebih positif.
Ipswich tetap memiliki peluang mengganggu tuan rumah. Namun, catatan dua kekalahan dalam tiga pertandingan Premier League terakhir dan performa tandang yang baru menghasilkan kekalahan membuat Palace sedikit lebih layak diunggulkan.
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town
Berdasarkan performa terbaru, statistik serangan dan pertahanan, head to head, kondisi pemain, serta faktor kandang, Crystal Palace diperkirakan memiliki peluang sedikit lebih besar untuk meraih kemenangan.
Ipswich tetap berpotensi menciptakan masalah melalui serangan balik dan aktivitas Julio Enciso, tetapi Palace memiliki momentum yang lebih baik setelah dua kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Prediksi skor: Crystal Palace 2-1 Ipswich Town
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, kondisi skuad, rekor pertemuan, dan faktor teknis lainnya. Hasil resmi pertandingan baru akan diketahui setelah laga selesai dimainkan.
FAQ Crystal Palace vs Ipswich Town
Kapan Crystal Palace vs Ipswich Town dimainkan?
Crystal Palace vs Ipswich Town dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026.
Jam berapa kick-off Crystal Palace vs Ipswich Town?
Pertandingan dimulai pukul 21.00 WIB. Jadwal tersebut setara dengan pukul 15.00 BST di Inggris.
Di stadion mana Crystal Palace vs Ipswich berlangsung?
Laga Premier League ini dimainkan di Selhurst Park, London, markas Crystal Palace.
Siapa yang lebih diunggulkan dalam Crystal Palace vs Ipswich?
Crystal Palace diperkirakan sedikit lebih diunggulkan karena bermain di kandang dan memiliki momentum positif setelah menang atas Fulham serta Middlesbrough.
Bagaimana posisi Crystal Palace dan Ipswich di klasemen?
Menjelang pertandingan, Crystal Palace berada di posisi ke-13 dengan tiga poin, sedangkan Ipswich berada di posisi ke-14 dengan tiga poin. Keduanya sama-sama memiliki catatan satu kemenangan dan dua kekalahan di Premier League.
Bagaimana rekor head to head Crystal Palace vs Ipswich?
Dua pertemuan Premier League terakhir dimenangkan Crystal Palace dengan skor 1-0. Laga terakhir di Selhurst Park pada 8 Maret 2025 juga berakhir dengan kemenangan Palace.
Siapa pemain yang absen dari Crystal Palace?
Crystal Palace masih memiliki sejumlah pemain dengan masalah kebugaran, termasuk Chadi Riad, Ismaïla Sarr, dan Jean-Philippe Mateta. Status beberapa pemain lain seperti Nketiah dan Ahanor perlu dipantau hingga mendekati pertandingan.
Siapa pemain Ipswich yang diragukan tampil?
Jack Taylor dilaporkan mengalami cedera lutut, sedangkan Jaden Philogene dan Azor Matusiwa juga masuk daftar pemain yang status kebugarannya perlu diperiksa.
Formasi apa yang kemungkinan digunakan Crystal Palace?
Crystal Palace diperkirakan menggunakan 3-4-2-1, pola yang telah menjadi struktur utama Pierre Sage pada beberapa pertandingan terakhir.
Formasi apa yang kemungkinan digunakan Ipswich Town?
Ipswich diperkirakan memakai 4-2-3-1. Formasi ini memberi Gary O’Neil keseimbangan antara dua gelandang tengah dan tiga pemain pendukung di belakang penyerang.
Berapa prediksi skor Crystal Palace vs Ipswich?
Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah Crystal Palace 2-1 Ipswich Town. Palace memiliki keuntungan bermain di Selhurst Park dan momentum yang lebih positif, tetapi Ipswich tetap berpeluang mencetak gol melalui transisi cepat.
Kesimpulan
Crystal Palace dan Ipswich Town datang dengan jumlah poin yang sama, tetapi situasi kedua tim menjelang pekan keempat cukup berbeda. Palace mulai membangun momentum setelah kemenangan beruntun atas Fulham dan Middlesbrough, sedangkan Ipswich masih mencari konsistensi setelah mengalami dua kekalahan Premier League terakhir.
Secara statistik, kedua tim sama-sama mencetak empat gol dan kebobolan delapan gol dalam tiga laga liga. Perbedaan utama menjelang pertemuan ini terletak pada keuntungan kandang Palace, hasil head to head terbaru, serta momentum positif yang sedang dibangun Pierre Sage.
Ipswich memiliki kemampuan menyerang yang tidak boleh diremehkan. Jika Enciso, Fatawu, Maeda, dan pemain pendukung lainnya mendapatkan ruang, mereka bisa membuat pertandingan berjalan jauh lebih sulit bagi tuan rumah.