7 Bank Digital dengan Bunga Deposito Tertinggi 2026 Berizin LPS (Aman & Menguntungkan)

7 Bank Digital dengan Bunga Deposito Tertinggi 2026 Berizin LPS (Aman & Menguntungkan)

Bunga deposito bank digital sering tampak lebih tinggi daripada bank besar, dan pembukaannya cukup lewat aplikasi. Itu yang membuat banyak orang menaruh dana menganggur di deposito digital.

Masalahnya, angka bunga terbesar belum otomatis menjadi pilihan terbaik. Tenor bisa sangat panjang, minimum bisa berbeda, pajak memotong hasil, promo bisa berbatas waktu, dan bunga di atas Tingkat Bunga Penjaminan LPS memengaruhi salah satu syarat penjaminan.

Legalitas bank juga berbeda dari kelayakan suatu simpanan untuk dibayar klaim LPS. Bank peserta LPS tidak membuat setiap deposito otomatis dijamin.

Artikel ini membandingkan tujuh bank digital berdasarkan data yang berhasil diverifikasi, lengkap dengan simulasi hasil bersih dan posisi bunga terhadap parameter LPS. Ini bukan rekomendasi membuka produk tertentu.


OJK vs LPS: dua status yang sering tertukar

Dua pernyataan berikut tidak sama:

  1. “Bank ini berada dalam pengawasan OJK dan merupakan peserta program penjaminan LPS.”
  2. “Deposito nasabah ini memenuhi seluruh kriteria penjaminan LPS.”

OJK mengawasi dan memberi izin usaha bank. LPS menyelenggarakan program penjaminan simpanan. Semua bank yang beroperasi di Indonesia pada prinsipnya wajib menjadi peserta penjaminan, tetapi suatu simpanan hanya dijamin jika memenuhi persyaratan yang berlaku pada saat kejadian penjaminan.

Jangan menentukan legalitas bank hanya karena aplikasinya ada di Play Store atau App Store.


Tingkat Bunga Penjaminan LPS Saat Ini

Jenis simpananTingkat Bunga PenjaminanBerlaku sejakBerlaku sampai
Rupiah bank umum3,75%1 Juli 202630 September 2026
Valas bank umum2,00%1 Juli 202630 September 2026
Rupiah BPR/BPRS6,25%1 Juli 202630 September 2026

Sumber: pengumuman resmi LPS, 25 Juni 2026. LPS menaikkan TBP Rupiah bank umum 25 bps dari 3,50%. Batas nilai simpanan yang dijamin tetap Rp2 miliar per nasabah per bank. LPS dapat mengubah TBP pada periode berikutnya.

Peringatan: hampir seluruh bunga tertinggi di ranking ini berada di atas 3,75%. Itu tidak membuat banknya “ilegal”, tetapi menurut LPS, tingkat bunga yang diterima menjadi salah satu syarat apakah simpanan memenuhi kriteria penjaminan.


Prinsip 3T LPS

LPS menjelaskan simpanan dijamin sepanjang memenuhi 3T:

1. Tercatat
Simpanan harus tercatat secara sah dalam pembukuan bank. Simpanan “di bawah tangan”, tidak tercatat, atau tidak sesuai data bank berisiko tidak masuk cakupan.

2. Tingkat bunga
Bunga yang diterima nasabah tidak melebihi Tingkat Bunga Penjaminan yang sedang berlaku. Jika bunga deposito lebih tinggi dari TBP, simpanan itu tidak memenuhi salah satu syarat penjaminan.

3. Tidak menyebabkan bank menjadi tidak sehat
Simpanan tidak terkait tindakan yang membuat bank tidak sehat, misalnya penyalahgunaan yang merugikan bank. LPS memakai definisi resmi, bukan tafsir bebas nasabah.

Selain 3T, nilai yang dijamin dibatasi hingga Rp2 miliar per nasabah per bank. Saldo di atas itu tidak otomatis masuk penjaminan, meski banknya peserta LPS.

LPS juga menyediakan simulasi kalkulator 3T di situs resminya. Hasil simulasi hanya ilustrasi; penentuan klaim dilakukan LPS berdasarkan data bank.


Tabel ranking tujuh bank digital

Pengecekan: 19 Agustus 2026 WIB.

