Prediksi Borussia Dortmund vs AS Roma akan menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian dalam rangkaian agenda pramusim kedua tim menjelang kompetisi resmi 2026/27. Pertandingan Borussia Dortmund vs AS Roma akan menjadi penutup rangkaian pramusim kedua tim sebelum memasuki kompetisi resmi 2026/27.
Laga ini dijadwalkan berlangsung di Signal Iduna Park, Dortmund, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan kick-off pukul 17.30 CEST atau 22.30 WIB. Borussia Dortmund telah mengonfirmasi pertandingan tersebut sebagai season opener sekaligus tes terakhir sebelum menghadapi Bayern Munich di Franz Beckenbauer Supercup.
Pertemuan ini menarik karena Dortmund datang dengan modal kemenangan 3-2 atas Arsenal, sedangkan Roma membawa catatan pramusim yang masih naik turun.ma baru saja mengalami kekalahan telak 0-3 dari Brighton dalam pertandingan terakhir tur pramusim mereka di Inggris.
Jadwal Borussia Dortmund vs AS Roma
Berikut informasi dasar pertandingan yang perlu diketahui sebelum melihat analisis lebih jauh.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Borussia Dortmund vs AS Roma |
| Tanggal | Sabtu, 15 Agustus 2026 |
| Kompetisi | Club Friendly / pertandingan pramusim |
| Stadion | Signal Iduna Park |
| Waktu | 17.30 CEST |
| Kick-off WIB | 22.30 WIB |
| Pelatih Dortmund | Niko Kovač |
| Pelatih Roma | Gian Piero Gasperini |
Pertandingan ini bukan bagian dari Bundesliga maupun Serie A, sehingga tidak ada posisi klasemen yang berlaku untuk laga tersebut. Dortmund mengakhiri Bundesliga 2025/26 sebagai runner-up dengan 73 poin, sedangkan Roma menutup Serie A 2025/26 di peringkat ketiga dan memperoleh tiket ke Liga Champions 2026/27.
Kondisi Borussia Dortmund Menjelang Pertandingan
Dortmund memasuki pertandingan ini dengan perkembangan positif setelah mengalahkan Arsenal 3-2 di Emirates Stadium pada 9 Agustus. Samuele Inacio dan Konstantinos Karetsas membawa Dortmund unggul 2-0 pada babak pertama, sebelum Joane Gadou menambah gol setelah jeda dan membantu BVB mempertahankan kemenangan hingga akhir.
Kemenangan tersebut penting karena sebelumnya Dortmund sempat mendapatkan hasil yang kurang konsisten dalam persiapan musim baru. BVB menang 3-1 atas Rot-Weiß Oberhausen, kalah 1-2 dari Fortuna Düsseldorf, kemudian kalah 0-1 dari Cerezo Osaka sebelum bangkit dengan kemenangan 1-0 atas FC Tokyo dan 3-2 atas Arsenal.
Dalam lima pertandingan terakhir yang tersedia, Dortmund mencatat tiga kemenangan dan dua kekalahan.
| Lima laga terakhir Dortmund | Hasil |
|---|---|
| Arsenal vs Dortmund | 2-3 |
| FC Tokyo vs Dortmund | 0-1 |
| Cerezo Osaka vs Dortmund | 1-0 |
| Fortuna Düsseldorf vs Dortmund | 2-1 |
| Rot-Weiß Oberhausen vs Dortmund | 1-3 |
Dari lima pertandingan tersebut, Dortmund mencetak 8 gol dan kebobolan 6 gol. Angka itu menunjukkan bahwa lini serang BVB mulai menemukan ritme, tetapi pertahanan masih bisa dieksploitasi ketika struktur permainan berubah akibat rotasi pemain.
Roma Datang dengan Catatan Pramusim yang Lebih Berliku
Roma memiliki perjalanan pramusim yang cukup padat di bawah arahan Gian Piero Gasperini. Setelah bermain imbang 3-3 melawan Cannes, Roma mencatat kemenangan 4-1 atas Newport County, tetapi kemudian kalah 1-4 dari Cardiff City dan kembali tumbang 0-3 ketika menghadapi Brighton.