PeringkatBankBunga maks. p.a.Tenor bunga maks.Min. depositoPeserta LPSvs TBP LPS 3,75%
1Amar Bank9,00%36 bulanRp100.000Ya, sebagai bank umumDi atas TBP
2Krom Bank (Krom Max)8,00%12 bulanRp100.000YaDi atas TBP
3Allo Bankhingga 8,00% (promo)mengikuti syarat Rabu Serbu / bonusRp1.000.000YaDi atas TBP
4Superbank7,50%1–12 bulanRp500.000YaDi atas TBP
5Bank Neo Commerce7,25% (tercantum sebagai promo s.d. 31 Jul 2026)6 & 12 bulanRp100.000YaDi atas TBP
6SeaBank6,00%12 bulanRp1.000.000YaDi atas TBP
7Bank Jago6,25%1–12 bulan, tier > Rp1 miliarRp1.000.000YaDi atas TBP

Catatan: urutan berdasarkan bunga nominal tertinggi yang berhasil diverifikasi pada tanggal pembaruan, bukan rekomendasi urutan bank paling aman.

Bunga berada di atas Tingkat Bunga Penjaminan LPS. Jangan menafsirkan “bank peserta LPS” sebagai “deposito dengan bunga ini tetap dijamin”.


Tabel lengkap produk

BankProdukBunga terverifikasiTenorMinimumMaksimumAROEarly withdrawalPajakLPS
AmarDeposito5,75% (1 bln); 7% (12 bln); 9% (36 bln)1–36 bulanRp100.000Tidak dicantumkan pada halaman yang diperiksaTidak dicantumkan lengkapTidak dicantumkan lengkap20%Peserta; bunga > TBP
KromKrom Max6,50–8,00%14 hari–12 bulanRp100.000Gabungan Rp10 miliarNon-ARO / pokok / pokok+bungaBisa; bunga mengikuti kebijakan bank20%Peserta; bunga > TBP
KromKrom Flex6,50–7,50%14 hari–12 bulanRp100.000Gabungan Rp10 miliarAdaBisa; bunga early follow tabungan utama (ketentuan baru 21 Jan 2026)20%Peserta; bunga > TBP
AlloAllo DepositoDasar ~5,5–6,5%; promo hingga 8%1–24 bulanRp1.000.000Tidak dicantumkan pada halaman yang diperiksaTidak dicantumkan lengkapBank menyatakan tidak ada biaya penalti20%Peserta; bunga > TBP
SuperbankDeposito berjangka6,25–7,50%7 hari–12 bulanRp500.000Tier berubah di atas Rp1 miliarNon-ARO / pokok / pokok+bungaBunga berjalan tidak dibayar20% jika total simpanan > Rp7,5 jutaPeserta; bunga > TBP
BNCNeo WOW4,75–7,25%7 hari–12 bulanRp100.000Tidak dicantumkan pada halaman yang diperiksaAdaFlexi: bunga early 2% p.a.20%Peserta; bunga > TBP
SeaBankDeposito4,25–6,00%1, 3, 6, 12 bulanRp1.000.000Tidak dicantumkan pada halaman yang diperiksaAda instruksi jatuh tempoTidak dicantumkan lengkap pada halaman yang diperiksa20% jika rata-rata simpanan > Rp7,5 jutaPeserta; bunga > TBP
JagoKantong Deposito5,00–6,25%1, 3, 6, 12 bulanRp1.000.000Maks. 20 kantong depositoAda opsi tanpa perpanjanganBank menyatakan bebas denda pencairan lebih awal20%Peserta; bunga > TBP

Tarif ditemukan pada halaman resmi/RIPLAY/FAQ bank saat diperiksa pada 19 Agustus 2026. Bank dapat mengubah bunga sewaktu-waktu.


1. Amar Bank

Badan hukum: PT Bank Amar Indonesia Tbk
Aplikasi: Amar Bank / Senyum
Status: bank umum, berizin dan diawasi OJK; peserta program penjaminan LPS

Bunga deposito terbaru

Blog resmi bank per Juni 2026 masih memakai acuan 5,75% p.a. tenor 1 bulan, 7% p.a. tenor 12 bulan, dan 9% p.a. tenor 36 bulan. Kontan (4 Agustus 2026) mengutip laman resmi yang sama. Ini bunga tertinggi di pool, tetapi hanya untuk tenor tiga tahun.

Tenor

Tersedia rentang hingga 36 bulan. Jangan mengasumsikan 9% berlaku untuk 1 atau 3 bulan.

Minimum

Rp100.000 menurut materi resmi bank.

Cara mendapatkan bunga tertinggi

Pilih tenor 36 bulan. Bukan promo harian yang diverifikasi pada tanggal ini; itu suku bunga tenor panjang.