Dalam lima pertandingan terakhir, Roma mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan jika laga melawan Hellas Verona pada akhir musim sebelumnya turut dihitung.
| Lima laga terakhir Roma | Hasil |
|---|---|
| Brighton vs Roma | 3-0 |
| Newport County vs Roma | 1-4 |
| Cardiff City vs Roma | 4-1 |
| Cannes vs Roma | 3-3 |
| Hellas Verona vs Roma | 0-2 |
Roma mencetak 10 gol dan kebobolan 11 gol dalam lima pertandingan tersebut. Catatan ini memperlihatkan bahwa pertandingan Roma cenderung menghasilkan banyak peluang dan gol, tetapi organisasi pertahanan mereka belum sepenuhnya stabil selama pramusim.
Performa Terbaru Menjadi Pembeda
Ada perbedaan penting dalam momentum kedua tim menjelang pertemuan di Signal Iduna Park.
Dortmund mampu menutup perjalanan pramusim dengan kemenangan atas Arsenal, sementara Roma harus menerima kekalahan 0-3 dari Brighton. Hasil tersebut bahkan membuat Gasperini memberikan kritik keras terhadap penampilan timnya setelah pertandingan.
Roma memang sudah memastikan tiket Liga Champions setelah finis ketiga di Serie A musim lalu, tetapi persiapan menuju musim baru masih membutuhkan banyak penyesuaian.
Dortmund juga belum sepenuhnya sempurna, namun kemenangan atas Arsenal memberikan sinyal bahwa skuad Niko Kovač mulai memasuki fase yang lebih kompetitif.
Head to Head Dortmund vs Roma
Sejarah pertemuan Dortmund dan Roma ternyata tidak terlalu panjang.
Menurut catatan UEFA, kedua klub memiliki rekor berimbang dalam dua pertandingan kompetitif pada perempat final Piala UEFA 1992/93, dengan masing-masing meraih satu kemenangan. Dortmund mencetak dua gol dan Roma satu gol dalam rangkaian pertemuan tersebut.
Artinya, tidak ada pertemuan langsung terbaru yang dapat dijadikan dasar utama untuk memprediksi pertandingan 2026. Karena itu, performa pramusim, kualitas pemain, pendekatan pelatih, serta keuntungan bermain di Signal Iduna Park jauh lebih relevan untuk membaca peluang kedua tim.
Statistik yang Perlu Diperhatikan
Data agregat seperti xG, akurasi umpan, penguasaan bola, shots per game, dan shots on target tidak tersedia secara konsisten dalam sumber resmi untuk seluruh rangkaian lima pertandingan terakhir kedua tim.
Daripada memasukkan angka yang belum terverifikasi, analisis ini menggunakan hasil pertandingan dan pola permainan yang tersedia dari sumber klub serta penyedia statistik pertandingan.
Dari sisi produktivitas, Dortmund mencetak delapan gol dalam lima pertandingan terakhir, sedangkan Roma mengoleksi sepuluh gol.
Namun, Roma juga kebobolan sebelas kali dalam periode tersebut sehingga catatan defensif menjadi salah satu perhatian utama Gasperini.
Dortmund mempunyai catatan pertahanan yang relatif lebih baik dengan enam gol kebobolan dalam lima laga, meskipun dua kekalahan dari Düsseldorf dan Cerezo Osaka menunjukkan bahwa mereka masih bisa kesulitan ketika lawan mampu mengganggu sirkulasi bola.
Formasi yang Kemungkinan Digunakan
Dortmund terlihat cukup fleksibel menggunakan struktur tiga bek selama pramusim.
Pada pertandingan melawan Düsseldorf, BVB menggunakan tiga bek dan sistem tersebut juga terlihat dalam susunan terbaru yang tercatat menjelang laga kontra Roma.
Prediksi formasi Dortmund: 3-4-3
Dortmund kemungkinan menggunakan tiga bek dengan dua pemain sayap yang memiliki tugas naik-turun sepanjang pertandingan.
Struktur ini memungkinkan BVB membangun serangan dari belakang sekaligus memberikan lebar permainan melalui wing-back.
Di lini depan, pemain seperti Serhou Guirassy, Fábio Silva, Samuele Inacio, atau pemain muda lainnya bisa mendapatkan menit bermain tergantung keputusan Kovač.
Prediksi formasi Roma: 3-4-2-1
Gasperini juga dikenal nyaman menggunakan struktur tiga bek dengan dua pemain yang bergerak di belakang penyerang utama.
Dalam pertandingan melawan Cannes, Roma menggunakan 3-4-2-1 dengan Paulo Dybala dan Matías Soulé berada di belakang Donyell Malen.