Pembayaran bunga, ARO, pencairan awal

Tidak seluruh detail tercantum lengkap pada halaman yang diperiksa. Periksa syarat di aplikasi sebelum menempatkan dana.

Kelebihan

Bunga nominal tertinggi di antara kandidat; minimum rendah.

Hal yang perlu diperhatikan

Dana terkunci sangat lama jika mengejar 9%. Bunga jauh di atas TBP 3,75%. Kesehatan bank tidak bisa disimpulkan dari bunga saja.


2. Krom Bank

Badan hukum: PT Krom Bank Indonesia Tbk
Aplikasi: Krom
Status: bank umum, diawasi OJK; peserta LPS

Bunga deposito terbaru

Pengumuman resmi 23 April 2026, berlaku 1 Mei 2026:

Krom Max: 14 hari 6,50%; 1 bulan 7,50%; 3 bulan 7,50%; 6 bulan 7,50%; 12 bulan 8,00%.
Krom Flex: 14 hari 6,50%; 1 bulan 6,75%; 3 bulan 7,00%; 6 bulan 7,00%; 12 bulan 7,50%.

RIPLAY di situs bank mencantumkan tabel yang sama dan TBP 3,75%.

Tenor

14 hari, 1, 3, 6, 12 bulan.

Minimum

Rp100.000. Maksimum gabungan Rp10 miliar.

Cara mendapatkan bunga tertinggi

Krom Max tenor 12 bulan.

Pembayaran bunga dan ARO

Tersedia non-auto renewal, auto renewal pokok, dan pokok plus bunga.

Pencairan sebelum jatuh tempo

Bisa. Krom Max: dana dicairkan mengikuti kebijakan bank (RIPLAY menyebut bank dapat tidak memberi bunga atau membebankan penalti). Krom Flex setelah 21 Januari 2026: bunga pencairan awal mengikuti suku bunga Tabungan Utama.

Kelebihan

Bunga 12 bulan tertinggi yang terverifikasi di sumber primer; tenor pendek tersedia; minimum rendah.

Hal yang perlu diperhatikan

Seluruh rate di atas TBP. RIPLAY Krom sendiri menampilkan TBP 3,75% di samping bunga produk.


3. Allo Bank

Badan hukum: PT Allo Bank Indonesia Tbk
Aplikasi: Allo Bank
Status: bank umum, diawasi OJK; peserta LPS

Bunga deposito terbaru

Kontan (25 Juli 2026) mengutip manajemen: sejak 10 Juli 2026 bunga dasar sekitar 5,5–6% p.a., dengan kombinasi bonus hingga 8% p.a. Halaman promo bank menyebut kenaikan per 10 Juli 2026. Akun resmi Allo pada 13 dan 18 Agustus 2026 masih mempromosikan Allo Deposito hingga 8% p.a., termasuk Rabu Serbu.

Ini bukan bunga reguler tanpa syarat. Label: promo/bonus.

Tenor

1, 3, 6, 12, 24 bulan (berdasarkan materi produk sebelumnya).

Minimum

Rp1.000.000.

Cara mendapatkan bunga tertinggi

Ikuti syarat Rabu Serbu / bonus di aplikasi versi terbaru pada hari dan tenor yang ditentukan. Kuota, kupon, dan tenor minimum dapat berlaku.

Pencairan

Materi bank menyebut tidak ada biaya penalti; syarat bonus bisa ditarik jika dicairkan lebih awal.

Kelebihan

Promo aktif di kanal resmi pada pertengahan Agustus 2026; tenor beragam.

Hal yang perlu diperhatikan

8% bergantung syarat promo. Bunga dasar lebih rendah. Tetap di atas TBP.


4. Superbank

Badan hukum: PT Super Bank Indonesia
Aplikasi: Superbank
Status: bank umum, diawasi OJK; peserta LPS

Bunga deposito terbaru

RIPLAY resmi (file produk yang diperiksa):

  • Rp500.000–Rp1.000.000.000: 7/14 hari 6,25%; 1–12 bulan 7,50%
  • ≥ Rp1.000.000.001: 7/14 hari 6,25%; 1–12 bulan 6,50%

Kontan awal Agustus 2026 masih menyebut bunga hingga 7,5%.

Tenor

7 hari, 14 hari, 1, 3, 6, 9, 12 bulan.

Minimum

Rp500.000.

Cara mendapatkan bunga tertinggi

Nominal sampai Rp1 miliar, tenor 1–12 bulan.

ARO

Non-ARO, ARO pokok, ARO pokok+bunga.

Pencairan awal

Bunga berjalan (accrual) tidak dibayarkan.

Kelebihan

7,50% tersedia dari tenor 1 bulan, tidak hanya 12 atau 36 bulan; minimum relatif rendah.

Hal yang perlu diperhatikan

Di atas Rp1 miliar bunganya turun. Rate di atas TBP. RIPLAY memakai kata “aman”; dalam artikel ini itu tidak diartikan bebas risiko atau klaim LPS otomatis.


5. Bank Neo Commerce (neobank)

Badan hukum: PT Bank Neo Commerce Tbk
Aplikasi: neobank
Status: bank umum, diawasi OJK; peserta LPS

Bunga deposito terbaru

Halaman resmi Neo WOW mencantumkan tanggal efektif 6 Juli 2026:

  • 7 hari: 4,75%
  • 1 bulan: 6,00%
  • 3 bulan: 6,50%
  • 6 bulan: 7,25%
  • 12 bulan: 7,25%

Catatan resmi: suku bunga bertanda promo berlaku 6 Juli–31 Juli 2026. Pada 19 Agustus 2026, periode itu sudah lewat. Tarif 7,25% tidak boleh dianggap masih berlaku tanpa cek ulang di aplikasi.

Tenor

7 hari hingga 12 bulan.

Minimum

Rp100.000.

Flexi

Ada Neo WOW Flexi; jika dicairkan lebih awal bunga berjalan 2% p.a. menurut materi bank.

Hal yang perlu diperhatikan

Keterbatasan data pasca-31 Juli. Jangan memakai angka promo kedaluwarsa sebagai bunga berjalan.


6. SeaBank

Badan hukum: PT Bank Seabank Indonesia
Aplikasi: SeaBank
Status: bank umum, diawasi OJK dan BI; peserta LPS

Bunga deposito terbaru

Halaman produk: bunga hingga 6% p.a., minimum Rp1 juta, tenor 1, 3, 6, 12 bulan.

FAQ resmi sebelumnya merinci: 1 bulan 4,25%; 3 bulan 4,75%; 6 bulan 5,25%; 12 bulan 6,00%, berlaku 1 Mei–31 Juli 2026. Setelah 31 Juli, rincian tenor belum terlihat diperbarui di FAQ yang sama. Pakai 6% sebagai klaim halaman produk, dengan catatan bank dapat mengubah tarif.

Rumus resmi: pokok × bunga p.a. × (hari penempatan / 365). Tahun kabisat 366.

Minimum

Rp1.000.000.

Hal yang perlu diperhatikan

Bunga 12 bulan 6% masih di atas TBP. FAQ bunga berlaku sampai 31 Juli; cek aplikasi.


7. Bank Jago

Badan hukum: PT Bank Jago Tbk
Aplikasi: Jago
Status: bank umum, diawasi OJK; peserta LPS

Bunga deposito terbaru

FAQ resmi:

Penempatan1 bulan3 / 6 / 12 bulan
Rp1 juta–Rp99,9 juta5,00%5,50%
Rp100 juta–Rp499,9 juta5,50%5,75%
Rp500 juta–Rp999,9 juta5,75%6,00%
> Rp1 miliar6,25%6,25% (FAQ menampilkan 6,25% pada beberapa tenor)

Halaman produk menyebut hingga 6,25% p.a. Promo 14 hari 4,50–5,00% (fresh fund) berakhir 10 Agustus 2026.

Minimum

Rp1.000.000. Maksimum 20 kantong deposito.

Pencairan awal

Bank menyatakan bebas denda.

Hal yang perlu diperhatikan

6,25% hanya tier besar. Untuk Rp10–50 juta, bunga sekitar 5,00–5,50%. Tetap di atas TBP.


Bank yang tidak masuk top 7

BankBunga tertinggi terverifikasiAlasan tidak masuk
Blu by BCA Digital4,75% (≥ Rp1 miliar, tenor 3 bulan); ritel banyak di 3,50–3,75%Bunga lebih rendah
Bank Rayahingga 6% (24 bulan, sumber media)Tidak setinggi 7 besar; sumber primer tidak selengkap bank di ranking
Bank Saqusekitar 6,00–6,25% (data lebih lama)Tidak mengungguli 7 besar pada data terbaru yang terverifikasi
Hibanksekitar 4,50–6,00% (sumber sekunder)Bunga lebih rendah / kurang rinci di sumber primer
Bank Aladin Syariahskema bagi hasil, bukan bunga deposito konvensionalTidak sebanding secara metodologi
Jenius (BTPN)layanan digital bank umum, bukan bank digital standaloneDi luar definisi ranking
TMRW by UOB / digibank DBSbunga tidak masuk kelompok tertinggiTidak kompetitif di pool
LINE Bankdata bunga terkini kurang lengkap di sumber primerTidak masuk 7 besar
Bank Capital / Woketidak ada tabel deposito ritel terbaru yang memadaiData tidak memadai

Pajak deposito 2026

Penghasilan bunga deposito adalah objek PPh final. Acuan yang masih dipakai: PP 131/2000 jo. PP 123/2015 dan PMK terkait.