Sistem tersebut memungkinkan Roma melakukan pressing dari area depan sekaligus menciptakan kombinasi pendek di sekitar kotak penalti.
Prediksi Starting XI Borussia Dortmund vs AS Roma
Susunan pemain di bawah ini merupakan proyeksi editorial, bukan line-up resmi.
Line-up final baru dapat dipastikan setelah klub mengumumkannya menjelang pertandingan, sehingga rotasi pramusim tetap sangat mungkin terjadi.
Prediksi Starting XI Dortmund
Formasi 3-4-3
Gregor Kobel; Joane Gadou, Filippo Mané, Ramy Bensebaini; Julian Ryerson, Jobe Bellingham, Felix Nmecha, Daniel Svensson; Maximilian Beier, Serhou Guirassy, Samuele Inacio.
Komposisi tersebut dapat berubah karena Dortmund sedang menguji sejumlah pemain muda dan pemain yang baru kembali dari agenda internasional.
FotMob mencatat Nico Schlotterbeck dan Emre Can sebagai pemain Dortmund yang tidak tersedia karena cedera menjelang pertandingan ini.
Prediksi Starting XI Roma
Formasi 3-4-2-1
Mile Svilar; Gianluca Mancini, Evan Ndicka, Mario Hermoso; Devyne Rensch, Bryan Cristante, Neil El Aynaoui, Wesley; Paulo Dybala, Matías Soulé; Donyell Malen.
Komposisi tersebut mengacu pada struktur 3-4-2-1 yang digunakan Roma dalam pramusim dan susunan pemain terbaru yang tercatat menjelang pertandingan.
Roma dilaporkan tidak memiliki pemain yang tercatat absen dalam daftar unavailable menjelang pertandingan menurut data pra-laga FotMob, tetapi keputusan rotasi tetap berada di tangan Gasperini.
Duel Pemain Kunci: Dybala vs Lini Belakang Dortmund
Paulo Dybala menjadi salah satu pemain yang paling menarik perhatian dari kubu Roma.
Ia mencetak dua gol ketika Roma bermain 3-3 melawan Cannes dan memperlihatkan bahwa kemampuan individu masih menjadi salah satu senjata utama Giallorossi.
Dybala kemungkinan akan mencari ruang di antara lini tengah dan pertahanan Dortmund.
Jika BVB terlalu agresif mendorong tiga bek atau wing-back ke depan, pemain Argentina tersebut bisa mendapatkan ruang untuk menerima bola di area berbahaya.
Jobe Bellingham dan Kreativitas Dortmund
Jobe Bellingham menjadi pemain lain yang layak diperhatikan.
Kehadirannya memberikan Dortmund tambahan tenaga di lini tengah, terutama ketika BVB harus mengubah tempo dari penguasaan bola menjadi serangan vertikal.
Kombinasi Bellingham dengan pemain depan cepat dapat menjadi masalah bagi Roma apabila lini tengah Giallorossi terlalu renggang.
Donyell Malen Membawa Cerita Tersendiri
Donyell Malen menghadapi klub yang pernah menjadi bagian penting dalam kariernya.
Mantan pemain Dortmund tersebut kini berada di Roma dan sudah mencetak gol dalam pertandingan pramusim melawan Cannes.
Pengetahuan Malen mengenai karakter Dortmund dapat membantu Roma membaca beberapa pola permainan tuan rumah.
Namun, tekanan di Signal Iduna Park juga bisa membuat pemain Belanda tersebut menjadi sasaran perhatian khusus para pemain bertahan BVB.
Analisis Taktik: Dortmund Lebih Diuntungkan dengan Tempo Tinggi
Dortmund kemungkinan akan mencoba memainkan pertandingan dengan tempo tinggi sejak awal.
Keuntungan utama BVB adalah mereka bermain di kandang sendiri dan laga ini merupakan acara pembuka musim di Signal Iduna Park, sehingga atmosfer stadion diperkirakan sangat kuat. BVB bahkan melaporkan lebih dari 50.000 tiket sudah terjual sejak pertengahan Juli.
Dalam struktur tiga bek, Dortmund dapat mengandalkan pergerakan pemain sayap untuk menciptakan situasi satu lawan satu.
Roma kemungkinan berusaha merespons dengan pressing dan serangan cepat melalui Dybala, Soulé, serta Malen.