  • Tarif umum wajib pajak dalam negeri: 20% dari bunga bruto.
  • Pengecualian: bunga deposito/tabungan/diskonto SBI dengan jumlah tidak melebihi Rp7.500.000 dan bukan dipecah-pecah.
  • Bank memotong pajak saat bunga dibayar.

Untuk simulasi Rp10 juta ke atas, pakai pajak 20%.


Bunga tinggi belum tentu hasil bersih tertinggi

Bunga yang ditampilkan bank biasanya p.a. (per annum), bukan bunga per bulan. Bunga 8% p.a. bukan 8% setiap bulan.

Estimasi:

  • Bunga bruto ≈ pokok × suku bunga p.a. × (hari / 365)
  • Bunga bersih ≈ bunga bruto − pajak 20%

Jika bunga dibayar di akhir tenor dan tidak diputar, itu suku bunga nominal, bukan effective yield bercompound. Jangan menulis APY jika bank hanya mencantumkan p.a.

Rollover (ARO) dapat memakai suku bunga baru yang berbeda.


Simulasi (ilustratif, metode 365 hari)

Asumsi: pajak 20%; satu periode tanpa rollover; bukan presisi bank per hari aktual.

Rp10 juta

BankBunga acuanTenorBrutoPajakNetto
Amar9,00%36 bulanRp2.700.000Rp540.000Rp2.160.000
Krom Max8,00%12 bulanRp800.000Rp160.000Rp640.000
Superbank7,50%12 bulanRp750.000Rp150.000Rp600.000
Allo (promo)8,00%12 bulan*Rp800.000Rp160.000Rp640.000
BNC7,25%**12 bulanRp725.000Rp145.000Rp580.000
SeaBank6,00%12 bulanRp600.000Rp120.000Rp480.000
Jago5,50%12 bulanRp550.000Rp110.000Rp440.000

*hanya jika syarat promo terpenuhi. **promo tercantum s.d. 31 Juli 2026.

Rp50 juta

Kalikan hasil netto 12 bulan di atas × 5, kecuali Amar 36 bulan (Rp10.800.000 netto).

Contoh 12 bulan Krom Max: bruto Rp4.000.000; pajak Rp800.000; netto Rp3.200.000.

Rp100 juta

BankBungaTenorBrutoPajakNettoTotal jatuh tempo
Amar9%36 blnRp27.000.000Rp5.400.000Rp21.600.000Rp121.600.000
Krom Max8%12 blnRp8.000.000Rp1.600.000Rp6.400.000Rp106.400.000
Superbank7,5%12 blnRp7.500.000Rp1.500.000Rp6.000.000Rp106.000.000
SeaBank6%12 blnRp6.000.000Rp1.200.000Rp4.800.000Rp104.800.000
Jago (tier Rp100 jt)5,75%12 blnRp5.750.000Rp1.150.000Rp4.600.000Rp104.600.000

Jika Rp100 juta dipecah rollover tiap 1–3 bulan, bunga periode berikutnya bisa berubah. Jangan menganggap rate hari ini berlaku otomatis 12 bulan penuh kecuali tenor yang dipilih memang 12 bulan.


Deposito vs tabungan bunga tinggi

AspekDepositoTabungan bunga tinggi
LikuiditasTerkunci sampai jatuh tempoLebih mudah ditarik
TenorAda jangka waktuUmumnya tidak
BungaSering lebih tinggi, p.a.Bisa tinggi, biasanya harian
PencairanBisa kena hangus bunga/penaltiLebih fleksibel
LPSSama-sama simpanan, tetap harus 3T + plafonSama
Cocok untukDana yang tidak dibutuhkan dalam tenorDana darurat / transaksi

Jangan memasukkan bunga tabungan ke ranking deposito.

Deposito vs RDPU

AspekDeposito bankReksa dana pasar uang
Imbal hasilSuku bunga disepakatiBerfluktuasi
Nilai pokokNominal kembali di jatuh tempo (risiko bank)NAB bisa berubah
LikuiditasTerbatas tenorUmumnya lebih likuid
PajakPPh final 20%Perlakuan pajak berbeda
LPSMungkin, jika syarat terpenuhiTidak dijamin LPS
RisikoKredit bank, likuiditas, syarat LPSPasar, manajer investasi, likuiditas

Deposito vs SBN

Deposito adalah simpanan bank. SBN adalah surat utang pemerintah. Skema perlindungan, likuiditas, tenor, dan pajak berbeda. Tidak ada yang “pasti lebih baik” untuk semua orang.


Apakah bunga tertinggi selalu paling untung?

Tidak selalu. Pertimbangkan pajak, tenor, minimum, penalti, fleksibilitas, promo, fresh fund, compounding, TBP LPS, dan kebutuhan likuiditas. Amar 9% selama 36 bulan berbeda sekali dengan Superbank 7,5% selama 1 bulan.

Mengapa bank digital memberi bunga lebih tinggi?

Secara umum, faktor yang dapat memengaruhi: strategi penghimpunan DPK, biaya operasional, akuisisi nasabah, kebutuhan likuiditas, persaingan, dan struktur pendanaan. Motif satu bank tidak bisa disimpulkan tanpa sumber.

Apakah bunga tinggi berarti bank bermasalah?

Tidak dapat disimpulkan hanya dari suku bunga deposito. Kesehatan bank memerlukan modal, kualitas aset, likuiditas, profitabilitas, dan pengawasan OJK. Satu rasio atau satu angka bunga tidak cukup untuk menyatakan bank sehat atau tidak sehat.


Risiko deposito bank digital

  1. Bunga berubah sewaktu-waktu.
  2. Saldo di atas Rp2 miliar per bank.
  3. Bunga di atas TBP LPS.
  4. Penalti atau bunga hangus.
  5. Dana terkunci.
  6. Keamanan akun, phishing, social engineering.
  7. Kesalahan transfer.
  8. Syarat promo berubah.
  9. Rollover dengan rate berbeda.
  10. Aplikasi resmi vs tautan palsu.

Ini edukasi risiko, bukan alarm bahwa bank tertentu akan gagal.


Cara memilih

  1. Cek badan hukum di OJK.
  2. Cek peserta LPS.
  3. Cek TBP LPS terbaru.
  4. Cek bunga di aplikasi/situs resmi.
  5. Cek minimum, tenor, pajak, penalti, ARO.
  6. Cek keamanan aplikasi resmi.
  7. Simpan bukti pembukaan.
  8. Baca syarat dan ketentuan.

Cara cek legalitas di OJK

Cari nama badan hukum, bukan hanya nama aplikasi. Cocokkan situs resmi dan kontak. Hindari tautan iklan yang meniru merek bank.

Cara cek peserta LPS

Gunakan kanal resmi LPS (situs lps.go.id atau aplikasi LPS). Semua bank beroperasi wajib peserta, tetapi tetap verifikasi nama badan hukum.

Cara cek apakah bunga masih dalam batas LPS

  1. Ambil TBP terbaru.
  2. Ambil bunga efektif yang diterima.
  3. Bandingkan.
  4. Cek total simpanan vs Rp2 miliar.
  5. Pastikan 3T lainnya.
    Jangan menyederhanakan hanya jadi “bunganya tinggi tapi banknya peserta LPS”.

Peringkat berdasarkan kebutuhan

  • Bunga nominal tertinggi: Amar 9% (36 bulan).
  • Bunga 12 bulan tertinggi terverifikasi: Krom Max 8%.
  • Minimum paling rendah: Amar, Krom, BNC (Rp100.000).
  • Tenor paling fleksibel: Superbank (mulai 7 hari), Krom (14 hari).
  • Cocok modal Rp10–50 juta: bandingkan Superbank 7,5% (jika masih berlaku) vs Krom vs syarat Allo; Jago 5,0–5,5%.
  • Cocok Rp100 juta: Krom Max, Superbank, Jago tier menengah.
  • Bunga tertinggi yang masih dalam parameter TBP 3,75%: di pool ini, hampir semua bunga “unggulan” di atas TBP. Tier kecil bluDeposit 3,50–3,75% lebih dekat ke batas, dengan hasil jauh lebih rendah.