Jika Roma berhasil memaksa Dortmund bermain melebar tanpa progresi ke tengah, pertandingan dapat menjadi lebih sulit bagi tuan rumah.
Mengapa Dortmund Sedikit Lebih Diunggulkan?
Ada beberapa alasan yang membuat Dortmund mempunyai peluang lebih besar.
Pertama, BVB baru saja mengalahkan Arsenal 3-2 sehingga kepercayaan diri skuad berada dalam kondisi positif.
Kedua, pertandingan berlangsung di Signal Iduna Park dan menjadi kesempatan terakhir Dortmund melakukan persiapan sebelum menghadapi Bayern Munich pada 22 Agustus.
Ketiga, Roma baru saja kalah 0-3 dari Brighton setelah sebelumnya kebobolan empat gol melawan Cardiff.
Meski begitu, status pertandingan sebagai laga pramusim membuat hasil akhir tidak bisa dibaca dengan pendekatan yang sama seperti pertandingan kompetitif.
Kovač dan Gasperini sama-sama memiliki alasan untuk memberikan menit bermain kepada pemain berbeda, sehingga pergantian pemain dapat mengubah jalannya pertandingan secara signifikan.
Faktor yang Bisa Menentukan Jalannya Laga
Berikut faktor yang menentukan prediksi Borussia Dortmund vs AS Roma.
1. Efektivitas Pressing
Tim yang mampu memenangkan bola lebih cepat di area tengah akan mempunyai peluang menciptakan serangan berbahaya. Dortmund kemungkinan mencoba melakukan tekanan setelah kehilangan bola, sedangkan Roma bisa menggunakan struktur tiga bek untuk membangun serangan dari belakang.
2. Ruang di Belakang Wing-Back
Kedua tim sama-sama berpotensi menggunakan sistem dengan tiga bek dan wing-back. Karena itu, ruang di belakang pemain sayap bertahan dapat menjadi salah satu area yang paling mudah dieksploitasi.
3. Kondisi Dybala
Jika Dybala mendapatkan ruang untuk menerima bola di area antara gelandang dan bek, Roma bisa meningkatkan kualitas serangan secara signifikan. Sebaliknya, jika Dortmund berhasil membatasi ruang geraknya, Roma akan lebih bergantung pada serangan dari sisi lapangan.
4. Rotasi Pemain
Rotasi merupakan faktor besar karena pertandingan ini bukan laga kompetitif. Pergantian pemain dalam jumlah besar dapat membuat kualitas permainan turun atau justru memberikan energi baru pada babak kedua.
5. Atmosfer Signal Iduna Park
Dortmund mendapatkan keuntungan psikologis karena bermain di depan pendukung sendiri. Pertandingan ini juga menjadi bagian dari presentasi skuad baru sebelum kompetisi resmi dimulai.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Dortmund diperkirakan mencoba mengambil inisiatif sejak awal melalui penguasaan bola dan tekanan tinggi. Roma kemungkinan tidak akan hanya bertahan karena struktur 3-4-2-1 Gasperini memungkinkan mereka melakukan transisi cepat ketika berhasil merebut bola.
Pada babak pertama, duel di lini tengah diprediksi menjadi bagian paling penting. Jika Dortmund mampu mengalirkan bola dengan cepat ke tiga pemain depan, mereka berpeluang menciptakan lebih banyak situasi satu lawan satu.
Roma dapat memberikan respons melalui Dybala dan Soulé yang bergerak bebas di belakang penyerang. Memasuki babak kedua, rotasi pemain kemungkinan mengubah karakter pertandingan secara cukup besar.
Dengan melihat tren lima pertandingan terakhir, Dortmund mempunyai sedikit keunggulan dalam stabilitas hasil, sedangkan Roma memiliki produktivitas gol yang cukup baik tetapi juga memperlihatkan masalah defensif.
Prediksi Skor Borussia Dortmund vs AS Roma
Berdasarkan performa lima pertandingan terakhir, produktivitas gol, catatan pertahanan, keuntungan bermain di kandang, kondisi skuad, serta momentum terbaru, Borussia Dortmund diperkirakan memiliki peluang sedikit lebih besar untuk memenangkan pertandingan.
Roma tetap berpotensi memberikan perlawanan karena memiliki pemain dengan kualitas individu seperti Paulo Dybala, Donyell Malen, dan Matías Soulé.