Mitos dan fakta

MitosFakta
Semua deposito di bank peserta LPS otomatis dijaminHarus memenuhi 3T, plafon, dan ketentuan lain
Semua bank digital lebih berisikoRisiko harus dinilai per bank dan per produk, bukan dari label “digital”
Bunga paling tinggi pasti paling untungTenor, pajak, dan likuiditas bisa meniadakan keunggulan
Bunga 8% berarti 8% per bulanItu biasanya 8% per tahun
Deposito tidak kena pajakUmumnya PPh final 20%
Saldo berapa pun dijamin LPSPlafon Rp2 miliar per nasabah per bank
Ada di Play Store pasti legalCek OJK, bukan toko aplikasi
Deposito sama dengan tabunganTenor dan pencairan berbeda
Pencairan selalu bebas penaltiBanyak bank menggugurkan bunga berjalan
Bunga promo berlaku selamanyaPromo berbatas waktu dan syarat

FAQ

1. Bank digital mana yang bunganya paling tinggi pada 2026?
Berdasarkan data 19 Agustus 2026, Amar Bank mencantumkan 9% p.a. untuk tenor 36 bulan. Untuk tenor 12 bulan, Krom Max 8% p.a. adalah yang tertinggi terverifikasi di sumber primer.

2. Berapa bunga deposito tertinggi saat ini?
9% p.a. (Amar, 36 bulan) dan 8% p.a. (Krom Max, 12 bulan). Angka ini dapat berubah.

3. Deposito bank digital apakah aman?
“Aman” di sini bukan tanpa risiko. Artinya bank harus legal, diawasi OJK, peserta LPS, dan simpanan harus memenuhi syarat penjaminan. Bunga tinggi di atas TBP justru perlu diwaspadai.

4. Apakah bank digital diawasi OJK?
Bank umum digital yang sah diawasi OJK. Verifikasi nama badan hukum, bukan nama aplikasi saja.

5. Apakah bank digital dijamin LPS?
Bank peserta program penjaminan. Simpanan dijamin hanya jika memenuhi ketentuan LPS.

6. Apa maksud bank peserta LPS?
Bank itu masuk program penjaminan simpanan. Bukan jaminan otomatis atas setiap rekening.

7. Apakah semua deposito otomatis dijamin LPS?
Tidak.

8. Berapa batas simpanan yang dijamin LPS?
Rp2 miliar per nasabah per bank, jika syarat terpenuhi.

9. Berapa Tingkat Bunga Penjaminan LPS sekarang?
3,75% untuk Rupiah bank umum, 1 Juli–30 September 2026.

10. Apa yang terjadi jika bunga deposito melebihi bunga LPS?
Simpanan tidak memenuhi syarat tingkat bunga dalam 3T. Jangan menulis bahwa bunga tetap dijamin hanya karena bank peserta LPS.

11. Apa itu aturan 3T LPS?
Tercatat, tingkat bunga tidak melebihi TBP, dan tidak terkait tindakan yang membuat bank tidak sehat.

12. Apakah bunga deposito terkena pajak?
Ya, pada umumnya.

13. Berapa pajak deposito 2026?
PPh final 20% dari bunga bruto, dengan pengecualian jumlah tidak lebih dari Rp7,5 juta dan tidak dipecah-pecah.

14–16. Hasil Rp10 / Rp50 / Rp100 juta?
Lihat tabel simulasi. Hasil bergantung tenor dan apakah promo masih berlaku.

17. Apakah bunga 8% berarti 8% per bulan?
Tidak. Biasanya per tahun.

18. Apa arti bunga p.a.?
Per annum, per tahun.

19. Apa perbedaan deposito dengan tabungan?
Deposito berjangka; tabungan lebih likuid.

20. Apakah deposito bisa dicairkan kapan saja?
Tergantung bank. Beberapa mengizinkan, dengan bunga hangus atau bunga lebih rendah.

21. Apa itu ARO?
Perpanjangan otomatis pokok, atau pokok plus bunga.

22. Apakah pencairan sebelum jatuh tempo kena penalti?
Sering ada konsekuensi, meski tidak selalu berupa “denda” terpisah.

23. Tenor mana paling menguntungkan?
Yang selaras dengan kapan dana dibutuhkan, setelah pajak dan risiko rollover.

24. Apakah bunga deposito dapat berubah?
Ya.

25. Mana lebih baik, deposito atau RDPU?
Berbeda risiko dan proteksi. RDPU tidak dijamin LPS.

26. Mana lebih baik, deposito atau SBN?
Berbeda penerbit dan skema perlindungan.

27. Bagaimana mengecek bank di OJK?
Cari badan hukum di kanal resmi OJK.

28. Bagaimana mengecek peserta LPS?
Kanal resmi LPS.

29. Mengapa bank digital menawarkan bunga tinggi?
Secara umum untuk penghimpunan dana dan persaingan. Motif spesifik butuh sumber.

30. Apakah bunga tinggi menandakan bank tidak sehat?
Tidak bisa disimpulkan hanya dari bunga.


Jawaban singkat untuk featured snippet

Apa bank digital dengan bunga deposito tertinggi 2026?
Per 19 Agustus 2026, bunga deposito ritel tertinggi yang terverifikasi adalah 9% p.a. di Amar Bank untuk tenor 36 bulan. Untuk 12 bulan, Krom Max 8% p.a. Semua angka itu di atas TBP LPS 3,75% dan bukan jaminan hasil maupun jaminan klaim.

Apakah deposito bank digital dijamin LPS?
Status bank sebagai peserta LPS tidak otomatis membuat setiap simpanan dijamin. Simpanan harus memenuhi persyaratan penjaminan yang berlaku, termasuk 3T dan plafon Rp2 miliar.

Berapa bunga deposito bersih?
Bunga bersih ≈ (pokok × bunga p.a. × hari/365) − pajak 20%. Contoh: Rp100 juta, 8% p.a., 365 hari → bruto Rp8 juta, pajak Rp1,6 juta, bersih Rp6,4 juta.


Pada tanggal batas data, bunga deposito digital tertinggi yang terverifikasi adalah 9% p.a. di Amar Bank untuk tiga tahun, diikuti Krom Max 8% p.a. untuk 12 bulan, lalu Superbank 7,5% p.a. untuk tenor 1–12 bulan pada nominal sampai Rp1 miliar.

Bunga tinggi harus dilihat bersama tenor, pajak, kebutuhan likuiditas, syarat promo, dan persyaratan LPS. Peserta LPS tidak sama dengan “deposito ini memenuhi syarat klaim”.

Sebelum membuka deposito, periksa kembali bunga terbaru di situs atau aplikasi resmi bank serta Tingkat Bunga Penjaminan LPS yang berlaku. Jangan memilih produk hanya berdasarkan persentase bunga tertinggi.


Sumber dan Referensi Resmi

  1. LPS, “LPS Sesuaikan TBP, Guna Memperkuat Stabilitas Perbankan”, 25 Juni 2026; diakses 19 Agustus 2026. Data: TBP 3,75%/6,25%/2,00%; periode 1 Juli–30 September 2026; rumusan 3T.
  2. LPS, imbauan bunga tinggi dan syarat 3T (dikutip media 15 Agustus 2026 dari pejabat LPS). Data: plafon Rp2 miliar; TBP hingga September 2026.
  3. LPS, halaman Simulasi Kalkulator 3T.
  4. PP 123/2015 jo. ketentuan PPh final bunga deposito/tabungan; Ortax/rangkuman PMK 212/2018. Data: tarif 20%; pengecualian Rp7,5 juta.
  5. PT Krom Bank Indonesia Tbk, pengumuman suku bunga 23 April 2026 (efektif 1 Mei 2026) dan RIPLAY Krom Max/Flex.
  6. PT Super Bank Indonesia, RIPLAY Deposito Berjangka.
  7. PT Bank Jago Tbk, halaman Deposito dan FAQ Deposito.
  8. PT Bank Seabank Indonesia, halaman Deposito dan FAQ tenor/bunga.
  9. PT Bank Neo Commerce Tbk, halaman Neo WOW (tarif efektif 6 Juli 2026, catatan promo s.d. 31 Juli 2026).
  10. PT Allo Bank Indonesia Tbk, halaman promo suku bunga dan unggahan resmi Agustus 2026.
  11. PT Bank Amar Indonesia Tbk, blog/simulasi resmi Juni 2026.
  12. PT Bank Digital BCA, halaman bluDeposit.
  13. Kontan/Bisnis.com, Juli–Agustus 2026, hanya sebagai konteks sekunder; angka bunga diprioritaskan dari bank.

Disclaimer. Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan rekomendasi keuangan personal. Tingkat bunga, tenor, syarat deposito, promo, pajak, dan ketentuan penjaminan LPS dapat berubah. Status sebuah bank sebagai peserta program penjaminan LPS tidak otomatis berarti seluruh simpanan nasabah memenuhi persyaratan penjaminan. Periksa informasi terbaru dari OJK, LPS, Direktorat Jenderal Pajak, dan bank terkait sebelum menempatkan dana. Tidak ada afiliasi yang memengaruhi urutan ranking.

Related Articles