Prediksi skor: Borussia Dortmund 2-1 AS Roma
Dortmund lebih layak diunggulkan karena baru saja meraih kemenangan atas Arsenal dan akan bermain di Signal Iduna Park, sementara Roma datang setelah kekalahan 0-3 dari Brighton.
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, kondisi pemain, rekam jejak pertandingan, dan faktor teknis lainnya, bukan kepastian hasil pertandingan.
FAQ Prediksi Borussia Dortmund vs AS Roma
Kapan Borussia Dortmund vs AS Roma dimainkan?
Borussia Dortmund vs AS Roma dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Signal Iduna Park, Dortmund. Pertandingan ini merupakan laga persahabatan pramusim terakhir kedua tim sebelum memasuki kompetisi resmi musim 2026/27.
Borussia Dortmund vs AS Roma kick-off jam berapa WIB?
Kick-off dijadwalkan pukul 17.30 CEST atau 22.30 WIB pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Waktu tersebut sesuai jadwal resmi yang dirilis oleh Borussia Dortmund dan AS Roma.
Borussia Dortmund vs AS Roma digelar di stadion mana?
Pertandingan berlangsung di Signal Iduna Park, kandang Borussia Dortmund di Jerman. Stadion tersebut memiliki kapasitas lebih dari 81.000 penonton dan dikenal dengan atmosfer pendukung Dortmund yang sangat kuat.
Apakah Borussia Dortmund dan AS Roma sering bertemu?
Tidak. Berdasarkan catatan UEFA, kedua klub hanya memiliki dua pertemuan kompetitif pada perempat final Piala UEFA 1992/93 dan masing-masing meraih satu kemenangan.
Bagaimana performa lima pertandingan terakhir Borussia Dortmund?
Dortmund mencatat tiga kemenangan dan dua kekalahan dalam lima pertandingan terakhir yang tercatat menjelang laga ini, termasuk kemenangan 3-2 atas Arsenal dan 1-0 atas FC Tokyo.
Bagaimana performa terbaru AS Roma?
Roma memenangkan pertandingan melawan Newport County dan Hellas Verona, bermain imbang dengan Cannes, serta kalah dari Cardiff City dan Brighton dalam rangkaian hasil terbaru yang menjadi dasar analisis ini.
Siapa pemain yang perlu diperhatikan di Dortmund vs Roma?
Paulo Dybala menjadi pemain kunci Roma setelah mencetak dua gol melawan Cannes, sedangkan Dortmund mempunyai sejumlah pemain ofensif yang tampil menjanjikan dalam kemenangan atas Arsenal. Donyell Malen juga menjadi sosok menarik karena kini membela Roma setelah sebelumnya bermain untuk Dortmund.
Apakah ada pemain Dortmund yang absen?
Data pra-pertandingan yang tersedia mencatat Nico Schlotterbeck dan Emre Can sebagai pemain Dortmund yang unavailable karena cedera. Daftar resmi dapat berubah jika terdapat perkembangan kondisi pemain menjelang pertandingan.
Apakah AS Roma memiliki pemain yang absen?
Data pra-laga yang tersedia mencatat tidak ada pemain Roma yang masuk daftar unavailable. Namun, karena ini merupakan pertandingan pramusim, Gasperini tetap dapat melakukan rotasi berdasarkan kebutuhan persiapan tim.
Berapa prediksi skor Borussia Dortmund vs AS Roma?
Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah Borussia Dortmund 2-1 AS Roma. Dortmund mempunyai keunggulan dari faktor kandang dan momentum setelah mengalahkan Arsenal, sedangkan Roma masih menunjukkan beberapa kelemahan defensif selama pramusim.
Kesimpulan
Prediksi Borussia Dortmund vs AS Roma mengarah pada pertandingan yang cukup terbuka karena kedua klub sama-sama menjadikan laga ini sebagai persiapan terakhir sebelum kompetisi resmi.
Dortmund memiliki keuntungan dari sisi kandang, momentum setelah menang 3-2 atas Arsenal, serta persiapan menuju Supercup melawan Bayern Munich pada pekan berikutnya.
Roma tetap memiliki kualitas untuk membuat pertandingan berjalan sulit bagi tuan rumah, terutama melalui kreativitas Dybala, Soulé dan Malen. Namun, catatan kebobolan Roma dalam beberapa laga pramusim terakhir membuat Dortmund sedikit lebih layak diunggulkan.